
Hindari Hukuman Bulgaria, John Herdman Tuntut Timnas Indonesia Lebih Fokus
Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman tak akan membiarkan anak asuhnya untuk membuang waktu di laga versus Bulgaria. John Herdman menyebut Timnas Indonesia harus tancap gas di laga tersebut.
Menurut John Herdman, Timnas Indonesia akan dihadapkan dengan karakter berbeda saat menghadapi Bulgaria. Dalam pengamatan John Herdman, Bulgaria merupakan tim yang lebih lengkap ketimbang St. Kitts & Nevis.
Hal itu juga berlaku dengan Bulgaria, mengingat Kep. Salomon memiliki permainan terbuka, sedangkan Indonesia tidak. Oleh karenanya, Indonesia perlu mempersiapkan diri secara lebih baik untuk hadapi laga ini.

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita.
“Saya pikir persiapan untuk kedua tim, untuk bersiap menghadapi satu sama lain sangat berbeda malam ini. Mereka (Bulgaria) menghadapi tim yang sangat terbuka yaitu Kepulauan Solomon,” buka John Herdman.
“Kami menghadapi tim yang lebih kompak dan rapat di dalam yaitu St. Kitts & Nevis. Jadi, persiapan ini sangat berbeda. Sehingga, sulit untuk menerapkan apa yang perlu Anda tingkatkan melawan spesifikasi Bulgaria,” tambahnya.
Baca Juga:
- Masalah Kepercayaan Diri Jadi PR Terbesar Timnas Indonesia
- Jay Idzes Tidak Sabar Hadapi Bulgaria
- Beckham Putra Aku Masih Perlu Adaptasi dengan Taktik John Herdman
- Mental Baja Beckham Putra Dipuji, Arya Sinulingga Ingatkan Publik
Dengan perbedaan ini, maka ada kesimpulan cepat yang bisa diambil, yaitu para pemainnya tak boleh melewatkan satu menit pun di laga ini. Menyerang sejak awal, merupakan langkah masuk akal demi membuka kemenangan.
“Tetapi saya menyebutkannya, ini tentang keterikatan taktis. Saya merasa bahwa di 15 menit pertama tim ini, untuk periode tertentu, saya merasa di 15 menit pertama kita menjadi terlalu bersemangat,”

Foto: VIVAGOAL/I Made Gita.
“Jadi, para pemain melakukan sesuatu hal sendiri di beberapa periode. Jika kita melakukan itu melawan Bulgaria, kita akan mati di 10 menit pertama. Mereka akan membunuh kita,” jelas pelatih asal Inggris itu.
Sebab dalam pandangannya, kohesi permainan Bulgaria bisa lebih menyiksa saat dibiarkan berkembang. Sehingga, Indonesia perlu lebih aktif dan mengandalkan koneksi para pemainnya.
“Jadi para pemain, mereka akan tahu, kita harus berkomitmen pada blueprint taktik melawan tim seperti Bulgaria sejak menit pertama. Kita tidak bisa menunggu 10 atau 15 menit untuk menyatu dan terhubung,”
“Jadi, itu penting. 15 menit pertama kita harus memulai lebih kuat dengan mentalitas yang lebih baik karena, kita akan dihukum.” tutup eks pelatih kepala Timnas Kanada tersebut.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com













