Tag: Antonio Conte

Ashley Young: Saya Ingin Bertahan di Inter Milan!

Vivagoal – Serie A – Meski baru beberapa bulan saja berseragam Inter Milan, Ashley Young merasa langsung kerasana untuk tinggal lebih lama di Italia. Saat ini Young sendiri memang tengah menjalani masa pinjaman dari Manchester United.

Pemain berusia 34 tahun itu berharap bisa terus membela Nerrazurri mengingat di musim panas mendatang Ia bakal berstatus bebas transfer. Young mengaku telah jatuh cinta pada Italia.

Kepindahan Ashley Young ke Inter Milan bulan Januari lalu memang cukup mengejutkan publik sepakbola. Selain karena faktor usia, Young pun musim 2019/20 ini masih didaulat sebagai kapten dari Manchester United.

Sebelum dihentikan, Young telah bermain di enam laga bersama Inter di semua kompetisi musim ini. Ia sedang membantu usaha Inter untuk meraih Scudetto yang terakhir kali mereka raih pada tahun 2010 lalu.

Sayangnya, penampilan lumayan Young bersama Inter harus terhenti oleh pandemik corona yang terjadi di berbagai belahan dunia. Sehingga masa depannya bersama Inter masih belum jelas karena Ia hanya di kontrak untuk enam bulan saja.

Serie A sendiri telah ditangguhkan status nya sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Kondisi para dari pandemik virus corona membuat seluruh aktivitas di Italia lumpuh.

Ditanya apakah Ia ingin tetap berada di Italia, Young tak ragu mengatakan ingin tetap tinggal setidaknya untuk satu musim lagi. Mendapatkan berbagai hal baru baik di dalam maupun di luar lapangan menjadi alasan Young ingin terus berada di Negeri Pizza.


Baca Juga:


“Saya ingin bertahan dan menang. Saya belajar bahasa, dan para warga disini sangat antusias. Saat kamu berbicara, kamu seperti berteriak.

Young lalu menjelaskan bagaimana pelatih Inter saat ini Antonio Conte menyakinkan dirinya untuk bergabung Januari lalu. Mental juara yang dimiliki oleh Conte menjadi salah satu alasan Ia menerima pinangan Inter Milan.

“Saat Conte menhubungi, saya langsung merasakan gairahnya dan menularkan itu pada saya. Itu kesempatan bagus dan saya ingin pergi ke sana (Inter) untuk menjadi bagian dari sesuatu yang hebat,”ungkapnya.

“Dia tak hanya duduk saja, tapi melihat dia seperti ada dorongan tambahan untuk para pemain. Dia memiliki mental pemenang. Conte lahir sebagai juara dan petarung.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Conte Tak Restui Kepindahan Bek Mudanya ke Liverpool

Vivagoal Serie A – Keinginan Liverpool untuk mendatangkan Alessandro Bastoni dari Inter dikabarkan mendapat penolakan dari Antonio Conte. Sang allenatore melihat jika pemain 20 tahun itu masuk dalam rencana jangka panjang tim.

Bastoni yang musim lalu menghabiskan musim sebagai pemain pinjaman ke Parma, mulai mendapat tempat di Inter. Musim ini saja ia sudah mencatatkan 17 penampilan di Serie A. Ia bahkan bermain selama 90 menit penuh saat Inter bertemu Juventus.

Dengan usianya yang masih begitu muda, Bastoni pun mencuri perhatian beberapa klub top Eropa. Liverpool menjadi salah satu peminat terkuat untuk pemain asli Italia tersebut.

Pihak Liverpool berencana menjadikan Bastoni sebagai pengganti Dejan Lovren. Bek asal Kroasia itu disebut akan segera dilepas setelah kontraknya akan berakhir pada Juni 2021 mendatang. Beberapa klub disebut juga tertarik untuk bek 31 tahun tersebut seperti Lazio dan Arsenal.


Baca Juga:


Namun dilansir dari FcInterNews.it, Antonio Conte tak memiliki hasrat untuk melepas Bastoni. Dalam laporan tersebut dikatakan jika Conte punya alasan yang kuat tidak akan melepas Bastoni. Ia melihat sang pemain sebagai pemain masa depan klub.

