Tag: Ligue 1

Dominasi Pemain PSG di TOTSSF Ligue 1

Vivagoal – IGL – Akhir pekan kemarin, EA Sports resmi merilis Team of the Season So Far (TOTSSF) untuk Ligue 1 pada mode FIFA 20 Ultimate Team. Menilik dalam daftar, pemain PSG menyesaki antrean lantaran performa tim yang konsisten hingga akhir kompetisi.


Baca Juga:


Akhir dari TOTSSF untuk zona Eropa nampak rampung pasca dirilisnya Ligue 1. Sebelumnya, beberapa liga top macam Premier League, LaLiga, Serie A dan Bundesliga telah diumumkan. Kompetisi sepakbola Negeri Anggur menjadi Liga terakhir yang tersemat dalam daftar

Sama seperti Liga lainnya, semua punggawa Ligue 1 mendapatkan boost rating yang lumayan besar. Kylian Mbappe dan Neymar menjadi pemain terbaik dengan rating 98. Keduanya memang lumayan tampil impresif musim ini di kompetisi domestik.

Sementara tempat lain di isi oleh Ben Yedder (AS Monaco) dan Angel di Maria dengan selisih satu poin dari dua superstar Les Parisiens itu. Terkhusus nama yang disebut terakhir, Di Maria mendapatkan kenaikan dari sisi weak star foot.

Selain empat nama tersebut, Vivagoal, menukil Dexerto sudah menyematkan daftarnya untuk anda. Berikut ulasannya.

Ligue 1 TOTSSF

  • Mbappe (ST): 98
  • Neymar (LW): 98
  • Ben Yedder (ST): 97
  • Di Maria (RW): 96, upgraded to 3-star weak foot
  • Thiago Silva (CB): 95
  • Verratti (CM): 95
  • Aouar (CM): 94
  • Depay (CF): 94
  • Marquinhos (CB): 94
  • Renato Sanches (CM): 94
  • Osimhen (ST): 93
  • Lala (RB): 93
  • Atal (RW): 92
  • Savanier (CM): 92
  • Mandanda (GK): 92
  • Slimani (ST): 90
  • Rajkovic (GK): 89
  • Abdelhamid (CB): 89
  • Andre (CM): 88
  • Kamara (LB): 87

 

Di luar daftar tersebut, FIFA 20 juga merilis card lain dalam wujud Squad Building Challenge. Dimitri Payer hadir dalam daftar. Ia memiliki rating 93. Sementara pada Objecive Player, indrissa Gana Gueye juga hadir dengan rating yang sama pun demikian dengan bintang AS Monaco, Aleksander Golovin.

Jangan lupa mengikuti update terkini seputar turnamen FIFA 20, Efootball PES 2020 dan FUT CUP di Indonesia Gaming League (IGL) Season 2, untuk informasi lebih lanjut, silahkan follow akun resmi Instagram IGL  dan download aplikasinya di Google Play atau App Store

Selalu update berita terbaru seputar Indonesia Gaming League hanya di vivagoal.com

Meski Dihantam Krisis Covid-19, Nilai Jual Mbappe Masih di Angka Rp 2,8 Triliun

Vivagoal Ligue 1 – Nilai transfer Mauro Icardi dari Inter Milan ke Paris Saint-Germain memang jadi bukti nyata bahwa pandemi Covid-19 nilai jual pesepakbola menurun, tak terkecuali Kylian Mbappe. Walau demikian, market value penyerang 21 tahun itu masih sangat tinggi, yakni sekitar Rp 2,8 triliun.

Sebuah studi dilakukan oleh KPMG Football Benchmark untuk mengetahui sejauh mana dampak yang ditimbulkan Covid-19 terhadap harga pasaran atlet sepakbola dunia. Dalam riset ini, KPMG mengambil data dari 10 liga teratas di Eropa dengan mempertimbangkan mulai dari kondisi keuangan klub, sisa durasi kontrak pemain, umur hingga situasi di bursa transfer.

Selain faktor-faktor diatas, ada tiga aspek kunci yang juga jadi pertimbangan, yakni akumulasi pendapatan klub yang hilang, kedua, lamanya seorang pemain menghabiskan waktu tanpa pertandingan, dan terakhir jumlah kesempatan yang dilewatkan pemain untuk menunjukkan performanya.

Dari semua poin yang cukup kompleks tersebut, lewat algoritma player valuation tool yang berbasis data dari Opta dan sumber lainnya, KPMG mendapatkan hasil terkait penurunan nilai jual pemain akibat krisis yang ditimbulkan Covid-19.

Untuk Kylian Mbappe, meski sudah tidak bertanding sejak pertengahan Maret dan besar kemungkinan baru akan bermain lagi pada September 2020, namun nilai jualnya masih berada di angka 177 juta euro atau setara Rp 2,8 triliun, turun sebesar 21,5 persen dari market value sebelum krisis yakni 225 juta euro.


Baca Juga:


Adapun rekan kompatriotnya di PSG, Neymar juga mengalami penurunan nilai jual mencapai 21,7 persen dari 175 juta euro menjadi hanya 137 juta euro saja. Yang menarik, winger Manchester City, Raheem Sterling hanya mengalami penurunan harga jual sebesar 10,5 persen, yakni dari 150 juta euro menjadi 134 juta euro.

Merujuk pada hasil studi ini, maka KPMG memperkirakan, Mbappe masih akan bertahan di Parc des Princes musim panas tahun ini karena banderolnya yang masih sangat tinggi dan pendapatan klub-klub top Eropa seperti Liverpool dan Real Madrid menurun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Transfer Mauro Icardi Bukti Nyata Krisis Finansial Ancam Klub Elit Eropa

Vivagoal Ligue 1Virus corona disebut-sebut akan membuat harga para pemain di bursa musim panas ini anjlok. Prediksi itu terbukti benar usai Paris Saint-Germain mempermanenkan Mauro Icardi dari Inter Milan.

“Efek dari krisis ekonomi di sepakbola jadi terasa sangat kejam. Hal tersebut membuat terjadinya penyusutan harga jual pemain dan membuat klub memilih untuk lebih baik melakukan barter ketimbang membeli pemain,” ucap Alessandro Moggi, seorang agen pemain seperti dilansir dari Corriere dello Sport.

Sebelumnya, saat memutuskan meminjam Mauro Icardi pada awal musim panas 2019 kemarin, dalam klausul kontraknya, PSG harus membayar sebesar 80 juta euro jika ingin mempermanenkan pemain asal Argentina itu pada akhir masa kontrak.

Kenyataannya, Les Parisiens ternyata hanya perlu merogoh kocek sebesar 50 juta euro saja, plus 8 juta bonus untuk mempermanenkan status Icardi. Moggi menyebut transfer Icardi ini merupakan bentuk nyata dari anjloknya nilai jual pemain. 

“Proses transfer pemain memang tetap akan terjadi, tapi klub akan lebih efektif dalam mengeluarkan uang. Lihat saja Icardi, PSG punya klausul beli di harga 80 juta euro, tapi harganya sekarang jadi 50 juta euro saja plus bonus,” tambah Moggi. 


Baca Juga:


Karenanya, Moggi menilai, bursa musim ini tidak akan seketat bursa transfer sebelum-sebelumnya. Kebanyakan akan menunggu ekonomi kembali normal demi mendapat keuntungan dari penjualan pemain.

“Saya pikir, transfer Icardi ini jadi bukti anjloknya harga pemain di tengah pandemi. Dan perpindahan pemain bintang saya pikir mungkin hanya sedikit. Karena klub juga tidak mau rugi, andai mereka punya pemain bernilai 80 juta euro, namun harganya turun jadi 50 juta euro, setiap klub pasti merasa lebih baik menunggu sampai tahun depan,” tandasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Kompetisi DIhentikan, Presiden Lyon Surati Pemerintah, Bagaimana Isinya?

Vivagoal Ligue 1 – Presiden Lyon, Jean-Michel Aulas tengah berjuang guna melawan penghentian Ligue 1. Ia pun menuliskan surat terbuka kepada pemerintah guna menyoroti kebijakan tersebut.

Menurut Aulas, penghentian liga memang merugikan timnya. Saat palu diketuk, Lyon berada di posisi ketujuh sehingga membuat mereka harus terlempar dari kompetisi Eropa di musim depan. Sementara PSG dinobatkan sebagai juara.  Sebelumnya, beberapa Liga macam Eredivisie, Pro Liga Belgia dan Scottish Premier League sudah dihentikan namun ia berharap Ligue 1 masih bisa dilanjutkan

Begini isi surat Aulas kepada pemerintah Prancis, seperti dinukil Goal International: “Surat terbuka untuk perdana menteri dan menteri olahraga agar 2 Juni bisa dijadikan sebagai harapan untuk sepakbola Prancis.

“Tuan perdana menteri, nyonya [menteri] olahraga, 2 Juni ada kemungkinkan untuk melakukan relaksasi lockdown, dengan mengizinkan bertahap ibadah kolektif, balap kuda atau bahkan pemilihan [jajaran pemerintahan] kota berikutnya.


