MPL Fantasy

Tag: Liga 1

Banyak yang Berminat, Ghozali Siregar Prioritaskan Persib

VivagoalLiga Indonesia – Winger Persib Bandung, Ghozali Siregar mengaku tidak menutup diri jika ada klub yang berminat menggunakan jasanya. Ghozali sendiri tampil begitu apik di musim ini bersama Maung Bandung.

“Memang benar sudah banyak datang tawaran dari klub lain, namun hingga saat ini belum ada yang serius. Sebatas komunikasi santai saja,” jelas Ghozali.

Pelatih Persib, Mario Gomez sangat mengandalkan Ghozali di liga 1 musim ini. Pasalnya, sang pemain mampu melancarkan tusukan berbahaya di sektor sayap serta memanjakan striker melalui umpan-umpannya.

Ghozali sendiri sudah bermain sebanyak 30 kali  bersama Maung Bandung dengan menorehkan 4 gol. Selain itu, Ghozali juga mampu berperan sebagai kreator dengan membukukan 6 assist hingga saat ini.

Adapun kontrak gelandang 26 tahun tersebut akan segera habis di bulan Desember mendatang. Dengan performa impresifnya bersama Persib musim ini, ada banyak klub yang berminat memboyongnya di musim mendatang.

“Soalnya, dari manajemen Persib sudah ada pembahasan serius soal perpanjangan kontrak baru, jadi saya lebih prioritaskan bertahan di sini,” tandasnya.

Selalu update berita bola terkini seputar Liga Indonesia hanya di vivagoal.com

Rena Albert Minta PSM Jaga Mental dan Disiplin

Vivagoal Liga Indonesia – Perebutan gelar juara Liga 1 musim ini menempatkan PSM Makassar di posisi terdepan. Tim Juku Eja pun diminta tetap bersikap tenang dan menjaga mentalitas karena tekanan juara yang semakin besar.

“Dua laga yang tersisa ini akan banyak ditentukan oleh soal mentalitas dan disiplin. Jika kami sudah memiliki itu, kami punya kans besar memenangkan musim ini,” ujar Rene Alberts, pelatih PSM Makassar.

Kepastian PSM merebut takhta tertinggi Liga 1 memang akan ditentukan di dua laga tersisa, yakni saat bertandang ke markas Bhayangkara FC, Senin (3/12/2018) dan menjamu PSMS Medan di Stadion Andi Mattalatta di pekan terakhir.

“Kami sudah tahu pola permainan Bhayangkara FC. Dan menurut saya, yang paling menentukan sekarang ini adalah mentalitas dan sikap diri di lapangan nanti,” tambah Rene Alberts.

Rene Alberts pun sadar jika penguatan di aspek psikologi para pemain jadi hal paling krusial tuk mengatasi tekanan yang demikian besar di lapangan. Rene Alberts sendiri enggan menganggap enteng Bhayangkara, dimana mereka memiliki kelebihan dalam menyerang.

“Bhayangkara punya skema serangan yang teratur dan bagus. Terlebih mereka juga akan bermain full tim, karena biar bagaimana mereka adalah juara di musim lalu, dan pastinya menargetkan finish di papan atas,” jelas pelatih asal Belanda itu.

PSM sekarang ini masih memimpin perolehan poin sementara dengan 57 poin hasil dari 32 pertandingan. Ferdinand Sinaga dkk hanya unggul satu poin dari Persija Jakarta yang kini jadi satu-satunya pesaing yang tersisa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

Milan Petrovic Tetap di Indonesia Meski Tak Bersama Arema

VivagoalLiga Indonesia – Sangat kecil kemungkinan kontrak Milan Petrovic akan diperpanjang di Arema FC. Manajemen Singo Edan beralasan sejak Agustus silam, tugas secara teknis tuk menyiapkan tim telah dipegang Singgih Pitono dan Kuncoro, dua asisten Milan.

Meski demikian, pelatih asal Slovenia itu mengaku masih berhasrat terus melatih di Arema. Menurutnya, semua kemungkinan bisa saja terjadi, terlebih liga juga belum selesai.

“Soal kontrak nanti diperpanjang atau tidak, semua kemungkinan masih bisa terjadi, namun saat ini saya pilih fokus ke dua laga terakhir,” ujar Milan.

Saat dikonfirmasi jika benar Arema tidak berminat mempertahankan dirinya, Milan mengaku akan tetap bertahan di Indonesia, karena sudah terlanjur jatuh cinta dengan atmosfer sepakbola tanah air.

“Saya mungkin tetap berkarier di Indonesia, soalnya sudah terlanjur senang disini. Atmosfer sepak bolanya, para suporter, termasuk suasana kota disini, semuanya baik,” tandasnya.

Lebih lanjut, Milan mengatakan belum ada komunikasi sejauh ini dengan pihak lain, karena dia juga masih menunggu kepastian dari manajemen Arema. Jika nantinya resmi tidak dipertahankan Arema, Milan baru akan membuka jalur komunikasi melalui agennya pada klub lain.

“Sejauh ini, saya masih utamakan Arema. Jika memang nantinya kontrak saya tidak diperpanjang, baru saya akan membuka komunikasi dengan klub lain yang ada di Indonesia,” sambungnya lagi.

Milan sendiri dianggap sebagai sosok pelatih yang ramah di tim Singo Edan. Sosoknya dianggap berbeda dari pelatih asal Eropa Timur lainnya. Milan malah dianggap berhasil menyesuaikan dirinya dengan karakter orang Indonesia.

Selama membesut Arema, hampir tidak pernah ada yang melihat Milan marah keras ke para pemainnya, termasuk asisten pelatih. Milan kerap tampil tenang meski ada banyak masalah yang menerpa Arema musim ini.

Hanya saja, pada Agustus silam, Manajemen Singo Edan memutuskan untuk memangkas sebagian tugas Milan. Termasuk di dalamnya soal teknis persiapan tim jelang pertandingan berlangsung.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

 

Sukses Redam Bhayangkara, Persebaya Pantang Kendur

VivagoalLiga Indonesia – Sukses mengalahkan Bhayangkara FC, Persebaya Surabaya pun langsung bertekad menutup musim ini dengan finish di papan atas klasemen. Tim Bajul Ijo bertekad lakukan sapu bersih di dua partai sisa.

Persebaya kembali menuai hasil gemilang setelah meredam perlawanan Bhayangkara FC dengan skor 1-0 pada lanjutan pekan ke-32 Liga 1, di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (26/11/2018) sore.

Osvaldo Haay jadi inspirator kemenangan Bajul Ijo dengan gol tunggalnya pada menit ke-42. Dengan kekalahan tersebut, secara otomatis menutup peluang Bhayangkara jadi juara musim ini.

Sementara buat Persebaya, tambahan tiga poin membuat tim besutan pelatih Djadjang Nurjaman berhak atas posisi ke-6 dengan raihan 47 poin hasil dari 32 laga. Mereka tertinggal tiga angka dari Persib Bandung yang ada peringkat ketiga dengan 50 poin.

Kemenangan atas Bhayangkara FC juga sekaligus menegaskan status Persebaya sebagai tim pembunuh raksasa. Sebelumnya, tim Bajul Ijo melumat Madura United, Persib Bandung, Bali United, Persija Jakarta dan PSM Makassar.

Coach Djanur sapaan akrab Djajang mengatakan timnya belum akan kendur, karena masih ada dua laga sisa musim ini. Pelatih asal Majalengka itu berambisi meraih kemenangan demi bisa finis di papan atas klasemen akhir Liga 1.

Terlebih David da Silva cs hanya ditunggu lawan yang bisa dibilang relatif mudah dikalahkan, seperti PSIS Semarang dan PSMS Medan.

“Jika kami terus bermain bagus seperti empat laga terakhir, bisa saja kami mendapat enam poin tersisa. Kami menargetkan bisa finish di papan atas, ya minimal masuk 5 besar. Makanya kami juga incar kemenangan di markas PSMS Medan” ujar Djanur seperti dikutip dari laman resmi Persebaya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

Persija Amankan Puncak Klasemen Liga 1

VivagoalLiga Indonesia – Meladeni Sriwijaya FC di lanjutan pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Wibawa Mukti, Sabtu (23/11) sore, Persija Jakarta mampu meraih hasil maksimal dan mengamankan puncak klasemen sementara.

Persija berhasil meredam perlawanan Sriwijaya secara dramatis dengan skor akhir 3-2. Ialah Maman Abdurahman yang menjadi penentu kemanangan Macan Kemayoran.

Gol yang dicetak bek senior tersebut diciptakan ketika pertandingan memasuki injury time. Bermula dari tendangan sudut, bola liar yang di sundul Marco Simic menghampiri Maman dan mampu dimanfaatkan dengan baik.

Pada pertandingan tersebut Marco Simic membuka keunggulan di menit kedua pertandingan disusul Ramdhani Lestaluhu di menit ke-31.

Macan Kemayoran juga diuntungkan dengan kemenangan ini. Persija berhak atas pucuk klasemen dengan menggusur PSM Makasar.

Kini Persija mampu mengumpulkan 56 poin, dua poin lebih banyak ketimbang PSM Makassar. Tak hanya itu, Persija pun semakin dekat dengan tangga juara Liga 1.

Sedangkan Sriwijaya mencetak gol melalui Manuchekhr Dzalilov dan Alan Henrique melalui titik putih. Dengan hasil tersebut posisi Sriwijaya semakin sulit di zona degradasi.

Berbeda dengan Persija, Sriwijaya FC  berada di posisi ke-15 klasemen sementara. Sriwijaya hanya memiliki 36 poin, berselisih dua poin dengan PSMS sebagai juru kunci.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

Mitra Kukar VS PS Tira: Pertarungan Keluar Dari Zona Degradasi

Vivagoal Liga Indonesia – Di pekan ke-32 Liga 1 akhir pekan ini, Mitra Kukar akan menghadapi PS Tira. Untuk bisa lolos  degradasi, tim Naga Mekes diminta main santai agar bisa mendulang tiga poin.

Laga yang digelar Jumat (23/11/2018) sore ini, akan digelar di markas Mitra Kukar, Stadion Aji Imbut, Tenggarong. Laga kali ini cukup krusial buat keduanya karena sama-sama sedang berjuang untuk lolos dari jeratan degradasi.

Mitra Kukar sekarang ini ada di posisi ke-15 dengan torehan 36 poin dari 31 pertandingan yang sudah dijalani. Tim Naga Mekes berada satu strip di atas zona merah.

Di sisi lain, posisi PS Tira di urutan 16 klasemen sudah masuk dalam jeratan zona degradasi. Meski mengumpulkan poin sama, tapi mereka kalah selisih gol dari Mitra Kukar.

Ancaman degradasi kian terasa buat kedua tim karena kompetisi liga 1 hanya menyisakan tiga laga dari dari total 34 pertandingan.

Pelatih Rahmad Darmawan yang menukangi Mitra Kukar menyerukan kepada tim besutannya agar di tiga partai sisa, mereka tidak kehilangan poin, termasuk saat menjamu PS Tira pekan ini.

“Kami akan terus berusaha hingga akhir musim. Pemain harus tetap enjoy bermain. Jangan sampai gagal lagi meraih poin, karena dengan begitu kans lolos dari zona merah jadi lebih berat buat Mitra Kukar,” kata RD sapaan akrab Rahmad Darmawan.

Meski berada di posisi ke-15 klasemen sementara, namun selisih poin antara tim peringkat 14 hingga ke-18 hanya berselisih satu dan dua poin saja. Maka dari itu, persaingan di papan bawah diprediksi akan berjalan ketat hingga partai terakhir.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

Benny Wahyudi Siap Main Lawan PSIS

VivagoalLiga Indonesia – Dua pertandingan terakhir Madura United dilalui tanpa Benny Wahyudi karena tidak dalam kondisi baik. Bek berusia 32 tahun itu mengalami cedera saat Madura United dikalahkan Bali United, Sabtu (3/11/2018).

Jelang laga melawan PSIS Semarang akhir pekan ini, bek asal kota Malang itu berangsur pulih dan sudah tampak ikut dalam sesi latihan tim yang digelar pelatih Gomes De Oliveira. Meski begitu, Benny mengaku kondisinya belum benar-benar fit.

“Saya sebenarnya belum sembuh betul, tapi mudah-mudahan sedikit lagi. Saya memutuskan ikut dalam games biar bisa beradaptasi, dan feel nya tetap dapat,” jelas Benny.

Benny sendiri menargetkan sudah bisa bermain di lanjutan laga pekan ke-32 saat Laskar Sape Kerab menjamu PSIS di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (26/11/2018) sore.

Mantan pemain timnas itu akan berusaha keras agar pelatih mau menurunkan dirinya di laga tersebut. Terlebih, Madura United tak mampu meraih kemenangan dari dua pertandingan terakhir tanpa dirinya.

“Insyaallah, saya bisa main. Saya pasti berusaha keras tuk bisa kembali bugar. Apalagi, masih ada waktu sebelum laga kontra PSIS,” tandasnya.

Sementara itu, Agus Harmunsoca selaku tim fisioterapis Madura United menyatakan kondisi Benny sudah memperlihatkan perkembangan cukup bagus. Tapi menurut Agus, Benny masih perlu penyegaran sebelum kembali bertanding.

“Kami lihat perkembangan cederanya cukup bagus. Mudah-mudahan satu dua hari kedepan, dia sudah bisa kami rekomendasikan ke pelatih,” kata Agus.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di vivagoal.com

Persebaya Jadi Tim Tersubur Liga 1

VivagoalLiga Indonesia – Persebaya Surabaya menasbihkan dirinya jadi tim tersubur di kompetisi Liga 1 2018. Lima gol yang disarankan Irfan Jaya dkk ke gawang Bali United akhir pekan lalu memastikan tim besutan pelatih Djadjang Nurjaman adalah tim dengan produktivitas tertinggi dengan 58 gol.

Bertandang ke Stadion Dipta Gianyar, Minggu (18/11/2018) malam, Persebaya tampil kesetanan dengan menghancurkan Tim Serdadu Tridatu dengan skor 5-2. Mereka bahkan sudah memimpin 3-0 di 45 menit babak pertama.

Penyerang asal Brasil, David Da Silva jadi inspirator kemenangan Persebaya dengan tiga golnya. Sementara dua gol lainnya dicetak oleh gelandang muda, Osvaldo Haay.

Tambahan tiga gol ke gawang Bali United sekaligus menjadikan Da Silva jadi top scorer sementara Liga 1. Penyerang berusia 29 tahun itu sudah mengumpulkan 20 gol dari 31 laga yang sudah dilakoni bersama tim Bajul Ijo.

“Buat saya pribadi, capaian Persebaya ini sungguh hebat. Apalagi di beberapa laga sisa kami selalu bisa mencetak minimal 3 gol,” ujar Djanur sapaan akrab Djadjang dikutip dari laman resmi klub.

Selain itu, kemenangan meyakinkan di markas Bali United menahbiskan Persebaya jadi tim tertajam di Liga 1 dengan gelontoran 58 gol. Mereka jadi satu-satunya tim yang mampu mencetak gos diatas angka 50 sejauh ini dan tim dengan nilai produktivitas tertinggi yakni surplus 14 gol.

Amukan Persebaya juga bahkan sudah memakan korban tim-tim papan atas klasemen. Sebut saja PSM Makassar dan Persija yang ada di peringkat pertama dan kedua klasemen dibantai 3-0, kemudian Persib di urutan tiga dihancurkan dengan skor 4-1.

“Sebenarnya, saya tidak pernah menargetkan anak-anak harus mencetak berapa gol, kami hanya berusaha bekerja sebaik mungkin sampai akhir musim,” tambahnya.

Persebaya sendiri saat ini menduduki posisi ke-7 klasemen sementara Liga 1 dengan raihan 44 poin hasil dari 31 penampilan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

Bali United Siap Ladeni Permainan Menyerang Persebaya

0

Vivagoal Liga Indonesia – Menjamu Persebaya Surabaya di Stadion Dipta Gianyar, Minggu (18/11/2018) malam dalam lanjutan laga pekan ke-31 Gojek Liga 1, Bali United mengaku sangat siap meladeni permainan menyerang yang diusung tim Bajul Ijo.

Pelatih Bali United, Widodo C. Putro mengatakan jika dirinya sudah mempelajari gaya bermain tim besutan pelatih Djadjang Nurdjaman, termasuk saat masih melatih Persib Bandung dan PSMS Medan.

Skema menyerang dipastikan Widodo akan kembali dipakai Persebaya di bawah asuhan Djanur. Menurut Widodo, Djanur merupakan pelatih dengan jam terbang tinggi dimana ia mampu meloloskan PSMS ke liga 1.

“Taktik coach Djanur sangat bagus, lebih berorientasi attacking football. Apalagi dengan materi pemain yang dimiliki Persebaya, skema itu sangat memungkinkan. Terbukti di 5 laga terakhirnya mereka berhasil meraih kemenangan,” Widodo melanjutkan.

