Alex Martins Lebih Peduli Bantu Dewa United Ketimbang Cetak Rekor Pribadi
Penyerang Dewa United, Alex Martins.Foto: VIVAGOAL/I Made Gita

Alex Martins Lebih Peduli Bantu Dewa United Ketimbang Cetak Rekor Pribadi

Muhammad Ilham - April 7, 2026
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Penyerang asal Brasil, Alex Martins, lebih senang membantu timnya yaitu Dewa United ketimbang mengejar rekor pribadi.

Alex Martins merupakan pemain paling tajam yang dimiliki Dewa United saat ini. Pemain berusia 32 tahun tersebut bahkan mencetak 21 gol dan empat assist di musim perdananya bersama Banten Warriors setelah direkrut dari Bhayangkara FC pada musim 2023/24.

Statistik tersebut berhasil ia pertahankan di musim 2024/25, di mana Alex Martins mencetak 26 gol dan lima assist. Mengantarkan Dewa United ke AFC Challange League setelah menduduki runner-up di akhir musim.

Prestasi tersebut kemungkinan bisa terulang di BRI Super League 2-25/26. Sejauh ini, Alex Martins sudah mengoleksi 12 gol dan empat assist dari 25 pertandingannya bersama Dewa United.

Meskipun memiliki kans untuk mempertahankan rekor dengan mencetak 20 gol berturut-turut, Alex Martins tidak peduli akan hal itu. Ia lebih pilih membantu timnya saat ini ketimbang mengincar rekor pribadi.


Baca Juga:


“Mengenai target (20 gol) itu, saya tidak merasa khawatir. Jika itu terjadi, maka akan terjadi secara alami. Saya tidak terobsesi mengejar target pribadi tersebut, karena fokus utama saya adalah membantu rekan-rekan setim di lapangan,” kata Alex Martins yang dilansir dari I League.

Alex Martins sendiri sempat terhenti keran golnya. Tapi, di laga terakhir Dewa United menghadapi PSIM Jogja, Alex Martins mencetak satu gol dan membawa timnya menang.

Alex Martins Lebih Peduli Bantu Dewa United Ketimbang Cetak Rekor Pribadi
Penyerang Dewa United, Alex Martins.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita

“Saya berharap bisa mencetak gol sebanyak mungkin musim ini, karena saya selalu menargetkan untuk menjadi lebih baik di setiap musim baru.”

“Musim ini terasa cukup sulit karena jumlah pertandingan yang sangat berdekatan. Hal ini menghambat proses pemulihan (recovery) kami dan akhirnya memicu penurunan performa di lapangan,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

adu_2RgveEg7HbWK43B2O5wkeA