Tag: Antonio Conte

Jumlah Kebobolan Inter Membengkak, Conte: Resiko Bermain Menyerang

Vivagoal – Serie A – Allenatore Inter Milan, Antonio Conte tidak cemas dengan banyaknya gol yang bersarang ke gawang Inter. Menurutnya itu adalah resiko sebuah tim yang menerapkan gaya bermain menyerang.

Inter baru saja meraih kemenangan 5-2 saat bertandang ke markas Benevento di laga Serie A, Rabu (30/9/2020) malam. Dua gol Inter diborong oleh Romelu Lukaku sedangkan sisanya dicetak Roberto Gagliardini, Achraf Hakimi, dan Lautaro Martinez.

Kendati menang dengan jumlah gol yang besar, namun lini pertahanan Inter terbilang mengkhawatirkan. Dua gol yang bersarang pada laga tersebut berasal dari blunder Samir Handanovic dan buruknya koordinasi di lini pertahanan.

Sebagai catatan, Inter yang melakoni dua laga musim ini sudah kebobolan lima gol. Raihan tersebut jelas cukup mengkhawatirkan untuk tim yang musim lalu menjadi yang paling sedikit kebobolan.

Meski terlihat mengkhawatirkan, namun Conte mengaku tetap tenang. Menurutnya hal tersebut adalah hal yang wajar karena timnya bermain menyerang.

“Ini adalah tim yang berani menyerang, menciptakan banyak peluang, jadi tidak bisa dihindari kalau kami meninggalkan sesuatu di belakang,” ujar Conte kepada Sky Sport Italia usai pertandingan.


Baca Juga:


“Kami kebobolan dua gol lagi hari ini, jadi kami harus mencari keseimbangan, namun saya bisa menikmati permainan Inter yang seperti ini,” lanjutnya.

Conte menambahkan jika tim yang dibentuk saat ini merupakan proyek yang ia bangun di Inter. Sebuah pondasi permainan mulai terlihat namun tetap harus ada perubahan yang terjadi kedepannya.

“Kami membangun pondasi sepanjang tahun, itulah yang terpenting. Kami juga bisa mengganti antara playmaker dan trequartista di tengah pertandingan, yang di mana membuat kami semakin sulit diprediksi dalam menyerang,” tambah Conte.

“Para pemain pantas mendapatkan pujian, jangan lupa Benevento datang dari kemenangan tandang atas Sampdoria. Kami melakukan pendekatan yang tepat, namun masih ada hal yang harus diperbaiki dan kami akan melakukannya,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Inter Milan Pesta Gol Atas Klub Promosi, Conte: Serang dan Menang!

Vivagoal Serie A – Inter Milan tunjukan kedigdayaan dalam laga tunda pekan perdana Serie A Italia. Berhadapan dengan klub promosi, Benevento, Nerazzurri menang dengan skor telak 2-5. 

Kemenangan Inter ini tak lepas dari dwigol Lukaku dan satu gol Gagliardini, kemudian Achraf Hakimi hadir mencetak gol perdananya bagi Nerazzurri dan disusul oleh gol dari Lautaro usai jeda.

Pelatih Inter, Antonio Conte, tak bisa menyembunyikan kegirangannya usai pertandingan. Pelatih asli Italia itu sangat puas dengan permainan menyernag yang dipergakan anak asuhnya.

“Sumber kepuasan pelatih yaitu saat melihat bahwa, siapapun yang bermain, gagasan pertandingan tetap tidak berubah.

“Ini merupakan gaya bermain yang telah kami dalami sejak musim lalu. Kami memiliki lebih banyak opsi dan kami merupakan sebuah tim yang gemar mendominasi permainan, yang begitu sering menyerang dan menciptakan banyak peluang,” kata Conte.

 Meski demikian, kebobolan dua gol dalam laga tersebut, menjadi catatan tersendiri buat Conte. Dirinya mengaku bakal mengevaluasi kinerja tim terutama soal menemukan keseimbangan ketika bertahan dan menyerang.

“Kami harus lebih banyak melatih keseimbangan kami karena pada hari ini kami juga kebobolan dua gol. Akan tetapi, saya menikmati permainan tim seperti yang mereka lakukan pada laga ini, dengan pergerakan serangan yang tajam,” tambah Conte dikutip laman resmi klub. 

Kunci Sukses Inter Milan

Lebih lanjut, kemenangan ini tak lepas dari kerja keras para penggawa Inter. Conte mengakui beberapa nama baru menyempurnakan skema yang telah dipertahankan sejak musim lalu.

“Aspek terpenting dari apa yang telah kami lakukan pada musim lalu yaitu memiliki tingkat dasar yang hebat, yang kini kami tambahkan interpretasi serta para pemain baru. Hal tersebut mampu meningkatkan daya ancaman kami.


Baca Juga: 


“Para pemain tampil hebat karena mereka memahaminya dengan pendekatan, semangat, dan determinasi yang tepat melawan sebuah tim yang mampu mengalahkan Sampdoria di Genoa beberapa hari yang lalu. Namun, kami sangat mengerti bahwa jalan masih panjang dan masih banyak hal yang perlu diperbaiki,” tutup Conte 

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sosok Ini yang Buat Inter Milan Gagal Scudetto

Vivagoal Serie A – Mantan bomber Italia, Antonio Cassano menilai kegagalan Inter Milan meraih Scudetto musim lalu karena sikap Antonio Conte yang pilih-pilih pemain.

Bak raksasa yang bangun dari tidurnya, Inter Milan tampil begitu menjanjikan musim lalu. Kehadiran Conte berikut para pemain kelas wahid membuat mereka mampu merangsek naik dan mengganggu Juventus dalam perburuan gelar Scudetto.

Namun sayang, mereka seperti kehabisan bensin di paruh kedua. Alhasil gelar Scudetto lepas dari genggaman dan Inter harus puas berada di peringkat kedua.

Di saat banyak pihak menilai kegagalan Inter disebabkan oleh inkonsistensi permainan tim, Cassano berpandangan lain. Ia melihat jika kegagalan mantan klubnya tersebut dalam meraih gelar juara karena sikap Conte yang hobi pilih-pilih pemain.


Baca Juga:


“Saya rasa Inter Milan di musim lalu memiliki peluang untuk meraih gelar Liga Italia, namun mereka justru melepaskan peluang tersebut,” kata Cassano seperti yang dikutip dari laman Sempre Inter.

“Masalah sebenarnya terletak pada terlalu banyak pemain yang tidak disukai oleh Antonio Conte.”

Satu nama yang disebutkan Cassano adalah Christian Eriksen. Didatangkan dari Tottenham Hotspur saat banyak raksasa Eropa mengincarnya, Conte justru hanya menjadikan gelandang asal Denmark tersebut sebagai penghangat bangku cadangan.

“Di atas segalanya seperti yang terjadi pada Eriksen. Adalah hal yang tak bisa kubayangkan ia hanya menjadi pemain pengganti di lapangan tengah,” lanjut Cassano.

“Real Madrid menginginkannya, seperti halnya Barcelona, ??dia melakukan hal-hal fantastis di Inggris dan melakukannya bersama Denmark.”

Cassano sendiri menyebut hal seperti ini sudah sejak lama dilakukan Conte bahkan ketika masih melatih Juventus. Saat itu Conte memilih untuk mencadangkan Andrea Pirlo dan lebih percaya kepada Paul Pogba.

“Jangan lupakan momen ketika Conte tiba di Juventus dia tidak menginginkan Pirlo, yang mengingatkannya dengan setiap Scudetto yang mereka menangkan. Conte tidak menyukai pemain dengan kualitas tertentu,” ketusnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Sambut Musim Baru, Inter Bakal Coret Nama Eriksen

0

Vivagoal Serie A – Inter Milan bersiap menyambut musim baru. Salah satu yang akan mereka lakukan adalah melepas pemainnya salah satunya adalah Christian Eriksen.

Eriksen menjadi salah satu rekrutan anyar Inter pada Januari 2020 kemarin. Ia didatangkan dengan banderol cukup murah yakni 20 juta euro saja dari Tottenham Hotspur.

Namun performanya di lapangan tak mampu memenuhi ekspektasi klub. Tercatat pemain asal Denmark tersebut hanya menyumbangkan satu gol dan dua assist dari 17 penampilannya di Serie A. Eriksen pun kalah bersaing dengan nama-nama seperti Marcelo Brozovic serta Nicolo Barella.

Dilansir dari Daily Mail, Antonio Conte kemudian tak memasukkan nama Eriksen sebagai prioritas tim musim depan. Ia siap melepas Eriksen pada bursa transfer musim panas ini.

Namun Inter tak ingin melepas Eriksen tanpa meraup untuk besar. Kendati mendatangkannya dengan harga murah dari Spurs, namun Inter disebut baru akan melepas Eriksen andai ada penawaran yang datang di angka minimal 50 juta euro.


Baca Juga:



Conte sendiri dikabarkan sudah memilih calon pengganti Eriksen. Disebutkan jika eks pelatih Juventus itu tertarik mendatangkan mantan anak asuhnya yakni Arturo Vidal.

Vidal sendiri santer dikabarkan tidak masuk dalam rencana Ronald Koeman di Barcelona. Namun pemain asal Chile itu juga disebut masuk dalam incaran Juventus yang kini dilatih oleh Andrea Pirlo.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tak Ingin Rugi Besar Jadi Alasan Inter Pertahankan Antonio Conte

Vivagoal Serie A – Inter Milan disebut memilih tetap bertahan dengan Antonio Conte karena tidak ingin mengalami kerugian besar dari sisi finansial.

Masa depan Conte sempat menjadi pertanyaan setelah ia gagal menghadirkan trofi kepada Inter Milan musim kemarin. Conte bahkan sudah bersiap andai I Nerazzurri menatap musim baru tidak lagi dengan dirinya.

Inter kemudian melakukan pembicaraan langsung antara Conte dengan pemilik Inter Milan, Steven Zhang pada Rabu 26 Agustus 2020. Pada pertemuan tersebut, Inter sepakat untuk tetap bekerjasama dengan pelatih 51 tahun tersebut.

Dilansir dari Tuttosport, keputusan untuk tetap bertahan dilakukan bukan karena Inter sepenuhnya percaya dengan rencana Conte. Dalam laporan tersebut dikatakan jika Inter terpaksa mempertahankan Conte agar mereka tidak semakin merugi.


Baca Juga:


Memecat Conte nantinya akan membuat Inter mengeluarkan pesangon yang tidak sedikit. Sebut saja, saat ini mereka masih harus membayar gaji Luciano Spalletti yang sudah mereka pecat sejak akhir musim 2018/19 kemarin. Suning Holdings Group disebut harus mengeluarkan 40 juta euro untuk menggaji orang-orang yang tenaganya sudah tidak digunakan.

Inter juga harus mencari pengganti andai mereka benar-benar memecat Conte. Nama mantan pelatih AC Milan dan Juventus, Massimiliano Allegri disebut menjadi calon ideal, namun mendatangkan Allegri juga harus membuat mereka mengeluarkan uang dengan jumlah besar.

Conte sendiri masih memiliki kontrak dua musim bersama Inter. Dalam sisa kontrak yang ada, Conte pun diharapkan mampu meningkatkan prestasi Inter yang musim lalu berhasil finis sebagai runner up Serie A dan finalis Liga Europa tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Reuni dengan Mantan Pelatih, Arturo Vidal Akan Kembali ke Serie A

Vivagoal Serie A – Keputusan Barcelona merombak skuad usai kegagalan di musim 2019/20 berimbas pada Arturo Vidal. Sang pemain dikabarkan bakal di lego musim panas ini. 

Tak muda lagi, jadi alasan Barcelona bakal mendepak pemain asal Chile tersebut. Beberapa klub termasuk mantan klubnya, Juventus, disebut tertarik untuk membawa pulang Vidal ke Turin.

Namun demikian, bukan Si Nyonya Tua yang melancarkan penawaran pada kubu Barcelona. Melainkan sang rival, Inter Milan yang membuka ruang negoisasi untuk mendapatkan jasa Vidal.

Menurut pakar transfer Sky Sports, Fabrizio Romano, Inter telah memulai pembicaraan guna memboyong Vidal dari Barcelona. Dimana sang pelatih, Antonio Conte tertarik untuk bereuni dengan sang pemain.

Bukan kali ini saja Inter tertarik untuk memboyong Vidal. Tercatat pada bursa transfer musim dingin lalu, sang pemain sampat digoda untuk hengkang ke Giuseppe Meiazza.

Sayangnya pelatih Barcelona saat itu, Ernesto Valverde menahan pintu keluar untuk Vidal. Karena masih dibutuhkan jasanya, sang pemain akhirnya tetap bertahan di Camp Nou.


Baca Juga:


Di sisi lain, situasi kini telah berubah. Barcelona tengah merombak ulang kekuatan dan bukan tidak mungkin Vidal jadi yang paling pertama bakal dilego.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Terjawab Sudah, Masa Depan Antonio Conte

Vivagoal Serie AInter Milan memastikan kebersamaan mereka dengan Antonio Conte tetap akan berlanjut. Kabar ini sekaligus menepis kabar kepergian sang pelatih musim panas ini.

Rumor kepergian Conte mencuat setelah Inter Milan kalah di final Liga Europa. Pada pertandingan yang berlangsung, Sabtu, 22 Agustus lalu, Inter menyerah 2-3 dari Sevilla.

Kegagalan tersebut membuat Conte kecewa. Ia juga merasa tempatnya sudah tak lagi aman di Inter Milan.

Namun rumor tersebut terbantahkan setelah adanya pertemuan antara Presiden Inter, Steve Zhang dengan Conte. Dilansir dari Football-Italia, Zhang setuju jika Conte tetap berada di Inter untuk musim depan, dan mencoba untuk meraih Scudetto.


Baca Juga:


“Pertemuan hari ini antara klub dan Antonio Conte berjalan dengan konstruktif. Atas nama keberlangsungan bersama dan strategi bersama,” tulis pernyataan resmi dari Inter.

“Pondasi didirikan untuk melanjutkan proyek bersama,” tambahnya.

Sementara itu, posisi Piero Ausilio sebagai Direktur Olahraga dan CEO Inter, Beppe Marotta juga tetap aman setidaknya untuk musim depan.

Pada musim perdananya sebagai pelatih Inter, Conte berhasil membawa I Nerazzurri finis sebagai runner-up Serie A. Ia juga membawa Inter melaju hingga semifinal Coppa Italia.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bukan Ancelotti, Gaya Main Pelatih Ini yang Pirlo Inginkan di Juventus

Vivagoal – Serie A – Babak baru seorang Andrea Pirlo sebagai pelatih Juventus telah dimulai. Pirlo berharap Juventus miliknya bisa menyamai apa yang mereka raih saat masih ditangani oleh Antonio Conte beberapa musim lalu.

Dibandingkan pelatih lain, Pirlo mengatakan bahwa Juventus secara taktik bisa saja kembali pada permainan ketika Conte menjadi Allenatore di Allianz Stadium. Pirlo sendiri kala itu memang menjadi salah satu sosok penting kebangkitan Juve pasca skandal pengaturan skor.

Pirlo secara mengejutkan diangkat oleh Juventus sebagai pelatih kepala baru menggantikan Maurizio Sarri yang dipecat. Ia sebenarnya belum memiliki pengalaman karena baru memasuki dunia kepelatihan.

Dalam konferensi pers yang dihelat pada, Hari Selasa (25/8), Pirlo bebicara tentang kebahagiaannya saat Ia menjalani masa bersama Conte pada medio 2011-2014 lalu. Saat itu Juventus tampil sangat dominan diantaranya meraih scudetto tiga musim beruntun, sehingga Ia ingin mengembalikan karakteristik tersebut di musim ini.

“Mungkin kami bisa mencapai tingkat keinginan dan kohesi itu,”ujar Pirlo dilansir Goal.

“Tapi prinsip itu yang saya ingin tampilkan lagi. DNA kerja, pengorbanan, dan berusaha keras untuk satu sama lain. (Karena) hanya dengan cara ini anda mencapi tujuan.

Juventus musim lalu sebenarnya kembali berhasil meraih gelar Serie A ke 36 mereka atau ke sembila secara beruntun. Tetapi mereka lagi-lagi harus menelan pil pahit karena gagal di Liga Champions oleh Olympique Lyon.


Baca Juga:


Melihat apa yang terjadi di musim lalu, Pirlo telah mengatakan pada para pemain Juventus tentang apa yang ingin Ia lakukan bersama Si Nyonya Tua. Pirlo menyoroti beberapa hal yang tidak ada saat bersama Sarri lalu.

“Saya ingin membawa antusisme yang telah hilang beberapa waktu terakhir ini. Saya ingin melakukan sepakbola proaktif dan mendominasi permainan,”ungkapnya.

“Pertama kamu harus selalu memiliki bola, kedua harus memulihkan keadaan secara cepat. Ini merupakan dua hal taktis yang kuyakini. Itu adalah mentalitas penting untuk tim tampil.

Di bursa transfer musim panas ini, Juventus telah mendapatkan satu pemain baru yakni, Arthur Melo dari Barcelona. Sehingga Ia diprediksi bakal memainkan peran penting dilini tengah untuk mengisi peran Miralem Pjanic.

“Saya sudah lihat dan suka padanya. Dia adalah gelandang pembangun yang bisa mengisi berbagai peran. Sebagai pengatur serangan atau gelandang tengah lain. Dia memiliki kualitas dan bisa berguna,”tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pengganti Conte yang Cocok Latih Inter Milan

Vivagoal Serie A – Antonio Conte selaku pelatih Inter Milan dikabarkan akan segera hengkang dari tim berjuluk Nerazzurri pada musim panas. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Conte usai kalah tipis dari Sevilla dengan skor tipis 2-3 di Final Liga Eropa.

Dalam konferensi pers, Conte menyatakan bahwa dirinya masih ragu untuk menjadi pelatih Inter Milan pada musim mendatang. Sebetulnya, bukan kegagalan menorehkan trofi pada musim yang membuat pelatih asal Italia itu hengkang dari Inter Milan.

Sebetulnya, apa yang membuat Antonio Conte meninggalkan Inter Milan. Memang sebelumnya, pihak manajemen Inter dengan Antonio Conte memiliki hubungan yang kurang harmonis.

Usai Inter Milan, menang melawan Atalanta di pekan terakhir Liga Italia musim 2019/20. Antonio Conte menyebut dan menyerang pihak manajemen Inter Milan secara terbuka. Conte beralasan pihak manajemen sudah tidak mendukungnya dari serangan media lokal Italia.


Baca Juga:


Bila benar Antonio Conte hengkang dari Inter Milan, maka bukan tidak mungkin Massimiliano Allegri yang akan menggantikannya. Bila benar Allegri menggantikan Conte makan ini merupakan kedua kalinya.

Sebelumnya, Allegri pernah menjadi pengganti Conte usai membawa Juventus tiga kali beruntun meraih trofi scudetto.

Yang unik lagi, Allegri juga pernah menggantikan posisi menjadi arsitek Juventus saat Conte masih menjalani H-2 masa pra musim 2014/15 lalu. Saat itu, Allegri berhasil membawa Juventus meraih 11 trofi termasuk trofi scudetto lima kali berturut-turut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Conte Indikasikan Mundur, Nama Allegri Kembali Muncul

Vivagoal Serie A – Inter Milan disebut ingin mengulang skenario lama. Mereka disebut akan berpisah dengan Antonio Conte dan menunjuk Massimiliano Allegri datang di bawah keputusan Giuseppe Marotta.

Rumor kepergian Conte muncul setelah sang pelatih gagal memberikan satu pun trofi musim ini. Inter sejatinya sudah tampil impresif musim ini dengan perkembangan skuad yang mumpuni.

Namun sayang, mereka hanya mengakhiri musim sebagai runner-up. Tidak hanya itu, I Nerazzurri gagal menjadi juara Liga Europa setelah kalah dari Sevilla.

Komentar Conte usai laga juga membuat masa depannya kian dipertanyakan. Ia mengatakan Inter harus terus bergerak maju meski tanpa dirinya.

“Kami harus menganalisis seluruh musim, mengamati semuanya dengan tenang, dan mencoba merencanakan masa depan Inter, entah dengan saya atau tanpa saya,” ucap Conte dikutip dari Football Italia.

“Situasi berjalan sulit dan kami bisa menemukan jalan keluar. Rasanya luar biasa bagi saya bisa jadi pelatih Inter, saya berterima kasih pada pemilik yang mengizinkan saya mendulang pengalaman hebat ini,” imbuh Conte.


Baca Juga:



Conte memang tidak pasti akan berpisah dengan Inter. Namun ada sebuah skenario yang mungkin terjadi di Inter sama seperti kejadian sebelumnya di Juventus.

Dilansir dari Sky Sport Italia, Allegri pernah menggantikan Conte hanya dua hari sebelum Juventus memulai pramusim 2014/15, keputusan ini terbukti tepat, Allegri mempersembahkan lima gelar Serie a untuk Juve.

Kala itu, Allegri didatangkan oleh Beppe Marotta, petinggi Juventus, yang kini menjabat sebagai General Manager di Inter Milan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS