Arteta Marah di Ruang Ganti, Reiss Nelson: Tim Butuh Sentilan Seperti Itu - Vivagoal.com
Arteta Marah di Ruang Ganti, Reiss Nelson Tim Butuh Itu

Arteta Marah di Ruang Ganti, Reiss Nelson: Tim Butuh Sentilan Seperti Itu

Fido Moniaga - January 9, 2020
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal Liga Inggris – Pemain muda Arsenal, Reiss Nelson membenarkan kegarangan Mikel Arteta di ruang ganti ketika melawan Leeds United. Menurutnya hal seperti itu sangat dibutuhkan oleh tim untuk menyadari betapa buruknya penampilan mereka ketika bermain.

Pertemuan kontra Leeds United sendiri berlangsung dalam laga babak ketiga FA Cup hari Selasa (7/1/2020) lalu. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Arsenal beruntung bisa menang tipis dengan skor 1-0.


Baca Juga: 
Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Ketika itu Arsenal tampil buruk khususnya di babak pertama. Pasukan Marcelo Bielsa bahkan mampu melepas 15 tendangan dengan lima tepat sasaran, dengan satu peluang Leeds United mengenai tiang gawang.

Sebaliknya The Gunners hanya melepaskan tiga sepakan dengan satu bola saja yang tepat sasaran. Arsenal juga hanya menguasai 37 persen penguasaan bola di paruh pertama.

Arteta pun marah besar di kamar ganti. Hal ini seperti yang dijelaskan oleh Alexandre Lacazette. “Mikel Arteta banyak berteriak!,” ucap Alexandre Lacazette beberapa hari lalu seperti dikutip dari BBC Sports.

“Mikel Arteta tidak senang karena kami tahu lawan akan bermain seperti ini dan kami tidak menghargai apa yang dia katakan. Babak kedua lebih baik dan terima kasih, Reiss Nelson untuk golnya,” kata Alexandre Lacazette.

Babak kedua kemudian berjalan lebih baik. Arsenal berhasil melepas 12 tendangan dan empat tepat sasaran. Sedangkan, Leeds United lebih banyak berada di bawah tekanan Arsenal.

Baca juga: Tawaran Munchen Ditolak Palace, Wilfred Zaha ke Chelsea?

Nelson pun bersyukur karena Arteta berhasil membangkitkan mental para pemain. Menurutnya teriakan-teriakan seperti itu sangat dibutuhkan saat tim tampil buruk.

“Saya pikir itu [kegarangan Arteta] bagus,” ucap Nelson dikutip dari Evening Standard. “Sebagai pelatih, anda harus selalu punya sisi agresif dibarengi rasa cinta,” sambungnya.

“Dia hanya berkata bahwa kami tidak bermain seperti yang seharusnya. Mikel adalah pelatih yang ingin para pemain bermain dengan sebuah tujuan. Ia berkata bahwa kami harus lebih agresif dan kami melakukannya di babak kedua,” lanjutnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com