VIVAGOAL.COM – Bermain di kandang lawan, Chelsea sebenarnya bisa mengemas gol di menit kelima saat Pedro sukses melewati Zieler dan memasukkan bola ke dalam gawang yang kosong. Sayangnya, gol itu harus dianulir karena ia ternyata sudah terperangkap offside. Setelah berjalan agak ‘sepi’, pertandingan akhirnya kembali menjadi menarik ketika tuan rumah mendapatkan gol pertamanya dari sundulan Shinji Okazaki memanfaatkan umpan silang dari Gray di menit 17.

Tertinggal satu gol membuat Chelsea berusaha keras untuk menyamakan skor. Namun apa yang terjadi malah gawang mereka bobol lagi di menit 34 ketika Shinji Okazaki sukses menyarangkan bola hasil dari umpan King. Sayangnya, unggul dua gol membuat pasukan Claudio Ranieri lengah karena di akhir babak pertama Chelsea bisa memperkecil skor melalui aksi dari sosok Gary Cahill.

Gol tersebut nyatanya memang benar-benar membangkitkan semangat Chelsea. Lima menit babak kedua berjalan, skor tiba-tiba saja sudah menjadi 2-2 melalui gol kedua tim tamu dari Cesar Azpilicueta. Gol ini memang terbilang indah karena bek asal Spanyol itu melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti dan membawa bola melesak telak ke sudut gawang Zieler.

Setelahnya, Chelsea pun menjadi cukup beringas untuk mencari gol ketiganya. Ada satu peluang dari sepakan Batshuayi yang ditepis Zieler dan tak lama kemudian giliran Costa yang membuang satu kesempatan emas di depan gawang Leicester. Tuan rumah juga berkesempatan unggul lagi di menit 76 kala sundulan King masih melambung dari gawang Chelsea. Salah satu momen menentukan lantas terjadi di menit akhir waktu normal ketika Wasilewski diganjar kartu merah oleh wasit.

Bermain dengan 10 orang ternyata membuat Leicester lumayan kesulitan. Bahkan Chelsea sudah langsung memimpin di menit 92 ketika Cesc Fabregas menuntaskan umpan dari Hazard. Dua menit kemudian, gelandang asal Spanyol itu mencetak gol keduanya di pertandingan ini dan seolah menegaskan pada kubu Leicester bahwa mereka harus melupakan impian untuk berprestasi di ajang ini.

 

Leave a Reply