
Mantan Dortmund Berusaha Ajak Marco Reus Main di MLS, Ke Mana?
Vivagoal – Bundesliga – Musim 2023/24 jadi yang terakhir bagi Marco Reus dan Borussia Dortmund. Mendengar hal tersebut, mantan rekannya di die Borussen, Roman Burki, berusaha untuk mengajak sang pemain untuk tampil di salah satu klub Major League Soccer (MLS), St. Louis City SC.
Setelah 12 tahun membela skuad utama Dortmund, Reus memutuskan untuk mengakhiri kisah cintanya dengan klub di musim ini. Dirinya memberikan salam perpisahan yang indah dengan mencetak satu assist dan satu gol ke gawang SV Darmstadt di spieltag terakhir Bundesliga 2023/24.
12 years. Unforgettable memories. 🖤💛 pic.twitter.com/3flqdfh7zQ
— Borussia Dortmund (@BlackYellow) May 18, 2024
Tentunya ini adalah hal yang berat bagi Dortmund dan juga Reus. Pasalnya, Reus adalah salah satu pemain paling setia yang dimiliki die Borussen. Dia tidak hengkang dari Signal Iduna Park meskipun ditinggalkan rekan-rekannya seperti Robert Lewandowski dan Mario Gotze ke Bayern Munich.
Baca Juga:
- Bisa Salip Juventus, Thiago Motta Mengaku Tak Percaya
- Chelsea Siapkan Dua Nama Calon Pengganti Pochettino
- Eks Tottenham Dengar Rumor Soal Posisi Baru Jurgen Klopp
- Bawa Burnley Degradasi, Bayern Munich Justru Tertarik Rekrut Vincent Kompany
Sayangnya, kecintaan dan loyalitas Reus tidak membuat manajemen Dortmund luluh. Mereka memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Reus, bahkan untuk satu musim lagi.
Menariknya, Reus tengah dikaitkan dengan MLS, sebuah liga sepakbola terbesar di Amerika Serikat. Rumor tersebut semakin kencang di mana mantan rekannya di Dortmund, Roman Burki, dikabarkan tengah berusaha untuk mengajak Reus ke MLS dan gabung St. Louis City SC.

“Saya selalu mengirimkan pesan kepadanya (Reus), kami selalu berkomunikasi,” kata Roman Burki yang dilansir dari Bulinews.
Alasan Roman Burki agar Reus gabung St. Louis City adalah karena ia pemain pertama yang direkrut administrastor sepakbola asal Jerman, Luts Pfannenstiel, ke klub tersebut. Tapi, sang kiper menjelaskan jika klubnya saat ini tidak seperti Inter Miami CF yang memiliki banyak uang.
“Tapi, kami bukan sebuah klub yang mengeluarkan banyak uang. Kami berada di bagian bawah skala gaji,” tambahnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com















