Lion City Sailors Tunjukkan ke Persib Perbedaan Kualitas AFC Champions League dengan Super League
Sumber: AFC

Lion City Sailors Tunjukkan ke Persib Perbedaan Kualitas AFC Champions League dengan Super League

Muhammad Ilham - September 19, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, merasa timnya berada di jalur yang benar usai ditahan imbang Lion City Sailors.

Persib Bandung memulai perjalanannya di AFC Champions League Two dengan hasil imbang. Menjamu Lion City Sailors, Kamis (18/9) malam WIB, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Maung Bandung hanya mampu bermain imbang 1-1.

Saddil Ramdhani mampu membuat Persib unggul terlebih dahulu di menit ke-47. Sayangnya, kemenangan Persib hilang di depan mata usai Lion City Sailors mampu menyamakan kedudukan di menit ke-90+2 lewat Lennart Thy.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Vivagoal (@vivagoal)

Tentu, Bojan Hodak selaku pelatih kecewa karena Persib kebobolan di menit-menit akhir dan gagal menang. Tapi, secara keseluruhan, pelatih asal Kroasia tersebut tetap memuji penampilan anak asuhnya dan menilai timnya berada di jalur yang benar.

“Saya tidak senang dengan hasilnya karena saat Anda memimpin dan kebobolan di menit-menit akhir, tidak pernah ada perasaan puas dengan hasilnya,” ucap Bojan Hodak saat sesi konferensi pers usai laga yang dihadiri wartawan, termasuk Vivagoal.


Baca Juga:


“Tapi, secara keseluruhan permainan, saya sangat senang karena bermain sangat bagus dan menunjukkan bahwa kami berada di jalur yang benar,” tambahnya.

Lebih lanjut, laga tersebut menunjukkan bahwa kualitas AFC Champions League Two berada jauh di atas BRI Super League. Terbukti, Lion City Sailors mampu memanfaatkan kelengahan pertahanan Persib di menit-menit akhir.

Lion City Sailors Tunjukkan ke Persib Perbedaan Kualitas AFC Champions League dengan Super League
Sumber: AFC

“AFC Champions League adalah level yang berbeda karena mereka tidak memberikan waktu dan ruang antara kedua tim. Ini perbedaannya dengan liga kami (Super League) karena di 15-20 menit terakhir banyak ruang.”

“Jadi, di pertandingan ini tidak seperti itu. Kedua tim bermain sangat rapi dan padat. Mungkin, di 10 menit terakhir kami kurang rapat.”

“Kami turun terlalu dalam karena ketika membiarkan bola masuk ke kotak penalti, maka itu memberi peluang untuk lawan mencetak gol,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com