Home Tags Atletico Madrid
SQUAD
Player Position Nationality Age
N. Kalinić Attacker Croatia 32
Filipe Luís Defender Brazil 35
Adán Goalkeeper Spain 33
J. Oblak Goalkeeper Slovenia 27
J. Giménez Defender Uruguay 25
S. Arias Defender Colombia 28
Renan Lodi Defender Brazil 22
S. Savić Defender Montenegro 29
Felipe Defender Brazil 31
Hermoso Defender Spain 25
K. Trippier Defender England 30
Š. Vrsaljko Defender Croatia 28
Manu Sánchez Defender Spain 20
T. Partey Midfielder Ghana 27
Koke Midfielder Spain 28
Saúl Midfielder Spain 26
T. Lemar Midfielder France 25
Llorente Midfielder Spain 25
H. Herrera Midfielder Mexico 30
Vitolo Midfielder Spain 31
Rodrigo Riquelme Midfielder Spain 20
Toni Moya Midfielder Spain 22
João Félix Attacker Portugal 21
Morata Attacker Spain 28
Á. Correa Attacker Argentina 25
I. Šaponjić Attacker Serbia 23
Diego Costa Attacker Spain 32
Sergio Camello Attacker Spain 19
Óscar Clemente Attacker Spain 21
Darío Poveda Attacker Spain 23
Germán Valera Attacker Spain 18
STANDINGS
2019-20 Primera Division
Club GP W D L GD Pts
Barcelona 20 13 4 3 27 43
Real Madrid 20 12 7 1 25 43
Atletico Madrid 20 9 8 3 8 35
Sevilla 20 10 5 5 5 35
Getafe 20 9 6 5 9 33
FIXTURES
Atletico Madrid
Leganes
Sun, 26/01 11:00 WIB
Real Madrid
Atletico Madrid
Sat, 1/02 03:00 WIB
Atletico Madrid
Granada CF
Sat, 8/02 08:00 WIB
Valencia
Atletico Madrid
Sat, 15/02 08:00 WIB

Tag: Atletico Madrid

Atletico Madrid Berpeluang Dapatkan Tanda Tangan Edinson Cavani

VivagoalLa Liga – Masa depan penyerang Paris Saint-Germain, Edinson Cavani terus jadi perbincangan. Jadi target banyak klub elit, raksasa LaLiga, Atletico Madrid punya kans besar mendapatkan jasa bomber asal Uruguay tersebut. 

Kontrak yang bakal segera habis pada akhir musim nanti, membuat manajemen PSG berusaha menjualnya di bursa Januari ini ketimbang melepasnya dengan status free transfer. Selain itu, kehadiran Mauro Icardi juga jadi alasan lain Cavani memilih meninggalkan Parc des Prince.

Luis, ayah dari si pemain lantas buka suara soal masa depan anaknya. Sang ayah mengonfirmasi menit bermain jadi alasan Cavani bulat untuk meninggalkan Paris.

“Dia adalah pemain yang membutuhkan waktu untuk bermain dan hari ini, dia hanya bermain empat atau enam menit per pertandingan. PSG memperlakukannya dengan tidak adil,” kata Luis.

Cavani dan Atletico Madrid

Atletico Madrid disebutnya jadi kandidat terkuat untuk jadi pelabuhan karier Cavani. Pasalnya, Diego Simeone, pelatih Atletico tegas membutuhkan jasa Cavani dalam skuatnya.

“Diego Simeone (pelatih Atletico) menginginkanya sekarang (Januari). Begitu juga Thomas Tuchel (pelatih PSG) sudah merelakan Cavani lantaran paham Cavani perlu terus berkompetisi di Liga Champions,” jelas Luis dilansir El Chiringuito. 

Namun demikian Luis mengakui manajemen PSG seolah tak rela melepas pemainnya pada Atletico. Meski tak menyebut alasannya, Luis memastikan andai kepindahannya gagal pada Januari ini, Cavani akan tetap merapat ke Wanda Metropolitano pada musim panas nanti.

“Tapi, PSG tidak ingin dia pergi ke Atletico Madrid jika dia menemukan kesepakatan. Saya pikir ada peluang kuat dia akan pergi ke Atletico, opsi untuk bergabung akan tetap ada meskpun terjadi di bulan Juni nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Simeone Tolak Atletico Alami Kemunduran Di Era Kepelatihannya

0

VivagoalLa Liga – Kejutan besar tersaji di babak 32 besar turnamen Copa del Rey. Atletico Madrid disingkirkan klub divisi tiga, Cultural Leonesa setelah takluk 1-2 di Stadion Reino de Leon melalui babak perpanjangan waktu.

Atletico Madrid sebetulnya unggul terlebih dahulu berkat gol Angel Correa di menit ke-62. Namun, Cultural Leonesa bisa menyamakan kedudukan hanya tujuh menit jelang pertandingan usai melalui gol yang dicetak Castenada. Di babak 2×15 menit, Sergio Benito menjadi pahlawan Cultural Leonesa dengan golnya pada menit ke-108.

Baca juga: De Jong Sebut Trofi Liga Champions Lebih Penting Ketimbang LaLiga

Hasil ini menandakan sebuah era kemunduran bagi Atletico Madrid. Tercatat, kali terakhir Atletico sedari babak awal adalah pada musim 2001/2002. Jelas ini menjadi prestasi terburuk buat Diego Simeone sebagai pelatih. Bahkan jika ditelusuri lebih rinci lagi, kegagalan ini menunjukkan penurunan prestasi berjenjang Jan Oblak Cs dalam tiga musim terakhir.

Pada musim 2016/2017, Atletico mampu lolos ke semifinal. Tapi pada musim berikutnya, mereka sudah tersingkir sedari babak perempat final. Berlanjut ke musim 2018/2019, Atletico malah sudah tersisih pada babak 16 besar. Teranyar, performa mereka kian menurun setelah terhenti di babak 32 besar.

Meski demikian, Simeone menolak anggapan bahwa di era kepelatihannya, Atletico mengalami kemunduran. Dia pun masih pede dengan kekuatan skuatnya saat ini masih bisa bersaing di dua kompetisi yang diikuti.

“Akhir sebuah era? Memang perlu opini dalam dunia jurnalistik. Saya percaya pada para pemain saya. Saya yakin itu bahwa saya juga staf yang kompeten,” ucap Simeone dilansir dari Marca.

Baca juga: Raksasa La Liga Tersingkir dari Tim Divisi Tiga

Lebih jauh, Simeone mengatakan bahwa kekalahan mengejutkan dari Leonesa sebetulnya bukanlah sesuatu yang luar biasa. Dalam pandangannya, Atletico sebenarnya sudah bermain bagus, namun Joao Felix dkk hanya buruk di penyelesaian akhir.

“Setelah sekian lama, saya pikir hal yang wajar ini terjadi. Tapi memang seharusnya bisa dicegah. Kami punya banyak peluang mencetak gol, tapi kiper mereka tampil fantastis.” urai Simeone.

Sebagai informasi, berdasarkan statistik yang dicatat Whoscored, melawan Leonesa, Atletico mampu melepaskan 21 tembakan sepanjang 120 menit laga berlangsung. Dari jumlah itu, ada 11 yang tepat sasaran, namun hanya satu yang menjadi gol. Sementara itu, Leonesa hanya punya 6 attempts dengan tiga yang on target dan dua menjadi gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Raksasa La Liga Tersingkir dari Tim Divisi Tiga

Vivagoal La Liga – Salah satu raksasa La Liga Spanyol, Atletico Madrid secara mengejutkan tersingkir di babak awal Copa Del Rey. Melakoni laga babak 32 besar, Los Colchoneros kalah 1-2 dari tim divisi tiga, Cultural Leonesa.

Atletico kalah setelah melakoni babak perpanjangan waktu usai bermain imbang 1-1 di babak normal. Sergi Benito jadi momok bagi skuat besutan Diego Simeone dengan golnya di menit ke-108 yang sekaligus memastikan Leonesa keluar sebagai pemenang.

Pada laga yang dilangsungkan di Reino de Leon, Jumat (24/1/2020) dinihari WIB, kedua tim bermain sama kuat tanpa gol di sepanjang 45 menit pertama. Kebuntuan baru terpecah saat laga sudah melewati waktu sejam.

Baca Juga: 5 Pemain Terbaik Argentina yang Pernah Bermain di La Liga

Atletico lebih dulu membuka keunggulan di menit ke-62 setelah Angel Correa mencetak gol. Berawal dari sebuah serangan cepat dari sisi sayap kanan, Saul Niguez mengoper bola ke Joao Felix yang kemudian diumpankan ke area kotak penalti dan langsung disambar Correa dengan sepakan kaki kiri dari depan gawang.

Leonesa bisa menciptakan gol balasan di 10 menit terakhir. Adalah Julen Castaneda yang menyeimbangkan permainan dengan golnya di menit ke-83 memanfaatkan kemelut di depan gawang Atletico. Hingga laga tuntas, skor 1-1 tetap bertahan dan membuat laga harus dilanjutkan ke babak pertambahan waktu.

Leonesa berhasil menggetarkan jala gawang Atletico tuk kedua kalinya pada menit ke-108. Umpan crossing dari sisi kiri yang dilepaskan Gabriel Gudino berhasil disambut dengan sebuah sepakan first-time Sergio Benito yang merobek gawang Jan Oblak.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Ibu Cavani: Biarkan Anakku Pergi, PSG!

Vivagoal – Ligue 1 –  Ibu dari Edinson Cavani menuduh pihak Paris Saint-Germain tidak memperlakukan baik sang anak. Ia pun mengatakan bahwa Cavani memiliki keinginan untuk bergabung ke Atletico Madrid di bursa musim dingin ini.

Penyerang Internasional Uruguay itu kini bertengger sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi PSG. Tetapi diyakini tak akan lama lagi akan hengkang dari Kota Paris, entah di bursa musim dingin ini atau di akhir musim nanti.

Kontrak dari Cavani sendiri hanya tinggal bersisa kurang dari enam bulan, sehingga berpotensi kehilangan sang pemain secara gratis. Pihak Atletico Madrid beberapa waktu lalu santer telah dikaitkan dengan pemain berusia 32 tahun itu.

Baca Juga: Mbappe Tegaskan Bertahan di PSG Hingga Akhir Musim

Sang Ibu, Berta Gomez menambah hangat kepindahan Cavani menuju Spanyol. Ia mengatakan PSG sebenarnya telah mendapat tawaran dari Atletico namun mereka belum mencapai kesepakatan.

“Memang ada negosiasi terbuka. PSG telah menolak tiga proposal dari Atletico tapi anak saya meminta untuk pergi dan kami menunggu kesepakatan dari kedua pihak,”ungkap Berta dilansir One Football.

“Ini sedikit rumit tapi dia ingin bermain di Atletico. Jika tidak sekarang, di musim panas nanti. Kami telah berharap selama setahun namun semuanya bergantung pada PSG dan Atletico.

PSG sendiri disinyalir sedikit berat untuk melepas Cavani, mengingat mereka kini tengah mengincar gelar juara Liga Champions musim ini. Hal itu memang dipahami betul oleh Berta tetapi Ia tak terkesan karena Cavani mulai jarang mendapat menit bermain.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

PSG Tolak Tawaran Perdana Rp 378 Miliar Atletico Tuk Cavani

0

Vivagoal Ligue 1 – Direktur olahraga Paris Saint-Germain, Leonardo secara terbuka mengungkapkan bahwa Atletico Madrid sudah melayangkan tawaran resmi tuk penyerang mereka, Edinson Cavani. Tapi tawaran pertama Los Colchoneros itu dipastikan ditolak karena nominalnya sangat kecil.

Edinson Cavani memang sedang menghadapi ketidakpastian mengenai kariernya di PSG. Pasalnya, selain lebih banyak jadi penghangat bangku cadangan, kontraknya di PSG yang bakal berakhir musim ini juga tak kunjung diperpanjang oleh manajemen Les Parisiens.

Baca juga: PSG Siapkan Dana Besar Buat Datangkan Kalidou Koulibaly

Menjalani karier yang tidak sesuai rencana, membuat Cavani dikabarkan ingin hengkang dari Parc des Princes pada bursa transfer Januari ini. Atletico Madrid disebut-sebut jadi satu-satunya klub yang telah terang-terangan ingin merekrutnya.

Meski sudah memiliki Alvaro Morata dan Diego Costa, Atletico masih mempertimbangkan untuk mendatangkan seorang penyerang tengah baru pada bursa transfer paruh musim ini. Cavani pun dibidik untuk diplotkan sebagai tandem Alvaro Morata di lini depan.

Namun sayang, tawaran pertama Atletico yang diperkirakan dibawah 25 juta euro dianggap oleh PSG belum memenuhi patokan harga yang sudah mereka tetapkan tuk si pemain.

“Kami sudah mendapatkan proposal dari Atletico Madrid. Namun proposal itu tidak sepadan dengan nilai sang pemain. Saya bisa meyakinkan anda bahwa tidak ada yang bisa dilakukan dengan dana sekecil itu.” kata Leonardo dilansir dari Goal International.

Baca juga: Tuchel ke Arsenal: Lupakan Kurzawa, Dia Tidak Dijual!

“Kami sebenarnya tidak pernah berpikir untuk menjualnya. Manajemen berharap dirinya bertahan saja disini. Tapi dia sudah mengatakan ingin pergi, kita lihat saja beberapa hari kedepan, apakah dia masih mau pergi. Kami akan mempelajari situasinya.” Leonardo menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Hasil Lengkap La Liga Spanyol Jornada ke-20: Pekan Buruk Untuk Atletico

VivagoalLa LigaPekan ke-20 La Liga Spanyol telah usai digelar selama akhir pekan kemarin. Hasilnya, persaingan Barcelona dan Real Madrid terus meruncing, sementara hasil minor malah diraih Atletico Madrid

El Real berhasil meredam perlawanan Sevilla 2-1 di Santiago Bernabeu, Sabtu (18/1/2020) berkat dua gol Casemiro yang hanya bisa dibalas sebiji gol oleh Sevilla melalui Luuk de Jong. Kemenangan ini sendiri diperdebatkan setelah VAR menganulir gol pertama Luuk de Jong di babak pertama.

Baca Juga: Quique Setien Berhutang Pada Lionel Messi

Di sisi lain, kejutan justru didapat Atletico Madrid di pekan ke-20 La Liga akhir pekan kemarin. Bertandang ke Stadion Ipurua Municipal, markas Eibar, Minggu (19/1/2020) dinihari WIB, skuat besutan Diego Simeone dipaksa pulang dengan skor 0-2 oleh Los Armeros.

Sementara itu, Barcelona yang melakoni debut bersama pelatih anyar mereka, Quique Setien berhasil meraih kemenangan tipis 1-0. Menjamu Granada di Camp Nou, Senin (20/1/2020) dinihari WIB, Los Cules sukses mengunci tiga poin berkat gol tunggal sang kapten, Lionel Messi di menit ke-76.

Pada beberapa laga lainnya, Getafe, Alaves, Real Mallorca, Espanyol dan Real Betis turut meraih angka penuh di jornada ke-20 akhir pekan lalu. Sedangkan hasil imbang harus dirasakan empat tim, yakni Osasuna, Real Valladolid, Athletic Bilbao dan Celta Vigo.

Berikut hasil lengkap Pekan ke-20 LaLiga Spanyol 2019/20:

Leganes          0 vs 3 Getafe
Levante           0 vs 1 Deportivo Alaves
Real Madrid    2 vs 1 Sevilla
Osasuna          0 vs 0 Real Valladolid
Eibar                 2 vs 0 Atletico Madrid
Real Mallorca 4 vs 1 Valencia
Real Betis        3 vs 0 Real Sociedad
Villareal            1 vs 2 Espanyol
Athletic Bilbao 1 vs 1 Celta Vigo
Barcelona         1 vs 0 Granada

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

United Minati Pemain Tak Terpakai Atletico

Vivagoal Liga InggrisCederanya Paul Pogba dan Scott McTominay membuat lini tengah United semakin tipis. Setan Merah berencana meminjam gelandang Atletico Madrid, Marcos Llorente.

Bedasarkan laporan Manchester Evening News, Llorente disebut sebagai sebagai opsi yang tepat untuk mengisi kekosongan lini tengah United. Meski sang pemain jarang bermain untuk Los Rojiblancos, pemain asal Spanyol jelas tak bisa ditepikan begitu saja.

Sejatinya, Llorente baru didatangkan dari Real Madrid di bursa transfer musim panas lalu dengan mahar 35 Juta Euro. Namun, ia lebih banyak berkutat dengan cedera dan kalah bersaing dengan pemain lain.

Baca Juga: Cedera Punggung, Akankah Rashford Masuk Line-up Saat Bertemu Liverpool?

Llorente sempat bermain di 15 laga bersama Atletico. Namun ia dirasa mendapatkan menit bermain yang  kurang. United berminat meminjamnya hingga akhir musim tanpa opsi mempermanenkannya.

Selain Llorente, Setan Merah juga siap membuka penawaran baru kepada Bruno Fernandes dari Sporting Cp guna mempertebal lini tengah mereka.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Dua Tim Elit Eropa Rencanakan Pertukaran Dua Bintang Top

0

Vivagoal – La Liga – Dua tim elit Eropa, Atletico Madrid dan Arsenal disebut siap menjajaki pertukaran dua pemain asal Prancis yakni Alexandre Lacazette dan Thomas Lemar.

Atletico memang berencana mendatangkan juru gedor anyar pasca pacekliknya lini depan mereka. Nama Lacazette pun masuk dalam incaran. Sejatinya, jebolan akademi Lyon memang dikaitkan dengan Los Rojiblancos di tahun 2017 lalu sebelum dirinya bergaung bersama Arsenal.

Semasa bergabung dengan Arsenal, Laca sukses mengemas 42 gol dan 20 assist untuk Gunners dalam 107 penampilannya di berbagai kompetisi. Di sisi lain, Atleti juga berencana melepas Thomas Lemar yang performanya musim ini jauh dari kata memuaskan.

Baca Juga: Arteta Berencana Lakukan Reuni dengan Mantan Anak Asuhnya, Siapa?

Eks AS Monaco belum mendulang satu pun gol maupun assist dalam 25 laga bersama tim asal ibu Kota Madrid di berbagai kompetisi. Jurnalis Italia, Tancredi Palmeri pun menyebut jika Atleti siap membka proses barter dengan Arsenal.

Namun sampai saat ini, Gunners belum memberikan jawaban terkait rumor tersebut mengingat mereka masih membutuhkan sosok Lacazette di lini depan sebagai solusi andai Aubameyang gagal mendulang gol untuk tim asal London Utara itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Jadi Aktor Utama Kekalahan Atletico, Simeone Tak Marah Kepada Valverde

0

VivagoalLa Liga – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone mengaku tidak marah kepada Federico Valverde setelah menjadi aktor antagonis dalam kekalahan timnya di final Piala Super Spanyol, Senin (13/1/2020) dini hari WIB. Meski menurutnya, pelanggaran yang dilakukan Valverde terhadap Alvaro Morata pada menit ke-115 sangat menentukan hasil akhir pertandingan.

Federico Valverde disodori kartu merah langsung oleh wasit pada menit ke-115. Gara-garanya, dia menekel Alvaro Morata dari belakang saat penyerang timnas Spanyol itu berpeluang besar mencetak gol karena tinggal berhadapan dengan kiper Thibaut Courtois.

Baca juga: Jadi MOTM Hingga Bantu Madrid Juara, Valverde Tetap Merasa Bersalah Pada Morata

Aksi itu sendiri menuai pujian langsung dari Diego Simeone yang dianggapnya sebagai momen paling krusial dalam final Piala Super Spanyol yang dilangsungkan di King Abdullah Sports City Stadium.

“Momen terpenting dalam pertandingan tadi adalah aksi Valverde. Hal itu mencegah peluang gol kami yang mungkin jadi penentu hasil pertandingan,” ucap Simeone seperti dikutip dari Mundo Deportivo.

Pelatih asal Argentina itu mengaku tak marah atas tindakan pemain berusia 21 tahun tersebut yang sudah sangat jelas merugikan Atletico dalam upayanya merebut trofi perdana musim ini. Dia menganggap hal seperti itu sudah seharusnya memang dilakukan seorang pemain untuk membela kepentingan tim yang dibelanya.

“Itu aksi paling penting dan saya katakan kepada Valverde untuk tidak perlu khawatir karena semua orang akan melakukan hal yang sama jika berada dalam situasi tersebut. Saya sendiri juga harus melakukan hal yang sama pada situasi seperti itu,” Simeone menambahkan.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Selanjutnya, Atletico sendiri pada akhirnya harus mengakui keunggulan rival sekotanya, Real Madrid setelah di babak adu penalti kalah 1-4.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Jadi MOTM Hingga Bantu Madrid Juara, Valverde Tetap Merasa Bersalah Pada Morata

0

VivagoalLa Liga – Gelandang Real Madrid, Federico Valverde jadi pemain yang paling banyak menuai sorotan di laga final Piala Super Spanyol, Senin (13/1/2020) dini hari WIB. Dia dinobatkan sebagai pemain terbaik pada laga setelah menerima kartu merah pada menit ke-115.

Kartu merah yang didapat wonderkid asal Uruguay itu menarik atensi banyak pihak. Bagaimana tidak, aksinya dalam melanggar Alvaro Morata sangat bisa merubah hasil akhir dari pertandingan. Andai Valverde tidak menekel Morata dari belakang, penyerang timnas Spanyol itu sangat mungkin mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.

Baca juga: Guardiola: Messi Lebih Baik Ketimbang Aguero

Selepas pertandingan, Federico Valverde mengakui bahwa tindakannya itu memang buruk. Namun, dia mengaku tak ada pilihan lain. Pelanggaran itu menurutnya tak terhindarkan.

“Seperti yang dilihat semua orang, itu memang sesuatu yang tak seharusnya dilakukan. Kami disini sama berjuang untuk memperebutkan sebuah trofi. Dan saya sudah meminta maaf kepada Alvaro. Hal yang kulakukan tidaklah baik, tapi aku adalah orang terakhir. Dan sudah berusaha melakukan hal lain, tapi tak berhasil.” ucap Valverde seperti dikutip dari Diario As.

Gara-gara insiden tersebut, Valverde pun mengaku tak enak hati menyikapi kesuksesan Real Madrid menjuarai Piala Super Spanyol.

“Di satu sisi, saya senang dengan gelar ini. Namun, perasaan saya tidaklah terlalu enak karena sudah melakukan hal yang tak baik,” tandasnya.

Baca Juga: Vivagoal Bagi-Bagi Hadiah, Mainkan Kuisnya Di Sini!

Meski demikian, Valverde tak perlu terlalu menyesal. Pasalnya, dia tetap mendapat dukungan dari sang pelatih Zinedine Zidane yang menganggapnya sudah mengambil keputusan yang sangat tepat.

“Pada akhirnya, dia memang harus melakukan hal tersebut. Itu pelanggaran yang buruk, tetapi harus dilakukan pada saat itu. Hal terpenting, dia sudah meminta maaf kepada Morata karena mereka saling mengenal baik satu sama lain,” bela Zidane.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS