Vivagoal Berita Bola – Bak gosip selebriti, Transfer pemain menjadi salah satu topik pembicaraan yang menarik untuk diperbincangkan oleh banyak penggila bola di muka bumi ini.

Seringkali, kita bertanya-tanya mengenai kemanakah pemain favorit kita berlabuh atau, berapa besar uang yang akan di keluarkan oleh klub A untuk membeli pemain yang mereka inginkan.

Dengan hanya tinggal menyisakan satu hari lagi (sesuai waktu Eropa), klub-klub di Eropa di pastikan akan semakin giat dalam mencari pemain-pemain baru sebelum tenggat waktu habis.

Tak asyik rasanya jika kita tidak mengetahui hal-hal menarik mengenai bursa transfer karena itu, Vivagoal akan membahas mengenai fakta umum mengenai bursa transfer pemain di dunia. Hal ini tak hanya menyangkut bursa transfer yang ada di Eropa saja tapi, akan ada beberapa fakta menarik yang akan kami angkat mengenai bursa transfer di Asia, Amerika dan berbagai tempat lainnya di dunia.

  1. 2 kali transfer dalam setahun

Biasanya, kita mengenal bursa transfer dengan sebutan bursa transfer musim dingin dan musim panas tapi, sebutan tersebut nyatanya berbeda. Dilansir dari Wiki, FIFA menerapkan 2 jendela transfer dalam setahun yang dikenal dengan sebutan pre-season window dan mid-season window. Untuk pre-season, FIFA memberlakukan waktu maksimal 12 minggu dan mid-season maksimal hanya sebulan saja. Pengaturan serta pelaksanaan tersebut diserahkan kepada badan pelaksana liga di setiap negara sesuai dengan jadwal pelaksanaan liga di masing-masing tempat.

  • Eropa

Secara umum, berakhirnya waktu transfer untuk liga-liga di Eropa memiliki waktu yang berbeda. Hal ini dikarenakan waktu pelaksanaan liga yang berbeda untuk setiap negara Eropa. Untuk liga-liga top Eropa (Jerman, Inggris, Italia, Spanyol, dan Perancis), transfer pre-season (transfer musim panas) akan dibuka pada awal Juni dan berakhir pada akhir Agustus sedangkan transfer mid-season (transfer musim dingin) dimulai pada awal Januari hingga akhir Januari.

  • Amerika

Pelaksanaan bursa transfer di Amerika sedikit berbeda dengan di Eropa. MLS biasanya melaksanakan bursa transfer pre-season pada awal Februari hingga awal Mei sedangkan mid-season akan berlangsung pada awal Juli hingga awal Agustus mendatang.

  • Asia

Untuk Asia, pelaksanaan bursa transfer di setiap liga juga berbeda-beda. Sebagai contoh, Liga Jepang dan Liga Tiongkok atau Liga Super Cina
Liga Super Cina menggelar bursa transfer pre-season pada awal Juli hingga awal Agustus mendatang. Untuk Liga Jepang, pre-season dilaksanakan pada awal Januari hingga akhir Maret sedangkan mid-season berlangsung pada pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus.

  1. Sejarah singkat bursa transfer

Bursa transfer pertama kali diberlakukan pada tahun 1885 oleh federasi sepakbola Inggris. Hal ini diberlakukan untuk mencegah pemain-pemain berpindah seenaknya. Pada masa itu, banyak pemain masih sering berpindah-pindah tanpa alasan yang pasti. Kebanyakan dari mereka berpindah-pindah karena faktor sejarah, keluarga, serta uang.

Willie Groves tercatat sebagai pemain sepakbola pertama yang dihargai lebih dari 100 poundsterling. Sang pemain pindah dari West Bromwich Albion ke Aston Villa. Seiring berjalannya waktu, rekor harga transfer terus berubah-ubah. Kini, rekor harga transfer masih dipegang oleh Neymar dengan harga 222 juta euro yang pindah dari Barcelona ke PSG.

  1. Pemain termahal dari setiap benua

Setiap waktunya, rekor transfer bisa terpecahkan. Selain Neymar yang baru saja memegang rekor sebagai pemain termahal, ada banyak hal lainnya yang akan diangkat oleh Vivagoal dalam poin daftar pemain termahal dari setiap benua.

  • Amerika Selatan : Neymar (Brazil) – 222 juta euro (Barcelona ke PSG)
  • Eropa : Ousmane Dembele dan Paul Pogba (Perancis) – 105 juta euro (Borussia Dortmund ke Barcelona dan Juventus ke Manchester United)
  • Asia : Son Heung Min (Korea Selatan) – 30 juta euro (Bayer Leverkusen – Tottenham Hotspur)
  • Afrika : Naby Keita (Guinea) – 48 juta poundsterling (RB Leipzig – Liverpool)
  • Australia : Aaron Mooy – 10 juta poundsterling (Manchester City – Huddersfield)
  1. Pengecualian dalam pembelian pemain

Ketika bursa transfer berakhir, setiap klub di pastikan tidak boleh membeli pemain lagi. Namun, ada beberapa pengecualian yang diberikan oleh badan pengelola liga dari masing-masing negara untuk setiap klub untuk membeli pemain yang mereka inginkan. Berikut beberapa pengecualian atau kondisi yang memperbolehkan sebuah klub untuk membeli pemain di luar berjalannya bursa transfer

  • Beberapa pemain yang cedera dalam waktu bersamaan
    Seringkali, hal ini terjadi pada kiper dari sebuah klub. Jika persediaan kiper di klub tersebut habis (cedera) maka, klub tersebut harus mencari pemain baru untuk mengisi posisi tersebut.
  • Pemain free-agent
    Pemain yang terdaftar sebagai free-agent bisa diboyong oleh klub-klub diluar waktu bursa transfer asalkan, mereka telah di lepas oleh klub yang menaungi mereka sebelum bursa transfer berakhir.
  1. Hari deadline transfer

Dalam bursa transfer, ada istilah deadline transfer day atau yang lebih dikenal dengan hari deadline transfer. Hal ini terjadi saat bursa transfer hanya tinggal menyisakan satu hari lagi dan dikenal sebagai hari tersibuk dalam bursa transfer.

Biasanya, banyak terjadi transaksi transfer pemain dalam jumlah banyak mengingat, tenggat waktu yang tersisa hanya tinggal hitungan jam yang memaksa klub-klub yang ada harus bergerak cepat untuk mendapatkan pemain yang mereka inginkan.

Selain itu, hal ini juga menjadi santapan empuk bagi para awak media untuk meliput berita-berita terkini soal pergerakan klub-klub yang ada dalam mendapatkan pemain yang mereka inginkan.

Selalu update berita terbaru sepakbola, highlights dan 5 fakta hanya di Vivagoal.com

One Comments

Leave a Reply