Tag: Ligue 1

Performa Sensasional Neymar di PSG

Vivagoal Ligue 1 – Penampilan sensasional Neymar belakangan ini berbanding lurus dengan laju kencang Paris Saint-Germain. Thomas Meunier pun menilai Neymar memang punya kemampuan untuk mengangkat performa tim.

Performa Neymar di atas lapangan sedang panas-panasnya. Setelah sempat sempat melewatkan enam laga PSG karena mengalami cedera betis di pertengahan Oktober 2019 lalu, bintang asal Brasil tersebut langsung menunjukkan kontribusi yang signifikan untuk Les Parisiens.

Dalam tujuh laga terakhir yang selalu dimenangi PSG, Neymar yang kerap dimainkan sebagai starter mampu membukukan 9 gol dan menyumbangkan 5 assist.

Berkat performa okenya itu, Neymar sukses mengantarkan PSG ke puncak klasemen Ligue 1 Prancis dengan torehan 52 poin, selisih 10 angka dari Marseille yang berada di peringkat kedua.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain Berpaspor Prancis dengan Mahar Termahal

Bek PSG, Thomas Meunier pun mengakui begitu pentingnya peran Neymar dalam laju PSG akhir-akhir ini. Oleh karenanya, Meunier berharap rekan setimnya itu bisa terus mempertahankan performanya hingga akhir musim ini.

“Saya tidak akan mengatakan bahwa anda semua sudah terbiasa dengan ketajaman Neymar. Ketika dia hanya mencetak satu gol dan satu assist, anda menganggapnya tidak dalam kondisi bagus. Padahal, pada kenyataannya apa yang dia lakukan itu selalu sensasional.” ucap Meunier dilansir dari Soccerway.

“Dia sama dengan Kylian Mbappe dan Angel Di Maria. Ketiga selalu bisa menentukan. Kami akan selalu membutuhkan mereka, dan kami sangat beruntung bisa memilikinya dalam tim.” tambahnya.

“Semoga akan tetap seperti itu, karena kami butuh dia di level ini, karena Neymar pemain yang bisa membuat perbedaan dan sepakbolanya menulari pemain lain.” tutup Meunier.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Liverpool Punya Kans Besar Daratkan Kylian Mbappe

Vivagoal Liga InggrisPandit Prancis, Julien Laurens yakin Liverpool punya kans mendapatkan pemain bintang Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe di bursa transfer musim panas 2020. Menurutnya, Mbappe bakal lebih dulu mencari pengalaman di Inggris sebelum memulai karier di La Liga.

Laurens paham Mbappe punya hasrat besar merumput bersama Real Madrid. Tapi, dengan usianya yang baru 21 tahun membuat Mbappe masih punya banyak waktu tuk mencoba bermain di klub lain sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Madrid.

“Memang Madrid adalah tim impiannya, namun saat ini Mbappe masih berusia 21 tahun dan dia masih banyak waktu untuk menjajal kompetisi lain sebelum bersedia menerima tantangan di Madrid,” jelas Laurens.

Andai Liverpool mampu menebus biaya transfer Mbappe sebesar 253 juta euro atau sekitar 4,5 triliun rupiah Laurens menyebut bukan tidak mungkin The Reds bisa menggunakan jasanya di bursa mendatang. 

Baca Juga: Prediksi Keji Mantan Pemain untuk Manchester United

“Ini sebenarnya cukup sederhana. Jika Liverpool mau dan mampu menebus Mbappe sebesar 253 juta euro ke PSG, maka Liverpool selangkah lebih maju ketimbang Madrid

“Jika Liverpool mampu membayar sejumlah itu, termasuk memberikan gaji seperti yang Mbappe minta, saya pikir Mbappe akan mempertimbangkan tuk bermain di Liverpool musim depan,” ucap Laurens seperti dilansir dari The Sun.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Prediksi Marseille vs Angers: Tim Tamu Superior Di Stade Velodrome

Vivagoal Ligue 1 – Ligue I Perancis musim 2019/2020 pekan ke-21 bakal mempertontonkan duel yang cenderung berat sebelah antara Marseille vs Angers di Stade Velodrome, Minggu (26/1/2020) dinihari WIB.

Sebagai tuan rumah, Marseille tentunya tidak ingin memberi angin kepada Angers demi memangkas jarak mereka dari sang pemuncak klasemen, Paris Saint-Germain.

Sejak musim 2014/2015 hingga 2019/2020, khusus di ajang Ligue 1, Marseille sebenarnya tak begitu dominan atas Angers. Dari 10 pertemuan terakhir kedua tim, Marseille hanya bisa menang tiga kali, dua kali kalah dan lima sisanya berakhir imbang.

Oleh karena itu, bertandang ke Velodrome, markas Marseille bukan berarti Angers tak punya kans buat mencuri poin. Pelatih Stephane Moulin dengan tegas mengatakan, timnya akan berusaha mendapatkan minimal satu poin kendati tidak mudah jika melihat performa PSG saat ini.

“Kami akan mencoba meraih angka di laga kali ini. Tentunya kami punya impian untuk meraih kemenangan. Tapi seperti yang kita tahu, Marseille saat ini juga ada dalam tren bagus,” ucap Moulin dilansir dari situs resmi Ligue 1.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain Berpaspor Prancis dengan Mahar Termahal

Angers sejatinya punya kekuatan yang bisa diandalkan untuk mewujudkan target mencuri poin di Velodrome. Pasalnya, dalam lima laga terakhirnya di semua kompetisi, mereka tak sekalipun menderita kekalahan dengan tiga kali meraih kemenangan dan dua lainnya imbang.

Bekal ini relatif cukup bagus, apalagi Romain Thomas dan kolega hanyalah penghuni peringkat ke-10 klasemen sementara Liga Prancis.

Selain itu, empat laga tandang terakhirnya di semua kompetisi, Angers hanya sekali pulang dengan kekalahanan. Dilansir dari Whoscored, kekalahan itu terjadi pada 22 Desember 2019 saat mereka bertandang ke markas Rennes. Sisanya, bisa dituntaskan dengan kemenangan.

Walau demikian, berbagai catatan positif Angers itu dinilai masih sulit membuat mereka layak tuk diunggulkan atas Marseille di laga kali ini. Skuat besutan Andre Villa-Boas itu kini kukuh di posisi kedua klasemen. Dan pada laga terakhirnya, Steve Mandanda dkk mampu mencukur US Granvillaise 3-0 di ajang Piala Liga Prancis.

Sementara dalam dua laga terakhirnya di kompetisi Ligue 1, kemenangan dengan torehan empat gol berhasil mereka raih atas Rennes dan Nimes. Fakta lainnya lagi, Marseille selalu bisa mencetak minimal dua gol dalam 12 pertandingan terakhir di Velodrome. Sebuah catatan yang patut diperhatikan oleh Angers..

Namun, Marseille juga tidak boleh jemawa dengan semua raihan positifnya itu. Sebab, berbicara rekor tandang Angers di Velodrome, dari 5 kali berkunjung ke markas Marseille, Angers mampu dua kali membawa pulang kemenangan berbanding satu milik tuan rumah dengan dua sisanya berakhir imbang. Maka dari itu, jika tidak berhati-hati, Marseille bisa saja tergelincir lagi di laga ini.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Usai Piala Dunia 2022, Zidane Jadi Pelatih Timnas Prancis

Vivagoal –  Ligue 1 – Timnas Prancis sudah siap melepas Didier Deschamps selepas Piala Dunia 2022. Setelahnya, Presiden Federasi Sepakbola Prancis, FFF menargetkan Zinedine Zidane sebagai penggantinya.

Deschamps sudah delapan tahun menangani timnas Prancis sejak ditunjuk menggantikan Laurent Blanc selepas piala Eropa 2012. Prestasi pria berusia 51 tahun tersebut adalah membawa Prancis menjuarai Piala Dunia 2018 di Rusia.

Sebelumnya, Deschamps sempat gagal di final Piala Eropa 2016 saat dikalahkan Portugal. Hingga saat ini, Deschamps sudah memimpin Les Bleus dalam 100 pertandingan dengan persentase kemenangan mencapai 65%. Atas prestasi gemilang ini, kontrak Deschamps pun diperpanjang oleh FFF hingga 30 Juni 2022.

Baca Juga: 5 Fakta Kontroversial Zidane dan Materazzi di Piala Dunia 2006

Itu artinya, Deschamps akan mundur sebagai pelatih Prancis usai perhelatan Piala Dunia 2022 di Qatar. Mencari sosok pengganti Deschamps yang sepadan jelas bukan perkara yang gampang, apalagi mereka pernah lama terpuruk usai menjuarai Piala Dunia 1998 dan Euro 2000.

Oleh karenanya, FFF pun langsung menunjuk Zidane yang begitu sukses selama membesut Real Madrid tuk menjadi suksesor Deschamps. Apalagi semasa masih bermain, Zidane juga adalah bintang Les Bleus saat mereka berhasil memenangkan Piala Dunia 1998 atas Brasil di partai final.