Tidak hanya untuk proyek jangka panjang, Conte juga cukup berani memberikan menit bermain untuk Bastoni. Keputusan Conte tersebut menjadi pertanda jika dirinya tak ingin melepas sang bek dalam waktu dekat ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Conte Lebih Posesif Pada Pemain Inter, Kenapa?

Vivagoal Serie A – Danilo D’Ambrosio menyebut Antonio Conte kini jauh lebih posesif kepada para pemain Inter Milan semenjak mereka dikarantina.

Inter Milan memutuskan untuk menerapkan karantina sukarela kepada para pemainnya. Hal ini setelah pemain Juventus, Daniele Rugani, dinyatakan terjangkit virus Corona beberapa hari setelah kedua tim berjumpa di Serie A.


Baca Juga: 


Kendati Rugani hanya menjadi pemain cadangan, namun pihak Inter tak ingin situasi bertambah buruk. Keputusan tersebut juga sebagai bentuk dukungan kepada pemerintah Italia yang memberlakukan lockdown di Italia.

Situasi yang membuat pemain terpisah dengan pelatih membuat Conte khawatir. Pelatih asli Italia itu mencemaskan para pemainnya jadi tidak disiplin.

“Pelatih mengirimi kami pesan setiap waktu untuk bertanya apa yang kami lakukan dan apakah kami tetap mengikuti sistem diet yang dianjurkan dan juga kebugaran,” tuturnya ke Sky Sport Italia.

Ada Hikmah dari Karantina

Di tengah masa karantina tersebut, D’Ambrisio mengaku ada hikmah yang ia petik. Salah satunya adalah waktu bersama keluarga yang kini bisa ia dapatkan setelah sebelumnya sulit melakukannya.

“Saya tidak pernah menghabiskan waktu sebanyak ini di rumah dan saya harus berkata bahwa kebersamaan dengan keluarga adalah hal terbaik dan menyenangkan di dunia ini,” tambahnya.

“Saya merasa senang bisa menghabiskan waktu 24 jam bersama mereka,” tukas pemain yang pernah memperkuat Torino tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Legenda Milan Sebut Conte Butuh Waktu Tuk Kembangkan Inter

Vivagoal Serie A – Alessandro Costacurta melihat jika Antonio Conte sudah mulai membawa perubahan signifikan di Inter Milan. Namun ia melihat jika sang pelatih masih butuh waktu di sana.

Kehadiran Conte benar-benar membawa perubahan signifikan bagi Inter Milan. Mereka yang sebelumnya hanya bersaing untuk empat besar kini dengan berani menantang gelar juara Serie A.

Inter saat ini berada di urutan ketiga di klasemen sementara Serie A dengan raihan 54 poin. Mereka tertinggal delapan poin dari Lazio di posisi dua dan sembilan dari Juventus di posisi teratas.

Fakta Inter masih tertinggal cukup jauh khususnya dari Juventus dinilai Costacurta membuktikan jika Conte masih butuh waktu di Inter. Saat ini mereka sudah memiliki modal untuk bisa lebih baik kedepannya.


Baca Juga:



“Saya pikir Antonio Conte masih membutuhkan waktu [di Inter],” kata Costacurta kepada
Sky Sports Italia.

“Tahun ini dia dan para pemain telah memahami apa yang perlu dilakukan dengan memberikan kekuatan besar kepada Inter, sebagai tim tetapi juga sebagai merek.”

Serie A untuk saat ini tengah ditunda karena mewabahnya virus corona. Costacurta pun beranggapan jika play-off bisa dipakai untuk menentukan gelar juara.

“Jika akan memulai kembali dalam waktu dekat ini, kami akan melanjutkan dengan kalender baru, tapi saya pikir itu tidak akan terjadi,” lanjutnya.

