Tag: Madura United

Kiper Timnas Ini Bicara Soal Pembinaan Usia Muda

Vivagoal – Liga Indonesia –  Kiper kawakan Indonesia, M Ridho berkesempatan untuk berbagi ilmu dengan beberapa siswa SSB di Pekalongan.  Dalam kesempatan itu, dia berharap akan ada generasi penerus yang kelak mengharumkan nama Indonesia.

Di masa transisi usai pandemi corona, dengan kemauan sendiri, Ridho melakukan kunjungan ke beberapa SSB. Selain untuk berbagi ilmu, kegiatan itu dibarengi dengan latihan mandiri untuk tetap menjaga performanya.

Kiper Madura United itu melihat siswa SSB yang dikunjunginya tidak kalah dengan daerah lain. Menurutnya, dengan terus diasah dengan baik, potensi untuk menjadi pesepakbola professional terbuka lebar.

“Lumayan, tapi kemarin yang saya datangi  baru ada tiga saja. Skill adik-adik di sini tak kalah dengan kota lain, tapi tetap terus diasah lagi. Sudah tiga kali ini, iya senang sudah berbagi ilmu sama adik-adik. Biar mereka tahu sukses itu ya harus berproses,” sambung Ridho.

Sempat terdampak corona,  Ridho berharap situasi kembali normal demi SSB tetap bisa menjalani latihan seperti sedia kala. Pasalnya, dengan bakat dan talenta yang dimiliki para siswa SSB yang dikunjunginya bakal mengorbit di klub-klub professional.


Baca Juga: 


Bagi saya sih sudah bagus namun karena covid ini. Para pemain ada yang berkurang sampai 30-50 persen, ya saya berharap setelah dari SSB ini anak-anak bisa diarahkan atau direkomendasikan mau kemana anak ini selanjutnya,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Laga Liga 1 Digelar Tanpa Penonton, Asep Berlian: Kesehatan No.1

Vivagoal – Liga Indonesia – Liga 1 2020 akan kembali dilaksanakan Oktober mendatang, hal ini sudah diputuskan PSSI melalui surat mereka pada akhir Juni lalu bahwa seluruh kompetisi akan kembali dilaksanakan pada Oktober.

Tentunya akan ada banyak penyesuaian untuk menggelar liga di tengah pandemi virus corona yang saat ini masih tinggi di Indonesia. Salah satunya adalah pelaksanaan pertandingan tanpa penonton di stadion.

Hal tersebut memang belum diputuskan langsung oleh PSSI, namun mereka sudah mengisyaratkan bahwa penonton tidak boleh hadir di stadion. Pilihan tersebut dirasa paling tepat untuk saat ini guna menghindari risiko corona.

Gelandang Madura United, Asep Berlian, mengaku menerima keputusan liga digelar tanpa penonton. Mantan pemain Persik Kediri dan Persika Karawang itu menilai, saat ini keselamatan dan kesehatan semua pihak yang terpenting.

“Dengan kondisi saat ini, kita harus mengikuti SOP yang ada. Saya sebagai pemain harus menerima itu dengan syarat apa pun. Yang terpenting liga dan pertandingan dulu. Karena semua butuh proses, ”ucap Asep.


Baca Juga:


Asep sendiri mengakui bahwa kehadiran suporter memang sangat membantu untuk melecut semangat tim. Namun, Asep menegaskan bahwa kesehatan saat ini adalah faktor yang terpenting, sambil berharap bisa pandemi bisa mereda, atau bahkan berlalu.

“Ya doa dan dukungan dari penonton, Tidak langsung datang ke stadion. Sebagai pemain harus bersikap profesional, dan selalu memberikan yang terbaik untuk tim, keluarga dan suporter,” pungkas Asep.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Persebaya Dan Barito Enggan Berpartisipasi di Liga 1, Madura United Ikutan?