Baca Juga:


“Banyak perkembangan dan harapan pada tanggal tersebut agar Prancis kembali ke dinamika yang positif.

“Bisakah kita bayangkan bahwa 2 Juni juga merupakan peluang besar untuk memperbaiki kesalahan mengenai sepakbola Prancis dan jika memungkinkan, dengan protokol kesehatan yang digunakan di mana-mana, untuk memberikan titik awal bagi dimulainya kembali latihan secara bertahap dan, mengapa tidak, memulai kembali musim liga 2019/20 pada Juli atau Agustus seperti yang disarankan oleh UEFA pada 21 April lalu dan itu dikonfirmasi oleh Aleksander Ceferin melalui surat pada 14 Mei?”

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Inter Milan Menjadi Yang Terdepan Untuk Dapatkan Cavani

Vivagoal – Serie A – Inter Milan tunjukkan keseriusan untuk memboyong Edinson Cavani ke Italia. Pihak Nerazzurri telah melontarkan tawaran kontrak berdurasi tiga tahun pada pemain asal Uruguay itu.

Penyerang Edinson Cavani yang kontraknya akan berakhir pada musim ini dikabarkan akan segera meninggalkan Paris. Karena sang raksasa Prancis itu tak kunjung memberikan kejelasan pada masa depan Cavani.

Dilansir  L’equipe, hengkangnya pemain asal Uruguay ini telah dipantau beberapa klub. Top skor Les Parisiens itu telah dikaitkan oleh beberapa tim elit dunia seperti, Manchester United, Newcastle United, Atletico Madrid, hingga Inter Milan.

Tim yang pertama dikaitkan dengan Cavani adalah Atletico Madrid. Los Rojiblancos sempat dirumorkan menjadi pelabuhan selanjutnya Cavani, karena pria berusia 33 tahun itu dinilai memenuhi harapan dari sang pelatih, Diego Simeone.


Baca Juga:


Namun sayangnya, Inter Milan paling serius untuk mendatangkan Cavani. Nerazzurri dikabarkan telah menawarkan kontrak selama tiga tahun untuk penyerang asal Uruguay itu. Selain itu, kesempatan berkiprah di Liga Champions juga menjadi pertimbangan untuk Cavani.

Cavani pun diproyeksikan akan menjadi suksesor Lautaro Martinez untuk berduet dengan Romelu Lukaku. Selain itu, Lautaro yang kian hari makin santer dikabarkan bergabung bersama Barca, menjadikan Cavani sebagai prioritas utama Inter Milan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Cerita Bernardo Silva Saat AS Monaco Menjuarai Ligue 1 Prancis, Patahkan Dominasi PSG

Vivagoal Ligue 1 – Bernardo Silva menceritakan kembali pengalamannya saat berhasil menjadi juara Ligue 1 Prancis musim 2016/2017 bersama AS Monaco. Ia menyebut, tidak ada satupun dari para pemain Les Monegasque yang menyangka mereka bisa merusak dominasi Paris Saint-Germain.

Monaco mengunci gelar juara usai mengalahkan Saint-Etienne 2-0 di Stade Louis II pada pekan ke-37 Liga Prancis. Kemenangan tersebut membuat Monaco mengumpulkan 92 poin, unggul enam angka atas PSG yang berada di posisi kedua. Dengan menyisakan satu laga, mustahil perolehan poin Monaco bisa dikejar sang juara bertahan.

Ini adalah gelar Ligue 1 kedelapan bagi Monaco dan yang pertama sejak musim 1999/2000. Monaco sukses menghentikan kedigdayaan PSG yang sebelumnya menjadi juara dalam empat musim beruntun.

Dengan keberhasilannya itu pula, Monaco berada di urutan ketiga dalam daftar pengoleksi gelar terbanyak Liga Prancis. Jumlah gelar mereka sama dengan Nantes, tapi masih dibawah Marseille dan Saint-Etienne yang masing-masing mengoleksi 10 gelar.

Bernardo Silva yang menjadi bagian dari skuad AS Monaco saat itu pun mengaku tak mengira mereka bisa menjadi juara Liga Prancis. Pasalnya, beberapa tahun sebelumnya, mereka hanya berkutat di Ligue 2.

“Musim itu adalah musim yang spesial karena tidak ada yang menyangka kami bisa melakukan hal tersebut, bahkan para pemain sekalipun. Sampai paruh pertama musim, kami tidak berpikir bisa memenangkan Liga. Namun setelah beberapa bulan, kami mulai sadar betapa spesialnya kami.” ungkap Silva seperti dilansir dari Sky Sports.


Baca Juga:



Monaco menjadi juara Ligue 1 musim 2016/2017 dengan menyandang status sebagai tim terproduktif di Eropa dengan mencetak lebih dari 100 gol selama semusim. Kunci kekuatan mereka ada di lini serang dengan Radamel Falcao, Kylian Mbappe, Thomas Lemar dan Bernardo Silva sebagai andalan untuk mendulang gol. Adapun Tiemoue Bakayoko dan Fabinho menjaga kedalaman di lini tengah.

“Skuad kami dibentuk atas dasar pengalaman dari para pemain seperti Falcao dan Moutinho. Mereka berperan penting untuk para pemain muda seperti Kylian Mbappe. Dia pemain yang spesial dan berharga buat kami. Saya percaya di masa depan, dia akan berkembang menjadi pemain terbaik.” Silva menambahkan.

“Yang terpenting saat itu, kami tidak boleh takut dengan siapapun. Melawan PSG, Manchester City, Borussia Dortmund, Tottenham atau tim-tim kecil, kami harus tetap bermain dengan cara yang sama. Kami harus harga semua itu.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Inter Milan Berusaha Datangkan Edinson Cavani

Vivagoal – Serie AInter Milan dikabarkan tengah menghubungi Edinson Cavani yang akan segera hengkang dari Parc des Princes. Cavani berpeluang besar merapat ke San Siro tanpa mengeluarkan biaya sedikitpun.

Kubu Inter Milan makin gencar mencari striker baru untuk lini depan mereka. Pasalnya skuad Nerazzurri hanya memiliki dua pemain dengan posisi menyerang yaitu, Romelu Lukaku, dan Lautaro Martinez. Sedangkan rumor kepindahan Lautaro ke Barcelona kian santer.

Dilansir Football Italia, pakar transfer Gianluca Di Marzio menjelaskan kini Inter tengah berusaha mendekati penyerang asal Uruguay itu. Habisnya kontrak Cavani pada musim ini pun berusaha dimaksimalkan oleh Nerazzurri untuk mendaratkan sang top skor raksasa Prancis itu.

Namun bukan hanya tim yang ditukangi Antonio Conte saja yang mengincar pemain berusia 33 tahun itu. Skuad Diego Simeone juga tengah mengharapkan kedatangan mantan pemain Napoli itu dalam Wanda Metropolitano Stadium pada bursa transfer nanti.

Di samping itu klub yang baru diakuisisi oleh konsorsium Arab, Newcastle juga dikabarkan dapat menjadi opsi jika Cavani meninggalkan Prancis. Selain Newcastle, The Red Devils dirumorkan ikut memburu tanda tangan mantan pemain Napoli itu.


Baca Juga:


Pada musim ini, Cavani hanya tampil sebanyak 22 laga dengan mencatatkan tujuh gol dan dua assist. Catatan ini disebabkan karena posisi Cavani harus tergeser dengan kehadiran pemain pinjaman Inter Milan, Mauro Icardi di lini depan Les Parisiens.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Bos PSG Kenang Kehadiran Beckham dan Ibrahimovic

Vivagoal Ligue 1 –  Nasser Al-Khelaifi  mengenang keberadaan Zlatan Ibrahimovic dan David Beckham yang dianggapnya punya kontribusi besar untuk Paris Saint-Germain. Sang pemilik tanpa ragu mengakui jasa penting kedua bintang tersebut. 

“Memikirkan kembali semua pemain yang sudah bergabung dengan kami, saya paling menyoroti karakter Zlatan Ibrahimovic, kharismanya, kepemimpinannya dan kemampuannya untuk menyelesaikan sesuatu.

“Ibrahimovic selalu dapat diandalkan. Ketika situasi menuntut sesuatu darinya, dia tahu bagaimana menghadapi tantangan itu,” kata Nasser. 

Lain halnya dengan Beckham, meski singkat membela Les Parisiens, menurutnya kehadiran pemain asal Inggris itu memberi segudang keuntungan buat PSG. 

“Saya juga tidak bisa melupakan Beckham. Meski waktunya singkat di PSG, namun ia sudah merubah klub dengan investasinya dalam memberi pelatihan kepada pemain muda.


Baca Juga:


“Kepeduliannya dalam menerapkan setiap detail pada setiap waktu, tekadnya untuk berhasil, dan aura alaminya adalah aset yang sangat berharga buah kami,” pungkasnya.

Sebagai informasi, PSG lantas mendatangkan Neymar untuk menjadi penerus keduanya sekaligus memperbesar kans mereka memenangkan Liga Champions. PSG bahkan rela merogoh kocek hingga 222 juta euro demi mendatangkannya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Ingat! Neymar Kerap Jatuh Bukan Berarti Tukang Diving

Vivagoal Ligue 1 – Meski performanya cemerlang, Neymar tidak jarang dikritik karena aksinya yang dituding suka diving. Ayah sang pemain pun lantas coba melontarkan pembelaan.

Sebelum kompetisi ditangguhkan akibat pandemi virus Corona, Neymar sejatinya punya performa yang cukup impresif musim ini bersama Paris Saint-Germain. Total sudah 18 gol dan 10 assist yang Neymar sumbangkan dalam 22 penampilan di seluruh ajang untuk Les Parisiens.

Sayangnya, dibalik penampilan ciamiknya tersebut, Neymar bukannya bebas dari sorotan. Pemain asal Brasil itu terus dikritik karena sangat sering bereaksi berlebihan saat ditekel lawan. Tak dipungkiri, jika citra Neymar saat ini sangat lekat sebagai tukang diving.

Ayah sang pemain, Neymar Sr lantas coba memberikan pembelaan terkait cap tukang diving yang disematkan kepada anaknya. Menurutnya, eks bomber Barcelona itu kerap terjatuh bukan berarti ‘tukang diving‘, namun itu menjadi salah satu trik atau bagian dari taktik permainan sepakbola.


Baca Juga:


“Mereka menyebut Neymar tukang diving, seorang aktor yang hebat dan berpura-pura. Dia tidak diving, buat saya itu adalah taktik yang dia pakai sedari masih bermain di akademi. Itu yang sebenarnya.” ucap Neymar Sr dilansir dari Goal International.

“Kalau seorang pemain lawan mendapat kartu kuning, maka itu artinya dia sedikit lagi bakal mendapat kartu merah, oleh karenanya, anda juga harus melihatnya dari sudut pandang itu. Menurut saya itu pintar,” lanjutnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Manajemen PSG Masih ‘Percaya’ Pada Thomas Tuchel

Vivagoal Ligue 1Mantan pelatih Paris Saint-Germain, Luis Fernandez pernah menyebut Thomas Tuchel sebagai pelatih terburuk sejak Nasser Al-Khelaifi berkuasa. Namun, manajemen Les Parisiens diberitakan akan tetap mempertahankan Tuchel elhingga kontraknya habis 2021 mendatang. 

Sejak diambil alih Qatar Investment Authority pada 2011 silam, pencapaian terbaik PSG di ajang Liga Champions hanyalah mencapai babak perempatfinal. Namun, dalam tiga musim terakhir, PSG selalu mentok di babak 16 besar, setelah berturut-turut disingkirkan Barcelona, Real Madrid dan Manchester United.

Kondisi ini tentunya sangat mengecewakan. Pasalnya, sejak Al-Khelaifi berkuasa, PSG dianggap sebagai kekuatan baru di benua Eropa usai mendatangkan banyak pemain bintang seperti Kylian Mbappe, Angel Di Maria dan Neymar dengan harga super mahal. Sayangnya, nasib mereka selalu tragis di kompetisi Eropa dalam beberapa musim terakhir.

Kondisi membuat eks juru taktik PSG, Luis Fernandez,  menyebut Tuchel sebagai pelatih terburuk sejak konsorsium Qatar mengambil alih PSG.

“Sejak konsorsium Qatar datang ke Paris, Tuchel jadi pelatih terburuk PSG. Lihat saja hasil di lapangan, dia pelatih yang tidak bisa mengembangkan potensi para pemain bintangnya. Levelnya sangat jauh dari Carlo Ancelotti, Pep Guardiola dan Jurgen Klopp,” tegas Luis Fernandez seperti dilansir dari Sport Bild.

Baru-baru ini pihak PSG yang diwakili oleh direktur olahraganya, Leonardo menangkis anggapan Luis Fernandez tersebut. Ia menyebut klub memberi dukungan penuh buat Tuchel untuk terus melatih Neymar sesuai kontrak yang telah disepakati bersama. 


Baca Juga:


“Saya ingin klarifikasi soal pendapat yang mengaitkan pelatih Thomas Tuchel. Kami sudah mendengarnya sejak beberapa waktu lalu. Dan Tuchel masih memiliki kontrak hingga musim depan. Dia disini punya kontrak sampai akhir musim 2020/21.

“Kami cukup puas dengan kinerja Tuchel. Ia seorang pelatih cerdas, dan begitu paham soal strategi pertandingan,” jelas Leonardo dilansir dari L’Equipe.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS