Baru Terlempar dari Liga Champions, Eddie Howe Ingin Timnya Main di Ajang Serupa Tahun Depan
Eddie Howe, Foto: dok HITC

Curhatan Manajer Newcastle Usai Rencana Transfernya Berantakan

Rizal Saleh - Juli 21, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga Inggris – Manajer Newcastle United, Eddie Howe, mengakui bahwa musim panas ini jauh dari kata ideal setelah serangkaian hambatan dalam bursa transfer, yang diperparah oleh kepergian mendadak Direktur Olahraga, Paul Mitchell.

Paul Mitchell meninggalkan klub pada akhir Mei 2025 lalu, tepat saat Howe tengah berlibur. Keputusan yang tak terduga itu membuat Howe harus menanggung tambahan beban tanggung jawab dalam aktivitas perekrutan pemain.

Sejauh ini, satu-satunya rekrutan senior yang berhasil didatangkan adalah Anthony Elanga dari Nottingham Forest. Sementara itu, Antonio Cordero, pemain muda timnas Spanyol U-19 yang direkrut dari Malaga, tapi rencananya akan langsung dipinjamkan.

Anthony Elanga Newcastle
Foto: Newcastle United via Getty Image/Serena Taylor via sport.detik.com

Newcastle juga tengah mengalami eksodus pemain penting. Callum Wilson menolak perpanjangan kontrak, Lloyd Kelly dijual ke Juventus, dan Sean Longstaff dilepas ke Leeds United. 

Langkah-langkah tersebut diambil untuk menjaga kepatuhan terhadap regulasi Profitability and Sustainability Rules (PSR). Howe pun tidak menutupi kekecewaannya terhadap proses rekrutmen yang berjalan lambat dan rumit. 


Baca Juga: 


Ia juga menyinggung kegagalan Newcastle dalam merebut Hugo Ekitike dari Eintracht Frankfurt. Liverpool  disebut bersedia menebus Ekitike dengan total transfer mencapai 78 juta pounds atau sekitar 1,7 triliun rupiah.

“Keinginan saya adalah menyelesaikan semua urusan transfer lebih awal. Kami sudah berusaha keras, tapi kenyataannya tidak berjalan sesuai harapan. Kami beberapa kali kalah cepat dari klub lain. Saya sangat terbuka soal itu,” ujar Howe dilansir DAZN.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan transfer tidak hanya bergantung pada kualitas pemain. Tetapi menurut Howe hal tersebut juga dipengaruhi pada keinginan pemain untuk benar-benar bergabung.

“Pemain harus benar-benar ingin datang. Jika tidak, transfer itu tidak akan berhasil. Kami mencari pemain yang cukup bagus, punya hasrat besar untuk bergabung, dan bisa memberikan dampak. Tapi pemain seperti itu jumlahnya sangat terbatas bagi kami.”

Newcastle
(Foto: X/NUFC via portaljtv.com)

Newcastle saat ini tengah berpacu dengan waktu untuk menambah kedalaman skuad sebelum musim baru dimulai. Howe menyadari kebutuhan itu, namun kondisi keuangan dan regulasi PSR membuat ruang gerak klub semakin sempit.

“Faktor keuangan jelas sangat mempengaruhi. Siapa pun yang menyangkal hal itu, jelas tidak realistis. Kami bukan klub dengan bayaran terbesar karena pendapatan kami juga tidak sebesar klub-klub top lainnya,” lanjut Howe.

“Kami harus patuh pada PSR dan bertindak cerdas dalam mengambil keputusan. Itu termasuk mengendalikan struktur gaji para pemain, dan semua itu berdampak besar terhadap siapa yang bisa kami rekrut.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com