Vivagoal – Liga Indonesia – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi turut mengomentari perihal rencana Persebaya Surabaya dan Barito Putra yang enggan ikut dalam lanjutan Shopee Liga 1 2020. Menurut Achsanul, dari awal Madura United juga sudah menolak kompetisi digulirkan kembali karena pandemi virus corona.

Sebelumnya, Persebaya diberitakan enggan berpartisipasi dalam lanjutan Liga 1 2020 Oktober mendatang mengingat Provinsi Jawa Timur saat ini menempati peringkat pertama kasus virus corona. Persebaya cemas jika kompetisi berlanjut, penularan bakal semakin tak terkendali.

Hal senada disampaikan Barito Putera. Melalui CEO Hasnuryadi Sulaiman, Barito Putera sudah mengalami hal pahit ketika asisten pelatih mereka dinyatakan positif terpapar virus Corona. Klub berjuluk Laskar Antasari tersebut memilih untuk tidak melanjutkan kompetisi demi menjaga hal serupa tidak terulang.

Namun, Barito akhirnya melunak. Mereka akan berpartisipasi apabila ada kejelasan tentang protokol kesehatan yang menjamin keselamatan dan kesehatan para pemain, pelatih dan official tim. Madura United sendiri mengaku sepaham dengan pihak Persebaya dan Barito Putera soal kelanjutan kompetisi.


Baca Juga:


“Madura United sudah dari awal menolak. Sikap Madura jelas bahwa jika pandemi ini grafiknya tidak turun, PSBB tidak dicabut, infrastruktur kesehatan belum dilengkapi, kita tetap tidak setuju kompetisi dilanjut,” kata Achsanul Qosasi.

“Tapi, karena kami kalah dalam voting pada saat rapat Exco, maka Madura United menghormati keputusan rapat Exco, melanjutkan kompetisi,” Achsanul Qosasi menuturkan.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Liga 1 Segera Digelar, Madura United Bersiap TC Kembali

Vivagoal – Liga Indonesia – Madura United berencana mengumpulkan kembali para pemainnya menyambut digulirkannya kembali kompetisi Liga 1 2020 yang kabarnya bakal dihelat pada bulan September atau Oktober 2020 nanti.

Apalagi, Laskar Sape Kerap mengklaim sudah mendapat bocoran soal jadwal Liga 1 bakal kick-off perdana pada 18 September atau 1 Oktober. Informasi tersebut didapat dari direktur klub Haruna Soemitro yang juga menjabat sebagai anggota Exco PSSI.

“Kemarin Pak Haruna memberikan kepada saya beberapa alternatif opsi untuk kompetisi lanjut. Ada di jadwal itu 18 September, yang satunya antara 1 Oktober,” ungkap Rahmad Darmawan, pelatih Madura United.

Sosok yang akrab disapa RD ini lantas coba membuat perhitungan bahwa skuadnya butuh setidaknya enam pekan untuk menyiapkan skuad agar siap tempur ketika kompetisi digulirkan kembali. Terkait hal itu, Coach RD pun mengisyaratkan segera mengumpulkan para pemain pada Agustus mendatang.

“Dari situ kami mengkalkulasi dengan kebutuhan kebugaran fisik, kebutuhan tes kesehatan, dan protokol kesehatan yang harus kami terapkan,” beber mantan arsitek timnas Indonesia tersebut.

“Paling tidak kami butuh waktu lima hingga enam minggu sebelum kompetisi dimulai. Kalau kompetisi mulainya 1 Oktober, maka bisa dilakukan setelah 17 Agustus, bisa tanggal 19 Agustus. Tapi, kalau mengejar yang enam minggu, maka maju sedikit,” imbuhnya.


Baca Juga:



“Karena ada beberapa tahapan yang harus dilakukan sebelum memulai latihan intens. Maka, saya rancang waktu itu dengan asumsi sudah ada pertimbangan medis juga yang harus dilakukan tim kami, karena saya sudah baca-baca soal protokol latihan dan pertandingan,” tukas RD.

Tuk diketahui, sebelum kompetisi Liga 1 ditangguhkan, Madura United sudah mengoleksi empat poin dari tiga laga. Di laga perdana mereka menghancurkan Barito Putera 4-0, bermain imbang 0-0 kontra Persiraja Banda Aceh, dan takluk 1-3 dari juara bertahan Bali United.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Dua Tanggal Ini Jadi Opsi Liga Indonesia Kembali Digelar?

Vivagoal Liga Indonesia – Shopee Liga 1 2020 yang telah tertunda direncanakan akan kembali bergulir meski keadaan belum benar-benar dinyatakan aman. Saat ini muncul dua tanggal yang dipandang layak untuk segera melanjutkan kompetisi sepak bola tertinggi di Indonesia ini.

Liga Indonesia resmi berhenti sejak Senin (16/3) lalu imbas corona. Sudah tiga bulan penundaan berlangsung. Namun mulai beberapa minggu lalu pun kompetisi sepak bola di Eropa telah kembali bergulir meski keadaan belum dinyatakan normal.

Indonesia pun tengah bersiap untuk mengikuti langkah serupa, menurut pelatih Laskar Sape Kerap, Rachmad Darmawan, pemilik Madura United, Haruna Soemitro menjelaskan jika PT LIB telah menyiapkan dua tanggal restart yaitu, 18 September atau 1 Oktober.


Baca Juga:


“Kemarin Pak Haruna menjelaskan pada saya beberapa tanggal untuk dapat melanjutkan kompetisi yakni, 18 Desember atau 1 Oktober. Dari situ kami sudah dapat mempersiapkan kebutuhan fisik, tes kesehatan dan protokol lainnya.

“Kami prediksikan kami membutuhkan waktu sekitar lima atau enam minggu sebelum kompetisi kembali dimulai. Dan bila kompetisi kembali pada 1 Oktober, kami dapat persiapan sehabis Agustus nanti,” jelas Rahmad Darmawan dikutip dari Goal.

Meski Madura United mengaku mendapatkan bocoran, namun pihak PT Liga Indonesia Baru belum memberikan informasi resmi terkait kelanjutan kompetisi Shopee Liga 1 2020 di tengah pandemi ini.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Ancaman Satgas Timnas Indonesia Jadi Dalang Kemarahan Shin-Tae Yong

Vivagoal – Liga Indonesia – Presiden Madura United, Achsanul Qosasi menyoroti ultimatum yang diberikan Satuan Tugas Timnas Indonesia kepada Shin Tae-yong. Ia menganggap hal itu sebagai pangkal persoalan

Ultimatum tersebut berupa kemungkinan evaluasi yang bisa berujung pemecatan untuk Shin Tae-yong jika tak segera datang ke Indonesia pekan ini. Hal itu disampaikan Ketua Satgas Timnas Indonesia Syarif Bastaman.

Satgas ingin Shin Tae-yong datang ke Indonesia untuk memulai pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19. Sementara itu, pelatih asal Korea Selatan tersebut takut ke Indonesia karena pandemi virus Corona masih tinggi dan bermaksud menggelar latihan di negaranya saja.

“Ucapan satgas ini sebenarnya pemantik awal perseteruan. Panggil saja Shin Tae-yong melalui surat, dan berikan batas waktu, karena dia sudah terikat kontrak,” ucap Achsanul Qosasi.

“Shin Tae-yong tak akan datang, kalaupun datang, pasti hanya berbicara tentang penyelesaian kontraknya. PSSI sebaiknya jangan reaktif dengan memberi ancaman pemecatan. Semuanya sudah diatur dalam Kontrak. Dan apapun hasilnya, PSSI yang dirugikan, karena FIFA akan berpihak pada pelatih sesuai kesepakatan kontrak,” jelasnya.

“Ini pelajaran mahal untuk PSSI. Pak Mochamad Iriawan sebagai Ketum harus selektif dalam memilih pembantunya, karena sepakbola ini bukan hanya PSSI, tetapi sudah menyangkut negara dan rakyat Indonesia,” katanya lagi.


Baca Juga:


“Penunjukan Shin Tae-yong ini memang aneh sejak awal. Melatih 3 timnas sekaligus adalah sesuatu yang mustahil. Mungkin itu bagian dari strategi mengalahkan Luis Milla. Tapi timnas jadi terancam tanpa pelatih kepala, sementara agenda sudah sangat dekat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sudah banyak agenda Timnas Indonesia berbagai kelompok usia yang sementara menunggu. Mulai dari sisa Kualifikasi Piala Dunia zona Asia 2022, Piala Asia U-19, Piala Asia U-16, Piala AFF 2020, hingga Piala Dunia U-20 2021. Ajang terdekat adalah Piala Asia U-19 yang akan digelar pada 14-31 Oktober mendatang.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Penyerang Senior Ini Berharap Madura United Berubah Pikiran

Vivagoal – Liga Indonesia –  Penyerang andalan Madura United, Alberto Goncalves, berharap klubnya berubah pikiran terkait penolakan Laskar Sape Kerap dalam melanjutkan kompetisi Liga 1 2020. Pemain berdarah Brasil itu berharap mereka mau ambil bagian. 

Keputusan Haruna Sumitro yang menolak ambil bagian membuat Beto kecewa.  Bagaimana tidak, semua pemain sepakbola saat ini, tak terkecuali pemain Madura United sudah sangat merindukan bisa kembali berlaga di lapangan hijau.

“Semoga manajemen klub punya solusi bagus, atau mungkin mereka mau berubah pikiran dan berkenan ikut kompetisi lagi.” kata Beto, sapaan akrab Alberto Goncalves.

Meskipun demikian, Beto paham  tidak bisa berbuat lebih jauh jika pada akhirnya Madura United tetap kukuh pada pendiriannya, yakni tetap menolak kelanjutan Liga 1, dan memilih absen mengikuti kompetisi.


Baca Juga: 


“Tapi kalau klub tidak mau ikut kompetisi, kami semua pastinya sedih,” tandas Beto.

Liga Indonesia sendiri sudah dihentikan sejak Maret lalu. Pandemi corona memaksa semua kegiatan olahraga termasuk Shopee Liga 1 dihentikan.

Selalu update berita terbaru seputar  Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Rahmad Darmawan Dilema APSSI dan Madura United ‘Tidak Sejalan’

Vivagoal – Liga Indonesia – Rahmad Darmawan selaku pelatih Madura United buka suara terkait wacana kompetisi Liga 1 akan dilanjutkan. Ia menilai bahwa pihak klubnya sudah mulai berancang-ancang untuk tidak mengikuti kompetisi kasta tertinggi Liga Indonesia pada musim ini.

Hal ini senada dengan Direktur Madura United, Haruna Soemitro. Pihak manajemen Madura United telah sepakat untuk mundur dari kompetisi bila PSSI ingin melanjutkan Liga 1 2020.

“Berbeda pendapat seperti ini di media sudah hal yang biasa. Saya sendiri sebagai pelatih bisa mengetahui kondisi Madura United saat ini,” ujar pria yang kerap disapa Coach RD.

“Saya juga mengerti alasan Pak Haruna untuk perancangan Cang mundur secara halus. Saya menghormati keputusannya dan tidak ada masalah,” lanjutnya.


Baca Juga:


Meski demikian, RD sempat bingung dikarenakan mayoritas klub Liga 1 dan 2 menginginkan untuk melanjutkan kompetisi pada musim 2020 ini. Mereka menginginkan PSSI segera menyusun konsep terkait protokol kesehatan saat pertandingan dijalankan.

“Saya juga harus meneruskan rapat bersama APPSI. Mereka menginginkan untuk melanjutkan kompetisi. Namun, saya secara pribadi mengikuti seperti arahan Pak Haruna,” pungkasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Terungkap Ini Tim Yang Paling Sering Dibobol Marko Simic

Vivagoal Liga Indonesia – Penyerang andalan Persija, Marko Simic sudah tidak perlu diragukan lagi ketajamannya di Liga Indonesia. Pasalnya dari 61 laga Simic telah mengoleksi 50 gol untuk skuad Macan Kemayoran.

Pemain asal Kroasia milik Persija Jakarta, Marko Simic berhasil mencatatkan namanya sebagai penyerang paling berbahaya saat ini. Kedatangannya pada tim ibukota bulan Desember tiga tahun silam membawa dampak positif untuk lini serang mereka.

Mengawali Liga Indonesia pada 2018 pemain bernomor punggung Sembilan itu berhasil mencetak 18 gol dari 30 laga di musim itu. Meski tidak meraih gelar top skor namun Simic berhasil mengantarkan Persija raih tiga gelar juara sekaligus.

Menginjak musim keduanya yakni, Shopee Liga 1 2019, Simic berhasil jadi momok yang menakutkan untuk lini pertahanan dan kiper kubu lawan. Ia berhasil catatkan 28 gol, raihan ini mengantarkan Simic menjadi top skorer

Memasuki Shopee Liga 1 musim ini mantan pemain Melaka United itu berhasil mencetak satu gol dari dua laga yang telah dilakoni sebelum akhirnya liga ditangguhkan karena pandemi virus corona. Tapi ternyata ada hal menarik dari gol yang dilesakkan partner Riko Simanjuntak ini.


Baca Juga:


Hal menarik dari gol-gol Simic adalah, Simic paling sering membobol gawang tim asal Jawa Timur yaitu, Madura United. Total gol pemain berusia 32 tahun ini pada Laskar Sape Kerap adalah 11 gol. Enam gol tercipta pada musim 2018, sedangkan lima gol dikemas pada musim 2019 lalu.

Dari lima gol di musim lalu, tiga diantaranya adalah Hattrick Marko Simic. Gol Simic itu sekaligus memastikan Persija Jakarta lolos dari zona degradasi dan dapat berkiprah di Shopee Liga 1 2020 ini.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Ridwan Atasi Rasa Bosan Dengan Bantu Istri Mengolah Kue

Vivagoal – Liga Indonesia – Bulan Ramadan tahun ini gelaran kompetisi sepakbola tanah air sedikit berbeda. Hal ini disebabkan merebaknya virus corona yang membuat kompetisi Liga 1 2020 harus dihentikan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Dampak pandemi corona ini membuat hampir seluruh pemain harus berdiam diri dirumah. Salah satunya penjaga gawang Madura United, M. Ridwan, ia mengaku musibah ini membuat dirinya bisa berkumpul lebih lama dengan sang istri dan buah hatinya di bulan suci tahun ini. Berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana dirinya hanya memiliki waktu singkat bersama keluarga.

Meski berada dirumah, Ridwan mengaku tetap menjalankan program latihan yang diberikan oleh tim pelatih. Bahkan sang pemain menegaskan bahwa kesehatan adalah hal utama untuk menghadapi Covid-19 ini.

“Kalau itu tetap saya lakukan. Karena bukan hanya untuk kondisi fisik juga, tapi bisa untuk menjaga ketahanan tubuh. Iya bedanya, hanya waktunya yang kadang pagi, kadang juga sore,” kata Ridwan dikutip dari laman resmi klub.

Uniknya, selain melakukan latihan ringan, Ridwan juga menyempatkan waktu membantu sang istri mengolah kue. Menurutnya kegiatan tersebut jauh lebih baik ketimbang bermain game sekaligus bisa menghilangkan rasa jenuh.


Baca Juga:


“Iya, ini setiap hari bantu-bantu istri membuat kue karena belum selesai. Dari pada hanya di rumah membosankan, lebih baik buat kue persiapan lebaran seperti ni agar bermanfaat dan tidak hanya uring-uringan atau main game,” tutup Ridwan.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS