
Baru Debut, Mauro Zijlstra Sudah Rasakan Perbedaan Super League dan Eredivisie
Vivagoal – Liga Indonesia – Mauro Zijlstra melakoni debut bersama Persija Jakarta saat bertandang ke markas Bali United. Penyerang berusia 21 tahun tersebut langsung memahami perbedaan Super League dan Eredivisie.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (15/2) kemarin, Persija mampu mengalahkan Bali United dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan tim tamu dicetak Gustavo Almeida pada menit kedelapan.
Dalam pertandingan itu juga Mauro Zijlstra tampil sebagai pemain pengganti. Ia masuk menggantikan Gustavo pada menit ke-75.
Mauro Zijlstra bermain lebih dari 25 menit pada laga debutnya tersebut. Ia tak bisa menutupi rasa bahagianya.
“Senang bisa melakukan debut saya untuk klub yang indah ini dan mengamankan tiga poin. Kesempatan yang bagus bisa menjalani debut dengan Persija,” kata Mauro.
Baca Juga:
- Sering Dapat Kartu, Allano Lima: Lawan Sering Serang Saya di Lapangan!
- Totalitas! Maxwell Souza Rela Korbankan Apapun Demi Persija Juara Musim Ini
- Pertama Kali Main di JIS, Shayne Pattynama Targetkan Tiga Poin Kontra PSM
- Bank Jakarta dan Persija Perkuat Sinergi Lewat Meet and Greet Jakmania
Sebelum pindah ke Persija, Mauro memperkuat FC Volendam. Klub Belanda itu berlaga di Eredivisie atau kasta tertinggi.
Eredivisie merupakan salah satu liga terbaik di Eropa. Namun Mauro merasakan perbedaan yang mencolok usai melakoni debut di Super League.

“Di sini lebih banyak berlari selama pertandingan,” tambahnya.
Bukan rahasia lagi kalau liga Indonesia identik dengan kick and rush. Para pemain dipaksa banyak berlari sepanjang pertandingan.
Mauro Zijlstra harus cepat beradaptasi dengan gaya permainan di Super League. Jika melewatinya dengan lancar, bukan tidak mungkin dirinya menjadi mesin gol andalan Persija di masa depan.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com













