LIB Ingin Terapkan Fitur Face Recognition di Akhir Musim Liga 1
Potret pertandingan antara Persita Tangerang melawan Borneo FC di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (22/2) sore WIB.Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

LIB Ingin Terapkan Fitur Face Recognition di Akhir Musim Liga 1

Muhammad Ilham - Februari 28, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – PT. Liga Indonesia Baru (LIB) mencoba untuk menerapkan sistem baru di penghujung musim BRI Liga 1 2024/25 yaitu face recognition.

PT. LIB selaku operator untuk Liga 1, 2, dan 3 musim 2024/25 tentu mengusung mimpi memajukan liga. Perlahan, hal tersebut telah terlihat, salah satunya penerapan Video Assistant Referee (VAR) di musim ini untuk Liga 1.

Tapi, Ferry Paulus selaku Direktur Utama (Dirut) PT. LIB tidak mau cepat puas. Ia ingin Liga 1 yang menjadi pilar utama liga sepakbola dalam negeri ini terus berkembang dan bisa bersaing ketat dengan liga-liga lainnya di Asia Tenggara.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

Salah satu gebrakan yang akan ia lakukan untuk musim depan adalah penerapan face recognition. Itu merupakan teknologi baru berupa alat pembaca wajah yang menggunakan kecerdasan buatan atau AI yang melakukan screening wajah penonton secara langsung dan dicocokan dengan data yang sudah tersimpan di sistem mereka.

Penerapan face recognition ini direncakanan Ferry Paulus akan diberlakukan pada akhir musim BRI Liga 1 2024/25. Namun, itu tidak akan bisa terlaksana dengan baik tanpa adanya sistem tiket yang mumpuni di setiap timnya.


Baca Juga:


“Yang pasti bahwa kita sudah bisa berkomunikasi panjang dengan pihak Kepolisian kaitannya dengan sistem tiket, face recognition. Kemudian ini akan kita implementasikan di penghujung pertandingan ini sebagai bagian dari uji coba untuk mempersiapkan semua sistem tiket yang akan sesuai dengan metodologi face recognition,” kata Ferry Paulus kepada wartawan yang hadir di laga final Liga 3 2024/25 antara Tornado FC Pekanbaru vs Sumut United FC, Kamis (27/2) malam WIB, di Stadion Indomilk Arena, Tangerang.

Face recognition sendiri bukan teknologi yang baru di dunia sepakbola. Mayoritas tim di Eropa sudah menggunakan teknologi ini untuk bisa mengindentifikasi penonton yang hadir ke stadion mereka.

LIB Ingin Terapkan Fitur Face Recognition di Akhir Musim Liga 1
Potret pertandingan antara Persita Tangerang melawan Borneo FC di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Sabtu (22/2) sore WIB.
Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

Di Indonesia sendiri, face recognition sudah pernah dipraktekkan oleh PSSI untuk laga Timnas Indonesia melawan Timnas Jepang. Dikutip dari laman resmi PSSI, mereka meluncurkan sistem Garuda ID sebagai bagian dari prosedur masuk stadion dengan teknologi face recognition.

Lebih lanjut, Ferry Paulus juga ingin melakukan evaluasi mengenai kebijakan suporter tandang di musim ini. Namun, dirinya belum bisa melonggarkan peraturan larangan suporter tandang karena masih perlu melihat laga tersisa.

“Belum, belum, kita tunggu saja. Pertandingan juga masih ada beberapa, masih ada tiga bulan lagi, masih ada 10 pekan lagi. Jadi, setelah itu kita akan lakukan evaluasi,” ucapnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com