
Persib Dinilai Pasif di Jendela Transfer, Begini Respons Bojan Hodak
Vivagoal – Liga Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak menanggapi dengan santai atas penilaian publik yang menilai Persib terlihat pasif di jendela transfer paruh musim kali ini. Bojan Hodak merasa ada beberapa pihak yang kurang paham dengan sepakbola, termasuk kondusifitas di ruang ganti.
Bojan Hodak mengatakan bahwa ada banyak pihak yang mempertanyakan keputusannya untuk pasif di jendela transfer kali ini. Menurutnya, ini adalah pilihan yang sangat masuk akal demi menjaga laju positif Persib di musim ini.
Ia pun sadar, ada banyak tim yang bermanuver di jendela transfer kali ini dengan menambah pemain baru. Namun ia tak tertarik dengan hal itu karena skuat Persib saat ini sudah berada di jalur yang benar dan itu harus tetap dipertahankan.

Pelatih asal Kroasia itu pun menyampaikan bahwa dirinya bersama Persib memang tidak terlalu aktif di jendela transfer paruh musim. Dalam dua jendela transfer paruh musim sebelumnya, ia membuktikan keputusannya memang tak jauh berbeda.
“Hal lainnya adalah banyak yang menanyakan kepada saya, kenapa Persib tidak mendatangkan banyak pemain. Dua musim lalu, kami hanya membawa Kevin (Mendoza) dan Stefano Beltrame. Pada musim lalu, kami hanya melakukan satu perubahan, Gervane Kastaneer,” jelas Bojan Hodak.
Baca Juga:
- Bojan Hodak Komentari Rumor Layvin Kurzawa ke Persib
- Persib Perlu Bek Kiri Baru Dengan Kriteria Khusus
- Tolak Tawaran dari Italia, Begini Nasib Federico Barba Bersama Persib
- Marc Klok Komentari Keputusan Shayne Pattynama Yang Memilih Gabung Persija
Bagi Bojan, menambah pemain dalam jumlah besar dapat memberi risiko, terutama soal kondusifitas di ruang ganti. Oleh karenanya ia memilih menghindari risiko tersebut, guna menjaga keseimbangan tim yang kini sudah terjaga.
“Jadi saya tidak mengerti, apalagi kami sekarang ada di urutan pertama, kenapa harus merekrut 5-6 pemain, karena malah bisa menimbulkan masalah di ruang ganti,” imbuh Bojan Hodak.
Di sisi lain, ia juga perlu memikirkan anggaran belanja tim. Yang mana ini, bisa berdampak sistemik terhadap kelangsungan tim. Sebagai pelatih, ia pun harus turut berperan menjaga anggaran belanja tim agar rencana Persib di musim ini bisa berjalan mulus.
“Kami juga harus mengikuti anggaran, gaji tepat waktu. Kami harus mengikuti anggaran dan semua akan baik-baik saja.” tutupnya.
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















