Henrikh Mikhtaryan baru saja mengejutkan jagat sepakbola Inggris dengan berhasil ditransfer Manchester United dengan harga sekitar 42 juta Poundsterling. Walaupun performanya tidak begitu bagus, ia tetap diminati oleh klub yang bermarkas di Old Trafford. Apa sajakah fakta dari sang pendatang baru di Liga Primer inggris tersebut? Berikut Vivagoal rangkum 5 fakta Henrikh Mikhtaryan dari berbagai sumber.

 

1. Merupakan Seorang Sarjana Ekonomi

Henrikh Mkhitaryan lahir di ibukota Armenia, Yerevan, pada Januari 1989. Ia lahir dari seorang ayah yang juga pemain sepakbola, Hamlet Mkhitaryan yang pernah membela FC Ararat Yerevan pada tahun 80-an. Sayangnya, sang ayah harus meninggal ketika ia masih berusia 8 tahun karena tumor otak yang dideritanya pada usia 33 tahun. Sementara sang ibunda pernah bekerja sebagai pegawai Federasi Sepakbola Armenia. Henrikh kecil mulai mengasah kemampuan sepakbolanya di akademi Pyunik di kota kelahirannya, hingga bisa bermain bagi tim senior klub tersebut. Selain bermain sepakbola, ia juga tidak lupa untuk tetap belajar hingga memperoleh  gelar Diploma dari Institute of Physical Culture di Armenia dan sarjana ekonomi di St Petersburg Institute. Ia juga kabarnya pernah mengikuti pelatihan pengacara .

 

2. Pernah mengikuti Trial di Sao Paolo

Lahir di Armenia, sebuah negara di Eropa Timur, siapa sangka bahwa pada usia 14 tahun, ia pernah mengikuti trial dengan tim sepakbola Sao Paolo, yang terletak di benua amerika bagian selatan. Walaupun ia tidak memenuhi kualifikasi untuk direkrut ke tim tersebut, pada trial itu ia berkenalan dengan pemain yang kelak menjadi terkenal beberapa tahun berikutnya, seperti Oscar, gelandang Chelsea, dan Hernanes yang kelak menjadi playmaker Juventus.

 

3. Mulai terkenal di Shaktar Donetsk

Seorang Henrikh Mkhitaryan mencatatkan debut bersama tim senior FC Pyunik pada usia 17 tahun.  Ia kemudian membantu tim tersebut menjuarai Liga Primer Armenia selama empat musim berturut-turut. Performa tersebut membuat tim rival Shaktar Donetsk, Metalurh Donetsk merekrutnya pada 2009. Hanya perlu waktu satu musim baginya untuk merebut ban kapten, walaupun kala itu usianya masih 21 tahun. Namun, ia kemudian membuat kejutan pada akhir musim dengan pindah ke klub rival, Shaktar Donetsk. Di klub itu namanya melambung dengan berhasil mencatatkan 38 gol dari 72 penampilan.

 

4. Mengagumi seorang Zinedine Zidane

Mikhtaryan dikenal sebagai gelandang serang yang tajam dan rajin membuat peluang. Terbukti pada musim lalu bersama Borussia Dortmund,  ia berhasil mencatatkan 15 assist bagi rekan-rekannya disertai catatan  11 gol. Bukan itu saja, 15 assist tersebut tercita dari 82 umpan kunci yang diciptakannya. Maka itu tidak heran, jika sang pemain mengidolai legenda sepakbola Perancis, Zinedine Zidane. Kabarnya permainannya yang sekarang terinspirasi dari kesukaannya melihat permainan Zidane ketika dirinya kecil.

 

5. Terpuruk di Dortmund, Mencoba Bangkit di MU

Pada jendela transfer tahun 2013, “Micki” resmi bergabung bersama Dortmund dengan harga sekitar 36 juta Euro, yang juga memecahkan rekor transfer klub tersebut. Sayangnya pada musim pertama dan keduanya ia tidak bermain sesuai yang diharapkan dengan hanya berhasil mencetak 12 gol dari 59 pertandingan yang dimainkan. Pada musim ketiga, performanya cukup membaik dan membuat Manchester united ingin membawanya ke Old Trafford. Walaupun dipagari Dortmund dengan bandrol sekitar 30 juta Poundsterling, rupanya Setan Merah berani menebus sang pemain dengan harga lebih dari itu. Walaupun dirahasiakan, kemungkinan besar Mkhitaryan di-lego dengan biaya hingga 42 juta Poundsterling.

Ikuti terus website ini untuk mendapatkan berita  bola terkini dan nonton Live streaming tanpa buffer.

Leave a Reply