Vivagoal5 FaktaNama panjangnya Claudio Andrés Bravo Muñoz. Dilahirkan 13 April 1983 di Viluco, Cili. Bravo muda memulai karir sepakbolanya bersama Colo-Colo. Untuk tim yang sama, ia membuat debut seniornya pada tahun 2002. Setelah itu, Bravo hijrah ke Spanyol bersama Real Sociedad. Claudio Bravo datang ke Barcelona pada musim 2014-2015 dengan trannsfer sebesar 12 juta euro setelah sebelumnya ia bermain selama 8 tahun bagi Real Sociedad.

Dua tahun bermain sebagai kiper utama Barcelona, Bravo sudah memenangkan hampir semua gelar dari semua kejuaraan yang diikuti oleh Blaugrana. Dan kini Bravo sudah memutuskan untuk berlabuh ke Inggris tepatnya di Manchester City.

Sedangkan di timnas Chile, Bravo sudah membela timnas Chile mulai dari Tim U-17. Di tim senior, Bravo memulai kiprahnya pada 2004. Hingga saat ini tercatat sebagai pemain dengan caps terbanyak di timnas Chile.

Claudio Bravo didatangkan ke Manchester City dengan nilai £17 juta atau setara dengan Rp294 miliar. Bravo diikat kontrak selama 4 tahun dan menggantikan posisi Joe Hart sebagai kiper utama yang sudah bertahun-tahun mengawal gawang City. Ada 5 fakta menarik mengenai Bravo yang masih jarang diketahui publik.

Berikut 5 di antaranya seperti dilansir situs resmi UEFA:

 

  1. Bravo pernah dianggap terlalu pendek untuk sukses sebagai kiper.

Di usianya yang masih 14 tahun, Claudio Bravo pernah dianggap terlalu pendek oleh direktur olahraga Colo Colo. Dengan tinggi hanya 170 cm, oleh klub Chile tersebut, Bravo dianggap bakal sulit bersaing. Namun, pelatih kiper, Julio Rodriguez saat itu mengancam untuk mundur jika sang direktur tak memberi kesempatan pada Bravo. Akhirnya, dengan upaya Bravo yang terus berlatih keras, tingginya menjadi 184 cm. Dan menjadi pahlawan Colo Colo saat menjuarai Liga Chile tahun 2006. Bravo berhasil menggagalkan dua penalti saat duel adu penalti melawan klub rival, Universidad de Chile di partai final.

 

  1. Bravo tak sekalipun tampil di Liga Champions bersama Barcelona

Bravo menjaga gawang Barca sejak musim 2014. Walaupun, 2 musim membela raksasa Catalan, Bravo sama sekali tidak pernah diturunkan oleh Luis Enrique, di Liga Champions. Itu karena, Luis Enrique memberi jatah tampil kepada Marc-Andre Ter Stegen di kompetisi terelite Benua Biru serta Copa Del Rey. Satu-satunya pengalaman Bravo tampil di Liga Champions, saat masih membela Real Sociead di musim 2013-14. Dimana, semusim sebelumnya, Real Sociedad berhasil finis di posisi 4 La Liga.

 

  1. Debut perdana kurang bagus bersama Barcelona

Di luar penampilan gemilangnya selama membela Barcelona, debut pertama Bravo mengawal gawang Barca ternyata dilalui dengan kurang baik. Bravo gagal menghentikan upaya mudah dari Blerim Dzemaili di laga persahabatan, membuat Barca kalah 0-1 dari Napoli. Namun, setelah itu, Bravo bisa memperbaiki penampilannya. Dia hanya kebobolan 44 gol dalam 75 laga kompetitif bersama Blaugrana. Bravo juga mencatat rekor 21 pertandingan clean sheet atau tanpa kebobolan secara beruntun bersama Barca.

 

  1. Bravo Pemegang rekor di timnas Chile

Dengan 106 penampilan, Bravo tercatat sebagai pemain paling sering membela timnas Chile. Menjabat Ban kapten timnas Chile sejak 2008, Bravo telah tampil dalam 2 edisi Piala Dunia dan 4 Copa America.

Bravo menjadi kapten tim saat Chile berhasil merengkuh gelar internasional pertamanya pada tahun 2014. Mereka mengalahkan Argentina di final Copa America lewat drama tos-tosan, adu penalti. Dan sejarah berulang di tahun 2016. Lagi-lagi, Bravo mampu mengantarkan La Roja juara Copa America (Centenario) usai menaklukkan Argentina di final lagi-lagi melalui drama adu penalti.

 

  1. Bersahabat dengan Striker Atletico Madrid, Antoine Griezmann

Saat Griezmann masih bagian dari skuad Real Sociedad di tahun 2009, Bravo sudah menjadi sahabat striker timnas Prancis tersebut. Saat itu, Griezmann masih berusia 18 tahun, dan banyak mendapatkan dukungan dari Bravo. Kedua pemain ini terlihat begitu bersahabat dan sudah seperti kakak-adik.

Leave a Reply