Home Tags AS Roma
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
-
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: AS Roma

Sevilla Unggul di Semua Lini Atas AS Roma

Vivagoal Serie A – Edin Dzeko kecewa berat dengan performa yang ditunjukkan AS Roma saat dikalahkan Sevilla di leg kedua babak 16 besar Liga Europa. Dzeko mengakui wakil Spanyol itu lebih bagus di semua aspek.

Langkah Roma di Liga Europa harus terhenti di babak 16 besar karena dikalahkan Sevilla. Bertanding di MSV Arena, Duisburg, Kamis (6/8/2020) malam WIB, Giallorossi takluk dengan skor 2-0.

Di sepanjang pertandingan, Sevilla tampil menyerang dengan tempo tinggi. Sementara Roma terlihat kesulitan keluar dari tekanan. Merujuk pada statistik di situs resmi UEFA, Sevilla tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 58% berbanding 42% milik AS Roma.


Baca Juga:


Selain itu, Roma juga hanya bisa melepaskan satu tembakan on target dari total tujuh percobaan. Sementara itu, Sevilla bisa membuat lima tembakan tepat sasaran dari total 14 tembakan.

Dzeko sendiri menyebut Sevilla mengungguli Roma di semua lini. Dan Roma tak pernah benar-benar bisa masuk ke permainan sedari menit pertama pertandingan.

“Semuanya, semuanya. Kami kalah segala-galanya. Kami tidak pernah masuk ke permainan sedari menit pertama sampai akhir. Sevilla menelan kami di semua lini, mereka mempersiapkan diri dengan lebih baik, bermain lebih baik dan dalam kondisi yang sangat baik.” kesal Dzeko dilansir dari Sky Sports.

“Sevilla sudah mempermalukan kami. Mereka sangat lihai dalam mengalirkan bola dan kami tidak memungkinkan tuk melakukan itu. Sevilla melakukan banyak variasi operan dengan sekali-kali mengirim umpan lambung.” jelasnya.

“Mungkin kami sudah salah karena lebih banyak bermain di belakang, dan taktik harusnya memanfaatkan saya sebagai target man untuk bola-bola panjang, tapi kami gagal selama 90 menit. Saya kecewa karena kami sama sekali tidak bermain bagus, dan tidak pernah bisa masuk ke permainan, itu bikin saya sangat kecewa.” tegas Dzeko.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

AS Roma Bersiap Diakuisi Oleh Penguasaha ‘Tajir’ Amerika Serikat

Vivagoal – Serie A – Menurut berbagai laporan, James Pallotta telah menandatangi persetujuan untuk menjual  Klub Serie A, AS Roma pada penguasaha kaya raya asal Negeri Paman Sam, Dan Friedkin.

Keputusan tersebut muncul cukup mengejutkan dalam proses negosiasi kedua pihak yang membuat grup asal Kuwait mundur dari pencalonan pemilik baru AS Roma. ASRomaPress, melalui John Solano, mengonfirmasi penandatanganan proposal itu telah selesai pada Rabu malam waktu setempat.

Sementara media asal Italia, Milano e Finanze mengklaim Grup Friedkin kini telah membuat kantor cabang baru di London untuk menyelsaikan proses dari akuisisi AS Roma.

Berdasarkan ukuran operasi, diperkirakan proses penyelesaian ini bakal memakan waktu beberapa minggu. Namun tanggal 31 Agustus mendatang dilihat sebagai batas akhir dari negosiasi kedua pihak.


Baca Juga:


Kabarnya, Friedkin bakal memberi dana sebesar 80 juta euro atau sekitar 1,3 triliun rupiah untuk memperkuat skuat AS Roma. Bisa jadi Giallorossi mendapatkan satu nama besar dengan harga yang cukup tinggi.

Friendkin sendiri telah melakukan negosiasi lanjutan selama berbulan-bulan dan hampir mencapai kesepakatan, tetapi tersendat karena pandemi virus corona. Seperti diketahui pandemi corona membuat hampir seluruh keuangan secara global lumpuh.

Sebelum pandemi, Friedkin Group memberikan tawaran sebesar 700 juta euro atau sekitar 12 triliun rupiah namun ditolak oleh Pallotta.

Dilansir Football Italia, pembicaraan antara kedua pihak baru-baru ini kembali mengudara dan cukup santer persetujuan terjadi di angka 500-600 juta euro, yang sudah termasuk biaya untuk rekapitalisasi.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Selain Juventus, Tim Italia Lain Dipastikan Hilang dari FIFA 21!

Vivagoal – IGL – Kabar buruk menghampiri FIFA Player jelang perilisan game FIFA 21. Salah satu raksasa Serie A, As Roma dipastikan menghilang dalam edisi terbaru game besutan EA Sports itu. Mengapa demikian?


Baca Juga:


Menukil laporan resminya, EA Sports mengonfirmasi jika AS Rima tak memberikan lisensi untuk developer game asal Amerika Serikat itu. Hal tersebut mau tak mau membuat EA tak bisa menggunakan nama AS Roma, seragam, stadion serta berbagai asset klub asal Ibu Kota Italia. Meski begitu, semua pemain I Lupi, lengkap beserta nama dan kostum yang dibuat khusus tetap bisa dimainkan di dalam game.

“AS Roma sekarang akan menjadi Roma FC, klub dapat dimainkan dan dilengkapi dengan lencana dan kit khusus sepanjang Kick-Off, Career Mode, FIFA Ultimate Team dan VOLTA FOOTBALL,” tulis pernyatan resmi EA Sports.

Hal ini seakan menjadi déjà vu, pasalnya, pada edisi sebelumnya, Juventus juga menghilang dan digantikan dengan tim baru dengan nama Piemonte Calcio. Bahkan terkhusus Juve, si Nyonya Tua dipastikan tak hadir hingga lima musim ke depan lantaran lisensi mereka sudah dibeli khusus oleh developer game sepakbola asal Jepang, Konami.

Selain dua klub tersebut, masih belum bisa dipastikan tim mana lagi yang tak bakal hadir dalam game FIFA 21. Menarik untuk disaksikan siapa saja tim yang bisa berlaga di game sepakbola terpopuler di seluruh dunia itu.

Jangan lupa mengikuti update terkini seputar turnamen FIFA 20, Efootball PES 2020 dan FUT CUP di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Catat! Ini Tanggal Bergulir Serie A musim 2020/2021

Vivagoal Serie A – Kompetisi Serie A Italia musim 2020/2021 akan digelar mulai tanggal 19 September 2020 hingga 23 Mei 2021 mendatang. Keputusan ini diumumkan setelah para petinggi melakukan pertemuan khusus.

Normalnya, Serie A musim 2020/21 akan mulai berlangsung per tanggal 12 September. Tetapi, rencana tersebut berubah akibat pandemi covid-19 yang merebak di seluruh dunia dan mengganggu jadwal kompetisi musim sebelumnya.

 

Akibat pergeseran tersebut, Serie A kemudian melakukan rapat bersama untuk menentukan dimulainya musim baru pada Senin (3/8/2020) waktu setempat. Hasilnya, Lega Serie A selaku operator memutuskan bahwasanya musim baru 2020/21 akan dimulai pada tanggal 12 September mendatang.

“Dewan Lega bertemu pada hari ini [Senin] pukul 19.00 waktu lokal] dan dengan suara bulat memutuskan bahwa Serie A 2020/21 akan dimulai pada akhir pekan 19 September,”

“Keputusan ini mengonfirmasi bahwa pilihan ini sudah ditunjukkan pada sore harinya oleh mayoritas klub di dalam pertemuan khusus untuk membahas topik ini.”


Baca Juga:



Keputusan tersebut dibuat guna menjaga agar musim depan tak molor hingga pertengahan musim panas yang jelas akan membuat para pemain kesulitan menyelesaikan kompetisi. Hanya saja dengan masa istirahat yang pendek, stamina pemain harus dijaga terutama mereka yang saat ini masih bermain di Liga Champions.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Fabio Capello Anggap Bintang AS Roma Sebagai Calon Peraih Ballon d’Or

Vivagoal – Serie A – Fabio Capello menilai wonderkid AS Roma, Nicolo Zaniolo miliki potensi besar untuk bisa meraih Ballon d’Or di masa depan. Gaya bermain Zaniolo disukai oleh Capello.

Gelandang kreatif itu baru saja merayakan ulang tahun yang ke-21 bulan lalu. Laga melawan Juventus menjadi laga pertamanya setelah mengalami cedera ligamen lututnya di Bulan Januari.

Ia jadi inspirasi kemenangan Il Giallorossi atas Bianconeri 3-1, satu diantaranya saat dia melakukan aksi solo run yang beurujung gol Diego Perotti. Bahkan Capello tak ragu untuk membandingkan Zaniolo dengan seorang Ricardo Kaka.

“Kaka tidak memiliki kekuatan yang sama seperti Zaniolo. Dia lebih berteknik dan ekspresif di sepertiga akhir lapangan,”Capello dilansir Football Italia.

“Talenta Roma ini memiliki fisik luar biasa, tenaga, dan cepat, ditambah dengan kualitasnya. Dia punya potensi bukan hanya sepatu emas, tapi sesuatu yang lebih di masa depan.

Capello mengakui Ia memang sudah jatuh cinta dengan gaya bermain Zaniolo di lapangan. Level permainannya dinilai telah berada di tingkat yang tinggi saat ini.

Hal tersebut tambah Capello sudah Ia tunjukan saat bermain apik melawan Juventus lalu. Ketenangan yang dimiliki oleh Zaniolo membantu dirinya bisa tampil maksimal.

“Lihat umpan yang Ia berikan untuk Perotti saat melawan Juventus. Untuk mencapai tepi area penalti setelah menggiring bola dari tengah lapangan, masih tetap tenang untuk beri umpan matang.

“Artinya Ia memiliki visi yang hebat dan insting brilian ketika memegang bola.


Baca Juga:


Berbagai kelebihan itu membuat Capello cukup yakin tak ada pemain muda lain yang lebih hebat dari Zaniolo. Sehingga Ia rasa suatu saat nanti Zaniolo bakal menerima predikat pemain terbaik dalam ajang Ballon d’Or.

“Saya tak melihat ada pemain muda lain yang sebagus Zaniolo saat ini. Jadi, tentu saja, dia memiliki potensi untuk memenangi Ballon d’Or,”tambahnya.

Sepanjang musim ini Zaniolo bermain di total 32 pertandingan. Ia bisa menyumbangkan delapan gol serta tiga assists di semua ajang bersama AS Roma.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tembus Liga Europa, Milan Berambisi Obati Luka Lama

Vivagoal Serie A – Liga Europa menjadi luka lama bagi AC Milan. Bukan karena status mereka sebagai salah satu yang terbaik di Liga Champions, namun kegagalan musim lalu menjadi momok tersendiri bagi I Rossoneri.

Serie A yang sudah menunjuk Juventus sebagai juara berikut dengan Inter Milan, Atalanta dan Lazio yang dipastikan lolos ke Liga Champions tak lantas membuat kompetisi tertinggi di Italia itu kehilangan daya tariknya. Hal ini mengingat masih adanya perebutan untuk tiket ke Liga Europa dan jatah degradasi yang belum ditentukan.

Untuk jatah Liga Europa sendiri, Serie A mendapat total 3 tiket perwakilan yang diambil dari urutan kelima sampai ketujuh. Bedanya, urutan kelima dan keenam langsung bermain di babak utama, urutan ketujuh harus melalui putaran kedua.

Untuk jatah tersebut, tiga tim yakni AS Roma, AC Milan dan Napoli kini tengah bersaing ketat. Perebutan sebenarnya lebih kepada siapa yang akan langsung bermain di babak utama dan playoff.

Hingga saat ini, Roma dan Milan terpaut empat poin dari enam angka yang diperebutkan di dua laga tersisa. Sementara Napoli dikurangi pertandingan dini hari tadi melawan Inter, masih menyisakan satu laga lagi dengan jarak satu angka.

Di sini Roma hanya butuh satu kemenangan lagi untuk memastikan diri lolos. Sementara Milan harus bisa melakukan sapu bersih dua laga tersisa dengan asumsi Napoli juga memenangkan pertandingan mereka.

Bagi Milan, Liga Europa bisa menjadi momentum penebusan luka lama. Ini tidak lepas dari kegagalan mereka tampil di kancah Eropa pada musim sebelumnya.


Baca Juga:



Menempati urutan kelima klasemen akhir Seri A, I Rossoneri gagal tampil karena mendapatkan sanksi bermain di Eropa karena sanksi UEFA. Otoritas sepak bola tertinggi Eropa itu menganggap Rossoneri melanggar aturan Financial Fair Play (FFP). UEFA menyebut Milan sudah melanggar aturan-aturan FFP sejak 2017.

Saat itu, banding Rossoneri dikabulkan, tapi tetap dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada 2019 sehingga dilarang tampil di Liga Europa. Posisi mereka kemudian digantikan oleh Torino yang saat itu mengakhiri musim di peringkat ketujuh.

“AC Milan tidak termasuk sebagai peserta Liga Europa musim 2019/2020. Keputusan ini diambil sebagai konsekuensi pelanggaran FFP yang mereka lakukan,” tulis UEFA, dalam sebuah keterangan resmi saat itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Tak Incar Gelandang Roma, Inter Malah Bidik Pemain Tak Terpakai MU

Vivagoal Serie A – AS Roma saat ini bisa bernafas lega karena gelandang muda andalannya, Nicolo Zaniolo dikabarkan tak akan berlabuh ke Inter Milan.

Pihak manajemen tim Nerrazurri pun secara terang-terangan sudah tidak tertarik untuk memboyong Zaniolo ke Giuseppe Meazza. Ia mengaku bahwa Zaniolo sudah tidak masuk dalam skuad utama Inter Milan pada musim 2020/21 mendatang.

“Saya mengerti bahwa Zaniolo merupakan pemain yang sangat berbakat dan penuh talenta di Serie-A Italia,” ujar Giuseppe Marotta kepada Sky Sports Italia.

“Namun, untuk saat ini kami tidak fokus untuk mendekati pihak manajemen AS Roma untuk memboyong Zaniolo ke Inter Milan. Kemungkinan besar Kami tidak akan melakukan transfer pemain tersebut,” jelasnya.


Baca Juga:


Untuk saat ini, Inter Milan akan fokus terhadap rekrutan pertama mereka dengan pemain Manchester United. Dilaporkan ia akan merekrut secara permanen Alexis Sanchez ke Inter Milan pada musim panas mendatang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Meski Raih Hasil Imbang, Conte Puji Penampilan Punggawa Inter

Vivagoal Serie A – Antonio Conte tetap puas dengan penampilan Inter kendati mereka hanya bermain imbang 2-2 melawan AS Roma.

Berkunjung ke Olimpico, markas Roma, Inter harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 2-2 pada laga pekan ke-34 Serie A, Senin (20/7/2020) dini hari WIB.

Roma mencetak gol melalui Leonardo Spinazzola dan Henrikh Mkhitaryan. Sementara dua gol Inter diciptakan Stefan de Vrij dan sepakan penalti Romelu Lukaku.

Kendati hanya mampu membawa satu poin dalam kunjungannya, Conte tetap memberikan pujian kepada para pemain Inter. Menurutnya Lukaku cs mampu bermain dengan baik sesuai dengan arahannya.

“Tim tampil dengan baik. Selain menjadi peringkat kedua di tabel klasemen liga, kami pun telah lolos untuk dapat berlaga di ajang Champions League: kami memiliki 14 poin lebih banyak daripada para pesaing yang memiliki target yang sama dengan kami pada musim ini,” ujar Conte di situs resmi klub.

“Saya tidak bisa mengkritisi para pemain, kami menghasilkan permainan yang apik saat melawan sebuah tim yang tampil hebat pada dini hari ini. Saya hanya bisa berterima kasih kepada tim.”

Kendati demikian, Conte menekankan agar para pemainnya tetap bekerja keras demi meningkatkan segala hal. Pengalaman yang didapat musim ini diharapkan bisa dimanfaatkan untuk laga-laga berikutnya.


Baca Juga:



“Kami perlu bekerja lebih keras dan lanjut berkembang agar bisa mengatasi tekanan, memaksimalkan pengalaman kami dengan cara yang tepat,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Cara Jitu Leipzig untuk Mengikat Bintang Muda AS Roma

Vivagoal Bundesliga – Meski tak memiliki dana yang cukup, RB Leipzpig masih belum menyerah untuk mempermanenkan bintang AS Roma, Patrik Schick. Pemain asal Republik Ceko memang tampil apik sepanjang musim ini bersama Die Roten-Bullen.


Baca Juga:


Saat ini, Schick berstatus sebagai pemain pinjaman dari Roma. Bersama Leipzig, ia sukses mengepak 22 laga di Bundesliga dan mencetak 10 gol serta dua assist. Banteng Merah sejatinya memiliki opsi untuk mempermanenkan sang pemain. Namun Roma hanya mau membuka negoisasi andai tawaran menyentuh 29 juta Euro.

Leipzig masih yakin bisa mempermanenkan jasa salah satu punggawa kuncinya ini. Meski begitu, pakar transfer Gianluca di Marzio menilai jika angka yang diminta Roma terlalu besar untuk ditebus Leipzig.

Laporan yang sama menyebut jika tim milik minuman berenergi itu siap membuka proposal penawaran baru. Marzio mengklaim jika Leipzig bisa meminjam sang pemain semusim lagi seraya menegoisasikan harga sang pemain sebelum mengikatnya secara permanen.

Kehadiran Schick musim depan sudah barang tentu bakal membantu Banteng Merah mengingat mereka baru saja kehilangan Timo Werner yang sepakat bergabung dengan Chelsea beberapa waktu lalu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Bundesliga hanya di Vivagoal.com

Mantan Pelatih Inter Masuk Radar Pelatih AS Roma Musim Depan

Vivagoal – Serie A – Konsultan AS Roma, Franco Baldini dilaporkan telah merinci siapa saja nama-nama calon untuk menggantikan pelatih mereka, Paulo Fonseca musim depan. Nama Luciano Spalletti kabarnya masuk sebagai suksesor Fonseca.

Dilansir media Italia, Corriere dello Sport, Baldini terlihat berada di villa milik dari Spalleti beberapa waktu lalu. Hal itu lah yang membuat spekulasi kepulangan Spalletti ke Roma merebak.

Presiden Roma, James Pallotta sebelumnya telah meyakinkan Fonseca bahwa posisinya di Olimpico Roma masih tetap aman. Tetapi media Italia menyebut Baldini telah mengantongi beberapa calon pelatih baru mereka musim depan.

Tak heran nama Spalletti masuk dalam bursa calon pelatih baru Roma karena dialah pelatih terakhir yang berhasil memberikan gelar pada Il Giallorossi. Kala itu, Spaletti sukses mengantarkan Roma meraih gelar juara Coppa Italia dua kali beruntun, pada musim 2006/07 dan 2007/08.


Baca Juga:


Sebelumnya, nama Spaletti dikaitkan bakal menjadi pelatih kepala AC Milan yang baru, tetapi gagal karena dirinya masih terikat kontrak menggiurkan bersama Inter Milan sebesar 5,2 juta euro atau sekitar 84 miliar rupiah.

Bukan hanya Spalletti, tetapi nama mantan pelatih Tottenham, Mauricio Pochettino pun kabarnya masuk dalam daftar pelatih baru Roma.

Pasca dipecat dari Spurs, Pochettino memang terlihat belum aktif kembali menangani tim manapun. Padahal sebelumnya, Ia berhasil membawa The Lilywhites melangkah untuk pertama kalinya ke Final Liga Champions 2018/19 lalu.

Posisi dari Fonseca mulai mendapat sorotan terkait dengan hasil minor yang mereka dapatkan di tiga laga terkahir Serie A. Hasil tersebut membuat kesempatan berlaga di kompetisi Eropa musim depan sedikit terancam.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com