Tag: Antonio Conte

Bantahan Conte Soal Transfer Eriksen

Vivagoal Liga InggrisInter Milan kencang dirumorkan tengah mendekati gelandang serang Tottenham Hotspur di bursa musim dingin ini. Situasi ini pada akhirnya memantik kekeselan dari pelatih Si Lili Putih, Jose Mourinho.

Pelatih Inter Milan, Antonio Conte belakangan kerap diberitakan berkomentar soal kedatangan Eriksen. Dimana hal ini membuat Mourinho kesal lantaran Eriksen sejatinya masih bersatus pemain Spurs.

Melihat situasi ini, Conte coba memberikan klarifikasi. Menurutnya, dia tak pernah mengomentari soal transfer pemain asal Denmark, Conte menuding perkataannya banyak dipelintir media sehingga membuat perpecahan antar dua pelatih.

“Saya tak pernah mengatakan hal yang tidak biasa tentang transfer Januari yang memancing keributan semua pelatih. Setiap kali saya mengatakan sesuatu, kata-kata itu selalu diperkuat atau dipelintir media.

Baca Juga: Juventus Bantah Rumor Barter Bernardeschi dengan Rakitic

“Saya ulangi, saya senang dengan para pemain yang saya miliki saat ini. Klub yang membuat evaluasi. Kami harus mencoba untuk terus bekerja keras jika ingin mempertahankan rata-rata poin yang solid,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.

Pelatih asli Italia sendiri mengaku sama sekali tidak mengetahui proses transfer Eriksen dari Spurs ke Inter. Menurutnya hal itu merupakan wewenang manajemen.

“Klub harus menentukan bila mereka ingin melakukan sesuatu, jika klub ingin melakukannya dengan harga bagus di bursa transfer atau mengambil pendekatan yang berbeda. Saya hanya bertugas sebagai pelatih,” tutup Conte. 

Selalu update berita bola tearbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Gagal Menang Kontra Lecce, Begini Alasan Conte

Vivagoal Serie AInter Milan harus puas dengan hasil imbang saat duel dengan Lecce dalam laga lanjutan Serie A, Minggu (19/1) kemarin. Hasil tersebut membuat pelatih Antonio Conte kesal dan kecewa.

Sejak memasuki 2020, Inter seolah kehabisan bensin termasuk saat bertandang ke markas Lecce. Menurut sang pelatih kedalaman skuat yang tak mumpuni tak bisa menutup beberapa pilar yang tampil di bawah form.

“Kami adalah tim yang harusnya bergerak secepat 100km/jam. Jika seseorang berada di bawah standar, atau sedang kehilangan kecepatannya, kami tidak bisa melakukannya [meraih kemenangan] dan akan berakhir dengan hasil seri dari laga yang seharusnya bisa kami menangkan.

“Jika kami mempertahankan permainan dengan kecepatan yang sedang, kami tak bisa meraih kemenangan. Kami harus bermain penuh di pertengahan awal musim. Begitu melakukan itu, kami jadi tim yang benar-benar normal.

“Saya sudah menggarisbawahi itu berkali-kali. Jika kami bermain dengan kecepatan penjelajah, kami tidak punya apa yang dibutuhkan untuk membawa pulang poin,” ujar Conte kepada Sky Sport Italia.

Kejelian Pelatih Lecce

Gagalnya Inter meraih hasil maksimal tak lepas dari kejelian pelatih Lecce, Fabio Liverani dalam meramu strategi. Sang juru taktik mengubah formasi dari 4-3-1-2 menjadi 3-4-1-2 untuk meniru sistem yang dipakai oleh Inter.

Conte mengaku hal itu membuat Nerazzurri mendera kebuntuan. Pasalnya ruang gerak anak asuhnya jadi tertutup untuk membuka peluang. 

Baca Juga: Inter Milan dan Saga Transfer Eriksen serta Giroud

“Tidak mudah ketika ada dua tim dengan sistem taktik yang mirip saling berhadapan. Masalahnya bukan posisi Jacopo Petriccione yang menutup pertahanan, tapi lebih kepada kami yang tidak cukup berniat saat membuat peluang,” pungkas Conte.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tak Hanya Satu, Conte Ingin Comot Dua Pemain Chelsea

Vivagoal Serie A – Antonio Conte dikabarkan berniat untuk mendatangkan dua pemain Chelsea sekaligus. Setelah mendekati Olivier Giroud, pelatih asli Italia itu kini disebut juga ingin mendatangkan Victor Moses.

Baik Giroud maupun Moses merupakan mantan anak kesayangan Conte saat masih melatih Chelsea. Moses bahkan menjadi pemain andalan saat Conte meraih Premier League di musim debutnya. Sedangkan Giroud baru bergabung pada Januari 2018.

Namun setelah Conte angkat kaki, nama keduanya mulai jarang mendapat kesempatan bermain. Moses bahkan harus menerima nasib saat dipinjamkan ke Fenerbahce musim ini sementara Giroud hanya menjadi penghangat bangku cadangan.

Baca Juga: 5 Fakta Michel Platini, Legenda Juventus

Belakangan terdengar kabar jika Giroud hanya menunggu waktu untuk menyusul Conte yang saat ini melatih Inter Milan. Disebutkan jika striker asal Prancis tersebut bakalan mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun.

Inter kemudian tertarik untuk mendatangkan Moses, seperti dilansir dari Goal International. Kabar tersebut datang setelah pertukaran Matteo Politano dan Leonardo Spinazzola dari AS Roma uruang terlaksana.

Dalam laporan tersebut dikatakan jika Inter berniat mendatangkan Moses dengan mahar 10 juta euro. Laporan itu juga menjelaskan bahwa Moses sudah kembali ke Inggris guna bertemu dengan perwakilan Chelsea.

Moses menjadi nama paling realistis bagi Inter dan juga Conte. Pasalnya pemain asal Nigeria itu sudah sulit untuk menembus skuad Chelsea di mana klub asal London itu juga butuh pengurangan skuad yang terlalu gemuk.

Selain Moses, Inter dikabarkan juga tengah mendekati gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen. Negosiasi untuk pemain asal Denmark itu tengah berjalan dan diperkirakan akan segera rampung dalam waktu dekat.

Kehadiran Conte dan Lukaku Bawa Dampak Positif Bagi Inter

0

Vivagoal Serie A – Striker andalan Inter Milan, Lautaro Martinez mengatakan jika kehadiran Antonio Conte dan Romelu Lukaku dalam tim membawa dampak positif bagi I Nerazzurri.

Inter yang selalu gagal bersaing pada beberapa musim sebelumnya berbenah dengan merombak tim. Kemudian untuk menambah kekuatan mereka kemudian menunjuk Conte yang saat itu menganggur dan juga mendatangkan Lukaku dari Manchester United.

Baca juga: Striker Andalan Juventus Diprediksi Bakal Raih Ballon d’Or

Hasilnya cukup terlihat di mana Inter kini menjadi pengganggu dominasi Juventus di Serie A. Penampilan tim pun jauh lebih meyakinkan di setiap lini.

“Banyak yang berubah, pelatih baru datang, seorang pelatih yang menjalani hidupnya untuk sepak bola dengan perjalanan yang sangat spesial,” ujar Lautaro kepada Tyc Sports.

“Dia meyakinkan semua pemain dan orang yang bekerja di sini untuk memberikan segalanya. Dan hasil yang ada saat ini merupakan buktinya. Dengan pelatih ini, saya berkembang pesat dan karena itulah saya menikmati masa yang sedang saya jalani sekarang di Inter,” imbuhnya.

Tak hanya menyanjung Conte, Lautaro Martinez juga memuji kehadiran Lukaku. Sebagai tandem, Lukaku berhasil membantunya menjadi salah satu penyerang tajam di Serie A musim ini.

“Lukaku banyak membantu saya, dia pemain yang sangat penting, baik di dalam maupun di luar lapangan. Saya sangat senang bisa bertemu dengan pribadi dan pemain seperti dia,” tukasnya.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Sebagai informasi, Lautaro Martinez kini sudah membukukan total 15 gol dari 24 penampilan di semua ajang bersama Inter musim ini. Dimana 10 gol nya, dia lesakkan di kompetisi Serie A dan membuat namanya menduduki peringkat 5 daftar top skor sementara.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Cerita Hazard Tentang Pelatih Asal Italia

Vivagoal Berita Bola Eden Hazard merupakan mantan anak didik Antonio Conte dan Maurizio Sarri di Chelsea. Pemain internasional Belgia itu pun kemudian bercerita kesan negatifnya selama dibesut duo pelatih asal Italia itu.

Hazard dan Conte bekerjasama di Chelsea dalam kurun waktu dua musim dalam rentang waktu 2016 hingga 2018 silam. Ada satu gelar juara Liga Inggris dan satu trofi Piala FA berhasil mereka sumbangkan untuk The Blues.

Sementara dengan Sarri, Hazard bekerjasama dengan eks pelatih Napoli itu pada musim 2018/2019. Dengan pelatih berusia 61 tahun itu, Hazard hanya berhasil merengkuh satu trofi, yakni gelar juara Liga Europa.

Baca Juga: 5 Bintang Muda Terbaik Chelsea pada Masa Mendatang

Saat masih dilatih oleh keduanya, Hazard yang kala itu dimainkan sebagai penyerang sayap kiri diberi kepercayaan besar untuk tampil di 146 pertandingan di semua ajang kompetisi dan sukses menyumbangkan 55 gol dan 37 assist.

Namun dari semuanya itu, ternyata Hazard yang kini bermain untuk Real Madrid mengaku tidak punya kesan yang cukup bagus kepada duo manajer asal Italia tersebut.

“Dalam latihan di Real Madrid, kami selalu menggunakan bola, ada gerakan dan pertandingan mini. Sementara jika anda bertemu pelatih Italia, saya pastikan anda tidak akan bahagia.” ucap Hazard seperti dilansir dari Sport Magazine.

“Saya sendiri harus menghabiskan tiga tahun dengan pelatih Italia, sehingga baru saat ini saya bisa merasakan kebahagiaan kembali dalam latihan.” sambungnya.

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Conte Sebut Inter Minim Dana di Bursa Transfer Januari, Kok Bisa?

0

Vivagoal Serie A – Pelatih inter Milan, Antonio Conte menyebut jika klubnya tak memiliki dana besar untuk bergerak di bursa transfer Januari. Hal tersebut seakan menjadi kode jika Inter tak terlalu berminat mendatangkan nama besar di tengah musim.

Sebelumnya, beberapa nama top macam Olivier Giroud dan Christian Eriksen santer dikaitkan dengan I Biscone. Selain kedua nama tersebut, Ashley Young juga dikabarkan bakal melepas seragam United demi Inter. Bahkan negoisasi dengan ketiga nama tersebut sudah dimulai.

Inter memang dikaitkan dengan berbagai nama baru guna membuat skuat lebih berwarna karena mereka masih memiliki kans untuk menjuarai ketiga ajang yang tengah dilakoni macam Serie A, Coppa Italia dan Europa League.  Namun alih-alih mendatangkan nama besar, Conte malah menilai timnya bisa efektif di bursa transfer dengan menggamit pemain dengan harga yang terbilang kompetiif.

Baca Juga: Tajam di Lini Depan, Begini Ambisi Lukaku Bersama Inter

“Tidak ada banyak uang, sang direktur sudah jelas,” kata mantan pelatih Timnas Italia kepada reporter, dinukil dari Goal International.

“Kami harus menemukan kesempatan murah, jika tidak saya melihatnya berat. Jika ada kemungkinan, kami akan meningkatkannya.  Apa yang tidak bisa Anda dapatkan dengan uang, Anda dapatkan dengan kecerdasan.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pujian Antonio Conte Buat Pilar Inter Milan

Vivagoal Serie AInter Milan meraih hasil positif di babak 16 besar Coppa Italia. Bertanding di depan publik sendiri, Romelu Lukaku tampil impresif di lini depan Inter dalam kemenangan 4-1 tersebut.

Pemain asal Belgia itu menorehkan  brace dan dua gol lain disarangkan oleh Borja Valero dan Andrea Ranocchi. Sementara Cagliari hanya mampu membalas melalui aksi Christian Oliva.

Usai pertandingan, pelatih Inter, Antonio Conte tak ragu memuji Romelu Lukaku yang memegang peran sentral dalam duel tersebut.  Menurutnya, bersama Lautaro dan Sanchez, Lukaku jadi sosok yang menakutkan bagi pertahanan lawan.

“Anda tahu saya tidak terlalu suka berbicara banyak hal tentang pemain secara individu. Romelu membuktikan kualitasnya dan ia masih bisa terus tumbuh. Sama seperti Lautaro, Esposito dan Sanchez,” jelas Conte dilansir laman resmi klub.

Baca Juga: Meski Inter Menang Telak, Conte Menolak Puas

Menurunkan beberapa pemain yang minim menit bermain dan baru sembuh dari cedera selama ini, Conte memberikan apresiasinya. Dia berterima kasih lantaran para pemainnya menjawab kepercayaan yang diberikan dengan penampilan impresif.

“Bahkan permainan yang baik diperlihatkan oleh mereka yang jarang bermain dan juga yang kembali dari cedera. Saya merasa bahagia untuk Barella, yang pulih setelah cedera dan dia adalah salah satu pemain yang turun sejak awal hari ini, sama seperti Sanchez.

“Dia adalah pemain penting bagi kami dan secara perlahan dia akan kembali ke performa terbaiknya. Saya juga merasa senang untuk Borja Valero, yang kembali membuktikan dirinya hari ini, begitu pun untuk Lazaro, Dimarco dan Ranocchia, yang sejauh ini belum memiliki banyak peluang bermain, tetapi semuanya bermain dengan sangat baik,” tambah Conte.

Conte Harap Peningkatan Performa

Meski tampil dominan, tapi pelatih asal Italia itu menilai skuatnya masih bisa berkembang. Menurutnya ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk tampil lebih sempurna.

“Masih ada ruang untuk berkembang, terutama dalam hal menekan lawan, tetapi kami sedang berupaya memperbaikinya dan saya merasa nyaman karena memiliki kelompok pemain yang mampu menerima arahan dengan baik,” jelas Conte.

erbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Meski Inter Menang Telak, Conte Menolak Puas

Vivagoal – Liga Indonesia –  Inter Milan tampil superior atas Cagliari dengan menang dengan skor 4-1 di babak 16 besar Coppa Italia di Giuseppe Meazza, Rabu (15/1) dini hari WIB. Meski memuji skuatnya, Antonio Conte enggan cepat puas.

Pelatih asli Italia itu mengaku senang dengan penampilan Nerrazzuri. Bermain apik sepanjang pertandingan membuat sang pelatih bangga dengan anak asuhnya

“Saya merasa benar-benar senang, itu merupakan respons yang bagus dari para pemain.

“Ada keharmonisan yang nyata dalam tim ini, mereka adalah pemain-pemain hebat yang ingin bermain dengan baik. Saya sangat gembira bisa bekerja sama dengan mereka,” jelas Conte dilansir laman resmi klub.

Conte Berharap Inter Terus Berkembang

Namun demikian Conte meminta skuatnya untuk tidak cepat puas. Pasalnya perjalanan panjang untuk tetap di papan atas dan meraih scudetto menanti mereka di Serie A Italia.

“Kami telah mengakhiri paruh pertama musim yang penting, mampu meraih 46 poin walaupun banyak kesulitan melanda dan hal itu menempatkan kami di posisi yang kuat.

Baca Juga: Bintang AC Milan Minta Dijual ke Tim Serie A Lain

“Paruh kedua musim tidak akan mudah namun kami telah memulai perjalanan dan ingin terus mengembangkan diri, menjaga takaran kesabaran yang tepat untuk meraih tujuan bersama,” tambah Conte.

Di laga selanjutnya, Inter bakal bertandang ke markas Lecce dalam lanjutan Serie A Italia akhir pekan nanti. Laga tersebut diyakini bakal jadi pembuktian buat Inter untuk tetap membuntut Juventus di papan atas.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Conte Mengaku Sempat Tertarik dengan Pemain Ini

Vivagoal Serie A – Pelatih kepala Inter Milan, Antonio Conte mengatakan jika dirinya sempat mencoba untuk mendatangkan Zlatan Ibrahimovic saat masih menukangi Chelsea.

Conte sendiri pernah membesut Chelsea pada 2016-2018. Dalam waktu tersebut, Conte mengaku pernah mencoba mendatangkan Zlatan Ibrahimovic yang sayangnya lebih memilih gabung ke Manchester United.

Kini, Ibra dan Conte kembali berada dalam satu kompetisi. Conte pun menyambut kedatangan Ibra di AC Milan dengan tangan terbuka. Ia juga mengenang momen dimana dirinya gagal mendatangkan penyerang asal Swedia tersebut.

Baca Juga: 5 Klub Raksasa Eropa yang Miliki Lini Tengah Terbaik di Dunia

“Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat datang kepada Ibra. Dia merupakan seorang juara sejati,” ujar Conte seperti dikutip Sky Sports.

“Saya pernah mencoba mendapatkannya ketika saya masih di Chelsea, tapi dia tengah menjalani masa pemulihan dan akhirnya dia tak menerimanya,” ungkapnya.

Conte kemudian menegaskan kepercayaannya akan kualitas Ibra. Tidak hanya dalam segi teknik, Conte menilai jika Ibra bisa menjadi tangan kanan dari pelatih untuk mengarahkan tim sesuai keinginannya.

“Dia merupakan seseorang yang sangat saya hormati. Saya rasa dia akan berkontribusi besar kepada AC Milan dan dia bisa membawa kepribadian besarnya dengan membuat lingkungannya lebih bertanggung jawab,” tutur Conte.

“Bagi seorang pelatih, penting untuk mencari pemain di tim yang bisa menerjemahkan kata-kata Anda. Pemain yang tahu apa yang Anda inginkan, yang bisa memimpin tim. Ketika pelatih memiliki pemain seperti itu, semuanya bakal berjalan lebih mudah,” tukasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Resep Performa Apik Duet Lukaku dan Lautaro, Apakah Itu?

Vivagoal Serie A – Penyerang Inter Milan, Romelu Lukaku, mengatakan jika hubungan baik dengan Lautaro Martinez menjadi kunci duet apik keduanya musim ini.

Kedua pemain itu sendiri baru berkesempatan bermain bersama musim ini. Lukaku mendarat ke Inter Milan setelah ditebus dari Manchester United musim panas kemarin. Sedangkan Lautaro Martinez datang satu tahun lebih awal.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Meski baru berduet selama enam bulan, namun keduanya menjadi momok menakutkan bagi lawan-lawan Inter. Betapa tidak, duet keduanya sudah melahirkan total 30 gol bagi Inter di semua ajang.

Romelu Lukaku mencetak 16 gol [14 di Serie A dan 2 di Liga Champions], sedangkan Lautaro mampu mencetak 14 gol [9 di Serie A dan 5 di Liga Champions].

Lukaku pun mengatakan jika hubungan baik yang terjadi dengan Lautaro baik di lapangan maupun di luar lapangan menjadi kunci. Selain itu ia juga menegaskan jika penampilan keduanya masih akan jauh lebih baik dari yang saat ini disaksikan banyak orang.

“Kami adalah teman baik, melakukan banyak hal bersama bahkan saat berada di luar lapangan, dan ketika kami berada di lapangan, kami biasa mengatur satu sama lain,” ucap Romelu Lukaku dikutip dari Sky Sports.

“Saya sangat senang dengan apa yang kami lakukan saat ini, tetapi kami bisa melakukan jauh lebih baik dari ini,” imbuh Lukaku.

Baca juga: Ibrahimovic Tak Jadi Selebrasi karena Ditahan Imbang

Lebih lanjut Lukaku mengatakan jika duet apik yang terjadi dengan Lautaro juga campur tangan Antonio Conte. Menurutnya tanpa sosok pelatih berpengalaman, akan sulit mencari kombinasi terbaik untuk tim.

“Sangat penting untuk memiliki pemimpin hebat seperti Antonio Conte di bangku cadangan dan untuk pasukan muda di tim ini. Penting untuk memiliki seseorang yang memiliki banyak pengalaman,” tutur Romelu Lukaku.

Hingga pekan 18 ini, Inter berada di peringkat kedua klasemen Serie A dengan raihan 45 poin. Jumlah poin Inter sama dengan Juventus, hanya saja Si Nyonya Tua lebih unggul dalam agregat gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS