Cedera Serius, Persija Berpotensi Kehilangan Rio Fahmi dan Witan Sulaeman
Pelatih Persija Jakarta, Carlos Pena.Foto: VIVAGOAL/Made Gita

Carlos Pena Belum Menyerah Penuhi Target di Persija

Taufik Hidayat - April 16, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Carlos Pena tetap tenang meski tren negatif Persija Jakarta terus berlanjut. Pelatih berkebangsaan Spanyol itu nyatanya belum menyerah untuk memenuhi target yang dicanangkan manajemen.

Persija hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Liga 1 2024/25, akhir pekan lalu. Hasil itu membuat Macan Kemayoran gagal menang dalam tiga laga beruntun dan hanya satu kali meraih tiga poin dari sembilan pertandingan terakhir.

Hasil minor itu membuat Persija terlempar dari empat besar. Padahal Rizky Ridho dan kawan-kawan sempat menjadi pesaing utama Persib Bandung untuk meraih gelar juara.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

Tren negatif Persija membuat posisi Carlos Pena terancam. Kontraknya hampir pasti tak diperpanjang andai tim asuhannya gagal mengamankan peringkat keempat di akhir klasemen.

Pena sadar betul posisinya tengah berada dalam tekanan. Namun ia memilih fokus mengembalikan Persija ke jalur kemenangan dalam enam pertandingan tersisa.


Baca Juga:


“Tim ini akan terus berjuang di enam laga terakhir. Kami harus menyelesaikan musim ini di posisi terbaik yang bisa kami raih,” kata Carlos Pena.

“Kami akan memberikan 100 persen usaha kami di setiap pertandingan. Kami tahu target kami empat besar, maka kami akan memperjuangkan itu.”

Tren negatif Persija belakangan tidak bukan sepenuhnya kesalahan Pena. Fokus para pemain sempat terganggu karena adanya masalah internal terkait pembayaran gaji yang tersendat.

Persija akan Berjuang Maksimal sampai Akhir Musim demi Amankan Empat Besar
Pertandingan BRI Liga 1 antara Persija Jakarta vs Persebaya Surabaya di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Sabtu (12/4) malam WIB.
Foto: VIVAGOAL/Made Gita

Kondisi itu membuat tugas Pena bertambah berat. Tak hanya memikirkan taktik, pelatih berusia 41 tahun tersebut juga harus putar otak untuk membuat motivasi para pemain tetap terjaga di tengah adanya masalah internal.

“Kami akan terus profesional dan berjuang lebih keras agar bisa bagkit dari situasi seperti ini. Saya hanya akan fokus untuk meningkatkan kemampuan para pemain di setiap minggunya,” tambah Pena.

“Saya punya enam pertandingan sisa untuk diperjuangkan dan berusaha menang di setiap pertandingan.”

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com