Site icon Vivagoal.com

Perjudian Besar Chelsea Beri Pemainnya Kontrak Sangat Panjang

Setelah Strasbourg, Todd Boehly Siap Akuisisi Rakasa Portugal?

Todd Boehly, Foto: dok Twitter @ConnCFC

Vivagoal – Liga InggrisChelsea membuat perjudian usai merekrut hingga 16 pemain baru dalam 6 bulan terakhir. Sebagian besar pemain rekrutan The Blues diikat kontrak sangat panjang yang menghadirkan resiko lain.

Datangnya Todd Boehly sebagai bos baru Chelsea menggantikan era Roman Abramovich membuat klub asal London Barat itu langsung belanja jor-joran. Di bursa Januari saja, dana sekitar 280 juta paun dikucurkan untuk memboyong delapan pemain baru.

Dari mulai David Datro Fofana, Andrey Santos, Benoit Badiashile, Joao Felix, Noni Madueke, Mykhailo Mudryk, Malo Guston, dan terakhir Enzo Fernandez. Ke-8 pemain ini, melengkapi delapan pemain lainnya yang direkrut The Blues di bursa musim panas lalu.

Chelsea, Foto: dok Twitter @Mohxmmad

Mereka adalah Wesley Fofana, Pierre-Emerick Aubameyang, Kalidou Koulibaly, Raheem Sterting, Marc Cucurella, Carney Chukwuemeka, Gabriel Slonina, dan Denis Zakaria. Namun meski sudah belanja gila-gilaan, Chelsea tetap lolos dari sanksi UEFA terkait aturan Financial Fair Play atau FFP.

Pasalnya, manajemen London Biru mengakali aturan FFP dengan taktik keuangan seperti memecah gaji para pemain baru itu dengan kontrak yang sangat panjang, sehingga beban gajinya pertahun jadi relatif kecil.


Baca Juga:


Namun menurut mantan pemain Manchester United, Gary Neville, keputusan Chelsea ini ibarat sebuah perjudian besar. Sebab jika si pemain terbukti berkembang sangat baik, itu bakal menghadirkan potensi tuntutan kontrak baru.

Sebaliknya jika gagal menunjukkan performa yang diharapkan, klub bakal dalam posisi lemah karena si pemain terlindungi kontraknya.

Graham Potter, Foto: dok 90min

“Anda tak bisa berpaling dari belanja besar-besaran ini. Saya tidak yakin soal ini, terasa tidak benar buat saya. Sebab, dengan kontrak 8 tahun, itu menghadirkan risiko besar. Saya tak melihat bagaimana kontrak 8 tahun bisa dihormati kalau si pemain berkembang.” ucap Neville dilansir dari Sky Sports.

“Si pemilik klub bisa tampak seperti orang-orang paling pintar dalam dua tahun ke depan, atau mereka bisa tampak cukup bodoh. Rasanya tidak akan ada posisi tengah-tengah.” jelasnya.

“Kita harus membiarkan waktu mengungkap bagaimana ini berjalan,” tandas Neville.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Exit mobile version