5 Fakta – Setiap pemain sepakbola merasa takut untuk mendapatkan kartu kuning dan kartu merah. Sehebat apakah kartu-kartu tersebut sampai setiap pemain merasa takut untuk mendapatkannya?

Dalam sebuah pertandingan sepakbola, ada aturan-aturan yang sudah digariskan untuk menjaga agar sebuah pertandingan berjalan dengan baik dan adil. Sebagai alat pendukung, seorang wasit dilengkapi dengan kartu kuning dan kartu merah.

Kedua kartu tersebut menjadi perangkat utama wasit dalam mengatur jalannya pertandingan. Jika terjadi pelanggaran maka, kedua kartu tersebut akan dikeluarkan oleh wasit sesuai dengan tingkat pelanggaran yang terjadi.

Kekuatan kedua kartu itu memang membuat setiap pemain sampai takut jika mendapatkannya. Keberadaan kartu kuning dan merah sudah ada sejak lama. Hal ini akan dibahas lebih lanjut lewat 5 fakta kartu kuning dan kartu merah dibawah.

  • Ditemukan oleh Ken Aston

Ken Aston merupakan penemu kartu kuning dan kartu merah pada tahun 1967. Beliau terinspirasi dari lampu lalu lintas saat melintas di jalan Kensington High Street.

Lewat lampu tersebut, Ken Aston merasa bahwa warna kuning dan merah memiliki arti masing-masing. Kartu kuning berarti hati-hati dan kartu merah berarti berhenti.

  • Pertama kali digunakan di Olimpiade 1968

Kartu kuning dan kartu merah pertama kali digunakan di Olimpiade 1968 dan Piala Dunia 1970. Kedua ajang tersebut menjadi tempat untuk melakukan ujicoba dari kartu kuning dan kartu merah yang baru saja ditemukan.

Setelah dirasa pas, kartu kuning dan kartu merah akhirnya resmi digunakan mulai tahun 1982.

  • Kartu Hijau

Keberadaan kartu hijau sebenarnya tidak ada atau belum dibuat secara resmi. Namun, kartu Hijau baru pertama kali digunakan di Serie B pada 4 Oktober 2016.

Marco Mainardi selaku wasit pertandingan Virtus Entrella kontra Vicenza memberikan kartu hijau kepada Christian Galano sebagai tindakan fair play yang ia lakukan.

Kala itu, sang wasit diprotes oleh pemain Virtus karena Vicenza mendapatkan sepak pojok yang sebenarnya hanya tendangan gawang karena bola tidak mengenai pemain Virtus.

Galano akhirnya menghampiri sang wasit dan mengatakan bahwa hal itu benar. Sebagai tindakan apresiasi, wasit akhirnya memberikan kartu hijau kepada sang pemain.

  • Digunakan juga pada beberapa jenis olahraga

Selain sepakbola, kartu kuning dan kartu merah diaplikasikan pada beberapa olahraga lainnya seperti atletik, bulutangkis, anggar, bola tangan, bola voli, polo air, dan olahraga lainnya.

Namun, pengaplikasian kartu kuning dan merah di olahraga selain sepakbola disesuaikan dengan aturan yang ada sehingga, standarisasi ketentuan pemberian kartu kuning dan merah di setiap olahraga berbeda-beda.

  • Catatan bersih Gary Lineker

Sulit rasanya bagi seorang pemain sepakbola untuk tidak pernah mendapatkan kartu kuning dan kartu merah selama karirnya. Namun, Gary Lineker mematahkan stigma tersebut karena ia menjadi pemain yang tidak pernah menerima kartu kuning dan kartu merah.

Selama berkarir, ia mencetak 567 caps dan 281 gol dan tidak pernah menerima kartu kuning dan merah. Untuk itu, ia diganjar penghargaan FIFA Fair Play pada tahun 1990.

Ikuti terus 5 fakta bola terbaru seputar sepakbola di Vivagoal.com 

Leave a Reply