Tag: Neymar

PSG Juara Liga Champions, Neymar Bisa Kunci Ballon d’Or Tahun Ini

Vivagoal Ligue 1 – Legenda timnas Brasil, Ricardo Kaka sangat yakin Neymar bakal bisa memenangkan Ballon d’Or tahun ini. Akan tetapi, hal itu baru bisa benar-benar terjadi, jika Neymar bisa membawa Paris Saint-Germain keluar sebagai juara Liga Champions.

Sebagaimana yang diketahui, ada banyak spekulasi soal alasan Neymar mau bermain di Ligue 1 Prancis bersama PSG. Salah satunya karena dia ingin lepas dari bayang-bayang Lionel Messi dan berusaha mewujudkan mimpinya meraih trofi Ballon d’Or.

Namun, sejak memutuskan pindah dari Barcelona pada tahun 2017 silam, Neymar masih kesulitan menjemput impiannya jadi pemain terbaik dunia. Pasalnya, dalam dua edisi terakhir Ballon d’Or, Neymar sama sekali tidak mendapat panggung di acara tersebut. Namanya bahkan tidak ada dalam 30 besar daftar finalis Ballon d’Or yang dimenangkan Luka Modric pada 2018 dan Messi di tahun 2019.

Kaka menilai, situasi tersebut dikarenakan minimnya prestasi PSG di level kompetisi benua biru. Oleh karenanya, Neymar berpeluang meraih bola emas tersebut tahun ini jika bisa membantu PSG menjuarai Liga Champions tahun ini.

“Saya pikir Neymar bisa jadi favorit yang kuat. Saya masih yakin bahwa dia salah satu pemain terbaik sekarang ini.” ucap Kaka seperti dikutip dari Globo Esporte.

“Apakah dia akan memenangkan Ballon d’Or itu atau tidak, tergantung pada pencapaian PSG. Kita tunggu saja final Liga Champions di Lisbon, andai Neymar bisa jadi protagonisnya dan PSG jadi juara, maka dia layak memenangi penghargaan pemain terbaik di dunia.” tegas Kaka.


Baca Juga:



Untuk diketahui, selama berseragam PSG, Neymar bukannya kering gelar. Pemain berusia 28 tahun itu sukses merebut 11 trofi juara di kompetisi domestik selama tiga musim bersama PSG. Sayang, di ajang Liga Champions, Neymar dan PSG belum mampu berbicara banyak.

Meski PSG kerap masuk dalam tim unggulan juara Liga Champions tiap musimnya, PSG justru kesusahan berbicara banyak dan baru tahun ini bisa melangkah ke babak perempatfinal setelah tiga musim beruntun hanya bisa sampai babak 16 besar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Ini Bukti Barcelona Kesulitan Bikin Gol Sejak Ditinggal Neymar!

Vivagoal La LigaBarcelona tak lagi sama setelah kepergian Neymar. Kehilangan pemain asal Brasil tersebut berdampak besar ke produktivitas Barcelona di depan gawang lawan.

Neymar meninggalkan Barcelona pada musim panas 2017 silam. Penyerang 28 tahun tersebut pindah ke Paris Saint-Germain setelah empat musim berseragam tim Catalan.

Sejak kepergian Neymar, Barcelona kerap menuntaskan pertandingan tanpa mencetak gol. Yang baru terjadi, Lionel Messi dan kolega diimbangi Sevilla tanpa gol di Ramon Sanchez Pizjuan dalam lanjutan pertandingan pekan ke-30 La Liga Spanyol, Sabtu (20/6/2020) dinihari WIB.

Ini jadi kali kesembilan Barcelona gagal bikin gol dalam 41 pertandingan sepanjang musim 2019/2020 ini. Sebelumnya juga terjadi di beberapa pertandingan seperti saat melawan Athletic Bilbao, dan dua kali saat bersua dengan Real Madrid, termasuk saat menghadapi Borussia Dortmund, Slavia Praha di ajang Liga Champions, dan kontra Valencia.

Jika dipersentasekan, mencapai 34,15 persen. Angka-angka ini mendekati rekor terburuk Barcelona pada era Frank Rijkaard musim 2007/2008. Saat itu, Blaugrana membukukan 12 pertandingan di seluruh ajang tanpa bisa mencetak gol.

