
Maresca Sudah Dapatkan Solusi Untuk Buat City Lebih Solid di Laga-Laga Besar?
Vivagoal – Liga Inggris – Enzo Maresca baru mendapatkan kekalahan keduanya bersama Manchester City saat tumbang dari PSG di matchday kedua Liga Champions. Namun juru taktik asal Italia seakan sudah mengetahui cara timnya bermain lebih kompak dan cair pada kekalahan keduanya tersebut.
Dalam laga yang dimainkan di Etihad Stadium, Kamis (15/10) kemarin, City sempat tertinggal dengan skor 0-3 pada babak pertama. Lini tengha mereka nampak bermasalah pada momen tersebut karena Enzo Fernandez dan Elliot Anderson nampak terisolir untuk bersua dengan trio gelandang PSG. Hal tersebut membuat koordinasi di jantung pertahanan menjadi tak stabil.
Menilik data FotMob, PSG mampu koreksi 10 sepakan yang 7 di antaranya on target. Sementara itu City hanya mendulang satu shoot on target dari 6 percobaan yang dilakukan. Pasca turun minum, City seakan bangkit. Nunes, Iliman Ndiaye dan Ayyoub Bouaddi mentas di babak kedua. Nama yang disebut terakhir memang kerap mendapatkan menit bermain yang terbatas.

Namun dengan masuknya Bouaddi untuk menggantikan Cherki, lini tengah City menjadi cair dan PSG di babak kedua tak lagi sama dengan permainan mereka di babak pertama. Dari 45 menit yang dimainkan, pemain asal Maroko mampu mendulang 10 umpan yang mengarah ke pertahanan lawan. Selain itu, City juga bermain lebih dinamis.
Baca Juga:
- Keputusan Tepat Bagi Liverpool Untuk Pertahankan Cody Gakpo
- Merino Yakin Arsenal akan Mampu Putus Sejarah Buruk di Kompetisi Eropa
- Legenda Liverpool Masih Percaya Pada Kemampuan Andoni Iraola
- Baru Bantu Madrid Menang, Endrick Tetap Buka Kemungkinan Hengkang?
Kehadiran mantan punggawa Lille juga membuat situasi di lapangan berbeda. Bahkan, ia sempat memberikan satu assist untuk gol Erling Haaland. Catatan tersebut memberikan ekspektasi lebih. Meski begitu, hadirnya sang pemain di babak kedua bisa membuat City memiliki opsi lain kala bersua tim besar.
Jika sebelumnya Cherki mampu mengobrak-abrik pertahanan Liverpool akhir pekan lalu, ada kemungkinan pada laga-laga besar yang melibatkan mereka, skema 4-2-3-1 yang melekat bisa menjadi 4-3-3 dengan Enzo, Elliot dan Bouaddi yang mengawal poros tersebut untuk menutup celah lawan melakukan eksploitasi lebih lanjut.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com















