
Ditahan Imbang Goal Aksis, Pelatih Akademi Persib Putri Tetap Puji Kinerja Anak Asuhnya
Vivagoal – Liga Indonesia – Akademi Persib Putri harus puas dengan hasil imbang atas Goal Aksis dalam lanjutan pekan ke-10 Hydroplus Soccer League U-15. Laga yang digelar di Soegiri Infini Pusdikpom, Cimahi pada Sabtu, 7 Februari 2026 itu berakhir dengan kedudukan 0-0.
Hasil imbang ini membuat posisi Akademi Persib Putri U-15 turun ke posisi kedua. Sebab pada pertandingan lain, Mojang Priangan meraih kemenangan atas Saswco Mojang. Kemenangan itu mengantarkan Mojang Priangan ke puncak klasemen sementara.

Meski menelan hasil imbang, Pelatih Akademi Persib Putri, Naftalia Nurayalza tetap bangga kepada anak asuhnya. Baginya, hasil di laga ini tidaklah begitu penting karena anak asuhnya mampu mengaplikasikan semua strategi dengan baik.
“Hasil pertandingan kali ini saya cukup puas ya, karena anak-anak walaupun hasilnya imbang, tapi mereka main bagus, luar biasa, dan mereka bertanggung jawab dari menit nol sampai menit akhir,” buka Naftalia kepada awak media.
Memasuki putaran kedua Hydroplus Soccer League U-15, Naftalia menilai Akademi Persib Putri terus menunjukan progres yang pesat. Baginya, semua pemain memiliki potensi yang menjanjikan dan kini hal itu semakin terbentuk melalui ajang tersebut.
Baca Juga:
- Nova Arianto Persiapkan Kurniawan Dwi Yulianto Jadi Pelatih Timnas U-17
- Hector Souto Tegaskan Iran Lebih Tertekan Ketimbang Indonesia di Final Piala Asia Futsal 2026
- Persija vs Arema: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Ivar Jenner Tegaskan Kembali ke Eropa atau Belanda Setelah Dapat Menit Bermain di Dewa United
“Kalau perkembangan sampai hari ini cukup luar biasa ya, cukup bagus, ada perkembangan, karena mungkin di awal-awal pemain masih menyatukan chemistry kalau semakin banyak pertandingan yang dilewati jadi semakin banyak chemistry nya, semakin menyatu anak-anak juga,” jelasnya.
Disinggung soal rahasia menjaga catatan tak terkalahkan di ajang ini, Naftalia merasa modal utamanya ialah koneksi para pemain. Selain itu, para pemainnya juga memiliki tanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan juga tim.
“Treatment ke anak-anak lebih, sebenarnya kita lebih membangun ke chemistry, dan juga rasa tanggung jawab yang tinggi, karena anak-anak usia segitu, usia pembinaan itu harus ditanamkan itu, bukan untuk menangnya aja, karena menang, dalam pertandingan pasti ada menang dan ada kalah, tapi kita lebih menanamkan pembinaan, tanggung jawab, rasa tanggung jawab, rasa kekeluargaan tim, dan juga fisik dan teknik yang mengimbanginya.” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com













