
Persija Luncurkan Produk Reksa Dana, Hasil Kerja Sama Dengan Anargya
Vivagoal – Liga Indonesia – Persija Jakarta bekerja sama dengan PT. Anargya Aset Manajemen meluncurkan produk reksa dana pendapatan tetap.
Dinamakan Anargya Persija Supergoal, produk investasi ini lahir dari kolaborasi Persija dengan Anagrya. Peluncuran digelar di kantor Persija, Jakarta, pada Jumat (9/1) sore WIB.
Peluncuran ini menandai kolaborasi lintas industri antara sektor manajemen investasi dan olahraga profesional, dengan tujuan menghadirkan produk investasi yang inklusif, relevan, dan mudah diakses oleh masyarakat luas, khususnya komunitas pecinta sepakbola.
Reksa Dana Pendapatan Tetap Anargya Persija Supergoal dirancang khusus bagi para penggemar sepakbola, terutama pendukung Persija. Agar dapat memulai investasi secara mudah dan terjangkau.
Produk ini dapat diakses dengan minimum investasi mulai dari 10 ribu rupiah. Sehingga membuka peluang bagi investor pemula maupun masyarakat umum untuk berpartisipasi dalam investasi pasar modal secara lebih inklusif.
Baca Juga:
- Sikap VPC Terkait Aksi Psywar Vandalisme di Bandung
- Persib dan APPI Kumpulkan Dana Ratusan Juta Rupiah Untuk Disalurkan ke Aceh dan Sumatera
- Pemain Anyar Persija Antusias Naik Rantis di GBLA
- Pesan Rizky Ridho Untuk Jakmania: Kami Tidak Main-Main dan Setengah Hati di Bandung!
“Ini adalah bentuk inovasi lintas industri yang kami yakini memiliki dampak positif jangka panjang. Kami ingin menghadirkan produk yang dekat dengan Jakmania dan masyarakat, sekaligus membuka akses investasi yang mudah, terjangkau, dan relevan dengan kebutuhan generasi saat ini,” ucap Direktur Persija, Mohamad Prapanca.
Direktur PT. Anargya Aset Manajemen, Fifin Firdaus, menegaskan bahwa untuk saat ini produk reksa dana Anargya Persija Supergoal baru bisa didapatkan melalui lama resmi Persija, dan belum bisa dibeli di pasar daring.

Foto: VIVAGOAL/Muhammad Ilham
Akan tetapi, Fifin menambahkan jika produk reksa dana Anargya Persija Supergoal tidak menutup kemungkinan akan meluncurkan produk-produk reksa dana lain seperti pasar uang, campuran, dan dana saham.
“Hal itu mungkin saja, tergantung kesiapan nanti kesiapan dari para investor. Serta kesiapan mereka juga untuk menyerap risiko dari suatu produk, apakah itu yang moderat, atau agresif,” kata Fifin.
Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com















