
Cedera Adam Przybek Jadi Bentuk Kecil Kurangnya Keberuntungan Persib
Vivagoal – Liga Indonesia – Persib Bandung harus memulai kompetisi dengan sedikit nasib yang kurang beruntung. Setelah gagal menang menghadapi dua tim promosi, Persib Bandung juga masih belum bisa menurunkan kiper utamanya, yakni Adam Przybek.
Adam Przybek didatangkan dengan tujuan menambal kepergian Kevin Ray Mendoza yang telah habis masa kontrak dan memilih berkarir di Thailand. Padahal sebenarnya, Kevin masuk ke dalam rencana Persib di musim ini, namun keputusan sang kiper sudah sangat bulat untuk pergi.
Baca Juga:
- Dipermalukan PSG, Inter Tatap Liga Champions Musim Baru dengan Energi Tambahan
- Bojan Hodak Kirim Pujian Untuk Borneo FC
- Dipantau Liverpool, Guehi Adalah Versi Upgrade dari Konate
- Cedera Serius, Rekrutan Termahal AC Milan Harus Menepi Dua Bulan
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menilai, cederanya Adam Przybek merupakan bukti kecil akan kurangnya keberuntungan tim Maung Bandung di awal musim. Baginya, situasi yang didapat Adam Przybek memang tak bisa dihindari dan harus dihadapi.
Bojan pun tak menyangka Adam akan melewati proses pemulihan yang panjang dari cederanya tersebut. Meski demikian pelatih asal Kroasia itu memastikan cedera kiper berkebangsaan Wales itu terbilang ringan dan bisa pulih lebih cepat.

Foto: Persib.
“Saya tidak bisa mengatakan ini adalah kehilangan, karena ini adalah situasi yang tidak bisa dihindari. Ini tidak bsia diprediksi dan cederanya ini tidak beruntung. Kami tidak bisa mengubahnya,” buka Bojan kepada awak media.
Di sisi lain, keberuntungan Persib justru disebut Bojan terletak pada Teja Paku Alam yang bermain sangat disiplin. Bojan menilai kiper asal Padang itu bisa menunjukan potensinya saat tim memerlukan kekuatan di sektor pertahanan.
“Tapi Teja juga sudah melakukan tugas dengan baik, dia bermain dengan baik dan ketika dia kebobolan, itu adalah situasi yang memang sulit dihentikan seperti dari penalti,” imbuhnya.
Meski jumlah kebobolan Teja mulai meninggi, namun Bojan tak menjadikan hal itu sebagai indikator utama dalam menilai performa sang pemain. Ia melihat Teja secara karakter mampu memahami gaya bermain lawan secara cepat.
“Dua gol sebelumnya juga terjadi di situasi satu lawan satu. Dia bermain cukup baik.” tutup Bojan.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















