
Persija Hobi Koleksi Kartu Merah, Mauricio Souza Frustrasi
Vivagoal – Liga Indonesia – Persija Jakarta menambah koleksi kartu merahnya pada BRI Super League 2025/26 saat bertandang ke markas Bhayangkara FC, Minggu (5/4). Fakta tersebut membuat Mauricio Souza selaku pelatih frustrasi.
Persija datang ke markas Bhayangkara dengan misi meraih tiga poin. Macan Kemayoran memang tak boleh terpeleset lagi demi menjaga peluang meraih gelar juara.
Sempat unggul lewat gol cepat Rayhan Hannan, Persija harus bermain dengan sepuluh pemain sejak awal babak kedua. Jordi Amat menerima kartu kuning kedua yang berujung kartu merah.
Dengan kekurangan satu pemain, Persija gagal mempertahankan keunggulannya. Bhayangkara secara dramatis mampu membalikkan kedudukan pada masa injury time.
Baca Juga:
- Sinyal Kuat Asllani Menerima Pinangan Barcelona?
- Di Musim Dingin Kemarin, Barcelona Tolak Tawaran Wah untuk Pilarnya
- Menang Atas Atleti, Situasi Skuat Barcelona Campur Aduk
- Lewandowski dan Rashford Jadi Pahlawan, Hansi Flick Masih Rahasiakan Masa Depan Keduanya
“Dalam beberapa pertandingan, kami kehilangan satu pemain (karena kartu merah). Dalam situasi seperti itu, pasti kami tidak diuntungkan,” kata Mauricio Souza.
“Jadi saya inginnya masuk ke lapangan dengan 11 pemain dan selesai dengan 11 pemain juga.”
Laga Bhayangkara memang bukan kali pertama ada pemain Persija yang menerima kartu merah dalam satu pertandingan. Total tim asuhan Mauricio Souza sudah mengoleksi delapan kartu merah dari tujuh pertandingan yang merupakan terbanyak kedua dari 18 klub peserta BRI Super League 2025/26.

Dari tujuh pertandingan saat menerima kartu merah, Persija memang masih mampu meraih tiga kemenangan. Namun catatan minor itu tetap membuat Mauricio Souza frustrasi.
“Kami punya strategi untuk tampil menyerang dan memanfaatkan ruang kosong dari lawan. Kami tetap mencoba bermain seperti itu dengan 10 pemain meski jadi sulit,” tambahnya.
“Percuma punya taktik dan strategi yang baik tapi teknis dari pertandingan tidak bagus. Jadi kalau kami tampil dengan kondisi kurang pemain sampai akhir pertandingan itu taktik apa pun tak akan maksimal.”
Selalu update berita terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com












