
Alex Martins Lebih Peduli Bantu Dewa United Ketimbang Cetak Rekor Pribadi
Vivagoal – Liga Indonesia – Penyerang asal Brasil, Alex Martins, lebih senang membantu timnya yaitu Dewa United ketimbang mengejar rekor pribadi.
Alex Martins merupakan pemain paling tajam yang dimiliki Dewa United saat ini. Pemain berusia 32 tahun tersebut bahkan mencetak 21 gol dan empat assist di musim perdananya bersama Banten Warriors setelah direkrut dari Bhayangkara FC pada musim 2023/24.
Statistik tersebut berhasil ia pertahankan di musim 2024/25, di mana Alex Martins mencetak 26 gol dan lima assist. Mengantarkan Dewa United ke AFC Challange League setelah menduduki runner-up di akhir musim.
Prestasi tersebut kemungkinan bisa terulang di BRI Super League 2-25/26. Sejauh ini, Alex Martins sudah mengoleksi 12 gol dan empat assist dari 25 pertandingannya bersama Dewa United.
Meskipun memiliki kans untuk mempertahankan rekor dengan mencetak 20 gol berturut-turut, Alex Martins tidak peduli akan hal itu. Ia lebih pilih membantu timnya saat ini ketimbang mengincar rekor pribadi.
Baca Juga:
- Setelah Belanda, Giliran Liga Belgia yang Menerapkan Passportgate, Bagaimana Nasib Ragnar dan Pelupessy?
- Vincent Kompany: Menunggu Kondisi Harry Kane Untuk Pertandingan Berat di Madrid
- Real Madrid vs Bayern Munich: Prediksi, Jadwal dan Link Live Streaming
- Bintang Muda PSG Masuk Dalam Rencana Kongo di Piala Dunia 2026
“Mengenai target (20 gol) itu, saya tidak merasa khawatir. Jika itu terjadi, maka akan terjadi secara alami. Saya tidak terobsesi mengejar target pribadi tersebut, karena fokus utama saya adalah membantu rekan-rekan setim di lapangan,” kata Alex Martins yang dilansir dari I League.
Alex Martins sendiri sempat terhenti keran golnya. Tapi, di laga terakhir Dewa United menghadapi PSIM Jogja, Alex Martins mencetak satu gol dan membawa timnya menang.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita
“Saya berharap bisa mencetak gol sebanyak mungkin musim ini, karena saya selalu menargetkan untuk menjadi lebih baik di setiap musim baru.”
“Musim ini terasa cukup sulit karena jumlah pertandingan yang sangat berdekatan. Hal ini menghambat proses pemulihan (recovery) kami dan akhirnya memicu penurunan performa di lapangan,” tambahnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com













