Home Tags Barcelona
SQUAD
Player Position Nationality Age
M. Wagué Defender Senegal 22
Carles Pérez Attacker Spain 22
Chumi Brandariz Defender Spain 21
E. Delgado Attacker Ecuador 21
Malcom Attacker Brazil 23
J. Todibo Defender France 21
Abel Ruiz Attacker Spain 20
M. ter Stegen Goalkeeper Germany 28
Neto Goalkeeper Brazil 31
Iñaki Peña Goalkeeper Spain 21
Nélson Semedo Defender Portugal 27
Piqué Defender Spain 33
C. Lenglet Defender France 25
Jordi Alba Defender Spain 31
Sergi Roberto Defender Spain 28
S. Umtiti Defender France 27
Junior Firpo Defender Spain 24
R. Araújo Defender Uruguay 21
Dani Morer Defender Spain 22
Sergio Akieme Defender Spain 23
Jorge Cuenca Defender Spain 21
I. Rakitić Midfielder Croatia 32
Busquets Midfielder Spain 32
Arthur Midfielder Brazil 24
F. de Jong Midfielder Netherlands 23
A. Vidal Midfielder Chile 33
Riqui Puig Midfielder Spain 21
Álex Collado Midfielder Spain 21
Monchu Midfielder Spain 21
L. Suárez Attacker Uruguay 33
L. Messi Attacker Argentina 33
O. Dembélé Attacker France 23
A. Griezmann Attacker France 29
M. Braithwaite Attacker Denmark 29
Ansu Fati Attacker Spain 18
R. Manaj Attacker Albania 23
Aleñà Midfielder Spain 22
Rafinha Midfielder Brazil 27
STANDINGS
2019-20 Primera Division
Club GP W D L GD Pts
Real Madrid 33 22 8 3 40 74
Barcelona 33 21 7 5 39 70
Atletico Madrid 34 16 14 4 21 62
Sevilla 33 15 12 6 15 57
Villarreal 33 16 6 11 13 54
See Complete Standings
FIXTURES
Villarreal
Barcelona
Sun, 5/07 08:00 WIB
Barcelona
Espanyol
Wed, 8/07 08:00 WIB
Valladolid
Barcelona
Sat, 11/07 05:30 WIB
Barcelona
Osasuna
Tue, 14/07 10:00 WIB

Tag: Barcelona

Muak dengan Internal Barca, Tiga Klub Ini Berpeluang Dapatkan Lionel Messi

VivagoalLa Liga – Masa depan Lionel Messi tengah jadi pembicaraan hangat belakangan ini. Akan habis kontrak pada 2021, kapten Barcelona itu dikabarkan menolak tawaran perpanjangan yang disodorkan manajemen.

Menurut AS, Messi muak dengan situasi internal Blaugrana saat ini. Mulai dari atmosfer ruang ganti yang membuatnya tidak nyaman, hingga performa Los Cules yang belum juga memuaskan setelah penunjukan Quique Setien sebagai pelatih.

Sejumlah klub pun mulai dikaitkan dengan Messi seumpamanya peraih 6 Ballon d’Or tersebut benar-benar angkat kaki dari Camp Nou.

Manchester City jadi kandidat terkuat. Faktor Pep Guardiola yang pernah mengasuh Messi semasa melatih Barca periode 2008-2012 menjadi alasan utamanya. Bersama Pep Guardiola, Messi sukses merengkuh Ballon d’Or empat kali beruntun.

Kemudian ada Inter Milan yang sempat dirumorkan ingin mendatangkan Messi pada bursa musim panas mendatang.

Massimo Moratti, eks presiden Nerazzurri menyebut kepindahan Messi ke Inter bukan hal yang mustahil. Selain bakal bertemu rival abadinya Cristiano Ronaldo, keinginan Barca tuk merekrut Lautaro Martinez bisa jadi opsi untuk melakukan tukar guling dengan Messi.


Baca Juga:


Terakhir, Newell’s Old Boys, klub masa kecil Messi di kampung halamannya, Rosario, Argentina.

Meski terbilang kemungkinannya kecil karena Messi masih ingin terus bermain di level kompetisi tertinggi, namun Messi yang saat ini berusia 33 tahun pernah mengungkapkan keinginannya bisa bermain untuk Newell Old Boys sebelum dirinya pensiun.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Dear Messi, Jangan Sampai Pergi Tinggalkan Barcelona

Vivagoal La Liga – Zinedine Zidane meminta kepada Lionel Messi jangan sampai pernah punya pikiran meninggalkan Barcelona. Sebab, ketiadaan La Pulga akan berdampak buruk untuk kelangsungan hidup LaLiga.

Masa depan Messi kembali ramai diperbincangkan menyusul rumor ketidakharmonisan dirinya dengan pelatih Quique Setien. Messi menilai, Setien bertanggung jawab penuh atas performa buruk yang dipertontonkan Barca selepas LaLiga restart.

Dari enam laga terakhir, Barcelona hanya bisa mengoleksi 12 poin dari kemungkinan 18 poin yang bisa mereka kumpulkan. Alhasil, jarak dengan Real Madrid di puncak klasemen kian melebar jadi empat poin, setelah Madrid kembali meraih kemenangan keenamnya secara beruntun saat menjamu Getafe, Jumat (3/7/2020) dinihari WIB.

Dengan musim masih menyisakan lima pertandingan lagi, Barcelona dalam posisi terjepit untuk bisa mengamankan gelar juara. Messi pun terlihat mulai ogah-ogahan belakangan ini yang dibuktikan hanya membuat dua gol dalam empat laga terakhir Barca.


Baca Juga:


Messi pun disebut mulai tidak betah berseragam Barcelona, apalagi jika kondisi seperti ini terus, Blaugrana berpotensi nirgelar di akhir musim setelah sudah kandas di Copa del Rey dan di Liga Champions mereka belum meyakinkan.

Situasi ini ternyata cukup menarik perhatian Zidane. Meski berada di kubu lawan, namun pelatih asal Prancis tersebut terang-terangan meminta Messi untuk bertahan demi kebaikan LaLiga.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi di Barcelona, tapi saya berharap tidak bakal kejadian Messi pergi. Sebab dia ada di liga ini, dan kita ingin para pemain terbaik ada di Laliga.” tegas Zidane seperti dilansir dari Sportskeeda.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Enggan Teken Kontrak Baru, Messi Berstatus Free Transfer Musim Depan?

Vivagoal La Liga – Barcelona kian memanas. Sang mega bintang, Lionel Messi dikabarkan sudah enggan meneken perpanjangan kontrak yang disodorkan manajemen klub, yang itu artinya La Pulga akan berstatus free transfer musim panas tahun depan.

Rumor ini pertama kali dihembuskan oleh Cadena SER, Jumat (3/7/2020) waktu setempat. Kontrak Messi sedianya akan habis pada 2021 mendatang dan pembicaraan untuk memperpanjang masa kerja pemain asal Argentina tersebut sudah dimulai.

Tapi Messi diklaim tiba-tiba berubah pikiran dan memutuskan untuk tidak membuka ruang negosiasi lagi dengan manajemen untuk pembaharuan kontraknya. Masih dari sumber yang sama, Messi dikabarkan marah karena dirinya dianggap bertanggung jawab atas beberapa kerusuhan yang terjadi dalam internal Barcelona.

AS lalu memaparkan lebih detail tentang rasa frustasi seorang Messi. Pesepakbola berusia 33 tahun itu disebut muak dengan semua masalah di internal klubnya yang kerap menjadikan dirinya sebagai kambing hitam.

Messi merasa disalahkan dengan performa buruk Barcelona belakangan ini karena beberapa waktu terakhir kerap mempertontonkan kemarahannya di publik. Masih segar dalam ingatan ketika Messi secara terbuka mengkritik direktur olahraga Barcelona, Eric Abidal di akun instastory-nya.

Messi juga tidak menunjukkan rasa respek kepada asisten pelatih Eder Sarabia saat Barcelona ditahan imbang 2-2 kontra Celta Vigo. Messi disebut biang buruknya penampilan Griezmann di Barcelona karena tak pernah memberi umpan kepada mantan penyerang Atletico Madrid tersebut.


Baca Juga:


Alhasil, Barcelona kini terancam gagal mempertahankan gelar La Liga Spanyol setelah tertinggal empat angka dari Real Madrid di papan klasemen. Peluang Barca untuk nirgelar musim ini juga terbuka lebar setelah kandas di Copa Del Rey dan performa mereka kurang meyakinkan di Liga Champions.

Akumulasi dari semua persoalan ini membuat Messi lelah. Sang superstar dilaporkan sudah mulai mengeluh kepada lingkaran terdekatnya termasuk mengungkapkan rencana-rencananya kepada pemain-pemain senior di Blaugrana seperti Gerard Pique dan Luis Suarez, salah satunya adalah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya lagi di tim Catalan.

Messi sendiri telah memperkuat Barcelona sejak musim 2004/2005. Sedari periode tersebut, Messi merupakan pilar utama Barca dengan membukukan 724 penampilan dengan torehan 630 gol dan membantu timnya meraih 34 trofi.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Quique Setien Dituding Sudah Rusak Karier Griezmann

VivagoalLa Liga – Perjalanan karier Antoine Griezmann di Barcelona dianggap stagnan. Mantan pemain Deportivo La Coruna, Martin Lasarte menuding Quique Setien sebagai pelatih sudah merusak karier Griezmann.

Griezmann didatangkan Barcelona ke Camp Nou pada awal musim ini dengan banderol sebesar 120 juta euro. Ia diharapkan bisa menjadi mesin gol baru untuk tim Catalan yang selama ini diketahui selalu mengandalkan Lionel Messi.

Namun seiring berjalannya waktu, penyerang asal Prancis tersebut ternyata masih kesulitan bersinar karena baru bisa bikin 14 gol dari 42 penampilan di seluruh kompetisi. Tak pelak, Messi lagi-lagi harus jadi tumpuan utama Blaugrana, baik dari segi assist maupun gol.

Bahkan ketika Barcelona mengalami krisis penyerang karena Luis Suarez dan Ousmane Dembele bersamaan cedera, Griezmann tetap gagal menunjukkan performa terbaiknya. Libur tiga bulan karena pandemi virus Corona juga tak banyak membantu Griezmann kembali ke puncak performa.

Teranyar saat Barcelona menjamu Atletico Madrid tengah pekan ini, Griezmann malah hanya dijadikan cameo karena baru masuk pada menit ke-90. Bermain selama 2 menit, Griezmann sama sekali tak memberikan kontribusi apapun di laga yang berakhir yang dengan skor 2-2 tersebut.

Akumulasi dari buruknya pencapaian Griezmann selama hampir semusim di El Barca membuat Martin Lasarte gemas da prihatin. Ia pun tak sungkan untuk menuding cara Setien yang salah dalam memperlakukan pemain sebesar Griezmann, dan membuat si pemain jadi kurang percaya diri saat ini.


Baca Juga:



“Apa yang anda lihat dari Griezmann saat ini adalah karikatur dari persoalan yang menimpanya. Dia terlihat sangat sedih, dimana kepalanya lebih banyak tertunduk lesu dan kerap berlari dengan tatapan kosong.” ucap Lasarte seperti dilansir dari
Marca.

“Pelatih memang memiliki hak untuk membuat pergantian semaunya, tapi apa yang dilakukan terhadap Griezmann justru memperburuk kondisi psikologis sang pemain. Ketika seorang pemain mengalami periode buruk, maka pelatih harus ada untuk terus mendukungnya.” jelas Lasarte.

“Griezmann punya tanggung jawab atas penampilannya, tapi lingkungan tidak mendukungnya untuk sukses.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Pjanic Disebut Ketuaan Untuk Barcelona, AS Roma: Dia Pemain Matang

VivagoalLa Liga – Meski punya kemampuan hebat, Miralem Pjanic dianggap terlalu tua untuk bermain di Barcelona. Namun anggapan tersebut dibantah keras oleh pelatih fisik AS Roma, Paolo Ronongi. Ronongi menyebut, justru Pjanic pemain yang sangat matang saat ini.

Juventus telah mengumumkan proses kepindahan Miralem Pjanic ke Barcelona sudah tuntas. Gelandang asal Bosnia tersebut ditebus di angka 60 juta euro dengan 5 juta euro lainnya dalam bentuk bonus.

Datangnya Pjanic ke Barcelona sekaligus menandai hengkangnya Arthur Melo ke Juventus. Gelandang berusia 23 tahun itu dilepas dengan harga 72 juta euro termasuk 10 juta euro dalam bentuk bonus-bonus. Pjanic menandatangani kontrak selama empat tahun di Barcelona, Arthur sendiri bakal bersama Juventus untuk lima tahun kedepan.

Sebelumnya, banyak pihak yang tidak setuju dengan proses tukar guling ini. Pasalnya, Pjanic yang sudah berusia 30 tahun dianggap hanya sebuah rencana jangka pendek bagi Barcelona. Semestinya Los Cules mempertahankan Arthur yang tujuh tahun lebih muda atau setidaknya mencari pemain potensial yang lebih muda.

Tapi pendapat berbeda dilontarkan oleh mantan pelatih fisik Pjanic di AS Roma, Paolo Ronongi. Ronongi menaruh keyakinan bahwa Pjanic bakal punya karier yang panjang di Blaugrana. Hal itu merujuk pada kualitas sang gelandang dan ketekunannya dalam menjaga fisik di usia yang tak muda lagi.


Baca Juga:



“Pjanic saat ini berusia 30 tahun, tapi dia seorang profesional sejati yang disiplin menjaga kondisi tubuhnya. Dia masih bisa bermain untuk bertahun-tahun lagi. Coba anda lihat, dia masih bisa mengirim umpan dengan sangat baik.” ucap Ronongi dilansir dari
Sport.

“Menurut saya, Pjanic memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk bermain di Barcelona atau klub-klub papan atas di dunia. Dia masih memiliki teknik yang bagus, termasuk visi permainan yang hebat. Pjanic juga mempunyai daya magis ketika mengeksekusi tendangan bebas. Dia bisa membuat gol dan assist, buat saya dia pemain yang sangat matang saat ini.” tegas Ronongi.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Tak Akur Dengan Setien, Arsenal Coba Datangkan Griezmann?

Vivagoal – Liga Inggris – Manajemen Arsenal tengah dikaitkan akan melakukan pertukaran pemainnya yaitu Matteo Guendouzi atau Pierre-Emerick Aubameyang dengan pemain milik Barcelona, Antoine Griezmann.

Antoine Griezmann yang bermain melawan Atletico pada (2/7) kemarin, mendapatkan perlakuan tidak adil dari pelatih Blaugrana, Quique Setien. Bahkan kini Griezmann tengah dikaitkan akan bergabung dengan tim London, Arsenal.

Dilansir The Express, Griezmann kini tengah digadang akan menjadi bagian dari pertukaran dengan Aubameyang atau Guendouzi. Pasalnya kedua pemain itu memang dalam pantauan Barcelona.

Rumor Griezmann yang tengah beredar, tidak lain karena performanya dianggap tak sememukai kala ia bermain di Atletico. Tercatat dalam 32 laga yang telah dimainkan Griezmann, ia hanya mampu mencetak 8 gol.

David Luiz jadi magnet tuk gabungnya Thiago Silva

Sementara itu, Arsenal yang resmi memperpanjang masa bakti David Luiz berharap mantan pemain Chelsea itu akan dapat menjadi magnet untuk mendatangkan mantan rekan setimnya di PSg, Thiago Silva.

Silva yang memiliki segudang pengalaman dipandang menjadi solusi yang tepat atas rapuhnya pertahanan The Gunners musim ini. Terlebih dirinya akan bersanding dengan rekan senegaranya David Luiz.


Baca Juga:


Tak hanya itu, Arsenal pun dapat mendatangkan benteng kokoh milik raksasa Prancis ini tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. Kontrak Silva yang akan habis pada akhir musim ini menjadikan dirinya sebagai pemain berstatus free transfer.

Sementara itu Arteta dan anak asuhnya saat ini menempati urutan ke delapan klasemen dengan telah mengoleksi 46 poin dengan rincian 11 menang, 13 imbang, dan delapan kali telan kekalahan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Atmosfer Juara Kian Terasa, Zidane: Sisa Laga Madrid Di LaLiga Seperti Final

VivagoalLa Liga – Kemenangan tipis atas Getafe membuat Real Madrid kini jauh meninggalkan Barcelona di tabel klasemen LaLiga Spanyol. Meski demikian, pelatih El Real, Zinedine Zidane enggan jemawa.

Penalti Sergio Ramos di menit ke-79 memastikan Madrid mengantongi tiga poin saat menghadapi Getafe di pekan ke-33 LaLiga, Jumat (3/7/2020) dinihari WIB. El Real memanfaatkan situasi usai Barcelona hanya bermain imbang 2-2 kontra Atletico Madrid dan Celta Vigo pada akhir pekan kemarin.

Dengan demikian, Madrid semakin nyaman di puncak klasemen dengan torehan 74 poin, unggul empat angka dari Barcelona yang ada di urutan kedua dengan menyisakan lima laga musim ini.

Tak bisa dipungkiri bahwa dengan situasi ini Madrid terdepan dalam perburuan gelar juara LaLiga dan gelar perdana mereka sejak kali terakhir merebutnya pada tahun 2017 silam. Meski demikian, Zidane menegaskan bahwa timnya belum memenangi apapun.


Baca Juga:



“Ini hanya tiga poin tambahan. Kami memang harus menang, tidak lebih. Bagi kami tidak ada yang berubah, semua laga sisa masih final.” ucap Zidane seperti dilansir dari
Movistar.

“Kami belum memenangkan apapun. Saya tahu seperti apa dan sampai ini selesai, kami belum bisa berkata apapun. Kami harus terus bekerja keras, kami bahagia dan bangga dengan tim ini, usahanya yang sudah ditunjukkan.” Zidane menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Drama Griezmann Di Laga Kontra Atletico, Simeone Dukung Setien

VivagoalLa Liga – Antoine Griezmann cuma main 5 menit saat Barcelona bermain imbang 2-2 melawan bekas klubnya, Atletico Madrid. Mantan pelatihnya, Diego Simeone menganggap waktu selama itu sebetulnya bisa merubah jalannya pertandingan.

Sejak LaLiga Spanyol kembali dilanjutkan pada pertengahan Juni kemarin, Griezmann belum sekalipun bisa mencetak gol. Ia bahkan tercatat hanya sekali tampil full 90 menit dalam enam laga terakhir Blaugrana.

Melawan Atletico, Selasa (30/6/2020) dinihari WIB, waktu bermain Griezmann sangat sedikit karena ia baru dimasukkan pada masa injury time babak kedua. Banyak yang menilai dengan jumlah waktu sedikit seperti itu, tak banyak yang bisa dilakukan. Situasi ini kemudian memantik amarah keluarga Griezmann karena menganggap Setien sudah mempermalukan pemain sekaliber Griezmann.

Simeone yang pernah membesut Griezmann selama empat musim di Atletico coba membela Setien. Menurutnya, tak masalah seberapa lama seorang pemain berada di lapangan, karena yang terpenting adalah seberapa besar kontribusi yang bisa diberikannya.

Simeone menyebut, tak menutup kemungkinan Griezmann bisa jadi pembeda dan membuat Barcelona menang. Hal itu merujuk pada pengalaman Atletico yang sudah sempat unggul 1-0 atas Real Madrid di final Liga Champions, tapi tiga menit terakhir malah kebobolan, dan akhirnya mereka kalah 1-4 di babak perpanjangan waktu.


Baca Juga:



“Buat kami, bermain tiga menit pun bisa sangat menentukan. Ingat, kami kalah di final Liga Champions hanya dalam waktu tiga menit. Dan buat saya, waktu selama itu sangat penting.” ucap Simeone seperti dilansir dari
Sportskeeda.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Laga Melawan Villareal Jadi Partai Terakhir Setien Sebagai Pelatih Barcelona?

Vivagoal La Liga – Rumor pemecatan Quique Setien sebagai pelatih Barcelona makin mengalir kencang. Kabarnya, kalau Barcelona kembali gagal menang atas Villarreal di pekan ke-34 La Liga Spanyol, pelatih berusia 61 tahun itu akan segera dipecat.

Dilansir dari Marca, Barcelona menjalani restart Laliga Spanyol dengan laju kurang meyakinkan. Dari enam pertandingan terakhirnya, Lionel Messi Cs hanya bisa meraih tiga kemenangan dan tiga imbang.

Hasil ini membuat Barcelona harus merelakan posisi puncak klasemen diambil alih oleh pesaing terdekatnya, Real Madrid. Saat ini, Madrid berhasil unggul empat poin atas Barcelona dengan menyisakan lima laga sisa musim 2019/2020 ini.

Kurang meyakinkannya penampilan Barcelona disebut karena masalah internal yang menimpa skuad besutan Quique Setien. Mantan pelatih Real Betis tersebut sedari awal kemunculannya disebut terus panas dengan para pemainnya, khususnya ketidaksukaan para pemain dengan asistennya, Eder Sarabia.

Di awal-awal ia memimpin laga Barcelona, Eder Sarabia sempat melontarkan kata-kata kasar kepada Griezmann dan membuat para pemain seperti Messi panas. Situasi makin runyam setelah Messi tertangkap kamera mengabaikan instruksi Eder Sarabia di laga kontra Sevilla akhir pekan kemarin.

Luis Suarez juga melontarkan kritikan kepada Setien setelah Barcelona hanya bermain imbang 2-2 dan pelatih berusia 61 tahun itu malah memasukkan Arthur Melo yang notabene sudah tidak fokus lagi membela Barcelona karena telah resmi berseragam Juventus musim depan.


Baca Juga:


Para petinggi klub seperti Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu, wakil presiden Jordi Moix, Manager Javier Bordas, Direktur Oscar Grau, dan direktur olahraga Eric Abidal diberitakan sudah sempat menggeruduk rumah Setien. Hasil dari pertemuan tersebut dilaporkan oleh Marca bahwa Quique Setien dijatuhi ultimatum.

Dirinya bakal segera dipecat oleh Barcelona jika kembali gagal menang atas Villarreal di lanjutan pekan ke-34 La Liga Spanyol, Senin (6/7/2020) dinihari WIB. Pasalnya, andai imbang apalagi kalah, sudah bisa dipastikan kans juara Barcelona sudah tertutup jika merujuk performa Madrid yang begitu stabil sejak restart La Liga.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Demi Gelar LaLiga, Carvajal Fokus Tatap Laga Sisa!

VivagoalLa Liga – Dani Carvajal menegaskan bahwa Real Madrid kini hanya perlu fokus pada tim mereka sendiri demi meraih gelar juara LaLiga Spanyol musim ini. El Real tak perlu lagi melirik-lirik Barcelona.

Madrid berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Getafe pada lanjutan jornada ke-33 Liga Spanyol, Jumat (3/7/2020) dinihari WIB di Estadio Alfredo Di Stefano. Gol tunggal kemenangan Los Blancos di laga tersebut diciptakan oleh penalti Sergio Ramos pada menit ke-79.

Wasit Juan Martinez menunjuk titik putih setelah akselerasi Dani Carvajal ke kotak penalti Getafe dijegal oleh Mathias Olivera. Carvajal sendiri mengaku puas dengan kontribusinya bisa membantu Madrid kembali meraup poin penuh dalam enam laga beruntun.

Carvajal juga menegaskan bahwa langkah menuju gelar juara kini sepenuhnya berada di tangan mereka. Madrid hanya perlu fokus pada lima laga sisa musim ini dengan terus meraih hasil optimal tanpa perlu mengkhawatirkan Barcelona lagi.

“Jelas bahwa dengan selisih empat poin, kami hanya perlu bergantung pada diri kami sendiri untuk memenangkan Liga musim ini. Kami sudah berada di jalur yang tepat.” ucap Carvajal dilansir dari Marca.


Baca Juga:



“Kami harus mengambil keuntungan dari terpelesetnya Barcelona, karena setiap laga adalah final. Kami harus serius menunjukkan bahwa kami adalah satu kesatuan. Dan saya senang bisa memenangi duel satu lawan satu dan mendapatkan penalti. Kami akan kembali melawan tim sulit, Athletic Bilbao di hari Minggu.” pungkasnya.

Kemenangan ini sekaligus mengantarkan Madrid menjauh dari kejaran Barcelona. Mereka kukuh di puncak klasemen dengan 74 poin, unggul empat angka dari Blaugrana di peringkat kedua yang hanya bisa bermain imbang 2-2 kontra Atletico Madrid.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS