Asisten Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, mewanti-wanti para suporter jelang laga melawan Persib Bandung.
Persija Jakarta vs Persib Bandung.Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

Persib vs Persija: Boleh Psywar, Asal Pakai Logika dan Ada Batasnya!

Muhammad Ilham - Desember 30, 2025
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

Vivagoal – Liga Indonesia – Asisten Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, mewanti-wanti para suporter jelang laga melawan Persib Bandung.

Duel klasik antara Persib dan Persija akan hadir di penutup putaran pertama BRI Super League, Minggu (11/1) sore WIB. Dijadwalkan laga akan dilaksanakan di markas Persib yaitu Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Kota Bandung.

Meskipun masih lama, namun kedua belah suporter yaitu The Jakmania dan Bobotoh sudah terlihat melakukan psywar atau perang psikologis. Hal itu wajar mengingat pertandingan Persib dan Persija sangat dinanti-nantikan banyak penikmat sepakbola dalam negeri, khususnya Jakmania dan Bobotoh.

Namun, asisten pelatih Persija yaitu Ricky Nelson mewanti-wanti agar kedua belah suporter tidak terlalu berlebihan dalam melakukan psywar. Menurutnya, psywar itu diperbolehkan, asal menggunakan logika dan tahu batasnya.

“Harapannya saya semuanya kita pakai logika bahwa ini sepakbola, ini permainan, ini bukan hidup dan mati. Jadi, tetap kita mendukung tim kita masing-masing tapi juga tidak melanggar etika-etika yang ada, regulasi-regulasi yang ada,” ucap Ricky Nelson saat sesi konferensi pers usai laga melawan Bhayangkara FC, Senin (29/12) malam WIB.


Baca Juga:


Hal yang sama juga diucapkan Hanif Sjahbandi. Sebagai pemain yang pernah bermain untuk Persib dan Persija, Hanif meminta semua suporter paham batas dari pyswar.

“Saya rasa untuk tadi psywar–psywar dan lain sebagainya itu memang bagian dari pertandingan karena itu bumbu panasnya dari rivalitas. Tetapi, ada batasnya.”

Asisten Pelatih Persija Jakarta, Ricky Nelson, mewanti-wanti para suporter jelang laga melawan Persib Bandung.
Persija Jakarta vs Persib Bandung.

Foto: VIVAGOAL/Amirul Mukmin

“Ketika sudah mulai masuk rasisme, sudah mulai masuk ke ranah keluarga dan sebagainya, itu saya rasa sudah tidak bisa dibenarkan. Jadi, selama itu masih dalam batasnya wajar tidak masalah,” kata Hanif.

Dari lima pertemuan terakhir, Persib sedikit lebih unggul dari Persija. Tim berjuluk Maung Bandung sudah menang dua kali, berbeda dengan Persija yang hanya menang sekali.

Sebelum bertandang ke markas Persib, Persija harus melawan Persijap Jepara terlebih dahulu pada Sabtu (3/1) sore WIB. Kemenangan akan menjadi modal yang penting bagi anak asuh Mauricio Souza menempel ketat Persib yang berada di puncak klasemen sementara.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com