
Review Persib di Liga 1 2019: Beruntung Ada Robert Rene Albert
Magis Robert Albert
Magis Robert Albert mulai terasa saat memasuki putaran kedua. Bobotoh senang atau tidak senang harus berpisah dengan Bojan Malisic, Arthur Gevorkyan dan Rene Mihelic. Gantinya, tiga pemain dengan profile mentereng didatangkan Persib.
Omid Nazari, Nick Kuipers dan Kevin van Kippersluis hadir. Ekspektasi kembali meninggi, ketiganya diharap bisa mendompleng prestasi Maung Bandung.
Hasilnya signifikan, pola permainan khas Robert Albert mulai terbentuk secara perlahan. Sejak pertandingan melawan Tira-Persikabo di awal putaran kedua, Persib terus membaik.
Omid jadi metronom di lini tengah. Kehadirannya jadi jawaban minimnya kreatifitas serangan dari engine room Persib. Begitupun Nick Kuipers yang berhasil mempertebal lini pertahanan Persib dan membantu I Made Wirawan meraih clean Sheet.
https://www.instagram.com/p/B1Lrhc6nIkQ/
Dalam lima pertandingan awal usai jeda kompetsi, Persib langsung berlari. Ditahan imbang Tira-Persikabo dan Semen Padang, Persib menang besar saat bersua Persipura dan Arema. Tapi catatan positif itu terhenti saat bertandang ke Pamekasan pada pekan ke-22 Shopee Liga 1.
Setelahnya, skuat besutan Robert Albert tak tertahankan. Mereka melahap pertandingan demi pertandingan dengan hasil positif, posisi di papan klasemen pun membaik bahkan peluang jadi runner up terbuka lantaran mereka duduk di posisi enam dan berselisih poin tipis dari Borneo FC yang saat itu duduk di posisi dua.