“Saat Didier memutuskan pergi atau ketika kontraknya habis, maka Zidane akan menjadi penggantinya jika memang tersedia. Masih ada Piala Dunia 2022 di Qatar, Didier masih akan melatih disana, dan saya pribadi tidak tahu apa yang terjadi setelah itu.” ucap Noel Le Graet, presiden FFF seperti dilansir dari Canal+.

Selalu update berita bola terbaru seputar  Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Merasa Diperlakukan Tidak Adil di PSG, Ayah Cavani Buka Suara!

Vivagoal Ligue 1 – Situasi Edinson Cavani di Paris Saint-Germain saat ini semakin buruk. Sejak awal Januari ini, status si pemain sudah dalam pengasingan karena urusan kontrak dan transfer. Ayah sang pemain, Luis Cavani menuding Paris Saint-Germain sudah memperlakukan anaknya dengan cara yang tidak layak.

Di musim 2019/2020 ini, Cavani tampil begitu terbatas di PSG. Total ia baru bermain sebanyak sembilan kali di ajang Ligue 1 Prancis dengan torehan dua gol. Adapun jumlah menit bermainnya hanya di angka 330 menit atau rata-rata sekitar 36 menit sekali bertanding.

Kedatangan Mauro Icardi termasuk sejumlah cedera yang menimpanya membuat pemain asal Uruguay tersebut kehilangan posisi sebagai penyerang utama. Icardi yang dipinjam dari Inter Milan sejauh ini mampu unjuk ketajaman dengan torehan 9 gol dari 13 pekan Ligue 1 berlangsung.

Baca Juga: 5 Kakak Beradik dengan Harga Termahal di Dunia

Masa-masa Cavani di PSG juga cukup sulit tuk berlanjut mengingat kontraknya yang tak kunjung diperpanjang PSG. Ia bakal pergi dari Parc des Princes pada 30 Juni mendatang dan oleh karenanya, sejumlah klub top Eropa seperti Chelsea, Manchester United dan Atletico Madrid mulai bergerak mendekatinya tuk bisa memboyong penyerang 32 tahun itu secara cuma-cuma pada bursa musim panas mendatang.

“Dia (Cavani) adalah pemain yang butuh waktu bermain, dan pada saat ini, dia hanya tampil dalam empat atau enam menit per laga. PSG benar-benar sudah memperlakukannya dengan cara tidak adil.” ketus Luis Cavani seperti dilansir dari BBC.

“Ada banyak klub yang sudah mengungkapkan ketertarikan kepadanya, tapi ketika anda sudah berjanji ke sebuah tim, anda harus menghormatinya. Tapi dia kini punya opsi tuk bergabung dengan klub lain pada Juni nanti, kalau dia diizinkan pergi besok, saya rasa dia akan langsung bisa mendapat klub baru.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Aksi Neymar Buat Umpan Dengan Bokong Bikin Netizen Takjub

Vivagoal Ligue 1 Paris Saint-Germain berhasil mengalahkan Reims dengan skor telak 3-0 di babak semifinal Piala Liga Prancis. Namun, bukan kemenangan itu yang menuai banyak apresiasi tapi aksi Neymar yang mengoper bola dengan bokongnya.

Sebelumnya, PSG yang bertandang ke markas Reims di Stade Auguste Delaune II, Kamis (23/1/2020) berhasil pulang dengan membawa kemenangan besar 3-0. Tiga gol Les Parisiens itu masing-masing disumbangkan oleh Marquinhos dan Tanguy Kouassi serta satu gol bunuh diri yang dibuat Ghislain Konan.

Neymar sendiri, meski hanya bisa membuat assist di laga tersebut tetap mampu mencuri atensi publik sepakbola Prancis dengan menunjukkan skill olah bolanya di atas lapangan.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain Berpaspor Prancis dengan Mahar Termahal

Dalam sebuah momen, pemain asal Brasil itu terlihat memberi umpan dengan bokongnya. Menerima bola dari rekannya, dengan sekali goyang, Neymar membelokkan bola yang datang dengan bokongnya dan membuat para bek tuan rumah terkecoh.

Aksi tersebut membuat eks pemain Barcelona itu langsung menuai banyak atensi. Banyak yang takjub dengan skill ajaibnya, meski dengan bokongnya.

“Neymar mempermalukan lawan dengan umpang bokong. Ya, anda harus percaya bahwa saya benar. Umpan bokong yang sangat keren.” tulis seorang netizen.

Adapun kemenangan 3-0 ini meloloskan PSG ke babak final Piala Liga Prancis yang rencananya dilangsungkan pada 4 April 2020 mendatang. Dan selanjutnya, skuat besutan Thomas Tuchel tinggal menunggu pemenang antara Lyon yang menghadapi Lille.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Bukan Messi, Mbappe Jadikan Bintang Juventus Sebagai Inspirasi

Vivagoal Ligue 1 – Bintang muda Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe mengakui dirinya tidak bisa meniru karir Lionel Messi. Oleh karenanya, ia kini menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai inspirasi.

Nama Mbappe mulai banyak dikenal publik sepakbola dunia usai mengemas 26 gol untuk AS Monaco sekaligus membantu klub tersebut merusak dominasi PSG tuk merebut trofi Ligue 1 Prancis musim 2016/2017. Di musim berikutnya, ia memutuskan menyeberang ke PSG.

Bersama Les Parisiens, nama Mbappe kian berkibar kencang. Penyerang berusia 21 tahun itu sejauh ini sudah membukukan 81 gol dan 44 assist dari 109 penampilan selama 2,5 tahun bermain di Parc des Princes.

Baca Juga: 5 Fakta Kontroversial Zidane dan Materazzi di Piala Dunia 2006

Di sisi lain, Messi sudah mendapatmu semua gelar dan trofi bergengsi baik di level klub maupun pencapaian individual. Namun, pesepakbola asal Argentina itu menjadi salah satu dari segelintir pemain di era sepakbola modern yang mau bertahan hanya memperkuat satu klub di sepanjang kariernya.

Sementara itu, Ronaldo sudah memperkuat empat klub dalam kariernya. Bermula dari Sporting CP, Ronaldo lalu mencoba peruntungannya di Manchester United kemudian menjadi pemain termahal dunia di Real Madrid sebelum akhirnya hijrah ke Juventus sejak tahun 2018. Sama seperti Messi, Ronaldo juga sudah mengoleksi semua gelar bergengsi di level klub dan individual.

Dan mengingat dirinya sudah pernah pindah klub, Mbappe pun merasa sudah tidak mungkin bisa meniru karier Messi.

“Sudah terlambat bagiku untuk mengukir sebuah karier seperti Messi, dimana seharusnya saya bertahan di Monaco. Sekarang saya harus mengambil inspirasi dari karier Cristiano.” ucap Mbappe seperti dilansir dari La Gazzetta dello Sport.

“Kalau anda adalah orang Prancis, sudah pasti anda akan tumbuh dengan Zinedine Zidane sebagai idola. Setelah itu, Cristiano. Saya pribadi cukup beruntung sudah pernah menghadapinya sebagai lawan baik di level klub maupun timnas.” tuturnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Moussa Dembele Berikan Ungkapan Berkelas kepada Lyon

Vivagoal Ligue 1 – Moussa Dembele angkat bicara soal rumor yang mengatakan dirinya bakal segera hengkang dari Olympique Lyon. Penyerang berusia 24 tahun itu memastikan fokusnya saat ini hanya tuk Les Gones dan tidak bakal kemana-mana Januari ini.

Sebagaimana yang sudah diketahui, sektor penyerang memang menjadi salah satu fokus utama MU pada bursa transfer paruh musim Januari ini. Mereka butuh segera suntikan tenaga baru setelah bomber andalannya, Marcus Rashford mengalami cedera parah dan diyakini bakal absen dalam waktu yang cukup lama.

Dengan hanya menyisakan Anthony Martial dan Mason Greenwood di pos penyerang tengah, membuat pelatih Ole Gunnar Solskjaer berniat mencari striker muda potensial tuk dijadikan senjata utama di paruh kedua musim ini. Adapun salah satu nama yang masuk dalam daftar buruannya adalah Moussa Dembele.

Baca Juga: 5 Pesepakbola Muslim Terkenal di Dunia 

Namun sayang, ketertarikan MU harus bertepuk sebelah tangan. Pasalnya, Dembele masih enggan merantau ke Inggris. Mantan penyerang Celtic itu lebih memilih bertahan di Lyon yang baru dibelanya selama 1,5 tahun terakhir.

Bersama Les Gones, musim ini pos penyerang utama memang menjadi milik Moussa Dembele. Total, dia sudah bermain sebanyak 18 kali di ajang Ligue 1 Prancis dengan membukukan 10.

“Saya adalah seorang pemain Lyon dan saya akan tetap disini sampai akhir musim. Saya sama sekali tidak berpikir akan pindah pada bursa transfer musim dingin ini.” tegas Dembele seperti dilansir dari Sportskeeda.

“Banyak rumor yang beredar, tapi saya memilih mengabaikannya. Saya akan tetap fokus sepenuhnya di lapangan untuk membantu Lyon.” sambungnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Kenang Kepergian Sala, Nantes Lunncurkan Jersey Khusus

Vivagoal Ligue 1 – Setahun sudah kepergian Emiliano Sala. Untuk mengenang kepergiannya Nantes meluncurkan jersey khusus. 

Kala itu, Sala hendak terbang ke Inggris untuk menyelesaikan proses kepindahannya ke Cardiff tak kunjung tiba. Naas, Pesawat yang ditumpanginya dari Nantes jatuh di laut lepas. Jasadnya kemudian ditemukan beberapa pekan setelahnya.

Meski telah setahun berlalu dari kejadian itu, Nantes masih belum bisa melupakan pemain kelahiran 31 Oktober 1990 tersebut. Untuk mengenang sang pemain, di momen setahun kepergiannya, Nantes meluncurkan sebuah jersey khusus buat sang bomber.

Jersey ini terbilang sangat istimewa karena tidak menggunakan warna kuning yang merupakan warna kebesaran dari klub asal Ligue 1 Prancis itu. Pihak Nantes sebaliknya memilih warna putih-biru pada jersey terbitan New Balance ini.

Baca Juga: Daftar 10 Klub Besar Paling Bersih di Eropa!

Dalam launching jersey khusus Emiliano Sala ini, para pemain Nantes sekaligus menulis beberapa pesan di secarik kertas untuk eks rekannya tersebut. Bahkan superstar Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe juga turut serta dalam aksi ini.

Jersey istimewa ini rencananya bakal dijual terbatas. Pihak produsen hanya akan menjual sebanyak 800 buah. Adapun keuntungan dari penjualan kaos ini 100 persen bakal disumbangkan ke klub kampung halaman sang pemain di Argentina, yaitu San Martin dan Proyecto Crecer.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Lyon Tidak Akan Lepas Moussa Dembele Sebelum Dapat Penggantinya

Vivagoal Ligue 1 – Moussa Dembele sedang berada di ambang pintu keluar Olympique Lyon. Tapi, Presiden Les Gones, Jean-Michael Aulas menegaskan bahwa Dembele tidak akan pergi sebelum mereka mendapatkan pengganti yang sepadan.

Masa depan Moussa Dembele terus diperbincangkan di bursa transfer Januari ini. Menjalani musim yang gemilang bersama Lyon dengan torehan 15 gol dari 29 laga di semua kompetisi membuat eks bomber Celtic itu kini jadi buruan sejumlah klub top Eropa.

Chelsea, Arsenal, Juventus dan Manchester United sudah terang-terangan berminat mendapatkan servis Dembele. Khusus untuk MU, kabarnya sudah sangat siap menggelontorkan dana hingga 50 juta euro demi mengangkut Dembele ke Old Trafford sebelum bursa ditutup 31 Januari mendatang.

Namun, guyuran uang besar tersebut bukannya tidak akan menimbulkan masalah. Karena biar bagaimanapun, Lyon harus mencari pemain pengganti yang sepadan buat menigisi tempat yang ditinggalkan penyerang 24 tahun tersebut.

Baca Juga: 5 Fakta Pemain Berpaspor Prancis dengan Mahar Termahal

Beberapa nama sempat ramai disebut-sebut jadi kandidat untuk diangkut Lyon,. Salah satu yang paling kencang isunya adalah Kevin Gameiro, penyerang gaek yang terbuang di Valencia. Sempat juga muncul wacana Lyon berniat merekrut junior Dembele di Celtic, yakni Odsonne Edouard.

Diplot sebagai pengganti Moussa Dembele yang hengkang pada 2018 lalu, Odsonne Edouard punya semua atribut yang dibutuhkan untuk menjadi bagian dari trisula baru Lyon selain Memphis Depay dan Bertrand Traore. Sayangnya, dari kesemua nama ini, pembicaraan mengenai transfer belum juga ada kemajuan berarti.

Dengan bursa transfer musim dingin bakal ditutup sepekan lagi, Aulas memastikan tidak akan melepas Moussa Dembele jika tidak ada pengganti yang pas.

“Para pemain kami sering menjadi target transfer. Tapi kami ingin Moussa Dembele bertahan.” tegas Aulas dilansir dari Soccerway.

“Sejauh ini kami memang belum menerima tawaran resmi apapun. Tapi andai Dembele ingin pergi, kami harus menggantinya terlebih dahulu. Tapi sebelum itu, saya pikir mereka akan tetap tinggal. Sekarang bukan waktunya buat kami melemahkan tim.” jelasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS