Vivagoal.com – Rotasi Enrique Berbuah Petaka Bagi Barca

Pertandingan Jornada tujuh La Liga mempertemukan Celta Vigo melawan Barcelona. Pertandingan ini dilangsungkan di Estadio Balaidos pada hari Senin (03/10).

Luis Enrique melakukan rotasi besar-besaran dan ternyata hasilnya mengecewakan. Celta Vigo tampil luar biasa dan mampu mengalahkan Barcelona yang banyak melakukan kesalahan.

Pione Sisto, Iago Aspas, pablo Hernandez dan gol bunuh diri Jeremy Mathieu membawa celta unggul. Di sisi lain, Barca membalas lewat brace Gerard Pique dan penalti Neymar.

Kedua tim sama-sama bermain menyerang, tapi dengan cara yang berbeda. Barca mencoba menyerang dengan membangun serangan dari kaki ke kaki. Sementara itu, Celta membalas lewat serangan balik cepat.

Namun senjata utama Celta sebenarnya adalah pressing ketat mereka. Celta tidak sekadar menumpuk pemain di lini pertahanan untuk melawan agresivitas Barca. Celta sudah menekan Barca sejak dari lini tengah dan hal ini membuat Barca sulit mengembangkan permainan.

Formasi Barca kali ini sepertinya tak sanggup membendung akurasi dan kecepatan serangan balik Celta. Pada menit ke-22, Pione Sisto membawa Celta unggul. Sergio Busquets melakukan kesalahan dan bola jatuh ke kaki Iago Aspas. Bola kemudian dialirkan ke Sisto yang melepas tembakan keras dari jarak dekat.

Pada menit ke-31, giliran Aspas yang mencetak gol. Hugo Mallo merebut bola dari Luis Suarez dan kemudian mengirim bola panjang yang gagal dihalau Busquets. Bola lalu jatuh di kaki Aspas yang menendangnya masuk ke gawang Ter Stegen.

Kesalahan demi kesalahan terus dilakukan para pemain Barca. Pada menit ke-33, Jeremy Mathieu salah mengantisipasi bola umpan silang kiriman Daniel Wass dan membelokkannya masuk ke gawang Barca sendiri. Babak pertama pun diakhiri dengan keunggulan 3-0 Celta.

Memasuki babak kedua, Barca mencoba merapikan permainan mereka dengan memasukkan Andres Iniesta. Kehadiran Iniesta mampu membawa kreativitas di lini tengah Barca yang sebelumnya minim ide.

Barca pun mampu menipiskan ketertinggalan lewat gol Gerard Pique pada menit ke-58. Iniesta menguasai bola di sayap kiri dan kemudian melepas umpan silang yang dipungkasi dengan sundulan terarah oleh Pique.

Barca semakin bersemangat menyerang dan mereka kemudian mendapat hadiah penalti pada menit ke-64. Andre Gomes dijatuhkan di kotak terlarang oleh Mallo dan wasit menunjuk titik putih. Eksekusi Neymar tidak terlalu keras tetapi mampu mengecoh kiper lawan.

Momentum pertandingan kini ada di pihak Barcelona. Mereka all out menyerang dan terus mengurung Celta untuk mengejar gol penyeimbang. Namun saat Barca asyik menyerang, bencana terjadi.

Marc-Andre Ter Stegen menguasai bola terlalu lama dan ia mendapat tekanan dari Pablo Hernandez. Panik, Ter Stegen menendang bola tepat ke arah kepala Hernandez. Bola sempat membentur tiang jauh sebelum bergulir masuk. 4-3 untuk Celta.

Harapan Barca kembali terbuka setelah Pique mencetak gol keduanya di laga ini. denis Suarez menggiring bola di sayap kanan dan melepas umpan silang yang lagi-lagi mengarah ke kepala Pique. Tanpa kesalahan, Pique mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 4-3.

Skor itu bertahan sampai laga usai. Dengan hasil ini, Celta naik ke peringkat 10 dengan 10 poin dari tujuh laga. Sementara itu, Barca gagal mengkudeta duo Madrid dan kini berada di peringkat empat dengan 13 poin.

Leave a Reply