Liga 1 2019 adalah Roller Coaster untuk Persebaya Surabaya

Liga 1 2019 adalah Roller Coaster untuk Persebaya Surabaya

Heri Susanto - Desember 27, 2019
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Menyandang status sebagai runner-up Piala Presiden, Persebaya pun pede menjalani Liga 1 2019. Namun performa impresif di laga pra musim tak membuat mereka. Dalam lima laga kandang mereka, Bajul Ijo hanya mampu mendulang sepasang kemenangan dan tiga hasil imbang.

Bahkan dalam 12 laga di rumah sendiri, mereka hanya mampu mendulang tiga kemenangan. Sementara dalam lima laga tandang pertama, mereka hanya mampu mendulang satu poin dan empat kali kekalahan. Hasil negatif ini pun mendapat sorotan tajam dari

Menurut pemerhati Persebaya, Dhion Prasetya, apa yang dialami Persebaya merupakan sebuah dagelan tersendiri. Membuang-buang poin di kandang sejatinya adalah hal yang haram dilakukan namun Bajul Ijo justru mengambil jalan tersebut.

“Persebaya musim ini terlalu sering membuang kesempatan meraih angka penuh di kandang. Hal tersebut merupakan kerugian besar bagi Persebaya,” terang Dhion kepada SURYAMALANG.COM (23/12).

Drama Pergantian Pelatih Dimulai

Retetan hasil minor yang diraih Ruben Sanadi dan kolega pun berbuah panjang. Djajang Nurdjaman, selaku pelatih kepala ditunjuk sebagai biang keladi kemerosotan tim kebanggaan Masyarakat Surabaya itu. bersama Djanur, dalam tujuh laga terakhir, Persebaya hanya mampu mendulang satu kemenangan empat kali seri dan tiga lainnya berujung kekalahan.

Pasca hasil imbang 2-2 kontra Madura United di Gelora Bung Tomo (10/8) lalu, Persebaya mengambil langkah tegas untuk membebastugaskan pelatih yang sukses membawa Bajul Ijo juara Liga 2 2017 itu.

“Persebaya akan dipimpin asisten pelatih Bejo Sugiantoro ke kandang Arema FC pada 15 Agustus nanti. Manajemen mengakhiri kontrak pelatih Djadjang Nurdjaman malam ini, Sabtu,” tulis Persebaya, dinukil dari CNN Indonesia

“Evaluasi ini sudah disampaikan beberapa laga sebelumnya. Tapi, kami memberikan kesempatan kepada pelatih untuk memperbaiki performa tim. Dan ternyata kami tak kunjung meraih hasil memuaskan,” kata Candra.Wahyudi selaku Manajer Persebaya.