Namun rekor ini sudah melampaui catatan pada musim 2013/2014 saat masih dibesut Tata Martino, dimana Barca gagal membuat gol di 8 pertandingan. Andai ditambah sejak kepergian Neymar pada awal musim 2017/2018, Barcelona sudah gagal mencetak gol dalam 14 pertandingan dari total 160 pertandingan di semua kompetisi.


Baca Juga:


Menurut data yang dirangkum AS, musim terburuk Barcelona bersama Neymar terkait catatan ini adalah pada musim terakhir sang pemain bermain di Camp Nou, yakni musim 2016/2017. Saat itu persentasenya adalah 15,38 persen atau setara 8 laga tanpa bikin gol dari 52 pertandingan.

Sementara musim terbaik Barca adalah pada musim perdana Neymar saat mereka meraih treble winners, yakni musim 2014/2015, dimana Barcelona selalu mencetak gol dalam 60 pertandingan. Di musim itu juga, trio MSN (Messi-Suarez-Neymar) mampu melesakkan hingga 132 gol.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Andai Neymar Pergi, PSG Sudah Siapkan Penggantinya

Vivagoal Ligue 1 – Meski memiliki banderol sangat mahal, namun Paris Saint-Germain tetap jaga-jaga kalau Neymar pindah ke Barcelona musim panas ini. PSG pun diberitakan sudah menyiapkan satu nama ini sebagai calon pengganti.

Neymar sudah kencang dikabarkan akan balik ke Barcelona pada bursa transfer 2019 kemarin. Namun pada akhirnya tidak ada transfer yang terwujud dan Neymar pada prosesnya tetap berseragam Les Parisiens.

Belakangan, rumor kembalinya Neymar ke Barcelona mereda. Kabar ketertarikan Barca ke penyerang Inter Milan, Lautaro Martinez plus dampak krisis finansial dari pandemi virus Corona membuat Barcelona dikabarkan berhenti mengejar Neymar.

Meski demikian, menurut Le10Sport, PSG tetap bersiap jika tiba-tiba Barcelona datang membawa proposal penawaran untuk Neymar. Direktur olahraga PSG, Leonardo kabarnya menginginkan winger Chelsea, Willian sebagai penggantinya.

Masa depan Willian sendiri di Chelsea masih dipenuhi tanda tanya. Kontraknya yang bakal segera habis musim panas ini belum juga diperpanjang oleh manajemen The Blues karena tak sepakat dengan permintaan gaji dan durasi kontrak yang diminta sang pemain.


Baca Juga:



Di sisi lain, Willian masih punya ambisi untuk berkarier di level tertinggi. Meski sudah berusia 31 tahun, Willian ingin terus bermain bersama klub top Eropa dan berencana menutup karier disana.

“Chelsea punya sebuah kebijakan, yang kami hormati dan pahami. Tapi Willian juga punya karier dan ambisi. Dia ingin menuntaskan karier bermainnya di level paling tinggi.” tegas Agen Willian, Kai Joorabchian.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Catatan Gol Trio MSN yang Tak Bisa Dilupakan

Vivagoal La Liga – Gelandang Barcelona, Ivan Rakitic memiliki kesan mendalam terkait performa trio MSN (Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar) yang pernah menghiasi lini depan Barcelona. Ia begitu takjub dengan teror yang ditunjukkan trio tersebut kepada semua lawan-lawan Blaugrana.

Barcelona memang pernah memiliki trisula paling maut di dunia yang dikenal dengan nama trio MSN (Messi-Suarez-Neymar). Tak main-main, dalam tiga musim beruntun, trio ini selalu bisa mencetak 100 gol lebih untuk Barcelona, Fantastis!.

Pada musim perdana trio MSN terbentuk, yakni pada 2014/2015, Messi, Neymar dan Luis Suarez mampu melesakkan 122 gol di semua kompetisi, sekaligus mengantarkan Barcelona meraih treble winners dengan mengangkangi Real Madrid di ajang LaLiga Spanyol, melibas Athletic Bilbao pada turnamen Copa Del Rey dan menghancurkan Juventus di final Liga Champions.

Memasuki musim keduanya, trio MSN masih terus beringas dengan membuat 131 gol sekaligus menjadi rekor tersendiri dan belum ada yang mampu memecahkannya hingga saat ini, termasuk trio MNC (Mbappe-Neymar-Cavani) di Paris Saint-Germain.

Di akhir era trio MSN, Messi, Neymar dan Luis Suarez tetapi bisa tampil sangat padu dan tajam dengan menggelontorkan 105 gol di semua kompetisi, atau sekitar 63 persen dari total gol Barcelona. Dari jumlah tersebut, Messi jadi top scorer Eropa dengan 51 gol, disusul oleh Suarez dengan 35 gol dan Neymar dengan 16 gol.

Secara keseluruhan, selama trio ini terbentuk, Messi mampu melesakkan 153 gol dari 158 pertandingan, Luis Suarez dengan 121 gol dari 147 penampilan dan Neymar dengan 105 gol dari 145 laga bersama Barcelona. Total ada delapan trofi yang mereka sumbangkan dimana salah satu diantaranya adalah dua trofi LaLiga, satu Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.


Baca Juga:


Performa super yang dipertontonkan trio MSN dalam tiga musim bersama Barcelona ternyata membuat Rakitic begitu terkesan dan mengaku tidak bisa menghapus momen keganasan trio maut tersebut dalam pikirannya hingga saat ini.

“Itu momen yang paling membekas dalam benak saya, dan begitu menyenangkan. Dengan trio MSN, anda bisa melihat raut kekhawatiran lawan menghadapi kami karena mereka tidak tahu harus berkonsentrasi yang mana.” ucap Rakitic seperti dilansir dari Goal International.

“Trio MSN membuat kami selalu bisa menyerang di setiap menitnya, kami jadi begitu berbahaya dan punya segalanya untuk menakuti lawan. Sangat mengesankan bermain dengan trio MSN kala itu.” Rakitic menambahkan.

“Kami begitu kuat dan semakin kuat seiring waktu. Kami mencapai final Liga Champions dan mencapai puncak Liga. Kami bahkan sampai merasa tidak ingin berhenti bermain meski musim sudah berakhir. Ada perasaan superior yang begitu kuat dan membuat kami belum ingin berhenti bermain.” tandasnya.

“Itu adalah momen yang sangat mengesankan dan saya masih mengingat semuanya sampai hari ini. gol-golnya, final Liga Champions, setiap laganya sungguh tak terlupakan. Trio itu selalu terukir dalam pikiran saya.” tutup Rakitic.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Hanya Neymar Yang Bisa Teruskan Dominasi Messi-Ronaldo di Planet Bumi

Vivagoal Ligue 1 – Perdebatan soal siapa yang lebih hebat antara Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi memang takkan pernah ada habisnya mungkin hingga keduanya kelak gantung sepatu dari lapangan hijau. Meski tak lagi bermain bersama dalam satu liga, tapi pencapaian Messi dan Ronaldo masih kerap diperbandingkan.

Sesungguhnya semuanya itu wajar saja dilakukan jika merujuk prestasi keduanya dalam 12 tahun terakhir dalam dunia sepakbola. Sejauh ini, Messi dan Ronaldo merupakan pemilik Ballon d’Or terbanyak sepanjang sejarah, dengan Messi punya enam bola emas dan Ronaldo sebanyak lima. Catatan ini sudah sangat menegaskan kehebatan keduanya dalam skill olah bola.

Cafu yang merupakan legenda sepakbola Brasil mengaku sampai sulit jika disuruh memilih siapa yang lebih baik antara La Pulga atau CR7. Namun disisi lain, Cafu bisa menunjuk satu nama yang paling pantas dan layak untuk dijadikan suksesor keduanya sebagai pesepakbola tersohor di muka bumi.


Baca Juga:


Adapun pemain yang dimaksud Cafu adalah Neymar. Baginya, penyerang Paris Saint-Germain tersebut punya segalanya untuk melanjutkan dominasi Messi dan Ronaldo dalam penghargaan pemain terbaik di dunia.

“Sangat sulit jika harus memilih antara Messi dan Ronaldo karena kita sedang berbicara tentang dua kekuatan sepakbola dunia. Messi dan Ronaldo sudah berada di puncak permainan selama 15 tahun terakhir, dan tidak ada satupun pemain yang bisa menyamai konsistensi mereka.” tegas Cafu seperti dilansir dari Goal International.

“Messi sudah memenangkan 6 Ballon d’Or dan Ronaldo meraihnya lima kali. Sangat sulit untuk memilih diantara mereka, siapa sebenarnya yang terbaik diantara keduanya.” Cafu menambahkan.

“Namun jika diharuskan siapa yang bisa menggantikan dominasi keduanya, menurut saya, mungkin hanya Neymar. Saya melihat Neymar memiliki segalanya untuk menjadi pemain terbaik di planet bumi ini.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Mengenang Momen Keganasan Trio MSN Kala Membantu Barcelona Meraih Treble

VivagoalLa Liga – Tepat tanggal 6 Juni, 5 tahun silam Barcelona mengukir sejarah dengan menjadi klub pertama yang bisa meraih treble winners dua kali. Prestasi itu tidak lepas dari peran trio mereka, Lionel Messi, Luis Suarez dan Neymar (trio MSN) yang punya kontribusi besar dalam gol-gol Blaugrana.

Setelah memenangi persaingan dengan Real Madrid di ajang LaLiga Spanyol, Barcelona lantas mengungguli Athletic Bilbao untuk merebut trofi Copa Del Rey. Namun sebelum itu, mereka lebih dulu melibas Juventus dengan skor 3-1 di partai puncak Liga Champions musim 2014/2015.

Menghadapi Barcelona di Olympiastadion, Berlin, Sabtu (6/6/2015), Juve sejatinya sempat bisa mengimbangin keganasan Barcelona usai menyamakan skor pasca tertinggal lebih dulu lewat gol yang dicetak Ivan Rakitic dan Alvaro Morata bisa membuat gol di babak kedua.

Sayang, Juve gagal membendung keganasan trio MSN. Alhasil, mereka pun harus kalah dengan skor mencolok 3-1 setelah Luis Suarez mencetak gol di menit ke-68 memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Messi dan Neymar yang melesakkan gol penutup di masa injury time.

Kejadian Barcelona meraih treble winners, sebuah ulangan keberhasilan atas apa yang sudah mereka raih bersama Josep Guardiola musim 2008/2009 silam. Namun, Barcelona ini tentunya tidak sama dengan Barcelona-nya Pep Guardiola enam tahun lalu. Selain pelatih yang berbeda, perubahan besar juga terjadi dalam gaya bermain Barcelona yang lebih senang bermain lebih direct dibawah asuhan Luis Enrique.


Baca Juga:



Skema ini tercatat punya tingkat keberhasilan tinggi karena keberadaan trio MSN di lini depan. Enrique berhasil memadukan Messi, Suarez dan Neymar jadi trio penyerang paling menakutkan di dunia saat itu. Tengok saja jumlah gol ketiganya pasca memastikan diri meraih treble winners, mencapai 122 gol.

Tiga penyerang ini bahkan berhasil mematahkan rekor trio pemain tersubur di Eropa yang sebelumnya dipunya Real Madrid, kala Cristiano Ronaldo, Karim Benzema dan Gonzalo Higuain ketika masih bersama. Trio tersebut berhasil melesakkan 118 gol di sepanjang musim 2011/2012.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Klausul-Klausul Nyeleneh Dalam Dunia Sepakbola, Neymar Paling Aneh

Vivagoal Ligue 1 – Transfer pemain merupakan hal yang umum di dunia sepakbola. Namun dalam kontrak-kontrak yang disepakati, tidak jarang ditemukan ada klausul-klausul yang tidak lumrah atau nyeleneh.

Sebelumnya, saat ini sepakbola Eropa sedang bersiap memasuki bursa transfer musim panas. Biasanya, aktivitas klub begitu gencar berbelanja pemain baru untuk memperkuat skuad mereka. Dan tidak menutup kemungkinan ada transfer besar yang akan terjadi.

Mauro Icardi (Inter Milan ke Paris Saint-Germain) adalah satu nama pemain yang sudah resmi pindah pada bursa musim panas nanti. Sementara itu, saat ini, transfer yang paling ditunggu adalah kepindahan Timo Werner ke Liverpool atau Chelsea dan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund ke Manchester United.

Namun selain dari itu semuanya, Sky Sports mengungkap klausul-klausul aneh sebagai salah satu aspek dalam dunia transfer pemain sepakbola dunia. Dan berikut klausul-klausul unik yang bikin geleng-geleng kepada tapi terdapat dalam kontrak pemain, termasuk klausl aneh Neymar di Paris Saint-Germain.

1. Dennis Bergkamp

Pemain legendaris Arsenal dan timnas Belanda ini dikenal sangat phobia naik pesawat terbang. Saking phobia-nya, Bergkamp menuntut ada sebuah klausul dalam kontraknya di Arsenal yang memastikan dirinya tidak dipaksa terbang tuk melakoni laga-laga tandang.

2. Rafael van der Vaart

Saat memutuskan pindah ke Real Betis pada bursa musim panas 2015 silam, pemain asal Belanda tersebut diperbolehkan untuk memakai warna sepatu bola apa saja kecuali merah. Sebabnya, merah melambangkan warna kebesaran Sevilla, rival sekota mereka di kota Andalusia.


Baca Juga:



3. David Villa

Ada yang unik dari kontrak David Villa ketika menuntaskan proses kepindahannya dari Valencia ke Barcelona 2010 silam. Dalam butir-butir kontraknya, salah satunya tercantum kesanggupan pemain untuk tidak bertindak rasis. Villa dilarang untuk mengekspresikan atau menampilkan dalam bentuk apapun aksi atau tindakan yang diskriminatif, baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan.

4. Kylian Mbappe

Untuk menyiasati regulasi Financial Fair Play pasca menebus Neymar dari Barcelona dengan banderol sebesar 222 juta euro, Paris Saint-Germain mengawali transfer Mbappe dari AS Monaco dengan status pemain pinjaman selama semusim, sebelum diresmikan secara otomatis pada 1 Juli 2018.

Nah dalam kontrak peminjamannya itu, ada klausul unik yang disematkan AS Monaco yang memungkinkan PSG batal mempermanenkan pemain andalannya itu. Klausul tersebut berbunyi, transfer permanen Mbappe di PSG bisa batal jika Les Parisiens terdegradasi dari Ligue 1 musim 2017/2018. Jika itu sampai terjadi, maka Mbappe harus kembali ke Monaco.

Merujuk pada kekuatan skuad PSG kala itu, tentu sulit membayangkan klausul itu akan terwujud. Maka keberadaan klausul tersebut diduga kuat lebih kepada pernyataan sikap dan olok-olok untuk PSG dari Monaco.

5. Neymar

Sebagai bintang utama dalam skuad PSG sekaligus berstatus sebagai pemain termahal dunia, maka Neymar sudah pasti dengan beberapa klausul khusus dalam kontraknya saat ini.

Selain mencantumkan yang diistilahkan sebagai bonus etis yakni bonus yang bisa cair jika Neymar melakukan tepuk tangan dan berjalan ke tribun penonton setelah pertandingan, pemain asal Brasil itu juga dipagari klausul keharusan untuk datang tepat waktu, menghormati jurnalis, tidak memasang taruhan dalam setiap kompetisi yang diikuti PSG termasuk klausul selalu bersikap sopan.

Jika ini semuanya bisa dilakukan Neymar, maka ia akan mendapatkan tambahan bonus sebesar 375 ribu euro atau setara Rp 5,9 miliar.

Melatih Neymar Dan Messi Sekaligus Jadi Mimpi Quique Setien Di Barcelona

VivagoalLa Liga – Quique Setien mengungkapkan mimpinya sebagai seorang pelatih Barcelona. Pelatih berusia 61 tahun tersebut mengaku punya keinginan bisa menangani Neymar dan Lionel Messi sekaligus.

Sejak memutuskan pergi dari Barcelona untuk bergabung bersama Paris Saint-Germain pada musim panas 2017 silam, Neymar tak berhenti dirumorkan bakal kembali berseragam Barcelona. Ia bahkan disebut sudah nyaris pindah pada jendela transfer musim panas 2019 kemarin, namun sayang, semua proposal penawaran yang diajukan ke PSG, ditolak!

Jelang bursa musim panas dibuka tahun ini, Barcelona diberitakan bakal kembali memburu Neymar. Blaugrana dilaporkan bakal memanfaatkan celah pada pasal 17 dalam aturan transfer FIFA yang menyebutkan bahwa pemain bisa memutus kontrak mereka begitu masuk tahun ketiganya di klub. Dalam hal ini, Neymar masuk kategori tersebut karena tahun ketiganya bersama PSG jatuh pada 1 Juli 2020.

Setien sendiri memberi sinyal positif dalam upaya Barca memulangkan Neymar ke Camp Nou. Dia mengungkapkan satu mimpinya, yakni memiliki kesempatan untuk melatih dua pemain terbaik di dunia, Messi dan Neymar.

“Siapa yang tak suka untuk melatih dia. Tentu saja saya ingin menjadi pelatih Neymar suatu hari nanti. Performa dia begitu luar biasa. Saya rasa, tak ada satupun orang yang meragukan hal itu.” ucap Setien seperti dilansir dari London Evening Standard.


Baca Juga:



“Saya sudah berhasil mewujudkan salah satu mimpi, yaitu melatih pemain terbaik di dunia dalam sosok Lionel Messi. Saya tentu akan merasa sangat terhormat apabila bisa juga melatih pemain seperti Neymar jika nanti dia didatangkan. Akan menjadi mimpi yang unik untuk melihat Messi dan Neymar sangat dekat, selalu.” tegasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Efek Corona, Neymar Terancam Gagal Kembali ke Barcelona

Vivagoal Ligue 1 – Harapan Neymar untuk kembali ke Barcelona semakin pupus akibat pandemi virus corona. Agen sang pemain, Wagner Ribeiro menyebut klub sebesar Barcelona akan berpikir ulang untuk mengeluarkan dana yang cukup besar di situasi sulit saat ini.

Neymar sendiri hengkang dari Barcelona pada tahun 2017 silam. Ia ditebus oleh PSG dengan mahar yang cukup tinggi yakni sebesar 222 juta Euro.

Setelah pindah ke PSG, Barcelona kembali dikabarkan ingin memulangkan Neymar ke Camp Nou. Hal tersebut setelah beberapa pemain penggantinya dinilai selalu gagal menggantikan posisi yang ditinggalkan pemain asal Brasil tersebut, seperti Ousmane Dembele, Philippe Coutinho hingga Antoine Griezmann.

Namun sayang, kesempatan Barcelona membeli kembali Neymar dari PSG kian sulit akibat pandemi virus corona yang membuat keuangan klub tidak stabil.

“Dunia ekonomi sepakbola akan berubah. Saya pikir Neymar akan bertahan di PSG karena bursanya berbeda,” agen Neymar, Wagner Ribeiro mengatakan kepada Fox Sports.


Baca Juga:


Barcelona kini tengah mempertimbangkan memboyong pemain Inter Milan, Lautaro Martinez. Namun diketahui Blaugrana harus tetap menjual beberapa pemain agar bisa membeli pemain asal Argentina tersebut.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Ingat! Neymar Kerap Jatuh Bukan Berarti Tukang Diving

Vivagoal Ligue 1 – Meski performanya cemerlang, Neymar tidak jarang dikritik karena aksinya yang dituding suka diving. Ayah sang pemain pun lantas coba melontarkan pembelaan.

Sebelum kompetisi ditangguhkan akibat pandemi virus Corona, Neymar sejatinya punya performa yang cukup impresif musim ini bersama Paris Saint-Germain. Total sudah 18 gol dan 10 assist yang Neymar sumbangkan dalam 22 penampilan di seluruh ajang untuk Les Parisiens.

Sayangnya, dibalik penampilan ciamiknya tersebut, Neymar bukannya bebas dari sorotan. Pemain asal Brasil itu terus dikritik karena sangat sering bereaksi berlebihan saat ditekel lawan. Tak dipungkiri, jika citra Neymar saat ini sangat lekat sebagai tukang diving.

Ayah sang pemain, Neymar Sr lantas coba memberikan pembelaan terkait cap tukang diving yang disematkan kepada anaknya. Menurutnya, eks bomber Barcelona itu kerap terjatuh bukan berarti ‘tukang diving‘, namun itu menjadi salah satu trik atau bagian dari taktik permainan sepakbola.


Baca Juga:


“Mereka menyebut Neymar tukang diving, seorang aktor yang hebat dan berpura-pura. Dia tidak diving, buat saya itu adalah taktik yang dia pakai sedari masih bermain di akademi. Itu yang sebenarnya.” ucap Neymar Sr dilansir dari Goal International.

“Kalau seorang pemain lawan mendapat kartu kuning, maka itu artinya dia sedikit lagi bakal mendapat kartu merah, oleh karenanya, anda juga harus melihatnya dari sudut pandang itu. Menurut saya itu pintar,” lanjutnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS