Site icon Vivagoal.com

Deretan Pemain Terkenal yang Pernah Membela Atalanta, Siapa Saja?

Deretan Pemain Terkenal yang Pernah Membela Atalanta, Siapa Saja?

Vivagoal Serie AJuventus memang kembali meraih gelar Serie A, tetapi Atalanta berhasil menjadi fenomena tersendiri yang muncul di musim kompetisi 2018/19.

Secara mengejutkan pasukan dari Gasperini mampu menempatkan mereka di posisi tiga klasemen Serie A dan telah memastikan diri lolos ke Liga Champions musim depan. Hal itu menjadi sejarah bagi La Dea sepanjang 111 tahun mereka eksis di kancah sepakbola Italia.

Saat mereka telah mencapai impian dan memberikan prestasi untuk klub, para pemain seperti Papu Gomez dan Duvan Zapata, yang bermain gemilang dan berkontribusi besar terhadap klub musim ini, akan selalu diingat, tak hanya di Bergamo, tetapi juga se-seantero Eropa.

Meski begitu, Atalanta memang telah dikenal di Eropa sebagai salah satu tim yang tak jarang dapat mengorbitkan calon-calon pemain hebat Italia maupun dari negara lain. Mereka terkadang justru terlupakan publik Bergamo karena terlanjur menjadi bintang di klub terbarunya.

[irp]

Dengan adanya hal itu, tidak ada salahnya jika kita melihat kembali melihat atau mengingat beberapa pemain bintang yang pernah berseragam Nerrazzurri. Siapa saja mereka? Berikut daftarnya.

  1. Giancomo Bonaventura

Nama Bonavetura, dalam beberapa tahun belakangan ini mungkin akan indentik dengan seragam merah hitam milik AC Milan. Faktanya, Ia memulai karir sepakbolanya bersama tim junior Atalanta di tahun 2006. Dalam rentang waktu 2007-2014, Bonaventura menjadi salah satu andalan di pusat permainan Atalanta.

Datang dari akademi, Bonaventura menjalani debut di tim pertama Atalanta pada tahun 2008, lalu sempat dipinjamkan ke Pergocrema dan Padova. Ia pun mendapatkn kesempatan bermain reguler di tahun 2010.

Bonaventura membantu Atalanta promosi dan secara konsisten membawa Atalanta berada di kasta tertinggi sepakbola Italia. Atas penampilannya itu, Ia pun akhirnya “lulus” untuk menuju AC Milan di tahun 2014. Total Ia memiliki 135 penampilan bersama Atalanta.

2. Filippo Inzaghi

Salah satu penyerang oportunis terbaik ini nantinya akan lebih dikenal sebagai legenda AC Milan. Menghabiskan 11 tahun di San Siro, Ia dapat meraih banyak gelar, termasuk dua kampiun Serie A serta dua gelar Liga Champions.

Tetapi mungkin tak banyak yang tahu bahwa Pippo menghabiskan waktu yang tidak sebentar di Bergamo bersama Atalanta. Inzaghi pindah dari Parma menuju Atleti Azzurri d’Italia lalu hengkang ke Juventus dengan nilai transfer yang cukup tinggi yakni, sekitar 176 Miliar Rupiah. Angka yang cukup tinggi saat itu.

Meski hanya bermain satu musim berbaju biru-hitam, Inzaghi keluar menjadi pencetak gol terbanyak dengan torehan 25 gol dari 19 laga bersama Atalanta.

[irp]

  1. Christian Vieri

Nama besar lain di kancah sepakbola Italia yang pernah menghabiskan waktunya di Atalanta. Christian Vieri memiliki tiga linimasa waktu yang berbeda saat berbaju La Dea. Seluruhnya hanya Ia habiskan dalam satu musim saja.

Kedatangan pertamanya adalah di musim 1995/96 saat Ia datang dari AC Venezia. Di usianya yang kala itu menginjak 22 tahun, Vieri mungkin hanya mencetak 9 gol dari 21 penampilan. Tetapi hal itu cukup untuk membuatnya dipinang oleh Juventus satu tahun setelahnya.

Selang 11 tahun kemudian, tepatnya musim 2006/07, Vieri kembali menginjakan kakinya di Bergamo setelah di transfer dari Sampdoria dengan status bebas transfer. Tetapi dalam rentang waktu keduanya bersama Atalanta, Ia hanya bisa berkontribusi 2 gol dari 7 penampilan.

Semusim bersama Atalanta, Vieri memutuskan pindah ke Fiorentina. Tetapi hal itu tidak berjalan mulus. Ia pun untuk ketiga kalinya berseragam Atalanta di musim 2008/09 dan pada akhirnya “Bobo” memutus kontraknya bersama Orobici untuk pensiun di tahun 2009.

  1. Davide Zappacosta

Sebelum bergabung bersama Chelsea di tahun 2017, nama Davide Zappacosta terdengar asing di luar Italia, sehingga dapat dipahami bagi banyak pihak untuk tahu bahwa Zappacosta pernah berseragam Atalanta.

Seperti Vieri, Zappacosta bergabung bersama Atalanta dalam medio waktu yang berbeda. Kedatangan pertamanya itu adalah di tahun 2011, saat dirinya berusia 18 tahun. Tetapi saat itu Zappacosta tidak pernah bermain lalu dipinjamkan ke Avellini.

Ia kembali ke Atalanta pada tahun 2014 dengan durasi kontrak empat tahun. Penampilan gemilangnya kala itu membuat Torino meminangnya satu musim berikutnya, sebelum akhirnya Zappacosta ditransfer oleh Chelsea pada musim 2017.

  1. Ricardo Montolivo

Pemilik 66 penampilan untuk Tim Nasional Italia dan 158 penampilan untuk AC Milan ini telah dikenal sebagai salah satu gelandang hebat asal Negeri Pizza. Fiorentina mungkin akan diingat sebagai salah satu tempat bagi Montolivo berkembang karena Ia bermain di Artemio Franchi selama tujuh musim.

Tetapi jauh sebelum Montolivo bertualang bersama tim besar Serie A, gelandang flamboyan ini menghabiskan masa muda nya di tim junior Atalanta. Ia bergabung ditahun 1992 bersama tim muda Atalanta. Harus menunggu 11 tahun tepatnya tahun 2003 untuk Montolivo melakukan debutnya bersama Orobici di Serie B. Total Montolivo bermain untuk Atalanta sebanyak 82 laga dalam rentang waktu 2003-2005, sebelum pindah menuju Fiorentina.

[irp]

  1. Marten de Roon

Jika Belanda tidak bermain gemilang di Euro Nations League 2019 dan Atalanta tetap menjadi tim medioker di Serie A musim ini, nama Marten de Roon mungkin hanya diingat sebagai mantan pemain Middlesbrough saja oleh para pecinta Premier League.

Pasca The Boro -julukan Middlesbrough degradasi ke Championship Division tahun 2017, Marten de Roon kembali ke tanah Italia dengan seragam kebesaran biru-hitam milik Atalanta. Sebelumnya de Roon pernah membela Atalanta pada musim 2015/16. Ia menuju Middlesbrough yang kala itu baru promosi ke Premier League dengan nilai transfer 12 juta poundsterling.

Sejak kembali ke Bergamo di awal musim 2017/18, de Roon pun menjadi pilar penting bagi tim asuahn Gian Piero Gasperini. Ketangguhannya menjadi ‘engine room’ tim membuatnya kini selalu diandalkan pula oleh Ronald Koeman di Tim Nasional Belanda. Berdampingan dengan Frenkie de Jong dan Georgino Wijnaldum, de Roon bertugas untuk memutus aliran serangan lawan serta memposisikan dirinya secara cermat dalam tim. Ia pun kerap dijuluki dengan ‘the wavebreaker’.

Penulis: Irman Maulana

Editor: Heri Susanto

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version