“Saya menyukai gagasan babak playoff [untuk scudetto], bukan hanya empat tetapi juga enam tim, dengan Juve dan Lazio sudah di babak kedua dan pertandingan lainnya adalah Inter vs Napoli dan Atalanta vs Roma.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pesan Conte Hadapi Corona; Mari Bersatu dan Jangan Menyerah

Vivagoal Serie A – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, meminta semua pihak bersatu bersama-sama melawan pandemi virus Corona.

Italia menjadi negara Eropa dengan dampak virus Corona terbesar. Menurut laporan sampai hari Minggu (15/3/2020) dini hari WIB, diketahui bahwa sudah ada lebih dari 21 ribu kasus dengan jumlah kematian mencapai 1441 orang.

Tindakan representatif terus dilakukan oleh pemerintah Italia. Salah satu himbauan adalah semua orang dilarang meninggalkan rumah mereka supaya tidak terjangkit virus yang pertama kali mewabah di Wuhan, China tersebut.



Baca Juga:



Serie A tentu merasakan dampak langsung. Kompetisi terpaksa ditangguhkan untuk waktu yang belum ditentukan seiring bertambahnya jumlah penggiat sepakbola yang terjangkit.

Conte paham semua pihak merasakan tekanan yang besar. Namun ia meminta untuk terus bersatu guna melawan serangan virus tersebut. Ia juga menghimbau semua pihak untuk mengikuti peraturan yang diberikan oleh pemerintah.

“Mohon tetap di rumah dan hormati semua peraturan. Itu adalah satu-satunya cara untuk menghadapi keadaan darurat ini,” kata Conte dilansir dari akun Twitter resmi Inter.

“Ini adalah momen yang sulit dan berat tetapi jika kita tetap bersatu, kita pasti akan mampu melewatinya. Jangan Menyerah!”

Sebelum kompetisi ditangguhkan, Inter sendiri menempati peringkat tiga klasemen dengan raihan 54 poin. La Beneamata tertinggal 9 poin dari Juventus yang menghuni puncak klasemen dengan satu laga tunda.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Dipecundangi Juventus 2-0, Conte: Kami Memang Beda Level

Vivagoal Serie A – Antonio Conte tak mau berdalih saat Inter Milan kalah dari Juventus. Ia mengaku jika timnya masih tertinggal jauh dibelakang Juventus.

Bentrok keduanya merupakan laga tunda yang digelar di Allianz Stadium, Senin (9/3/2020) dini hari tadi. Bermain tanpa penonton, Inter masih mampu berada di level sama dengan Juventus di babak pertama. Namun di paruh kedua gol Aaron Ramsey dan Paulo Dybala membuat I Nerazzurri tak bisa berkutik.

Baca juga: Kasus Corona Terbanyak Kedua di Dunia, Serie A Diimbau Untuk Ditunda

Kekalahan tersebut diterima secara terbuka oleh Conte. Ia mengatakan jika timnya masih tertinggal jauh dari Juventus.

“Perbedaan antara kami dan Juventus, tanpa menghitung satu laga melawan Sampdoria, adalah enam poin. Itu adalah dua hasil kekalahan di San Siro serta di sini,” ujar Conte kepada Sky Sport Italia.

“Kami mencoba untuk tetap di belakang mereka, tapi kami harus belajar dari kekalahan dan memetik pelajaran dari pertandingan ini untuk terus tumbuh dari segi karakter, kualitas, dan kekuatan. Ini adalah kekalahan yang harusnya membantu kami tumbuh dan memahami sejauh apa mereka,” lanjutnya.

Lebih lanjut Conte mengatakan jika gol Ramsey membuat mental Juventus meroket. Laga yang awalnya mampu diimbangi oleh Inter kemudian berbalik.

Baca juga: Tak Terima Dipecat, Boban Sebut Milan Diktator Seperti Korea Utara

“Pertandingan berjalan dengan seimbang hingga gol itu [Ramsey] dan kami memulai babak kedua lebih baik dari mereka,” tambah pria berusia 50 tahun tersebut.

“Tetapi gol yang dicetak Ramsey telah mengubah semuanya, melebihi semuanya dari segi psikologis. Itu menambah kepercayaan diri mereka dan memukul kami, sehingga kami tak mampu pulih dari situ,” pungkasnya.

Hasil tersebut membuat Inter harus berpuas diri duduk di posisi ketiga dalam klasemen sementara. Namun mereka berpeluang untuk memangkas jarak dengan Lazio dan Juventus andai bisa memanfaatkan satu laga tunda yang belum dimainkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Akhirnya Derby d’Italia Kembali Terasa Penting

Vivagoal Serie A – Juventus dan Inter Milan tengah bersaing ketat tuk juara Serie A musim ini. Keduanya akan berjumpa pada Senin (9/30/2020).

Dominasi Juventus di Serie A begitu terasa dalam delapan musim terakhir. Scudetto tak pernah lepas dari genggaman mengingat tak ada -penantang nyata selama musim tersebut termasuk Inter Milan.

Baca juga: Terlibat Cekcok, Milan Resmi Pecat Boban

Namun musim ini situasi berbeda 180 derajat. Inter kini mulai naik dan memantaskan diri sebagai penantang gelar juara. 

Antonio Conte kemudian menyambut antusias bentrok kedua tim. Menurutnya laga nanti kembali terasa spesial. Selain rivalitas, laga di Allianz Stadium itu kembali menjadi laga penentu gelar juara.

“Juventus melawan Inter akan selalu menjadi laga besar, tapi yang terpenting saat ini adalah laga ini kembali berpengaruh untuk perebutan puncak klasemen antara kedua tim,” ujar Conte kepada Inter TV.

“Inilah bukti kerja keras yang telah kami lakukan selama ini, dan saya bersyukur memiliki para pemain yang begitu ambisius.”

“Tak bisa dipungkiri, detail kecil akan memberikan perbedaan nyata di laga sepenting ini.”

Baca juga: Terungkap! Alasan De Ligt Pilih Juventus Ketimbang Barcelona

“Kami sadar akan melawan tim kuat, tentu kami menghormati apa yang dilakukan Juventus. Tapi kami punya keinginan dan ambisi besar untuk merapatkan jarak dengan mereka lewat kerja keras kami,” tegas pelatih yang juga pernah menukangi Juventus tersebut.

Inter Saat ini tengah berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga Italia dengan raihan 54 poin dari 24 laga. Mereka berada di bawah Juventus yang ada di peringkat kedua dengan 60 poin dari 25 laga.

Sementara itu, pemuncak klasemen ditempati oleh Lazio yang sudah mengumpulkan 62 poin dari 26 laga.

Dalam dua musim terakhir, Inter juga berhasil meraih tiket Liga Champions. Hal yang juga sebelumnya sudah lama tidak mereka lakukan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Terkait Liga Europa, Conte; Kami Akan Mencoba Menenangkannya!

Vivagoal Liga Europa – Pelatih Inter Milan, Antonio Conte, mengatakan jika Inter selalu memasang target tinggi untuk setiap kompetisi yang mereka ikuti termasuk Liga Europa meski tidak mudah untuk menjuarainya.

Inter Milan baru saja menyingkirkan Ludogorets di babak 32 besar Liga Europa. Bermain di Giuseppe Meazza, Inter berhasil menang 2-1. Agregat kemudian menjadi 4-1 dan membuat Inter berhak melaju ke babak 16 besar.

Usai meraih tiket ke babak selanjutnya, kans Inter untuk bersaing memperebutkan gelar juara pun kian terbuka. Hanya saja Conte sadar jika ada jalan terjal untuk bisa merealisasikan target tersebut.

Baca juga: Singkirkan Ludogorets, Saatnya Inter Alihkan Fokus ke Juventus

“Klub seperti Inter, dengan tradisi dan ambisi yang dimiliki, harus selalu mengincar posisi puncak di semua kompetisi yang kami ikuti,” kata Conte di laman resmi Inter.

“Walaupun begitu, meraih kemenangan tidaklah mudah. Namun kami akan terus melakukan yang terbaik karena kemenangan tidak akan datang secara tiba-tiba. Kami harus terus mencari pengalaman dan melanjutkan perjalanan.”

Usai menghadapi Ludogorets, Inter sudah harus mempersiapkan diri untuk laga melawan Juventus. Bentrok keduanya merupakan lanjutan Serie A pada Senin (3/2) dini hari WIB. Laga yang digelar di Allianz Stadium itu sendiri dipastikan akan berlangsung tertutup alias tanpa penonton.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Europa hanya di Vivagoal.com

Conte Akui Kemenangan Atas Ludogorets Seperti Latihan, Kenapa?

Vivagoal Liga Europa – Inter Milan berhasil menyingkirkan Ludogorets Razgrad di babak 32 besar Liga Europa. Namun ada hal yang aneh bagi Antonio Conte di laga tersebut.

Bentrok kedua tim terjadi pada leg kedua 32 besar Liga Europa, Jumat (28/2) dini hari WIB. Laga itu sendiri terpaksa dijalani tanpa penonton demi pencegahan penyebaran virus Corona di Italia yang lebih masif lagi.

Baca juga: Dramatis! Olympiakos Comeback dan Singkirkan Arsenal

Untungnya Inter berhasil menjaga penampilan dan memenangi laga dengan skor 2-1. Dua gol Inter masing-masing dicetak oleh Cristiano Biraghi dan Romelu Lukaku. Sementara Ludogorets hanya mampu melesakkan satu gol melalui Cauly Oliveira Souza.

Conte pun mengatakan jika laga terasa aneh tanpa penonton. Namun ia bersyukur para pemain mampu memberikan respon positif meski tanpa dukungan penuh fans.

“Saya pernah merasakan bertanding tanpa penonton bersama Tim Nasional dan atmosfer terasa aneh, tak mudah untuk menjalaninya karena hal itu lebih terasa seperti sesi latihan,” kata Conte di laman resmi Inter.

“Namun para pemain menjalaninya dengan sikap yang tepat dan bahkan ketika kami kebobolan, mereka dapat langsung bereaksi.”

Baca juga: Sarri Yakin Dirinya Tak Bakal DIpecat

Lebih lanjut Conte mengatakan jika tiket 16 besar Liga Europa sangat berarti bagi timnya. Selain untuk menjamin trofi, dengan bertambahnya kompetisi maka rotasi pemain sangat mungkin mereka lakukan.

“Penting untuk lolos ke babak berikutnya dan kami juga bisa memberikan waktu bermain bagi mereka [para pemain] yang membutuhkannya,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Europa hanya di Vivagoal.com

Virus Corona Bikin Conte Sebal, Kenapa?

0

Vivagoal Serie A – Persebaran virus Corona dalam beberapa waktu belakangan memang meresahkan. Virus asal China itu disebut sudah masuk ke Italia dan hal tersebut membuat Allenatore Inter Milan, Antonio Conte kesal.

Bagaimana tidak, mantan juru taktik AS Bari itu harus menerma kenyataan pahit jika Inter tak akan mendapatkan dukungan kala menghadapi Ludogorets dalam leg kedua 32 besar Europa League. Sebelumnya, laga Inter kontra Sampdoria harus ditunda karena hal yang sama. Terkait laga tanpa penonton, Conte pun buka suara.

“Saya kira bermain secara tertutup itu tidak indah. Sepakbola perlu terlihat secara publik dan merasakan atmosfer keseluruhan di sekitarnya, ini adalah hal yang paling menyenangkan,” tuturnya, dinukil Goal International.

Baca Juga: Corona Bikin Lima Duel Serie A Ini Digelar Tanpa Penonton

“Kami mengikuti keputusan yang dibuat karena alasan kesehatan. Tapi saya berharap segalanya segera kembali normal. Kami punya periode yang sangat sibuk,” jelasnya.

Ia pun melontarkan pendapatnya terkait laga kontra Sampdoria. Menurutnya, penundaan jadwal sedikit banyak merubah situasi dalam tim. Meski begitu, ia akan tetap memnuka sesi latihan guna mempersiapkan diri jelang laga-laga berikutnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS