
Manchester United Diklaim Bukanlah Klub Sepakbola, Kok Bisa?
Vivagoal – Liga Inggris – Mantan pemain Man United, Paul Parker menyebut jika mantan klubnya bukanlah sebuah klub sepakbola. Pasalnya dalam beberapa waktu belakangan, United lebih mementingkan sisi binsis dibandingkan sepakbola yang mereka peragakan.
Parker menilai, masa kelam United dimulai kala Alex Ferguson meletakan jabatannya pasca berkuasa 27 tahun di Old Trafford. Pasca Fergie angkat kaki, nama-nama macam David Moyes, Louis Van Gaal hingga Jose Mourinho silih berganti menangani klub. Teranyar, tongkat estafet dipegang oleh mantan pemain mereka, Ole Gunnar Solskjaer.
Meski mengecap debut manis sebagai pelatih interim, hal yang sama tak berlanjut kala Ole dipermanenkan. Di bawah asuhan manajer Norwegia, United hanya mampu bertengger di posisi enam dan kerap tak inkonsisten dalam permainan.
Namun, Parker menyebut Solskjaer tak sepenuhnya harus disalahkan. Ia justru mengritisi kebijakan Keluarga Glazer, selaku pemilik United dan Ed Woodward, wakil CEO United sebagai dua pihak yang patut disalahkan atas tuberlensi yang tengah dialami Setan Merah.
Dari segi prestasi, United memang jeblok. Reputasi mereka di Liga seakan rontok. Namun di departemen bisnis, United terus mengalami peningkatan signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari keuntungan besar yang mereka torehkan musim lalu
Baca Juga: Cantona Sebut Permainan MU Seperti Orang Sepuh yang Sedang Bercinta
“Sekarang adalah Manchester United, bukan lagi Manchester United FC. Dulu klub sepakbola, bukan bisnis. Dulu klub sepakbola untuk sebagian orang-orang di Manchster. Tetapi ini sekarang sudah menghilang,” ujarnya di Daily Express, seperti dinukil Goal International.
Parker pun menyayangkan keputusan United memecat Van Gaal dan Mourinho meski kedua sososk tersebut sukses menorehkan gelar juara. Bersama Meneer asal Belanda, United sukses mendulang Piala FA. Sementara di bawah Senor Jose, Setan Merah sukses mengamankan gelar Europa League. Pemecatan keduanya, tambah Parker merupakan contoh bagaimana buruknya moral klub.
“Anda lihat apa yang telah mereka lalukan pada LVG. Mereka tidak menghormati, mereka mempermalukan pelatih hebat dan manajer kelas dunia,” lanjutnya. “Dia memenangkan final, kemudian mereka memecatnya. Ada masalah besar, masalah besar di klub,” tutupnya
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















