Tag: Jose Mourinho

Tak Jadi Prioritas di MU Buat Bale Akhirnya Pulang ke Spurs

Vivagoal Liga Inggris – Gareth Bale sejatinya berharap berseragam Manchester United musim depan. Namun mereka enggan menjadikannya sebagai prioritas sehingga memilih menerima tawaran Tottenham Hotspur.

Masa depan Bale kembali menjadi perbincangan hangat musim panas ini. Hubungan kurang harmonis dengan Zinedine Zidane membuatnya terbuang dari skuad Real Madrid meski kontraknya masih tersisa hingga Juni 2022 mendatang.

Rumor liar beredar luas di mana Manchester United dikabarkan siap menampung jasa Bale. Namun winger asal Wales itu memutuskan untuk kembali pulang ke Tottenham Hotspur.

“Senang bisa kembali. Ini adalah klub yang sangat spesial untuk saya. Di sinilah nama saya mulai naik,” kata Bale.

Spurs jelas memberi kenangan tersendiri di mana Bale pernah bermain di sana pada musim 2007-2013. Namun ESPN menyebut jika Bale sejatinya sangat ingin gabung Manchester United musim 2020/21 ini.


Baca Juga:



Namun keinginan Bale tersebut sirna setelah gerak lambat MU di bursa transfer musim panas ini. Bale menilai jika klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut hanya menjadikan dirinya sebagai rencana jangka pendek.

Seperti diketahui, United memang fokus mendekati Jadon Sancho dari Borussia Dortmund. Namun United kesulitan menebus banderol pemain 20 tahun tersebut yang mencapai 120 juta euro.

Bale kemudian menerima tawaran peminjaman selama satu musim dari Spurs. Pemain 31 tahun itu nantinya akan mengenakan nomor punggung 9 selama berada di London.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Sudah Berbicara dengan Mourinho, Bale Segera Gabung Spurs?

Vivagoal Liga Inggris – Agen Gareth Bale, Jonathan Barnett menyebut jika kans kliennya tuk keluar dari Real Madrid begitu besar. Bahkan ia mengatakan sudah ada pembicaraan antara Bale dan pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho.

Rumor kepergian Bale dari Real Madrid sendiri sudah berhembus sejak musim panas lalu. Pemain asal Wales itu siap membuka lembaran baru dengan gabung klub China, Jiangsu Suning. Namun Madrid kemudian menutup pintu rapat-rapat dan Bale harus terus bertahan di Santiago Bernabeu.

Namun kali ini rencana Bale untuk hengkang dari Madrid terbuka lebar. Hal ini juga diutarakan secara langsung oleh sang agen.

“Perjalanan masih panjang dan masih ada beberapa masalah, namun tanpa diragukan lagi kalau Gareth sudah lebih dekat dengan pintu keluar Madrid ketimbang di masa manapun selama tujuh tahun terakhir,” ujar Barnett ke Sky Sports News.

“Kesepakatan ini cukup rumit, namun ada alasan untuk yakin kalau transfer akan terjadi dan semuanya bisa berlangsung dengan sangat cepat kalau diskusi berlanjut dengan baik,” lanjutnya.


Baca Juga:



Salah satu klub yang dikaitkan dengan Bale adalah Tottenham Hotspur. Bahkan Barnett mengatakan sudah ada pembicaraan yang terjadi antara Bale dan Mourinho baru-baru ini.

“Gareth telah berbicara dengan Jose dan menjelaskan kalau Spurs punya tempat yang spesial di dalam hatinya,” tandas Barnett.

Dilansir dari Marca, baik Madrid maupun Spurs sama-sama terbuka dengan kesepakatan peminjaman dan kini mereka dalam tahap mendiskusikan gaji sang pemain.

Disebutkan jika Spurs akan menanggung penuh gaji yang tercantum dalam kontrak Bale di Real Madrid. Sementara Los Merengues sendiri bersedia menanggung bonusnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tottenham Seperti Kumpulan Anak-Anak Manja!

Vivagoal – Liga Inggris – Jose Mourinho sepertinya harus sangat bekerja keras demi bisa kembali mengangkat prestasi Tottenham di musim ini. Penampilan mereka di pekan pertama lalu sama sekali tak membuat banyak pihak terkesan.

Tottenham gagal membuka Premier League musim ini dengan gemilang, usai dikalahkan oleh Everton 0-1 akhir pekan lalu. Pasca pertandingan Mourinho yang kecewa menyebut para pemain Spurs bermain sangat malas.

Melihat hal itu, mantan pemain Tottenham, Jamie O’Hara mengatakan jika kini para pemain Spurs sangat medioker. Bahkan Ia menyebut Spurs sebagai kumpulan para anak-anak manja.

Walau sedikit lagi bisa memulangkan Gareth Bale, O’Hara menilai The Lilywhites menghadapi masalah yang lebih berat. O’Hara merasa skuat Spurs saat ini kurang berkualitas dan tingkat ambisinya rendah.

“Mereka seperti kumpulan anak-anak manja! Cari seorang pemimpin yang berkarakter dalam latihan. Kamu bermain untuk Spurs Football Club saat ini,”ujar O’Hara dilansir Goal.

“Kamu lihat tim ini: Davies, Alderweireld, Hojbjerg biasa; Doherty baru gabung; Winks layak; Alli, Son, Kane luar biasa; Lucas Moura belum konsisten.

“Kita butuh pemain belakang lincah. Matt Doherty baru dibeli dari Wolves, yang telah lama bemain sebagai bek sayap. Dia bukan bek kanan, dia bek seorang bek sayap.

Sehingga menurut O’Hara Spurs sangat membutuhkan bek yang lincah dan bagus saat melakukan duel satu lawan satu. Karena jika Doherty telah mundur, tentu pos kanan pertahan Spurs jadi makanan empuk untuk para lawan.


Baca Juga:


“Kamu harus meningkatkan permainan dan lebih berani saat melakukan tekanan pada lawan,”ungkapnya.

“Saya jamin selama satu musim kamu akan bermain lebih rapat di tengah untuk memenangkan bola di area tinggi. Bermain lebih dekat sehingga bisa lebih mengontrol pertandingan.

“Mereka terlalu melebar, itu sulit dipercaya. Menurut saya, siapa pun bisa melawan Spurs saat ini!

Kini Spurs tengah melakukan persiapan untuk melawan Lokomotiv Plodiv di babak Kualifikasi Europa League musim ini. Setelah itu mereka akan menjalani laga tandang di Premier League dengan melawan Southampton.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Maksimalkan Potensi Son, Mourinho Sampai Rela Belajar Bahasa Korea

Vivagoal Liga Inggris – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengaku saat ini tengah belajar bahasa Korea. Hal itu dilakukan demi menghargai budaya para pemainnya terutama Son Heung-Min yang berasal dari Korea Selatan.

Bahasa menjadi salah satu kemampuan yang dimiliki Mourinho selain taktik kepelatihan sepakbola. Tercatat pria asal Portugal tersebut sudah menguasai 6 bahasa, yakni Portugis, Catalan, Spanyol, Inggris, Italia, dan Prancis.

Kendati terbilang sudah cukup lengkap, namun Mourinho mengaku masih ingin menambah lagi kemampuan bahasa asingnya. Oleh karena itu, Mourinho saat ini memutuskan untuk mempelajari bahasa Korea.

Langkah tersebut dilakukan Mou untuk bisa mengetahui detail budaya mereka termasuk pemainnya sendiri, Son Heung-Min. Dengan demikian diharapkan performa Son akan bisa jauh lebih berkembang.

“Komunikasi sangat penting ketika saya bersama sebuah kelompok. Saya harus menggunakan bahasa asli mereka masing-masing, supaya bisa saling memahaminya,” kata Mourinho, seperti dikutip The Sun, pada (Kamis, 27/8/2020).


Baca Juga:


“Ini adalah sikap untuk menghormati budaya mereka dengan cara berbicara bahasa individunya. Dengan para pemain, saya terkadang beralih ke bahasa individunya, itulah mengapa saya belajar bahasa Korea,” ujarnya.

Son sejatinya sudah membuktikan kualitasnya jauh sebelum Mourinho tiba di Spurs. Namun, manajer asal Portugal itu perlu pendekatan yang lebih eksklusif lagi dengannya. Terlebih, Mourinho sedang berupaya untuk meningkatkan ketajaman Son.

Son tercatat sudah mengemas 85 gol dari 229 penampilan di semua kompetisi sejak didatangkan dari Bayer Leverkusen pada 2015.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho; Saya Abaikan Saran Fergie Boyong Dele Alli ke MU

Vivagoal Liga Inggris – Jose Mourinho membeberkan sebuah saran yang datang dari Sir Alex Ferguson untuk mendatangkan Dele Alli ke Manchester United. Alasannya adalah karena sang pemain adalah seorang pemalas.

Mourinho sempat menjadi pelatih Manchester United pada musim panas 2016. Dua setengah musim di sana, Mou berhasil menghadirkan tiga trofi. Total 11 pemain juga berhasil ia datangkan sekelas Paul Pogba, Alexis Sanchez, dan Romelu Lukaku.

Setelah berpisah dengan MU, Mourinho kemudian berlabuh ke Tottenham Hotspur. Sebuah fakta ia utarakan di mana dirinya sempat mendapat saran untuk mendatangkan pemain dari Fergie. Nama tersebut adalah Dele Alli.

Namun Mourinho memilih untuk mengabaikannya. Hal ini karena ia melihat Alli adalah sosok pemalas terutama di sesi latihan. Namun demikian ia tahu apa yang harus dilakukan dengan sosok pemain seperti itu saat ini.

“Sir Alex Ferguson hanya memberi satu saran pada saya dalam dua setengah tahun di MU, beli Dele Alli,” ungkap Mou dikutip dari Goal internasional.


Baca Juga:



“Namun, dia bukan pemain yang baik dalam latihan dan kami harus menemukan motivasi yang tepat untuk dia.”

“Pemalas. Saya bakal jadi menyebalkan untuk Anda dan Anda beruntung saya mau melakukannya, itu bagus,” kata Mou kepada Alli.

Perjalanan Mou di Spurs sendiri terbilang belum menjanjikan. Mereka hanya mampu mengakhiri musim di batas akhir zona Liga Europa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho Sanjung Skema Transfer Bos Tottenham

Vivagoal Liga Inggris – Manajer Tottenham, Jose Mourinho memuji strategi transfer yang dipimpin David Levy pasca mendatangkan mantan kapten Southampton, Pierre-Emilie Hojbjberg dan Joe Hart. Menurutnya, kedatangan dua nama tersebut merupakan perekrutan brilian bagi the Lilywhites.

Hojbjberg dan Hart bahkan mencatatkan debut di laga eksebisi kala Spurs melibas Ipswich Town, Sabtu (22/8) malam kemarin. Dalam laga tersebut, keduanya tak bermain penuh. Hojbjberg bermain selama 63 menit dan Hart mentas di babak kedua.


Baca Juga:


“Pihak klub dengan sangat cerdas menemukan momen untuk melakukan [transfer] itu,” kata Mourinho kepada Tottenham Tv, diwartakan Goal International. Bahkan terkait transfer Pierre, Mou menyebut Levy menjadi sosok sentral yang lihai perihal negoisasi. Ia didatangkan dengan mahar 15 juta paun sementara Hart datang secara gratis.

“Saya pikir pihak klub melakukan hal yang luar biasa dalam transfer keduanya karena mereka akan membuat skuad kami lebih kuat. Untuk mendatangkan Joe, yang punya 75 caps untuk Inggris dan memiliki banyak pengalaman, dia adalah perlindungan yang bagus bagi kami sebagaimana kami memiliki tiga penjaga gawang.

“Semuanya [ketiga kiper] adalah pemain internasional untuk negara mereka, semua penjaga gawang yang baik, Anda dapat tidur nyenyak karena setiap cedera atau masalah yang kami miliki, kami memiliki tiga penjaga gawang yang baik.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho: Mustahil Mbappe Raih Ballon d’Or!

Vivagoal Ligue 1 – Manejer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho mengklaim jika Kylian Mbappe tak bakal mendulang Ballon d’Or sebelum dirinya sukses mendulang gelar Liga Champions bersama PSG. Mengapa demikian?


Baca Juga:


Mourinho merupakan sosok yang begitu mengagumi Mbappe lantaran karirnya yang fantastis bersama PSG maupun Timnas Prancis. Ia sukses mendulang berbagai gelar domestik bersama Les Parisiens dan Timnas. Namun ia belum sekalipun menjuarai kompetisi Eropa.

Kini, asa meraih gelar bergengsi di ajang benua biru terbuka lebar pasca mentasnya PSG di partai puncak Liga Champions. Di ajang tersebut, mereka bakal bersua Bayern Munchen di Estadio de la Luz, Senin (24/8) dini hari.

“Saya kira Anda tidak akan pernah memenangkan Ballon d’Or jika tim Anda tidak sukses sebagai tim, jadi bagi saya, jika saya adalah orang yang memilih [siapa pemenang] Ballon d’Or, maka saya hanya akan memberi Ballon d’Or untuk para pemain dengan pencapaian sebagai tim, yang artinya menurut saya jika Mbappe tidak memenangkan Liga Champions, maka dia tidak bisa diperhitungkan,” tutur Mourinho kepada DAZN.

“Tapi ini hanyalah perasaan seseorang yang merupakan pemain tim, pelatih tim. Tim selalu lebih penting. Jujur saja, saya melihat Mbappe dan saya melihat pemain tim, saya kira dia tidak akan memikirkan Ballon d’Or, dia hanya memikirkan tentang menambah trofi Liga Champions ke dalam CV dia yang luar biasa, yang dimiliki seorang pemain muda,” tambahnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Neville kepada MU; Belanja yang Bijak, Jangan Seperti Mourinho!

Vivagoal Liga Inggris – Gary Neville meminta Manchester United mempersiapkan diri dengan baik untuk musim depan. Ia berharap mantan timnya tersebut tidak pelit dalam berbelanja namun juga tetap bijak dalam memilih pemain.

Manchester United berhasil mengunci satu tiket Liga Champions musim depan usai finis di posisi tiga musim ini. Persiapan untuk menyambut musim baru jelas sudah harus mereka pikirkan sejak saat ini.

Neville kemudian menyindir kebijakan klub sebelumnya yang mengucurkan dana melimpah saat masih ditangani oleh Jose Mourinho. Kala itu klub mengeluarkan biaya besar untuk mendatangkan pemain yang gagal memberi dampak besar dalam tim.

Neville pun berharap klub kembali mengeluarkan uang sama besarnya. Namun ia tak ingin kesalahan yang dilakukan Mou kembali diulangi jika ingin bersaing untuk gelar juara dan Liga Champions musim depan seperti Manchester City dan Liverpool.

“Itu menunjukkan bahwa mereka membutuhkan lebih banyak pemain dalam skuad untuk musim depan,” ucap Gary Neville dikutip dari The Mirror.

“Terakhir kali United berada di tiga besar, mereka menghabiskan 170 juta pounds pada musim panas di bawah Jose Mourinho dan jelas tidak menginvestasikannya dengan bijak seperti yang mereka miliki tahun lalu,” ketusnya.


Baca Juga:



“Saya pikir United perlu menginvestasikan uang itu lagi, tetapi kali ini melakukannya dengan benar agar mendapat pemain yang tepat seperti Liverpool dan Man City. Kualitas tim perlu ditingkatkan,” sambung mantan kapten United tersebut.

“Mereka perlu meningkatkan starting XI. Itu tidak merugikan salah satu pemain yang bermain hari ini. Ada pemain di luar sana yang cukup bagus untuk menjadi bagian dari skuad yang masih bisa bersaing jika Anda memainkan 55, 60 laga dalam satu musim,” kata Gary Neville.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Tiga Pelatih Terbaik Dunia Ini Cocok Tuk Latih Timnas Inggris

Vivagoal Liga Inggris – Generasi emas tim nasional Inggris saat ini dinilai Steven Gerrard kan mampu bersinar terang andai dilatih oleh Jurgen Klopp, Jose Mourinho atau Josep Guardiola.

Pada era 2000-an, timnas Inggris dikenal memiliki skuad bertabur bintang. Betapa tidak, skuad The Three Lions saat itu dihiasi nama-nama seperti Wayne Rooney, Frank Lampard dan David Beckham.

Tekanan media dan fans kala itu kemudian membuat mereka terpuruk. Inggris gagal melewati babak perempat-final turnamen besar selama 22 tahun antara Euro 1996 dan Piala Dunia 2018.

Gerrard mengenang masa tersebut dengan muram. Menurutnya tidak adanya pelatih yang sejalan dengan pemikiran para pemain menjadi kendala.

“Saya melihat kembali Inggris dengan banyak penyesalan. Saya melihat gambar tim itu dan kami memiliki beberapa pemain yang tampil fantastis selama bertahun-tahun. Kami mendekati [gelar juara] pada waktu itu, tapi tidak ada yang berhasil, kami tampil buruk,” ujar Gerrard kepada podcast “Match of the Day Top 10” di BBC.

“Melihat ke belakang, kami membutuhkan manajer yang lebih besar dari semua pemain individu. Ada manajer-manajer yang tersedia saat itu, mungkin Rafa Benitez, tapi sepertinya ia tidak ingin menjadi manajer internasional ketika itu.”


Baca Juga:


Gerrard menambahkan jika hal seperti itu semoga tak terjadi di era sekarang. Inggris kembali dipenuhi para pemain bintang yang membutuhkan pelatih yang mampu mengatasi tekanan dalam tim.

“Saya melihat manajer-manajer sekarang yang lebih besar dari sebuah tim; Klopp, Mourinho, dan Guardiola. Saya pikir seseorang seperti itu yang berada di atas generasi emas yang siap membuat keputusan sulit yang akan mendapat lebih banyak [perhatian] dari kelompok pemain itu, menurut pendapat saya.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Mourinho Yakin Kane Tak Akan Tinggalkan Tottenham, Kenapa?

Vivagoal – Liga Inggris – Penyerang andalan Tottenham, Harry Kane berhasil menampilkan permainan apik dalam beberapa tahun terakhir, kapten timnas Inggris itu bahkan digadang akan meninggalkan Inggris, menanggapi hal itu Mourinho yakin itu tidak akan terjadi.

Kane telah menjelma sebagai salah satu penyerang terbaik di Eropa, dengan kualitas yang dimilikinya membuat ia dikabarkan akan mencari tantangan baru. Pemain berusia 26 tahun itu pun mengancam akan meninggalkan Tottenham bila tak kunjung membaik.

Dilansir Sky Sports, Mourinho yang mendengar hal itu memberikan tanggapan yang tenang. Mantan pelatih Manchester United itu mempersilahkan Kane untuk pindah, sebab menurut Mou yang membuat Kane bersinar adalah permainan tim dari The Lilywhites.

“Saya rasa saat ini orang berpikir bahwa Kane adalah pemain yang fantastis dan Tottenham sangat beruntung memilikinya, tapi sayangnya semua itu salah. Kane lah yang beruntung, karena Tottenham yang membuatnya menjadi pemain istimewa.


Baca Juga:


“Saya bahkan yakin di tim lain Kane tidak dapat secemerlang saat ini. Tottenham dan Kane adalah satu hal yang tidak dapat dipisahkan, tentu saja semua di tim ini ingin membahagiakan dan mempertahankan Kane.

“Para pemain senang bekerja sama dengannya, memberikan umpan agar ia dapat mencetak gol, dan saya saat ini bersyukur Kane telah kembali usai alami cedera yang sangat sulit. Kini ia telah berada di tim utama dan siap mengakhiri musim dengan sempurna,” ucap Mou.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS