
Ini Penyebab Persib Begitu Perkasa Saat Tertinggal
Vivagoal – Liga Indonesia – Persib Bandung kembali menunjukan mentalitas juara dalam pertandingan di kancah Asia. Mentalitas juara tersebut ditunjukan Persib usai mempermalukan Port FC secara dramatis pada ajang ASEAN Club Championship (ACC) 2026/27.
Pada laga yang digelar di Thammasat Stadium, Kamis, 8 Oktobet 2026, Persib sebenarnya sempat tertinggal lebih dulu lewat gol tendangan bola penalti Jude Soonsup-Bell pada menit 65′. Akan tetapi saat kondisi tertinggal, Persib justru menunjukan reaksi positif dan terus melakukan tekanan.
Keunggulan yang sepertinya akan menjadi kemenangan bagi Port FC akhirnya pecah pada menit 87′ usai Mariano Peralta mencetak gol. Setelah gol tersebut, Persib kembali menekan hingga mendapatkan dua gol lainnya dari sundulan Luka Menalo di menit 90+3′ dan sepakan Berguinho di menit 90+6′.

Kemenangan dramatis ini seakan mengulang memori manis yang selalu dilakukan Persib di kancah Asia. Sebelumnya, Persib sempat melakukan hal serupa saat bertandang ke markas Lion City Sailors dalam lanjutan AFC Champions League 2025/26.
Bahkan di musim ini, tepatnya di kompetisi domestik, Persib juga sudah menjadikan beberapa tim sebagai korban remontada. Seperti saat bertamu ke Jepara yang berakhir dengan skor 1-2, lalu saat menjamu PSM di pekan perdana dengan skor 3-1.
Pelatih Persib, Igor Tolic pun buka suara terhadap sisi mentalitas pemain yang kembali melakukan remontada di musim ini. Bagi pelatih asal Kroasia tersebut, kondisi ini tergolong normal karena ada banyak penyesuaian yang harus dilakukan anak asuhnya di lapangan.
Baca Juga:
- Jadi Bintang Kemenangan Persib atas Port FC, Luka Menalo Enggan Besar Kepala
- Diduga Ada Insiden Rasisme, Pelatih Persib Ambil Langkah Selamatkan Gabriel Mutombo
- Neuer Menua, Legenda Bayern Yakin Klub Sudah Punya Penerusnya
- Amorim Yakin Ramos Segera Cetak Gol Untuk AC Milan
“Menurut saya, hal ini normal dalam beradaptasi. Anda merasakan ruang yang tersedia, mencoba membaca permainan, melihat kekuatan dan kelemahan lawan, lalu kami melatih hal-hal tertentu dan menerapkannya di lapangan. Tentu, terkadang situasinya berubah,” jelas Igor Tolic.
“Tetapi pertandingan dimainkan selama 90 menit lebih. Jadi, itu bukan masalah bagi tim ini. Kami membuktikannya dalam beberapa tahun terakhir di bawah Coach Bojan (Hodak). Jadi, Anda harus tetap tenang, tetap berada dalam pertandingan, tidak kehilangan fokus, dan percaya kepada tim,”
Saat kondisi tertinggal, pelatih berusia 49 tahun tersebut mengungkapkan bahwa tekanan timnya akan terasa lebih deras. Dalam kondisi tersebut, biasanya pemain memiliki motivasi berlipat dan itu merupakan hal yang sulit dijelaskan oleh para pelatih.
“Anda memang bisa kalah, itu mungkin terjadi. Namun, sebagian besar waktu, jika sebuah tim bermain cerdas, terorganisasi dengan baik, mau mendengarkan, tetap bersatu, dan saling berkomunikasi, Anda bisa mengubah keadaan,”
“Saya juga merasa kadang ketika para pemain kami mendapatkan motivasi atau sesuatu yang menginspirasi mereka, itu menjadi sesuatu yang sulit dihentikan. Ketika Anda memberikan sebuah rintangan besar di hadapan mereka, para pemain justru menjadi lebih termotivasi dan ingin membuktikan diri. Itulah bagaimana kami bisa memenangkan pertandingan.” tutupnya.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