Widodo pun memperingatkan jika tak akan mudah untuk bermain di markas Bali United. Diakuinya timnya ingin menang di partai kandang kali ini.

Selain persoalan taktik yang disoroti Widodo, pemilik gol terbaik Piala Asia tahun 1996 itu juga mengatakan bahwa faktor fisik dan kesiapan mental pemain juga berperan penting di laga kali ini.

“Para pemain kami sudah sangat siap menjalani laga demi laga. Di beberapa partai sisa, bukan persoalan taktik dan teknis saja yang menentukan, tapi mental pemain juga,” Widodo menambahkan.

Di sisi lain, coach Djanur juga mengutarakan bahwa mereka tidak mau terlena dengan kemenangan yang mereka dapatkan di lima laga terakhir. Menurut pelatih berusia 54 tahun itu, laga kontra Bali United bukanlah pertandingan mudah.

“Meski Stefano Lilipaly dan  Nouri absen di laga kali ini, tapi masih ada Ilija Spasojevic, Taufiq, dll. Sangat sulit bisa meraih kemenangan di Dipta Gianyar, seperti saat saya melatih Persib dan PSMS,” kata Djanur.

Selain itu, Djanur juga menilai laga melawan Serdadu Tridatu sangat krusial buat tim Bajul Ijo untuk bisa mengunci posisi di papan atas klasemen akhir. Pasalnya, poin Persebaya saat ini belum bisa dibilang aman, karena masih bisa terkejar dari tim di bawahnya.

“Pertandingan kontra Bali United ini penting, kami harus bisa meraih tiga poin. karena posisi kami juga belum aman. Pemain pastinya paham dengan situasi ini,” tutup Djanur.

Dan berikut perkiraan susunan pemain kedua tim:

Persebaya: Miswar Saputra; Abu Rizal Maulana, Otavio Dutra, Mochammad Syaifuddin, Ruben Sanadi, Misbakus Solikin, Rendi Irwan, Fandy Eko Utomo, Oktafianus Fernando, David da Silva, Ferinando Pahabol.

Bali United: Wawan Hendrawan; Andika Wijaya, Mahamadou N’Diaye, Agus Nova, Taufik Hidayat, Taufiq, Fadil Sausu, Nick Van Der Velden, Irfan Bachdim, Melvin Platje, Ilija Spasojevic.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

Rene Alberts Ingin Kemenangan Atas Persija Jadi Kado Ulang Tahun

VivagoalLiga Indonesia – Di perayaan hari kelahirannya, Pelatih PSM Makassar, Robert Rene Alberts meminta kado kemenangan saat tim Juku Eja menghadapi Persija Jakarta akhir pekan ini dalam lanjutan laga pekan 31 Gojek Liga 1.

Liga 1 pekan ini akan menggulirkan laga bigmatch antara tim peringkat pertama PSM Makassar melawan Persija Jakarta yang ada di posisi kedua klasemen. Di pertemuan kedua ini, PSM akan menjamu Macan Kemayoran di Stadion Andi Mattalatta, Jumat (16/11/2018) sore.

Rene Alberts yang tengah merayakan ulang tahun yang ke-64 nya itu meminta kado tak muluk-muluk. Ia hanya ingin Ferdinand Sinaga dkk mengalahkan Persija akhir pekan ini agar bisa memperlebar jarak di papan klasemen yang hanya berselisih 4 poin.

“Saya hanya mau kado kemenangan. Bukan hanya di laga melawan Persija saja, tapi di semua laga sisa musim ini. Tahun ini, gelar juara sudah di depan mata,” tegas Rene Alberts.

Pelatih asal Belanda itu juga menjanjikan permainan yang lebih menyerang dan atraktif saat PSM bertemu Macan Kemayoran.

“Kami sudah latihan tuk mempertajam lini serang. Kami ingin menampilkan permainan menyerang yang memang ciri dari PSM,” Rene Alberts menambahkan.

Lebih lanjut, Rene Alberts belum bisa menjamin striker Ferdinand Sinaga akan dimainkan full 90 menit. Sebabnya, cedera yang dialami Ferdinand belum pulih 100 persen.

“Ferdinand masih merasakan sakit jika bermain lebih 45 menit. Jadi, kami juga harus tahu berapa lama dia akan bermain nanti. Dia tipe penyerang yang haus kemenangan, dari awal Ferdinand memang punya mental petarung,” puji Rene Alberts.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga 1 hanya di vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS