Tag: David de Gea

Masih Muda, De Gea Bisa Bermain 10 Tahun Lagi Untuk MU

Vivagoal Liga Inggris – Legenda Manchester united, Peter Schmeichel menyebut jika David de Gea masih cukup muda untuk ukuran seorang kiper. Ia bahkan melihat jika pemain asal Spanyol itu masih bisa bermain untuk Setan Merah 10 tahun ke depan.

De Gea terus menjadi sorotan karena kerap melakukan blunder musim ini. Sebut saja Roy Keane dan Rio Ferdinand tak sungkan untuk melayangkan kritik kepadanya.

Namun dukungan datang dari Schmeichel. Menurutnya De Gea masih tampil baik saat ini. Ia bahkan melihat De Gea yang kini berusia 29 tahun itu masih bisa bermain untuk MU dalam satu dekade ke depan.

“David de Gea terjebak pada periode yang sulit dalam sejarah modern Manchester United,” ucap Peter Schmeichel di situs resmi klub.

“Pada dasarnya, dia telah menjadi pemain terbaik kami. Tidak ada keraguan tentang itu. Menjadi Player of the Year selama empat kali dalam lima tahun, itu menggambarkan seperti apa performanya untuk klub,” tambahnya.

“David de Gea adalah nomor 1 kita. Ngomong-omong, dia masih anak muda. Dia bisa bermain selama 10 tahun lagi. Mari kita dukung dia. Kita harus mendukung apa yang kita miliki,” tegas Peter Schmeichel.


Baca Juga:


Schmeicel menambahkan jika seorang kiper akan selalu menjadi yang pertama disalahkan ketika tim meraih hasil buruk. Namun hal tersebut tidak pernah akan ia lakukan.

“Sangat mudah untuk menyalahkan kiper, tetapi saya tidak akan melakukannya.”

“Saya mencoba menjelaskan bahwa setiap penjaga gawang perlu dilindungi dan tidak ada keraguan bahwa cara tim bermain sekarang, berbeda dengan ketika tim bermain lebih defensif, jenis peluang yang membuat kita kebobolan sesuai dengan skill terbaiknya,” kata Peter Schmeichel.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Lakukan Kesalahan Dasar Saat Melawan Spurs, De Gea Layak Digantikan Dean Henderson

Vivagoal Liga Inggris – Mantan penjaga gawang Manchester United, Mark Bosnich, menyebut David De Gea melakukan kesalahan mendasar saat bersua Tottenham Hotspur. Kesalahan yang bisa mengancam posisinya di musim depan.

Manchester United harus puas bermain imbang 1-1 saat berkunjung ke markas Tottenham Hotspur pada restart Liga Primer Inggris, Sabtu (20/6) dini hari WIB kemarin.

Hasil itu sendiri terbilang cukup menguntungkan mengingat penampilan lini pertahanan Manchester United yang cukup buruk. Satu Nama yang menjadi sorotan pada laga tersebut adalah sang kiper, David De Gea.

Kiper asal Spanyol tersebut gagal mengantisipasi sepakan keras Steven Bergwijn. Banyak yang menilai jika kiper sekelas De Gea seharusnya bisa menghalau tendangan tersebut termasuk Bosnich.

Bosnich menjelaskan jika kesalahan yang dilakukan De Gea itu adalah elementer yang dipahami oleh semua penjaga gawang.

“Dia [De Gea] menjalani musim dengan penuh kesalahan yang belum pernah dia lakukan sebelumnya. Dia gagal tampil konsisten seperti pada beberapa tahun lalu,” ucap Bosnich kepada Sky Sports.


Baca Juga:


“Dia melakukan kesalahan teknikal pada laga melawan Tottenham. Dia salah menempatkan kakinya.”

“Sebagai kiper, jika kuda-kuda kaki lebih lebar dari pundak Anda saat mengantisipasi tendangan keras, Anda akan mengalami masalah besar.”

“Hal ini karena, ketika ada tendangan keras mengarah kepada Anda, maka reaksi natural seorang kiper adalah mundur ke belakang.”

“Maka ketika bola datang, Anda akan kesulitan untuk bergerak. Ketika dia mundur, bola bergerak liar ke belakang.”

De Gea memang terus menjadi sorotan karena dinilai mengalami penurunan performa dalam dua musim terakhir. Bosnich pun menilai jika posisi De Gea di Manchester United bisa terancam oleh Dean Henderson yang tampil gemilang musim ini.

“Manchester United masih memiliki [Dean] Henderson yang bermain sangat baik [dipinjamkan] di Sheffield United, dan Gary [Neville] benar bahwa kesalahan De Gea kali ini lebih dari sekadar kebetulan,” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Solskjaer dan Legenda MU Terlibat Perang Urat Syaraf

Vivagoal Liga InggrisOle Gunnar Solskjaer memberikan pembelaan kepada David De Gea atas kritik Roy Keane. Ia menyebut legenda Manchester United itu  belum tentu bisa melakukan tugas seorang kiper.

Kekecewaan jelas terlihat dari penuturan Keane saat MU bermain imbang melawan Tottenham Hotspur. Menurutnya hasil tersebut bisa diantisipasi andai lini pertahanan khususnya De Gea mampu mengantisipasi dengan baik sepakan Steven Bergwijn pada menit ke-27.

“Saya akan mendenda De Gea karena penampilan pada babak pertama. Saya akan mengayunkan tinju kepada dia. Seharusnya itu merupakan penyelamatan standar untuk kiper internasional yang sudah mapan,” kata Roy Keane seperti dilansir dari Sky Sports.

Tak rela anak asuhnya mendapat kritikan, Solskjaer angkat bicara. Pelatih asal Norwegia itu berkelakar berkelakar Keane yang juga mantan rekan satu timnya belum tentu bisa menahan tendangan Bergwijn.


Baca Juga: 


“Roy adalah gelandang yang fantastis, teman baik saya, tetapi saya juga tidak yakin dia akan mampu menghentikan (tembakan Bergwijn). David tentu saja kecewa dengan kejadian itu, tetapi bola tepisannya bergerak ke gawang,” tutur pelatih berusia 47 tahun itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Roy Keane Kesal dengan Dua Pemain Belakang United, Kenapa?

Vivagoal Liga Inggris –  Mantan punggawa Man United, Roy Keane mengkritisi dua punggawa lini belakang Setan Merah, Harry Maguire dan David De Gea pasca hasil imbang yang ditui mantan timnya kontra Tottenham, Sabtu (20/6) dini hari WIB.


Baca Juga:


Dalam laga tersebut, Steven Bergwijn sukses membuka keunggulan melalui aksi solonya sebelum disamakan oleh Bruno Fernandes melalui titik putih pada menit ke-81. Keane pun mengrikritisi proses terjadinya gol Bergwijn

“Mereka seharusnya jangan pulang bareng tim naik bus. Naik taksi sendiri saja sana ke Manchester!” ungkapnya kepada BBC.

“Saya terperangah melihat gol Spurs. Bagaimana bisa Harry Maguire bek timnas Inggris berlari seperti itu tidak bisa menghentikan Bergwijn. Kemudian De Gea yang tangkapannya sangat buruk,” lanjut Roy Keane yang pernah tujuh kali memenangi trofi Liga Inggris.

Hasil imbang tersebut membuat Keane menyebut mantan timnya harus menyapu semua laga tersisa dengan kemenangan dengan guna mengamankan posisi di empat besar.”Manchester United mau masuk empat besar dan masih bisa memenangi piala-piala. Tapi mereka (De Gea dan Maguire) begitu mengejutkan penampilannya, saya jijik,” tutup pria asal Irlandia tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

De Gea Layaknya Spiderman Saat Lakukan Latihan

Vivagoal Liga Inggris – Tomasz Kuszczak. menyebut David de Gea merupakan kiper luar biasa. Bahkan dalam sesi latihan awalnya di Manchester United, kiper asal Spanyol itu seperti spiderman.

De Gea berlabuh ke Old Trafford pada musim panas 2011. Dengan banderol 19 juta pounds, ia didatangkan dari Atletico Madrid guna menggantikan peran yang sebelumnya diemban oleh Edwin van der Sar.

Setelah sempat diragukan, De Gea kemudian menjelma sebagai sosok penting dalam skuad Setan Merah. Ada banyak kritik yang datang padanya, namun bagi Kuszczak, De Gea tetaplah salah satu kiper terbaik.

“Lebih dari satu tahun saya berlatih bersama de Gea dan saya ingat bagaimana para pemain mengincar sudut atas gawang dan secara tiba-tiba de Gea terbang seperti Spider-Man menggagalkan gol tersebut,” ucap Kuszczak dilansir dari Goal.

“Saya terkagum-kagum. Dia sangat kuat dan cepat, seorang pemain yang hebat. Kesalahan tentu ada, kita semua melakukannya tetapi de Gea telah memberi bukti kemampuan dalam waktu yang lama.”


Baca Juga:


“Penampilannya selama delapan atau sembilan musim terakhir sangat luar biasa. Bermain untuk tim besar dan terus bermain bagus tidak mudah. Sayang, setelah kepergian Sir Alex ada sejumlah perubahan di klub. United sedikit kesulitan dan sontak de Gea ada di dalam tekanan hebat.”

Kendati MU mengalami penurunan dibandingkan saat dilatih Alex Ferguson, namun De Gea masih berhasil membuktikan kualitasnya. Kuszczak bahkan menyebut De Gea mampu bekerja keras sedang dia hanya melakukan tiga kali sentuhan terhadap bola.

“Saya tidak terkejut dia menyabet predikat Pemain Terbaik untuk empat atau lima kali secara beruntun karena dia memang layak mendapatkannya. Dia melakukan banyak penyelamatan penting dan tekanan hebat hampir selalu menghampiri di setiap pertandingan.”

“Saya bermain di beberapa laga untuk United dan mungkin hanya menyentuh bola sebanyak tiga kali dan nyaris tidak melakukan penyelamatan apapun! Saya hanya mengoper bola dan menang 3-0. Terima kasih banyak untuk pujiannya!”

“Tetapi situasinya berbeda dengan David. Hampir di setiap pertandingan dia harus melakukan penyelamatan hebat dan bagi saya dia adalah kiper yang luar biasa, salah satu yang terbaik. Saya tidak ragu mengucapkan itu.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Kerap Tampil Mengecewakan, De Gea Dapat Pembelaan

Vivagoal Liga InggrisSorotan atas menurunnya performa David De Gea sudah berlangsung beberapa musim terakhir. Blunder kerap dilakukannya baik selama berseragam Manchester United maupun timnas Spanyol.

Namun demikian, eks kiper Manchester United, Raimond van der Gouw, tak ambil pusing dengan penampilan mengecewakan De Gea. Dia menyebut hal tersebut wajar dilakukan oleh semua pemain bahkan mereka yang menyandang predikat kiper terbaik sekalipun

“MU memiliki banyak kiper yang sangat bagus. De Gea itu fantastis, dia sudah menunjukkan bahwa dia adalah salah satu kiper terbaik di Inggris. Tidak hanya satu musim saja, melainkan dalam beberapa musim terakhir.

“Musim lalu, dia memang membuat beberapa kesalahan tapi itu hal yang wajar. Dia juga manusia, dan jika saya melihat saat saya masih di Manchester United, ketika saya pertama melihat Peter Schmeichel saya pikir dia tidak akan pernah membuat kesalahan.

“Namun kemudian di sepanjang musim Treble dia sempat menjalani momen yang buruk dan Anda bertanya-tanya bagaimana hal itu bisa terjadi. De Gea itu kiper fantastis, tapi dia juga bisa membuat kesalahan. Begitu juga dengan para pemain top,” tegas Van der Gouw.


Baca Juga:


Lebih lanjut, Gouw meminta untuk De Gea tidak menghakimi dirinya sendir. Menurutnya, naik turun penampilan dalam sepak bola sebagai hal wajar. 

“Pemain-pemain fantastis selalu mengkritik diri mereka sendiri dan jika mereka membuat sebuah kesalahan orang-orang kemudian mengatakan mereka tidak lagi bagus. Ini terdengar konyol karena mereka juga manusia,” tambah Van der Gouw. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Saul Niguez Pemain Spanyol Paling Mahal, David De Gea?

Vivagoal La Liga – Saul Niguez saat ini jadi pemain Spanyol paling bernilai. Gelandang serang Atletico Madrid itu mengungguli nama-nama tenar lainnya, macam Dani Carvajal, Fabian Ruiz, dan pemain masa depan timnas Spanyol, Rodri.

Angka 72 juta euro untuk Saul Niguez saat ini merupakan perkiraan nilai jual terkini dari pemain yang bersangkutan berdasarkan perhitungan situs Transfermarkt, bukan harga yang dipatok oleh klub.

Berdasarkan catatan Transfermarkt, nilai pasar Saul Niguez ini mengalami penurunan dari nilai sebelumnya yakni 79 juta euro pada musim 2018/2019 kemarin karena pandemi virus Corona yang berdampak pada segi perekonomian.

Di urutan kedua ada bintang muda Manchester City, Rodri dengan perkiraan nilai pasar di angka 64 juta euro. Meski usianya baru 23 tahun, tapi Rodri bisa melampaui popularitas playmaker Bayern Munchen, Thiago Alcantara yang hanya memiliki nilai jual sebesar 48 juta euro.


Baca Juga:


Dari total 10 pemain yang punya nilai pasar diatas 40 juta euro, lima diantaranya bermain di LaLiga Spanyol, sementara dua lainnya bermain di English Premier League, dan Serie A Italia, serta satu sisanya di Bundesliga Jerman.

Berikut Daftar Pemain Spanyol Paling Bernilai Versi Situs Transfermarkt (10 Besar)

1. Saul Niguez (Atletico Madrid): 72 juta euro
2. Rodri (Manchester City): 64 juta euro
3. Thiago Alcantara (Bayern Munchen): 48 juta euro
4. Koke (Atletico Madrid): 48 juta euro
5. Fabian Ruiz (Napoli): 48 juta euro
6. Mikel Oyarzabal (Real Sociedad): 48 juta euro
7. Ferran Torres (Valencia): 45 juta euro
8. Luis Alberto (Lazio): 44 juta euro
9. David De Gea (Manchester United): 40 juta euro
10. Jordi Alba (Barcelona): 40 juta euro

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Van Gaal Hampir Buat De Gea Tinggalkan Old Trafford

Vivagoal Liga Inggris – Sebuah perseteruan antara David de Gea dengan Louis van Gaal hampir membuat sang kiper angkat kaki dari Manchester United. Hal ini diungkapkan oleh eks pelatih kiper MU, Eric Steele.

Steele menjelaskan perseteruan keduanya muncul pada musim panas 2015. Kala itu, De Gea hampir pasti pergi dari MU untuk berlabuh ke Real Madrid.

Namun kesepakatan pada menit-menit akhir tersebut akhirnya gagal. Setan Kerah kabarnya sengaja mengulur waktu untuk pengiriman semua berkas ke Madrid guna menggagalkan kepergian De Gea.

Sang kiper jelas kesal dengan sikap petinggi MU terutama Van Gaal. De Gea memandam harapan untuk bisa pulang kampung saat itu terlebih Madrid tampil jauh lebih menjanjikan dibandingkan dengan Setan Merah.

“Ketika dia bermain di bawah asuhan Van Gaal, kami sudah tahu alasan dia ingin pergi, mereka tidak akur dan hubungannya tidak akan berhasil.

“Dia akan bergabung Real Madrid kalau tidak terjadi sesuatu pada hari terakhir bursa transfer. Dia bukannya tidak senang dengan fans atau klub, tapi sudah jelas waktu itu ada sesuatu yang terjadi di belakang layar,” ungkap Steele dilansir dari Mirror.


Baca Juga:


Namun Steele optimis De Gea saat ini sudah tak lagi memikirkan kepergiannya dari Man United. Hal ini karena tim sudah jauh lebih baik dari sebelumnya.

“Sekarang semuanya sudah berbeda. Dia sudah tersenyum lagi, klub semakin oke dan saya tidak bisa melihat mengapa dia ingin pergi,” lugas pelatih MU di era Sir Alex Ferguson itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Special Card David De Gea Alami Kenaikan Rating di FIFA 20

Vivagoal – IGL – Kiper Utama Manchester Untied, David De Gea mendapatkan card anyarnya yakni Player Moment SBC pada game FIFA 20 Ultimate Team.  Ia mendpatkan kenaikan rating yang cukup signifikan dibandingkan base card miliknya.

Card terbaru De Gea mendapatkan rating 92. Angka tersebut lebih besar satu digit dibandingkan Aymeric Laporte (90) dan Leon Goretzka (91). Kedua card tersebut masuk ke dalam Community Champion celebration Card.

Kiper yang baru-baru ini menyumbangkan dana sebesar 300 ribu Euro untuk melawan Corona di Spanyol memiliki rataan stats yang naik dibandingkan base cardnya. Hal ini seakan mengingatkan kita pada edisi FIFA 19. Kala itu, De Gea sukses menjadi kiper utama dalam FIFA FUT. Namun kini posisinya digantikan oleh Marc Andre Ter-Stegen.

Dalam stats anyarnya, De Gea mendapatkan +3 upgrade dari sisi kicking dan position dan benturan naik lima digit dari sebelumnya. Sementara speednya tetap berada di angka 60. De Gea Player Moment sudah dirilis beberapa hari lalu dan amsih tersedia hingga Selasa (5/5) mendatang.


Baca Juga:


Dexerto melaporkan, ada dua challenge yang harus dilakukan untuk mendapatkan card teranyar mantan kiper Atletico Madrid itu. Apa saja?

The Red Devils

  • Players from Manchester United: Min 1
  • In-Form or TOTW Moments players: Min 1
  • Squad rating: Min 83
  • Team Chemistry: Min 80
  • Players in squad: 11
  • Reward: Jumbo Premium Gold Pack

La Furia Roja

  • Players from Spain: Min 1
  • In-Form or TOTW Moments players: Min 1
  • Squad rating: Min 85
  • Team Chemistry: Min 75
  • Players in squad: 11
  • Reward: Prime Electrum Players Pack

Sejatinya, card teranyar De Gea tak bisa dibilang buruk. Selain harus menyelesaikan dua challenge tersebut ada biaya di kisaran 145k untuk membuat cardnya di berbagai platform. Apakah dengan rating 92 dan biaya yang dikeluarkan sebanding untuk endapatkan De Gea? Bisa saja. Angka tersebut terbilang murah untuk pemain dengan rating di atas 90.

Jangan lupa ikuti turnamen FIFA 20 dan PES 2020 di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Meski Tampil Apik, Kiper Ini Belum Layak Gantikan De Gea di United!

Vivagoal Liga Inggris – Legenda Man United, Peter Schmeichel menyebut jika Dean Henderson masih belum pantas untuk menjaga gawang United dan mengganti posisi De Gea dalam skuat. Mengapa?

Henderson, yang saat ini dipinjamkan ke Sheffield United memang tmapil impresif. Dalam 27 laga Premier League musim ini, ia sukses mengemas 10 Cleansheet. Angka tersebut melampaui apa yang dicatatkan De Gea. Namun, Schemeichel menilai Henderson masih jauh dari kata layak ada di tim Utama United.

“Saya tak pernah meragukan potensi Henderson. Namun ia baru bermian satu musim. Ia masih membutuhkan musim lainnya dan meyakinkan semua orang bahwa ia layak disebut sebagai kiper terbaik,” ungkap mantan penjaga gawang Sporting CP, dinukil dari Goal International.

Ia menilai tekanan di Sheffield dan United merupakan sesuatu yng sangat berbeda. Kiper yang pernah singgah di Man City menilai tekanan di Bramall Lane dan Old Trafford sangat jauh. Hal tersebut yang menjadi alasan Henderson masih harus banyak belajar.


Baca Juga:


“Tekanan, terutama yang dari luar, sangat berbeda. Jika Anda melakukan kesalahan bermain untuk Sheffield United, well, itu akan baik-baik saja, itulah yang terjadi, Anda tidak diharapkan untuk memenangkan setiap pertandingan. Namun itu berbeda ketika Anda bermain untuk klub yang lebih besar.

“Jadi, mari kita lihat bagaimana dia berkembang ke depannya dan terus pantau dia. Namun ini masih terlalu dini. Pertanyaannya: De Gea atau Henderson? Hanya ada satu jawaban soal itu,” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS