Tag: Christian Eriksen

Eks Inter Khawatir dengan Perekrutan Eriksen, Kenapa?

Vivagoal Serie A – Mantan penyerang Nerazzurri, Benito Carbone menyebut jika kehadiran Christian Eriksen justru berpengaruh negatif pada permainan Inter Milan.

Inter mendatangkan Eriksen pada Januari kemarin. Dengan hanya perlu membayar 20 juta Euro, transfer dari Tottenham Hotspur itu dinilai sebagai salah satu transfer terbaik yang dilakukan oleh Antonio Conte.

Eriksen dengan kualitas dan pengalaman yang dimiliki, percaya akan mampu membawa permainan tim jauh lebih berwarna terutama di sektor lini tengah.

Kepercayaan Conte kepada Eriksen sudah terlihat ketika sang pelatih memberikan debut pertamanya satu hari setelah transfer itu terjadi. Gelandang asal Denmark tersebut dimainkan saat Inter mengatasi Fiorentina 2-1 di perempat final Coppa Italia pada 29 Januari.

Namun Eriksen dinilai lamban dalam proses adaptasi di Inter. Tercatat ia baru tampil delapan kali di seluruh ajang, mencetak satu gol dan satu assist. Situasi semakin sulit setelah kompetisi harus ditunda lantaran adanya pandemi corona.


Baca Juga:


Carbone pun cemas jika Eriksen hanya akan memperlambat tempo permainan tim. Conte ingin timnya selalu sigap menekan balik lawan dan menutup jalur umpan, sementara satu hal yang diyakini jadi kelemahan Eriksen adalah gerakannya lamban.

“Tim miliki Conte dibangun dengan ide yang berbeda dan pemain asal Denmark ini berisiko mengganggu keseimbangan yang sudah dibangun Conte dengan cukup baik,” keluh Carbone kepada Calciomercato, dikutip Football Italia.

“Jadi antara sistemnya yang berubah, atau pemainnya yang harus bekerja keras untuk mengubah pendekatan,” sambungnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Eriksen Hadirkan Persaingan Sehat di Inter Milan

Vivagoal Serie A – Stefano Sensi mengaku jika kedatangan Christian Eriksen tidak membuat posisinya terancam. Ia justru menyambut baik kedatangan sang pemain guna menambah persaingan di lini tengah tim.

Sensi merupakan salah satu rekrutan Inter pada musim panas 2019 kemarin. Kehadirannya dan para pemain baru membuat Inter tampil lebih solid dan meyakinkan.

Namun jelang pergantian tahun, Inter mulai tersendat. Antonio Conte kemudian memutuskan mendatangkan tiga pemain baru salah satunya adalah Christian Eriksen.

Kedatangan Eriksen jelas membuat opsi di lini tengah kian menumpuk. Beberapa pemain sepertinya akan tersingkir dari dalam skuad Conte di sisa musim ini.

Namun Sensi memiliki pandangan yang berbeda. Menurutnya tim yang besar akan memiliki persaingan yang besar pula. Dan hal itu dibuktikan dengan kehadiran Eriksen dalam tim.

“Tidak, tim yang hebat harus memiliki persaingan untuk setiap posisi. Christian [Eriksen] telah bermain di level tertinggi, ia telah memberi kita dan akan terus memberi kita andil besar,” seru Sensi pada La Repubblica.


Baca Juga:



Lebih lanjut Sensi mengatakan jika kehadiran Eriksen membuatnya harus terus berkembang. Pemain 24 tahun itu melihat dirinya harus mampu meningkatkan visi permainan dan kreativitas di lini tengah yang tentu saja tidak akan mudah.

“Saya ingin meningkatkan visi bermain saya, pandangan sekilas yang memungkinkan Anda untuk memahami permainan dan membuat langkah yang tepat dan cepat,” serunya.

“Itu adalah sesuatu yang sulit untuk dilatih, tetapi saya sedang mengusahakannya,” tandas Sensi.

Sensi sendiri direkrut dengan status pinjaman dari Sassuolo dan bisa dipermanenkan di akhir musim. Sedang Eriksen direkrut Inter Milan secara permanen dari Tottenham Hotspur dengan mahar 20 juta euro saja.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Pemain Anyar Inter Milan Jadi Biang Masalah, Siapa?

Vivagoal Serie A – Paolo Di Canio menyebut jika mental dan cara bermain Christian Eriksen hanya akan membuat Inter Milan kesulitan.

Saat Christian Eriksen didatangkan ke Inter Milan, banyak pihak menaruh harapan tinggi pada mantan pemain Tottenham Hotspurs tersebut. Dengan mahar hanya 20 juta euro, kualitas yang dimiliki Eriksen disebut bisa mengangkat penampilan tim.

Baca juga: AC Milan Sudah Cari Pengganti Stefano Pioli, Siapa?

Namun Eriksen sampai saat ini masih belum mampu menembus tim utama Inter. Dari empat kesempatan bermain di laga Serie A, pemain berusia 28 tahun itu hanya sekali bermain sebagai pemain inti. Itu pun tidak bermain penuh selama 90 menit.

Di Canio kemudian menyebut jika Eriksen bisa menjadi masalah di Inter baik secara mental maupun dari gaya permainannya.

“Eriksen akan menjadi masalah bagi Antonio Conte di Inter Milan,” ucap Paolo Di Canio dikutip dari Sky Sports.

“Eriksen tidak seperti Diego Costa, yang bisa bertarung dengan siapa saja ketika Anda tidak memainkannya. Dia lebih seperti Eden Hazard: pendiam, dia tidak pernah mengeluh, tetapi sulit untuk melakukan konfrontasi dan bersikap jujur,” sambung mantan pemain Lazio tersebut.

Baca juga: Dybala Jadi Kunci Kemenangan Juventus, Tapi Tak Dimainkan Sejak Awal, Kenapa?

“Eriksen di Tottenham, dia punya peluang melepas umpan berbahaya karena ada orang-orang yang berlari untuknya, di Inter mereka tidak mampu membelinya [para pemain tersebut]. Ia tidak bisa melewati lawan dalam pertarungan satu lawan satu, ia tidak memiliki kecepatan,” imbuhnya.

Masukan juga datang dari mantan pelatih timnas Italia, Fabio Capello. Ia menyebut jika Eriksen kini berada di tempat baru sehingga butuh waktu untuk adaptasi.

“Sepak bola Italia tidak terlalu cepat tetapi Eriksen tidak pernah punya cepat yang tinggi dalam karirnya,” ucap Capello.

“Saya pikir dia bisa tampil baik sebagai pengatur permainan, seperti Andrea Pirlo di Juventus dan bukan sebagai pemain sayap. Dia tidak memiliki kecepatan untuk menjadi pemain box-to-box. Dia bisa tampil seperti Marcelo Brozovic bukan seperti Arturo Vidal,” ucap Fabio Capello.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Eriksen Cetak Gol Perdana Di Inter, Begini Reaksi Conte

Vivagoal Liga Eropa – Christian Eriksen berhasil menjawab keraguan dengan tampil gemilang saat Inter berkunjung ke kandang Ludogorets Razgrad pada leg pertama 32 besar Liga Europa, Jumat (21/2/2020) dini hari WIB.

Inter Milan berhasil mengalahkan tuan rumah dengan skor 0-2. Satu gol berhasil dicetak oleh Eriksen pada menit ke-71, lalu Romelu Lukaku mencetak gol di ujung laga untuk mengunci kemenangan 2-0.

Baca juga: Jika Pogba Gagal, Juventus Sudah Mengantongi Nama Lain

Gol perdana Eriksen pada laga tersebut tentu mencuri perhatian banyak pihak. Gol pemain asal Denmark itu seakan menjawab keraguan banyak pihak atas dirinya. Bahkan ada yang menyebut jika Eriksen bukan target utama pelatih Inter pada Januari kemarin.

Antonio Conte pun menyambut baik gol Eriksen. Menurutnya gol tersebut akan mampu menumbuhkan rasa percaya diri terhadapnya. Ia juga optimis jika eks pemain Spurs itu masih bisa berkembang jauh lebih baik lagi.

“Saya ikut senang untuknya [Eriksen]. Gol akan selalu memberikan rasa percaya diri kepada semua pemain,” kata Conte kepada Sky Sport Italia.

“Christian hanya perlu berlatih keras untuk menemukan kondisi fisik yang dibutuhkan [di Italia], untuk menemukan momen-momen terbaiknya saat masih di Tottenham.”

“Dia bisa jauh lebih baik daripada yang dia tunjukkan pada hari ini, tapi kami sangat senang karena kami tahu apa yang bisa dia berikan,” imbuh Conte.

Baca juga: AS Roma Gigit Jari Lihat Haaland Merajai Eropa, Kok Bisa?

Lebih lanjut Conte menjelaskan alasannya untuk tak langsung memainkan Eriksen secara penuh. Menurutnya Eriksen harus menyesuaikan diri dengan tim secara perlahan.

“Saya memikirkan apa yang terbaik untuk Inter Milan dan memaksimalkan pemain baru dengan cara terbaik, sementara orang lain memikirkan yang lain,” imbuh Conte.

“Kami tidak terburu-buru dan tidak khawatir. Dia jelas bisa bermain lebih baik, juga seluruh tim,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Lebih Butuh Vidal Ketimbang Eriksen, Conte Salah Rekrut?

0

Vivagoal Serie A – Inter Milan beruntung mendaratkan Christian Eriksen dengan banderol cuma 20 juta Euro. Tapi, kedatangannya dinilai tidak sejalan dengan skema yang diusung oleh Antonio Conte. 

Legenda sepak bola Italia,  Ciro Ferrara, menyebut Conte sejatinya tidak terlalu membutuhkan Eriksen. Pasalnya, pelatih asli Italia itu lebih membutuhkan sosok Arturo Vidal yang saat ini merumput untuk Barcelona demi menjaga keseimbangan tim. 

“Dalam pandangan saya, Conte akan lebih senang kalau Inter membeli Vidal ketimbang Eriksen pada bursa transfer bulan Januari,” kata Ferrara. 

Pandangan Ferrara ini bukan tanpa alasan, semenjak didatangkan Eriksen kesulitan untuk menampilkan permainan terbaiknya. Faktor adaptasi membuat gelandang asal Denmark itu tak langsung nyetel seperti dua rekrutan anyar Inter lainnya, Victor Moses dan Ashley Young.

Baca Juga: Manggung di 16 Besar UCL, Atalanta Diminta Redam Euforia

“Eriksen butuh waktu untuk beradaptasi dan memahami mekanisme taktik tertentu yang akan ia lakukan di Inter.

“Ashley Young dan Victor Moses bisa masuk secara langsung karena mereka bermain di sayap, yang mereka lakukan adalah naik dan turun. Gelandang Inter sudah kuat, sekarang tinggal mempertahankan keseimbangan yang tepat,” tambah Ferrara.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Eriksen Belum Bersinar di Inter Milan, Cauet: Dia Bukan Pesulap

0

Vivagoal Serie A – Benoit Cauet meminta semua pihak untuk bersabar guna menunggu magis dari Christian Eriksen di Inter Milan.

Inter Milan berhasil mendatangkan Eriksen pada bursa transfer musim dingin kemarin. I Nerazzurri harus mengeluarkan biaya sebesar 20 juta euro untuk menebus sang pemain dari klub yang dibelanya saat itu, Tottenham Hotspur.

Baca juga: Barcelona Bidik Legenda Lazio Jadi Suksesor Quique Setien di Masa Mendatang

Kedatangan Eriksen kemudian menjadi kabar gembira terutama bagi pendukung Inter Milan. Kehadiran pemain sekelas Eriksen dipercaya akan memberi pengaruh besar dalam tim. Oleh sebabnya pemain asal Denmark itu pun diharapkan bisa mempermudah tim mengunci gelar juara musim ini.

Namun harapan tersebut tak selaras dengan performa sang pemain. Dalam lima laga yang dijalani, eks pemain Ajax Amsterdam itu belum sekalipun mencetak gol maupun assist. 

Hanya saja catatan tersebut tak bisa menjadi acuan. Cauet selaku mantan pemain Inter meminta semua orang untuk lebih bersabar.

“Dia baru saja tiba di Italia. Kita berbicara tentang pemain dengan kualitas dunia, pemain yang merupakan pemimpin tim di Tottenham. Semua kritik terhadapnya datang dari orang-orang yang tidak ingin melihat kemampuannya,” kata Cauet kepada FCInterNews.it.

Baca juga: Guardiola ke Serie A, Ini Kata Legenda Juventus!

“Dia adalah pemain top. Mengharapkan dia tiba, tanpa mengetahui mekanisme tim, atau berbicara bahasa, dan mengulangi prestasi yang dia lakukan di London dalam lima menit, adalah permintaan untuk pesulap, bukan untuk pesepakbola.”

Kontribusi Eriksen tentu diharapkan bisa segera muncul. Pasalnya Inter mulai tampil kurang meyakinkan di mana mereka baru saja menelan kekalahan di dua laga terakhirnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Eriksen Buka Fakta Menarik Tentang Jose Mourinho

0

Vivagoal Serie A – Gelandang Inter Milan, Christian Eriksen mengkau respek terhadap Jose Mourinho atas perlakuan baik the Special One kepadanya di Tottenham sebelum ia berlabuh ke Italia.

Menurut Eriksen, Mou malah memberinya waktu bermain alih-alih disimpan di bangku cadangan. Seorang pemain yang memutuskan hengkang biasanya akan diparkir namun Mou justru tak melakukan hal tersebut.

“Dia mungkin saja menempatkan saya di bangku cadangan. Tapi dia tidak melakukannya. Setelah saya menjelaskan keadaan saya pada dia, dia mengatakan saya harus merasa bahagia dan fokus untuk bermain bagi Tottenham Hotspur,” jelas Eriksen, dinukil Goal International.

Baca Juga:  Ternyata, Pemain Ini Biang Keladi Spurs di Musim Ini

Ia pun memutuskan hengkang pasca tak kondusifnya situasi di Tottenham. Sang pemain pun menemui jalan buntu atas ekstensi kontrak the Lilywhites kepadanya. Ketika Inter datang dengan tawaran besar, maka Eriksen tak ragu untuk menjadikan sisi biru Kota Milan sebagai destinasi karir selanjutnya.

“Ketika Inter bergerak secara serius, itu bukan lagi jadi pilihan yang sulit bagi saya,” tandas sang gelandang serang.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Ternyata, Pemain Ini Biang Keladi Spurs di Musim Ini

Vivagoal – Bundesliga –  Christian Eriksen mengutarakan pernyataan yang cukup mengejutkan terkait perannya di Tottenham Hotspurs musim Ini. Eriksen menilai bahwa dirinya menjadi kambing hitam, khususnya sebulan sebelum Ia pindah di bursa musim dingin.

Eriksen sendiri telah mengatakan keinginnnya untuk mendapatkan tantangan baru selama bursa transfer musim panas lalu. Namun kepindahannya baru terrealisasi di Bulan Januari saat sepakat untuk pindah ke Inter Milan dengan biaya transfer 16,9 juta pounds atau sekitar 303 miliar rupiah.

Hengkangnya Eriksen ke Italia memang menjadi solusi terbaik, untuk The Lilywhites maupun bagi sang pemain, karena kontraknya bersama London Utara itu hanya tinggal lima bulan lagi.

Baca Juga: Walau Terus Dikritik, Premier League Tetap Pakai VAR

Ekspektasi tinggi mengiringi perjalanan Spurs sejak prestasi yang mereka dapatkan di musim lalu. Sehingga Eriksen pun yakin dia merupakan sasaran empuk bagi para pendukung yang merasa frustasi dan bingung melihat penampilan tim kesayangannya itu menurun di musim ini.

“Jika kamu hanya memiliki sisa kontrak sedikit lagi, kami akan menjadi kambing hitam,”ujar Eriksen dilansir One Football.

Menurutnya, Ia telah jujur terkait dengan apa yang sedang dirasakannya bersama Spurs. Eriksen berpendapat tak ingin menyembunyikan apapun seperti yang dilakukan oleh para pemain lain kebanyakan.

Baca Juga: Susun Tim Terbaikmu dan Dapatkan Hadiahnya!

“Saya tidak ingin disalahkan atas banyak hal, untuk menjadi sosok buruk. Saya membaca bahwa saya merupakan pria buruk di ruang ganti, sejak saya mengatakan ingin pindah. Sangat tidak baik bagi saya untuk tetap berada disana,”ungkapnya.

“Jujur, dalam beberapa tahun terakhir, jika apapun datang, pemain manapun akan berpikir untuk hengkang, tapi (bedanya) saya adalah seorang yang mengatakan hal itu secara publik

Secara penampilan, Eriksen memang tampil kurang maksimal bersama Spurs musim ini. Dari 20 laga Premier League yang telah dijalaninya, Ia baru menyumbangkan dua gol serta tambahan dua assist bersama Spurs.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Ditantang Udinese, Begini Janji Pelatih Inter Milan

Vivagoal Serie A – Inter Milan akan melawat ke markas Udinese dalam pekan ke-25 Serie A di Dacia Arena, Senin (03/02/2020) dini hari WIB. Tiga poin di pertandingan nanti jelas akan jadi pembuktian buat Nerazzurri

Tampil kurang meyakinkan di tiga laga terakhirnya membuat tekanan mengarah pada Antonio Conte. Karenanya sang pelatih mencoba menjawab situasi ini dengan menjanjikan perubahan pada pertandingan nanti.

“Kami berlatih dengan baik dan tim siap untuk menghadapi Udinese. Kami akan menjalani pertandingan ini dengan sebuah rasa puas yang tinggi. Sebab kami telah berhasil mengamankan tiket semi final Coppa Italia, terlepas dari beberapa kesulitan yang kami alami dalam persiapan sehari sebelumnya,” kata Conte. 

Menolak Menang Mudah

Untuk menjaga kans juara dan menempel Juventus, Inter jelas butuh tambahan tiga poin dari laga nanti. Tapi sang pelatih ogah menang mudah, dia berharap Udineses bisa menyulitkan mereka supaya dia bisa menilai usaha anak asuhnya untuk mengunci poin.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

“Saya mengharapkan pertandingan yang sulit, dimana usaha yang besar diperlukan untuk meraih kemenangan. Udinese menyulitkan kami pada pertandingan sebelumnya di musim ini, mereka adalah tim dengan fisik yang begitu tangguh dan pemain-pemain yang bagus,” tambah Conte

Akankah Eriksen Dipercaya Inter?

Rekrutan anyar Inter Milan, Christian Eriksen berpeluang kembali dimainkan di laga kontra Udinese nanti. Meski jarang dimainkan saat masih bersama Spurs, tapi Conte memastikan pemain asal Denmark itu berada dalam kondisi siap untuk diturunkan. 

“Christian jarang bermain di Tottenham. Dia memainkan sedikit pertandingan, tetapi secara keseluruhan, secara fisik, saya melihatnya dalam kondisi yang cukup baik [untuk laga melawan Udinese].

Baca Juga: Meski Jadi Korban Kutukan, Piatek Bangga Pernah Berseragam Milan

Conte sejatinya tidak memastikan apakah sang pemain akan diturunkan di laga nanti. Tapi yang jelas, kehadiran Eriksen memperbanyak opsi lini tengah Inter Milan di pertandingan.

“Kami sudah banyak berbicara dengannya untuk membuatnya mengerti apa yang kami inginkan darinya. Dia menambah stok  gelandang dengan karakteristik yang baik,” tutup Conte. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Eriksen Pergi, Mourinho Puji Presiden Tottenham

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho menyebut jika Christian Eriksensudah tak betah di tim sehingga keputusan Spurs menjual pemain asal Denmark kala kontraknya menyisakan enam bulan merupakan langkah bijak.

Tengah pekan lalu, Spurs resmi melepas Eriksen ke Inter dengan mahar tak kurang dari 17 Juta Pounds. Mourinho pun senang Spurs bisa mendatangkan dana untuk pemain yang hanya menyisakan sedikit kontraknya bersama tim. Bahkan menurut Mou, keinginan Eriksen untuk hengkang sudah terjadi sejak November lalu.

Baca Juga:  Alasan Eriksen Pilih Inter Nyatanya Cukup Menohok

“Sudah lama, kami saling tahu,” ungkap Mourinho terkait keinginan Eriksen hengkang, kepada Goal International. “Kami tidak mengatakannya [kepada publik] karena perjanjian moral dengannya, tapi sejak hari pertama saya tiba di sini, ia sudah mengatakan kepada saya bahwa tidak akan meneken [kontrak baru].”

“Jadi, itu adalah pengalaman dan cara yang cerdas bagi saya dan Tuan [pemilik klub, Daniel] Levy dalam menangani situasi. Bagi saya, mencoba mempertahankan pemain yang tanpa motivasi besar tapi masih memiliki rasa profesionalisme yang baik dan rasa hormat besar kepada klub untuk memberi kami apa yang ia bisa lakukan.”

Bulat Hengkang Sejak Lama

Sebelumnya, Mourinho juga sempat buka-bukaan soal situasi Eriksen. Sejak kedatangannya sang pemain memang mengaku telah bulat bakal meninggalkan London dan tak akan memperpanjang kontraknya.

“Sejak saya datang di sini, dia bilang ke saya bahwa tidak akan meneken kontrak baru. Christian bilang ke saya bahwa sudah membuat keputusan dan tak ada jalan lain.

“Sejak saat itu, saya cuma berusaha membangun tim tanpanya. Itu alasannya mengapa saya jarang memainkannya,” kata Mourinho, dilansir Mirror.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS