Vivagoal5 Fakta – Rabu kemarin (2/8), Neymar telah membuat keputusan untuk hengkang dari Barcelona. Apa alasan yang melatar belakangi keputusan sang pemain?

Keputusan Neymar untuk hengkang semakin menguatkan rumor kepindahannya ke PSG. Dibalik itu semua, muncul banyak pertanyaan yang turut mengiringi keputusan mengejutkan tersebut.

Kenapa Neymar ingin pindah ke PSG mengingat, Barcelona terbilang sebagai salah satu klub top dunia saat ini. Selain itu, ia telah berkontribusi dalam membawa Las Blaugranas meraih 2 gelar La Liga, 2 gelar Copa Del Rey serta 1 gelar Liga Champion.

Selain itu, Neymar juga menjadi bagian dari salah satu trio penyerang terbaik di dunia, Trio MSN. Bersama Messi dan Suarez, catatan gol trio MSN mencapai angka 253 gol hingga kini.

Ada beberapa alasan yang telah dirangkum oleh Vivagoal yang mendorong Neymar akhirnya memutuskan untuk hijrah. Berikut, fakta-fakta mengenai alasan kenapa Neymar memutuskan untuk hengkang dari Barcelona.

 

  1. Menjadi Bagian MSN tidak memuaskan Neymar

Menjadi bagian dari salah satu trio penyerang terbaik di dunia tidak selalu menjadi jaminan kepuasan diri bagi seorang pemain sekaliber Neymar. Ia menginginkan lebih dari itu yakni, pengakuan sebagai salah satu penyerang terbaik di dunia.

Hal ini memang sulit untuk didapatkan di Barcelona karena, ia lebih diposisikan sebagai penyerang lubang. Dimusim kemarin, sang pemain terlihat lebih banyak menciptakan space bagi Messi dan Suarez. Meski berada di posisi kiri, sang pemain tercatat hanya mencetak 13 gol saja selama musim kemarin berdasarkan Squawka.

Raihan 13 gol masih jauh jika dibandingkan dengan raihan gol Messi dan Suarez dengan 37 dan 28 gol. Karena itu, Neymar terlihat menahan diri dengan lebih menciptakan banyak lubang bagi Messi dan Suarez dalam mencetak gol.

Meski terlihat menurun pada musim 2016/2017, musim 2015/2016 bisa dibilang menjadi masa terbaik Neymar. Ia mampu menciptakan 24 gol serta mengantarkan Barca meraih beberapa gelar saat itu.

 

  1. Keluar dari bayang-bayang Messi

Meski menjadi salah satu mesin gol dari Barcelona, nama Neymar masih kalah dari Lionel Messi. Neymar memang sempat membukukan beberapa penampilan mengesankan selama berseragam Barcelona terutama dalam laga penting.

Ada beberapa laga yang membuktikan hal tersebut salah satunya adalah saat laga kontra PSG. Kemenangan 6-1 atas PSG membuktikan kekuatan Neymar saat mencetak 2 gol terutama saat mencetak gol di masa-masa genting sehingga meloloskan Blaugrana ke babak selanjutnya di Liga Champion.

Meski mampu membuktikan perannya sebagai salah satu bagian vital Barcelona, ia tetap berada dibawah bayang-bayang Messi sebagai icon dari Barcelona itu sendiri. Salah satu jurnalis senior Spanyol, Balague menyatakan bahwa “Untuk saat ini, Neymar dapat menerima statusnya sebagai penyerang kedua, dibawah Messi” seperti dikutip dari Skysports.

 

  1. Menjadi yang terbaik

Menjadi yang terbaik memang menjadi tujuan bagi setiap orang termasuk Neymar. Masuk ke Barcelona dipercaya sebagai salah satu pilihan yang dapat membawa Neymar meraih prestasi terbaik dalam sebuah tim maupun individual.

Secara tim, ia telah merasakan gelar juara Liga Champion, gelar klub, gelar Copa, dan juga beberapa gelar lainnya. Hanya, ia belum pernah merasakan gelar Ballon d’or. Tidak dipungkiri, hal tersebut mendorong Neymar ingin membuktikan dirinya.

Jika tetap di Barcelona, Neymar dijamin akan tetap berada di bawah bayang-bayang Messi mengingat, peran Messi di Barca tidak tergantikan kecuali ia pensiun. Messi baru saja memperpanjang kontraknya setelah ia melangsungkan pernikahan sehingga, bisa dipastikan Neymar akan kesulitan membuktikan dirinya.

 

  1. Uang

Pique pernah berkata “Dia bisa bermain di Paris, Chelsea, atau (Manchester) City. Ada banyak klub yang menginginkannya jadi, ini hanya soal prioritas saja, apakah prioritas itu uang atau gelar juara” seperti dikutip dari Soccerway.

Pique seakan memberikan tanda jika Neymar akan pindah ke klub yang bisa menggaji sang pemain lebih besar. Gaji Neymar tercatat 289.000 pound perpekannya atau 9,18 juta euro untuk semusim di Barcelona.

Gaji tersebut lebih kecil ketimbang Messi dan Suarez yang tercatat sebagai pemain dengan gaji tertinggi dalam klub yang bermarkas di Camp Nou tersebut. Tentu saja, Neymar bisa saja merasa tidak puas dan menginginkan klub yang bisa menggajinya lebih tinggi.

Jika Neymar jadi bergabung dengan PSG, sang pemain bisa menjadi pemain dengan gaji tertinggi. Ia akan menerima gaji 30 juta hingga 40 juta euro per musimnya. Angka itu dipastikan akan menggusur Carlos Tevez sebagai pemegang rekor gaji tertinggi untuk saat ini dengan angka 37,5 juta euro permusimnya di Shanghai Shenhua.

 

  1. Ambisi klub perekrut Neymar

Berdasarkan survey Forbes, Barcelona tercatat sebagai klub no.2 paling sukses di dunia pada Juni 2017 kemarin. Barca mendapatkan total pemasukan hingga 3,64 milyar dolar. Selain itu, Barca juga sudah mengantongi banyak gelar hingga sekarang.

Namun, hal itu mungkin belum cukup bagi seorang Neymar. Nampaknya, ambisi dari PSG sebagai peminat utama Neymar mampu menggoda pemain asal Brazil tersebut.

PSG kini berambisi untuk meraih gelar Liga Champion sebagai target utama. Tempat latihan baru serta perekrutan pemain baru seperti Draxler dirasa bisa membuat PSG menjadi salah satu kekuatan baru di Eropa. Sebagai pelengkap puzzle yang terakhir, Neymar dirasa pas untuk hal itu.

Selalu update berita terbaru sepakbola, highlights dan 5 fakta hanya di Vivagoal.com

Leave a Reply