
Mario Jozic: Saya Adalah Pelatih Kiper ‘Old School’
Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih kiper Persib Bandung, Mario Jozic beberkan alasan utama melatih pemainnya tanpa sarung tangan. Mario Jozic mengaku hal ini dipilih lantaran dirinya merasa seorang pelatih kiper old school.
Sebagai informasi Mario Jozic memang selalu melatih anak asuhnya tanpa sarung tangan. Hal ini terbilang unik karena biasanya pelatih kiper kerap menggunakan sarung tangan saat memberi arahan.
Baca Juga:
- VG ART COMPETITION: Syarat, Mekanisme, dan Total Hadiah Puluhan Juta Rupiah
- Indonesia vs Taiwan: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
- Geraldo Santos Sampaikan Kabar Baik Soal Adam Przybek
- Brasil vs Chile: Prediksi, Jadwal, dan Link Live Streaming
Metode latihan yang dipilih Mario Jozic juga cenderung trandisional. Berbeda dengan pelatih kiper sebelumya, Luizinho Passos yang terbilang metode latihannya sangat modern.
“Karena saya adalah pelatih kiper ‘old school’. Saya selalu membawa sarung tangan tapi saya jarang memakainya,” jelas pelatih asal Kroasia tersebut.
Namun Mario Jozic juga tetap membawa sarung tangan yang disimpan dalam tasnya. Sarung tangan itu hanya akan digunakan saat situasi tertentu, termasuk digunakan ketika sesi pemanasan jelang pertandingan.

Ia pun menerangkan, penggunaan sarung tangan di sesi latihan memang terkesan modis. Namun baginya, faktor utama ialah kenyamanan. Ia pun merasa lebih nyaman melatih tanpa menggunakan sarung tangan.
“Saya adalah pelatih kiper, jadi saya hanya memakainya saat pemanasan dan di laga resmi. Sejujurnya saya tidak terlalu suka memakainya.” tutup eks pemain Dinamo Zagreb tersebut.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















