Rene Alberts

Rene Alberts Minta Pelemparan Bus Persib Adalah Insiden Kekerasan Terakhir

Heri Susanto - September 17, 2019
Dibaca Normal dengan Waktu Menit

VivagoalLiga Indonesia – Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts mengajak publik sepakbola nasional untuk menghentikan aksi kekerasan. Ia ingin Stadion menjadi tempat yang layak untuk menikmati pertandingan.

Menurut Alberts, banyak pihak yang tak sadar dengan tindak kekerasan yang mereka lakukan. Ia menambahkan, dua pemain Persib yang terkena lemparan dalam insiden pasca laga di Pakansari bisa saja tewas mengenaskan.

“Saya tidak ingin menyebutkan klub, atau peristiwa yang pernah terjadi. Insiden seperti itu tidak hanya terjadi di musim ini, tapi juga sebelumnya, selalu berulang. Saya pikir kekerasan menjadi masalah yang makin serius dan berbahaya di sepakbola Indonesia,” tutur Robert Alberts kepada Persib TV, seperti dinukil Goal.

“Jika insiden seperti ini dianggap wajar oleh masyarakat, pihak berwenang, maka situai akan makin berbahaya. Saya merasa pihak berwenang di sepakbola Indonesia harus melihat masalah ini dengan serius, dan segera mengambil tindakan.”

“Saya rasa masyarakat perlu bersama-sama menghentikan aksi [kekerasan] ini. Seperti yang pernah saya bilang, sudah cukup [dengan kekerasan]. Jangan sampai ada orang yang terbunuh lagi, dan mungkin ke depannya bisa saja pemain yang meninggal dunia gara-gara hal seperti ini.”

Ia juga ingin agar semua pihak bisa membawa sepakbola Indonesia ke arah yang lebih baik. Pria asal Belanda itu juga tak ingin ada balas dendam lebih lanjut yang bisa saja menimbulkan korban jiwa berikutnya.

[irp]

“Kita punya tanggung jawab untuk memajukan, dan menunjukkan sepakbola Indonesia telah berkembang. Jangan sampai FIFA menghukum Indonesia lagi. Jika sudah ada yang mengambil keputusan untuk memberhentikan, atau mengosongkan stadion. Tentu kita tidak ingin hal seperti itu terjadi,” beber Robert Alberts.

“Kami menginginkan masyarakat menikmati sepakbola. Kami tidak ingin masyarakat takut datang ke stadion bersama anak-anak mereka. Harus ada sikap saling menghargai. Sekarang saatnya merasa malu melakukan hasl seperti itu [kekerasan], tidak ada yang bisa dibanggakan.”

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com