Marc Klok Sesali Keputusan Wasit dan Singgung Teknologi VAR
Vivagoal – Liga Indonesia – Gelandang sekaligus kapten Persib Bandung, Marc Klok menilai kekalahan timnya atas Lion City Sailors disebabkan beberapa faktor. Salah satunya ialah soal keputusan wasit asal Bahrain, Ammar Ebrahim Mahfoodh.
Menurut Marc Klok, performa wasit Ammra Ebrahim Mahfoodh di laga ini memang kurang optimal. Ada beberapa keputusan Ammar yang cukup merugikan Persib, padahal itu bisa menjadi sebuah keuntungan.
Keputusan itu juga disebut Marc Klok terjadi di situasi yang genting. Sehingga, hal ini mempengaruhi gaya bermain Persib Bandung, terutama saat berusaha mengantisipasi serangan lawan.

“Banyak keputusan kali ini tidak memihak kita,” buka Marc Klok kepada awak media.
Marc Klok pun menambahkan, AFC Champions League Two (ACL 2) sudah sepantasnya menggunakan teknologi Video Asisstant Referee (VAR). Pasalnya keberadaan VAR dapat membantu kinerja wasit.
Baca Juga:
- Man United Tertarik Boyong anak dari Eks Man City dan Madrid?
- Jamu PSIM di GBK, Persija Ingin Bahagiakan Jakmania
- Komentar Slot Tentang Ancaman Pemecatan dari Liverpool
- Efektivitas Bermain Persib Bandung Jadi Sorotan Eliano Reijnders
Tak hanya itu, adanya VAR juga memberi keuntungan bagi kedua kesebelasan. Sehingga lewat tayangan ulang, setiap keputusan akan bisa diterima dan diputuskan secara adil oleh wasit di lapangan.
“Saya pikir kita harus menang di semua game, hari ini juga. Beberapa keputusan sangat gila menurut saya, juga saya pikir masa Liga Champions, Liga Asia tidak ada VAR,” jelasnya.

Selain kinerja wasit, Marc Klok juga menyoroti soal efektivitas masing-masing kesebelasan. Dalam pandangannya, Lion City Sailors di laga ini jauh lebih efektif karena mampu mencetak gol di semua peluang berbahaya.
“Mereka cuma tiga peluang tapi bisa jadi tiga gol. Kita mungkin ada 15 peluang, kita mendominasi dan kita kalah,” imbuh Klok.
Kendati demikian, Marc Klok tetap menghormati keputusan wasit dan menerima kekalahan atas Lion City Sailors. Marc Klok berharap kekalahan ini bisa jadi pelajaran untuk tampil baik di sisa laga fase grup ACL 2.
“Tapi ya itu sepakbola, kita harus terima. Tapi saya rasa kita kalah terlalu mudah,” tutup pemilik nomor punggung 23 tersebut.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com
