JIS Banyak Kerusakan, Ketua Panpel Persija Ingatkan Jakmania
Potret aksi pemain Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di pekan pertama BRI Super League di Jakarta International Stadium, Minggu (10/8) malam WIB. Foto: VIVAGOAL/Made Gita

JIS Banyak Kerusakan, Ketua Panpel Persija Ingatkan Jakmania

Muhammad Ilham - Agustus 23, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija Jakarta, Ferry Indrasjarief, mengingatkan The Jakmania agar tidak merusak JIS.

Persija memulai BRI Super League 2025/26 dengan apik. Menjamu Persita Tangerang di Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (10/8) malam WIB, Macan Kemayoran sukses menang dengan skor meyakinkan 4-0.

Namun, laga harus diwarnai dengan aksi kurang baik dari beberapa oknum The Jakmania. Terdapat beberapa kerusakan fasilitas yang disebabkan kurang tertibnya The Jakmania.

Dilansir dari akun Instagram @infokomjakmania, sebanyak 47 kursi, perbaikan 130 unit kursi, dan 258 unit barrier terjadi di laga tersebut. Sehingga, Persija sebagai klub yang menyewa JIS harus menanggung kerugiannya.

“Kursi itu mayoritas yang rusak 3-5 baris depan dari tribun utara, timur, dan selatan. Itu kan berarti banyak anak The Jakmania yang mau nonton di depan dan tumpuk-tumpukan injak kursi,” kata Ferry kepada para wartawan pada Sabtu (23/8) siang WIB.


Baca Juga:


Selain perusakan fasilitas, oknum The Jakmania juga memanjat pagar untuk pergi ke tribun sampingnya. Agar itu tidak terjadi lagi, Ferry yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum (Ketum) The Jakmania tersebut berharap situasi seperti ini tidak terjadi lagi ke depannya.

JIS Banyak Kerusakan, Ketua Panpel Persija Ingatkan Jakmania
Potret aksi pemain Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di pekan pertama BRI Super League di Jakarta International Stadium, Minggu (10/8) malam WIB.
Foto: VIVAGOAL/Made Gita

“Makanya imbauan hari ini yang paling kencang adalah kita minta tidak ada yang duduk di atas pagar, kita minta juga jangan ada yang berdiri di kursi, dan terakhir kita minta jangan ada yang lompat. Dari tribun Jakmania, lompat ke kategori satu.”

“karena ini di kategori satu banyak keluhan dari penonton, mereka banyak bawa keluarga. Ketika itu penuh sama orang-orang yang illegal. Mereka datang ke situ, dengan bahasa yang kasar, akhirnya (keluarga) ini menarik anak-anaknya pindah. Dendanya paling banyak di situ, kerusakan itu,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com