
Rekan Setim Calvin Verdonk Tak Mau Buru-Buru Tentukan Karir Internasionalnya
Vivagoal – Ligue 1 – Gelandang LOSC Lille, Ayyoub Bouaddi belum memutuskan negara mana yang akan ia wakili di level internasional tertinggi. Ayyoub Bouaddi tengah ditunggu dua negara hebat, yaitu Prancis dan Maroko.
Ayyoub Bouaddi merupakan rekan satu tim Calvin Verdonk di LOSC Lille. Calvin Verdonk sendiri sudah menentukan karir internasionalnya dengan memilih menjadi warga negara Indonesia.

Pemain berusia 18 tahun itu juga telah lama disebut-sebut sebagai pemain tengah berbakat setelah penampilan gemilangnya bersama klub pembinanya, LOSC Lille pada musim ini.
Bahkan Les Dogues dilaporkan mengincar rekor penjualan klub untuk pemilik 9 caps bersama Timnas U-21 Prancis itu yang akan melampaui transfer Nicolas Pépé senilai €80 juta ke Arsenal.
Baca Juga:
- Legenda Timnas Indonesia Enggan Gegabah Nilai Kualitas John Herdman
- Pembicaraan Kontrak Baru Vlahovic di Juventus Kembali Terkendala
- Jelang Final Playoff Piala Dunia 2026, Italia Dapat Masukan dari San Marino
- Carrick Dianggap Manajer Terbaik Man United dalam Satu Dekade Terakhir
Meski sempat menjadi kapten Prancis U-21, Ayyoub Bouaddi memenuhi syarat untuk bermain bagi Prancis dan Maroko. Federasi Sepak Bola Prancis dilaporkan berupaya mengarahkan gelandang tersebut ke timnas Prancis.
Untuk jeda internasional bulan Maret ini, Bouaddi telah diberi ban kapten untuk tim U-21 asuhan Gérard Baticle. Namun Maroko juga tak buta akan potensinya, terutama untuk menjadi masa depan sepakbola Maroko.

“Untuk saat ini, saya belum membuat keputusan,” kata Bouaddi dalam konferensi pers yang diliput oleh L’Equipe .
Bagi Ayyoub Bouaddi, memilih karir internasional bukanlah keputusan yang bisa diambil secara cepat. Pasalnya, ini dapat menjadi pijakan untuk karirnya ke depan.
“Tentu saja, memilih tim nasional adalah keputusan besar dalam karier. Saya memberi diri saya waktu. Saya tidak ingin terburu-buru.” imbuhnya.
Selalu update berita terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com













