
Hanif Sjahbandi Nikmati Sengitnya Persaingan di Lini Tengah Persija
Vivagoal – Liga Indonesia – Hanif Sjahbandi akui persaingan di lini tengah Persija Jakarta sangatlah ketat. Namun pemain berusia 28 tahun itu justru menikmatinya.
Hanif Sjahbandi tampil sebagai pemain pengganti saat Persija mengalahkan Bhayangkara FC dengan skor 3-0 pada lanjutan BRI Super League 2025/26 di Gelora Bung Karno (GBK), Senin (29/12) malam WIB. Ia baru masuk ke lapangan menggantikan Van Basty pada menit ke-82.
Laga kontra Bhayangkara juga menjadi momen comeback Hanif membela Persija. Namanya sempat menghilang dari daftar susunan pemain dalam tiga laga terakhir karena cedera.
Sepanjang musim ini, Hanif tercatat baru tampil delapan kali untuk Persija. Dari jumlah tersebut, hanya dua kali dirinya masuk daftar starter.
Selain cedera, menit bermain Hanif sangat sedikit karena kehadiran duo Brasil di lini tengah. Sosok yang dimaksud adalah Van Basty dan Fabio Calonego.
Meski baru didatangkan pada awal musim ini, duo Brasil tersebut langsung menjadi andalan lini tengah Persija. Terbukti, Macan Kemayoran mampu bersaing di papan atas.
Hanif Sjahbandi sadar betul sulitnya merebut tempat utama di lini tengah Persija musim ini. Namun dirinya mencoba menerimanya dengan pikiran positif.
Baca Juga:
- Guardiola Ungkap Rahasia Kebangkitan Man City Musim Ini
- Andai Kaptennya Bertahan, Barcelona Dipastikan Bakal Pusing
- Dibidik Berbagai Tim, Rudiger Pastikan Satu Hal
- Persib Hadapi Ratchaburi FC di Babak 16 Besar ACL 2, Umuh Muchtar Beri Komentar
“Bagi saya, bermain di Persija itu sudah menjadi kebanggaan tersendiri. Mau dimainkan atau tidak, saya tetap harus siap,” kata Hanif.
“Persaingan di lini tengah luar biasa, ada pemain-pemain berkualitas dan konsisten. Dari situ saya justru banyak belajar.”

Hanif berpeluang menjadi starter saat Persija menjamu Persijap Jepara, akhir pekan nanti. Hal itu dapat terjadi karena Fabio Calonego harus absen karena menjalani sanksi hukuman kartu merah.
Namun Hanif tak ambil pusing dengan peluangnya tampil sejak menit pertama kembali. Ia hanya mempersiapkan diri secara maksimal dan memanfaatkan setiap kesempatan yang datang.
“Sebagai pemain, saya harus siap dimainkan di posisi mana pun. Saat melawan Dewa United saya ditempatkan lebih ke depan dan hasilnya cukup positif. Di era sekarang, fleksibilitas dan profesionalisme jadi kunci untuk bertahan,” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















