Tag: Bima Sakti

Inilah Reaksi Para Pelatih Timnas Usai Indonesia Ditunjuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-21 2021

Vivagoal – Liga Indonesia – Indonesia sudah dipastikan jadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2021. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Presiden FIFA, Gianni Infantino, dalam acara FIFA Council di Shanghai, Tiongkok, Kamis (24/11).

Tak ayal, berbagai reaksi langsung diungkapkan para pelaku sepakbola Indonesia. Termasuk para pelatih timnas Indonesia kelompok berumur. Mulai dari Bima Sakti (Indonesia U-16), Fakhri Husaini (Indonesia U-19), dan Indra Sjafri (Indonesia U-22).

Baca juga: Jamu Persija di I Wayan Dipta, Persib Targetkan Tiga Poin

Ketiga pelatih itu mengucapkan rasa syukurnya atas terpilihnya Indonesia di akun instagram masing-masing. Fakhri, misalnya. Dia memposting pesan singkat sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria kepada dirinya soal Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Pelatih, KITA MENANG, hanya 3 kata WA Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria dari Shanghai ke saya..Alhamdulillah, Allah mengabulkan doa KITA semua. Terima kasih, bu Tisha, atas segala pengorbanan, perjuangan, semangat yang tidak kenal lelah, rasa percaya diri yang tinggi, sehingga mampu menyakinkan FIFA untuk menetapkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 tahun 2021, “tulis Fakhri, dalam akun instagramnya @coachfakhri.

“Terima kasih atas dukungan & doanya, Bismillah..Insya Allah Indonesia BISA,” tambahnya.

Di sisi lain, Bima Sakti juga mengatakan rasa optimisme tinggi setelah berhasil membawa Indonesia U-16 lolos ke Piala Asia U-16 2020.

Baca juga: Ezechiel Tak Masuk Line Up, Begini Alasan Pelatih Persib

“Alhamdulillah … Bismillah semoga ini menjadi semangat baru dan momentum kebangkitan sepakbola Indonesia, Aamiin YRA,” kata Bima.

Sementara itu, Indra memposting ulang unggahan PSSI berupa video saat Infantino mengumumkan secara resmi Indonesia terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Lawan Timor Leste, Bima Sakti Isyaratkan Rotasi Pemain

VivagoalTimnas – Timnas Indonesia U-15 bakal bertemu Timor Leste di matchday ketiga Piala AFF. Pelatih Bima Sakti mengaku tidak menutup kemungkinan bakal melakukan rotasi pemain.

Duel Indonesia vs Timor Leste akan berlangsung, Rabu (31/7) sore. Kedua tim saat ini sama-sama mengoleksi enam poin, namun Timor Leste lebih berhak ada di posisi puncak klasemen grup A karena unggul selisih gol dari skuat Garuda Merah.

Baca juga: Gabung di Timnas U-15, Alex Senang Ikuti Jejak Boaz Solossa

Bima sendiri mengatakan bahwa kemungkinan dirinya bakal merotasi pemain di laga besok. Hal itu tidak lepas dari padatnya jadwal yang hanya punya jeda satu hari tiap pertandingan.

“Kami akan melakukan recovery, tapi tetap akan fight dan mencoba memberikan yang terbaik.” ujar Bima di mixed zone Chonburi Campus Stadium 1.

“Besar kemungkinan ada sedikit rotasi pemain, karena ada beberapa pemain yang sudah dua kali main dalam dua hari.” Bima menjelaskan.

Baca juga: Timnas U-23 Agendakan Dua Uji Coba Sebelum SEA Games 2019

Indonesia sendiri adalah juara bertahan di turnamen kelompok umur 15 tahun ini., Pada 2018 lalu, Garuda Muda besutan Fakhri Husaini berhasil keluar sebagai juara di Sidoarjo setelah menumbangkan Thailand melalui babak adu pinalti di laga final.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Gabung di Timnas U-15, Alex Senang Ikuti Jejak Boaz Solossa

Vivagoal – Liga Indonesia – Keberhasilan menembus skuat timnas Indonesia U-15 membuat Alexandro Felix Kamuru bersyukur. Pasalnya, kesempatan itu akan membuat kesempatannya mengikuti sang idola, Boaz Solossa makin terbuka lebar. 

“Pertama dapat kabar tentu saja saya kaget, tapi senang. Saya merasa sangat bersyukur, antara percaya tidak percaya. Waktu ikut dengan coach Bima Sakti, saya tidak menduga bisa lolos seleksi masuk timnas

“Pemain idola saya Boaz Solossa, jadi dengan bisa masuk di timnas ini, saya ingin ikuti jejak beliau karena dia juga masuk timnas di umur belasan,” ujar Alex.

Lebih lanjut, Alex mengaku selama berlatih dibawah arahan Bima Sakti, dirinya mendapat banyak pelajaran baru. Dimana hal itu membuatnya tak sabar untuk segera berlaga di AFF U-15.

Baca Juga : Timnas U-23 Agendakan Dua Uji Coba Sebelum SEA Games 2019

“Saya senang dilatih oleh coach Bima, dia pelatih bagus, banyak ilmu yang diberikan, termasuk soal kedisiplinan. Ada rasa gugup juga, tapi bukan masalah, tidak bakal jadi beban. Saya justru sudah tidak sabar main di timnas,” Alex menambahkan.

Sebagai informasi, Alex adalah putra asli Sorong, Papua yang besar di Yogyakarta. Saat ini, dia masih berstatus sebagai pemain Barito Putera U-16. Bersama akademi Barito, bakatnya tercium oleh Bima Sakti yang langsung mengundang ikut pemusatan latihan timnas di Jakarta.

Selalu update berita Liga Indonesia terbaru hanya di Vivagoal.com

Bima Sakti Panggil 37 Pemain Untuk Timnas U-16

VivagoalLiga Indonesia Pelatih Tim Nasional Indonesia U-16, Bima Sakti memanggil 37 orang pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang. Nantinya, ia akan melakukan seleksi untuk menghadapi Kualifikasi Piala AFC U-16 2020 pada bulan September mendatang. 

Selain pemusatan latihan, Bima Sakti sekaligus akan melakukan seleksi diwaktu yang bersamaan. Dimana seleksi ini menjadi seleksi tahap kedua yang diisi oleh gabungan beberapa pemain.

“Seleksi tahap kedua ini diisi oleh pemain gabungan antara pemain yang sudah menjalani seleksi tahap pertama dan beberapa orang pemain baru. Dimana tujuannya saya adalah untuk melihat dan mencari lagi pemain lain dalam mengisi pos-pos yang saya rasa perlu,” jelas Bima dilansir laman resmi PSSI.

Bima menambahkan dirinya sudah memiliki kerangka untuk membentuk timnas U-16. Menurutnya setiap posisi nantinya akan dihuni dua sampai tiga pemain.

“Saya sudah memiliki kerangka tim. Nantinya saya ingin di setiap posisi di isi dua sampai tiga pemain dengan kualitas dan kemampuan yang setara,” tambah Bima.

Baca Juga : Beto Minta Timnas Indonesia Terus Didukung

Nantinya, Bima sebagai pelatih akan mengandalakan skema permainan menyerang dengan mengandalkan kecepatan. Terlebih pemain-pemain indonesia memiliki sayap yang memiliki kelebihan dalam hal kecepatan.

“Ya kecepatan menjadi kunci utama tim ini. Karena itu kelebihan dari pemain-pemain Indonesia. Di sini saya juga memiliki sayap-sayap seperti Rui, Alexandro mereka punya kecepatan di sayap. Jadi kami main di tengah hanya sebagai poros, untuk main ke luar (sayap),” tutup Bima.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bima Sakti Sudah Kantongi Pemain untuk Perkuat Timnas U-16, Siapa Saja?

VivagoalLiga Indonesia – Saat ini, Timnas U-16 tengah melakukan seleksi pemain untuk memperkuat tim. Sudah ada 41 nama yang dipersiapkan untuk mengarungi Piala AFF U-15 2019 dan Piala Asia U-16 2020. Meski demikian, Pelatih Timnas U-16, Bima Sakti, mengaku sudah mengantongi nama-nama pemain yang bakal bergabung di Training Center (TC).

Seleksi ini digelar hingga 26 Mei di lapangan latihan Tim Nasional, Sawangan. Menurut Bima, pemain yang mengikuti seleksi memperlihatkan permainan bagus mulai dari kekompakan hingga kerjasama tim yang mumpuni

“Fisik pemain harus ditingkatkan lagi. Saya sudah ungkapkan hal itu kepada pelatih fisik. Namun kita akan menyesuaikan keadaan karena ini Bulan Puasa. Namun secara keseluruhan, saat internal game kemarin, kami bisa lebih mudah menilai kualitas pemain,” ungkapnya pada laman resmi PSSI.

“Saya sudah mengantongi beberapa nama pemain sebagai kerangka tim, akan ada pencoretan beberapa pemain. Hasilnya akan diumumkan hari Minggu ini,” pungkasnya

Dalam skuat kerangka Timnas U-16, terselip nama Tristan Alif. Sejak usia 6 tahun, pemain ini sudah unjuk kebolehan mengolah si kulit bundar. Bahkan, ia pernah menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam beberapa waktu lalu. Apakah Tristan nantinya akan masuk ke dalam TC Timnas U-16? Menarik untuk ditunggu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Begini Kriteria Pemain yang Dicari untuk Timnas U-16

VivagoalLiga Indonesia Pelatih timnas Indonesia U-16, Bima Sakti mengaku sudah memiliki kriteria pemain yang dicarinya. Satu diantaranya adalah pemain itu harus bisa cepat memahami visi bermain yang diberikannya.

Saat ini, ada 41 pemain yang tengah mengikuti seleksi perdana untuk skuat timnas Indonesia U-16 yang akan berlaga di ajang Piala AFF pada 27 Juli sampai dengan 9 Agustus 2019.

Kegiatan ini sendiri dilaksanakan di lapangan National Youth Training Centre, Boojongsari, Depok. Rencananya, agenda seleksi ini akan berlangsung dari 13 Mei sampai 26 Mei mendatang.

 

Menurut Bima, dalam seleksi ini, para pemain sekaligus juga dilatih dengan pola-pola yang akan dipakai timnas U-16 di Piala AFF nanti. Mengingat, mereka belum pernah sekalipun dibesut oleh eks pelatih Persiba Balikpapan itu.

“Yang paling penting, selain kemampuan skill individu, para pemain juga dituntut bisa cepat beradaptasi, termasuk kerjasama dengan sesama rekan, chemistry nya bisa dapat. Terakhir visi bermain bola mereka bagaimana.” ujar Bima.

“Ini bulan puasa, dan baru latihan perdana, jadi kebanyakan baru beradaptasi, kita juga dari tim pelath sudah mengurangi materi berat untuk 34 pemain yang sedang menjalani puasa.” ungkapnya.

Lebih lanjut, Bima juga mengungkapkan soal sosok yang paling mencuri perhatian di latihan seleksi perdana Timnas U-16 yakni, Tristan Alif.

Sebelumnya, Tristan Alif dikenal di dunia sepakbola Indonesia karena semasa berumur 6 tahun, dia sudah ikut latihan di sejumlah akademi klub di Eropa. Satu diantaranya, ia sempat menimba ilmu di akademi Ajax Amsterdam.

Tristan Alif bahkan mendapat pujian dari CEO Ajax, Edwin Van der Sar yang mengatakan bahwa dia kagum dengan kemampuan olah bola Tristan yang kini sudah berusia 14 tahun.

“Dia (Alif) punya skill bagus, kerjasamanya bagus, teknik sepakbolanya mumpuni. Ya kami tinggal lihat cara dia beradaptasi dengan rekannya yang lain. Apalagi dia bisa main di tengah, bagus juga saat dimainkan di sayap kanan atau kiri.” tandas Bima.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Bima Sakti Bicara Terkait Nasibnya dan Pelatih Timnas Berikutnya

0

Vivagoal – Bima Sakti baru saja menyelesaikan tugasnya sebagai pelatih tim nasional Indonesia dengan hasil yang kurang memuaskan. Bima pun lantas bicara soal masa depan nasibnya di tim Garuda.

Dibawah kepemimpinan Bima Sakti, Indonesia sudah harus tersingkir sedari babak penyisihan grup Piala AFF 2018 karena hanya bisa mengumpulkan 1 kemenangan berbanding dua kekalahan dan imbang sekali saat melawan Filipina di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (25/11) malam WIB. Laga itu sendiri berkesudahan 0-0.

Laga kontra Filipina sebenarnya bukan lagi pertandingan yang menentukan buat kedua tim. Mengingat di laga sebelumnya, Indonesia sudah dipastikan tersingkir setelah Thailand hanya bermain imbang 1-1 lawan Filipina..

Hasil tersebut membuat Indonesia harus puas di peringkat empat Grup B dibawah Singapura yang ada di posisi ketiga.

Buat Bima Sakti, laga melawan Filipina adalah partai terakhirnya sebagai pelatih skuat Merah Putih, sesuai yang tercantum dalam kontraknya saat dipercaya mengisi posisi yang ditinggalkan Luis Milla. Pria berusia 42 tahun itu kini memilih untuk menyerahkan soal masa depannya kepada PSSI.

“Soal siapa nanti yang akan ditunjuk menjadi pelatih Indonesia, itu urusan PSSI, saya sendiri hanya memiliki kontrak sampai Piala AFF ini saja.” jelas Bima.

“Meski begitu, saya ingin semua media cetak maupun televisi dan media lainnya tetap support timnas. Siapa pun nanti pelatihnya, mau pelatih lokal atau asing.” sambungnya.

“saya ingin semua bersatu membantu timnas, kritik tetap boleh karena itu untuk membangun dan memperbaiki persepakbolaan kita, saya sendiri selalu dukung itu,” tutup Bima.

Selalu update berita bola terkini seputar sepakbola dunia hanya di vivagoal.com

Indonesia Akan Tampil Variatif di Laga Kontra Timor Leste

VivagoalBerita Bola – Di laga kedua penyisihan Grup B Piala AFF 2018 yang akan digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pelatih timnas Indonesia, Bima Sakti dibebani target harus menang atas lawannya, Timor Leste, Selasa (13/11/2018).

Sebelumnya, di laga perdana Piala AFF 2018, Indonesia yang bertandang ke Stadion Nasional, markas timnas Singapura, harus pulang dengan kekalahan tipis 0-1,

Pelatih Singapura, Fandi Ahmad mengaku ia sudah mempelajari taktik permainan Indonesia. Ia menginstruksikan kepada para pemainnya agar mengunci pergerakan dua sayap Indonesia, Febri Hariyadi dan Irfan Jaya. Namun, perubahan taktik menyerang melalui sayap yang dirubah Bima sudah tidak mampu membantu Indonesia untuk terhindar dari kekalahan.

Tak heran, jika di laga melawan Timor Leste, Indonesia diminta bermain lebih variatif, jika ingin meraih kemenangan atas lawannya. Kemenangan jadi satu-satunya jalan buat Evan Dimas dkk menjaga kans melaju ke babak semifinal Piala AFF 2018.

“Bukan hanya Singapura, tim lain sepertinya juga telah mengantisipasi pola penyerangan kami yang banyak melalui sayap. Tapi saya sudah punya strategi lain,” cerita Bima.

“Selain agresif melalui sayap, pemain juga diinstruksikan untuk sering-sering melepas umpan terobosan. Ya, lebih bervariasi lah, karena sewaktu melawan Singapura, begitu sayap kami ditutup, anak-anak mati akal,” sambung Bima.

Selalu update berita bola terkini seputar timnas Indonesia hanya di vivagoal.com

Baru Satu Laga Pimpin Timnas, Bima Sudah Diminta Mundur

VivagoalBerita Bola – Meski timnas Indonesia baru sekali menelan kekalahan di ajang Piala AFF 2018, namun sudah ramai bermunculan desakan agar pelatih anyar Garuda Merah, Bima Sakti mundur. Bima sendiri mengaku hanya ingin fokus, dan tidak terlalu menghiraukan soal rumor tersebut.

Bima yang memimpin skuat Merah Putih menggantikan Luis Milla untuk Piala AFF 2018, harus menerima kenyataan timnya kalah 0-1 di laga perdana melawan Singapura, Jumat (09/11/2018) malam WB. Suara-suara sumbang pun lantas bermunculan meminta eks pemain Primavera itu mundur dari jabatannya sebagai pelatih.

Indonesia sendiri memang tampil kurang greget saat dikalahkan The Lions di Stadion Nasional, Singapura. Alhasil, di sosial media, para pendukung dan pecinta timnas Indonesia pun lantas ramai-ramai meminta Bima mundur dari jabatannya.

Selain meminta Bima mundur dari posisinya, para suporter timnas juga menuding PSSI sebagai biang buruknya performa Indonesia saat melakoni laga pembuka Piala AFF 2018. Menurut para pendukung tim Merah-Putih, PSSI tidak serius menyiapkan tim, sementara mereka menargetkan timnas bisa meraih juara.

Bima sendiri mengaku tidak mengambil pusing soal desakan mundur yang ramai disuarakan di sosial media. Pelatih berusia 42 tahun itu memilih fokus ke laga berikutnya melawan Timor Leste agar bisa menjaga kans Indonesia lolos ke babak berikutnya.

“Saya siap terima kritikan, termasuk masukan. Karena itu tujuannya untuk kebaikan timnas. Kita semua memang sudah rindu Indonesia meraih prestasi,” jelas Bima.

“Tapi saya mesti fokus dan jalani yang ada sekarang ini. Tidak baik jika saya meninggalkan tim dalam situasi begini. Kita buktikan saja nanti di laga kontra Timor Leste,” tandasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar Timnas Indonesia hanya di vivagoal.com

Bima Sakti Berjanji Indonesia Akan Tampil Menyerang

0

VivagoalBerita Bola – Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti tegas mengatakan timnya akan mengusung permainan menyerang saat bertandang ke markas Singapura. Indonesia akan melakoni laga perdana Piala AFF pada Jumat, (09/11/2018) malam.

“Saya sudah menginstruksikan kepada anak-anak agar bermain lebih menyerang jika ingin memenangkan laga perdana ini,” ujar Bima.

Menurut Bima Singapura adalah tim yang kuat. Selain itu juga mereka baik dalam menyerang dan bertahan.

“Timnas Singapura adalah tim kuat karena bermaterikan banyak pemain bagus, seperti Ikhsan Fandi. Selain itu, mereka juga organisasi pertahanan yang bagus. Transisinya juga bagus, tapi kami akan mencoba,” jelas Bima kepada FoxSports.

Bagi bima sendiri ini adalah pengalaman pertamanya membesut Timnas sebagai pelatih kepala. Sebelumnya di Asian Games Bima adalah assisten Luis Milla.

“Ini pengalaman terbaru buat karier saya. Apalagi saya membawa mayoritas pemain alumni Asian Games 2018,” Bima menambahkan.

Lebih lanjut, Bima juga mengakui pola latihan yang pernah diterapkan Luis Milla masih ia gunakan dalam latihan timnas. Mantan pemain Primavera itu tidak ingin mengubah pola latihan itu karena waktu yang sudah sangat mepet.

“Kami masih berlatih dengan pola latihan Milla. Saya pribadi belum mau mengubah cara coach Milla melatih dulu, terlebih waktu yang dipunya sangat singkat. Dan saya beruntung karena ada empat pemain senior yang bisa membantu saya,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar piala AFF hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS