Tag: Piala Dunia

Mengenang Gol Ikonik Dennis Bergkamp di Piala Dunia 1998

Vivagoal Berita Bola – Mantan bek timnas Argentina, Roberto Ayala menganalisa kekalahan yang dialami Albiceleste atas Belanda di babak perempatfinal Piala Dunia 1998. Tanpa sungkan ia mengaku dirinya-lah biang keladi terciptanya gol ikonik Dennis Bergkamp ke gawang Carlos Roa.

Di babak perdelapan final Piala Dunia 1998, Belanda bertemu lawan yang sangat berat, yakni Argentina. Laga itu sendiri dihelat di Stade Velodrome di bawah tatapan 55 ribu pasang mata.

Patrick Kluivert sempat membuka keunggulan lewat gol yang dicetaknya pada menit ke-12. Hanya berselang lima menit kemudian, penyerang Argentina, Claudio Lopez berhasil membuat kedudukan kembali imbang 1-1. Hingga pertandingan memasuki menit ke-89, belum ada lagi gol yang tercipta dari kedua tim.

Saat itu, mungkin banyak yang beranggapan bahwa pertandingan akan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu. Tapi Dennis Bergkamp muncul dan mematahkan anggapan itu lewat gol indah yang dicetaknya pada menit ke-90.

Menerima umpan panjang yang dilepaskan Frank De Boer dari garis pertahanan Belanda, Bergkamp kemudian mengontrolnya dengan kaki kanan. Saat bola masih melayang di udara, Roberto Ayala nyaris saja merebutnya, tapi Bergkamp dengan sigap melindunginya dengan langsung memindahkannya menggunakan kaki kiri seraya tubuhnya ikut berpindah.

Setelah itu, ia menyelesaikannya dengan sebuah tembakan yang tidak sederhana, yakni menggunakan kaki kanan bagian luar yang mengarah ke pojok kanan atas gawang Argentina. Gol ikonik tersebut sekaligus meloloskan Der Oranje ke babak semifinal Piala Dunia 1998.


Baca Juga:


Ayala sendiri lalu coba mengulas proses terjadinya gol indah Dennis Bergkamp itu yang sukses membuat Argentina meradang. Menurutnya, ada kesalahan dari pergerakan dirinya yang membuat Bergkamp dengan mudah menceploskan bola masuk ke gawang.

“Jika dianalisis, kesalahan bukan dalam menjaga daerah, bukan pula salah dalam membaca umpan 40 meter. Saya yang tampil buruk dalam proses gol itu.” ungkap Ayala seperti dilansir dari Sky Sport.

“Bola itu seharusnya bisa saja saya buang dengan sundulan atau sapuan, tapi saya terlambat menyadarinya dan membuat saya dalam posisi tidak tepat, kemudian dimanfaatkan dengan baik oleh Bergkamp untuk bawa Belanda menang.” urainya.

Selalu update Berita Bola Terbaru hanya di Vivagoal.com

Ronaldo Akui Bercinta Sebelum Pertandingan Menambah Konsentrasi

0

Vivagoal – Berita Bola – Ronaldo Luiz Nazario de Lima mendapat pertanyaan sulit semasa dirinya masih berkarier sebagai pesepakbola. Yakni dirinya lebih memilih mana, bercinta atau menjadi juara Piala Dunia.

Ronaldo yang pernah bermain untuk klub-klub top Eropa seperti Barcelona, Inter Milan, AC Milan dan Real Madrid tercatat pernah membawa timnas Brasil juara Piala Dunia edisi tahun 2002 silam

Namun, selain prestasi ciamiknya di atas lapangan hijau, Ronaldo de Lima juga dikenal sebagai pemain yang hobi bercinta. Saat diwawancara oleh Guardian, Ronaldo bahkan mengaku bercinta sebelum melakoni pertandingan, sebab terkadang penampilannya jadi jauh lebih baik.

Akan tetapi, terkait aktivitasnya tersebut, Ronaldo lalu mendapat pertanyaan, mana yang lebih baik untuknya, bercinta atau merebut piala Dunia?

“Keduanya sangat sulit untuk dipilih, tetapi saya berpikir seks bisa sama manfaatnya dengan memenangkan Piala Dunia. Meski begitu, Piala Dunia hanya ada setiap empat tahun sekali, sementara seks bisa dilakukan secara teratur.” ucap Ronaldo seperti dilansir dari Guardian.


Baca Juga:



“Saya sendiri beberapa kali sempat berhubungan sebelum pertandingan, dan itu ternyata sangat membantu konsentrasi. Memang, tidak semua pelatih menyarankan anda untuk bercinta sebelum pertandingan.” sambungnya.

“Tapi buat saya, dalam beberapa pertandingan, saya bermain lebih baik karena saya melakukan hubungan seks sebelumnya.” tutup Ronaldo yang saat ini merupakan pemilik dari klub asal LaLiga Spanyol, Real Valladolid.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Sensi Pendam Harapan Angkat Trofi Liga Champions dan Piala Dunia

Vivagoal Serie A – Stefano Sensi mengatakan jika dua target dalam hidupnya adalah membawa Inter Milan juara Liga Champions dan meraih trofi Piala Dunia bersama Timnas Italia.

Dengan usia yang masih 24 tahun, jelas banyak mimpi yang ada di benak Sensi. Sebuah harapan besar ia pendam bersama Inter di Liga Champions dan juga bersama Timnas Italia saat nanti bermain di Piala Dunia.

“Apakah memenangkan Liga Champions atau Piala Dunia? Jika saya bisa memilih keduanya, tentu saja saya akan melakukannya. Liga Champions bersama Inter dan Piala Dunia dengan tim nasional,” kata Sensi seperti dikutip Sempre Inter.

“Sejauh yang saya ketahui, saya senang telah mencapai perjalanan sejauh ini tetapi saya tidak pernah kekurangan ambisi, jadi saya ingin bekerja keras dan melakukan lebih banyak untuk meningkatkan diri saya sendiri.”

Sensi kemudian membeberkan tim favoritnya. Ia menyebut jika ia yang pasti menginginkan para pemain ini untuk bermain di lini tengah timnya nanti.

“Lini tengah favorit saya terdiri dari Pirlo, Iniesta, dan Xavi. Xavi selalu menjadi idola saya, sementara Iniesta dan Pirlo juga dua gelandang yang fenomenal,” lanjutnya.


Baca Juga:



Sensi pun menuturkan pengalamannya bermain di Liga Champions. Ia mengatakan bisa bermain melawan Barcelona adalah sebuah kesempatan yang tak mungkin bisa ia lupakan.

“Senang rasanya bisa bermain melawan Barcelona, datang dari tim yang lebih kecil hingga bermain di Camp Nou luar biasa, saya biasa mengikuti Barcelona sehingga sangat menarik,” tutup Sensi.

Sayang perjalanan Inter di Liga Champions terhenti di fase grup. Mereka kini hanya bisa bermain di babak 16 besar Liga Europa.

Selalu update berita bola terbaru seputar Serie A hanya di Vivagoal.com

Fakta Baru Soal Skandal Suap Piala Dunia 2022

0

Vivagoal Berita Bola – Jaksa penuntut di Amerika Serikat mengungkapkan fakta baru soal kasus suap Piala Dunia Qatar 2022.  Dimana ada executives FIFA yang terlibat dibalik suap tersebut. 

Dikutip dari Evening Standard, surat dakwaan menyatakan, Nicolas Leoz, mantan kepala federais sepakbola Amerika Selatan dan Ricardo Teixeira, antan presiden federasi Brazil diduga menerima suap untuk memilih negara timur tengah.

Selain itu, Jack Warner, mantan presiden CONCACAF, juga disebut telah menerima uang sebanyak  5 juta dolar  untuk memilih Rusia sebagai tuan rumah Piala Dunia pada 2018.

William F Sweeney, kepala kantor lapangan FBI di New York, mengatakan praktik suap dalam dunia sepak bola sudah terjadi bukan kali ini saja. Melainkan sudah terjadi dalam waktu yang lama.


Baca Juga:


“Pencatutan dan penyuapan dalam sepak bola internasional telah dilakukan dengan mendalam dan praktik yang dikenal selama beberapa dekade.

“Selama periode bertahun-tahun, para terdakwa dan rekan konspirator mereka merusak tata kelola dan bisnis sepak bola internasional dengan suap dan suap, dan terlibat dalam skema penipuan kriminal untuk membuat mereka tampak sah,” kata William.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

Inggris dan Irlandia Calonkan Diri Untuk Piala Dunia 2030

Vivagoal – Berita Bola –  Rencana pengajuan untuk menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 antara Inggris dan Irlandia terus berlanjut. Hal itu diungkapkan langsung oleh staff Federasi Sepakbola Irlandia (FAI) Noel Mooney.

Berdasarkan hasil uji kelayakan yang dipimpin oleh Inggris memberikan hasil yang cukup menggembirakan bagi kedua pihak. Optimisme pun kini dirasakan untuk merealisasikan bergabungnya Inggris dan Irladia ini.

Menurut laporan, Stadion Wembley akan menjadi venue untuk laga final. Sementara laga lain bakal dilaksanakan dibeberapa wilayah Britania seperti Cardiff, Dublin, Glasgow, serta berbagai kota di Inggris.

Penilaian untuk menguji kelayakan berbagai infrastruktur pun masih memiliki banyak waktu. Pihak FIFA sendiri telah menguraikan rencana untuk menimbang siapa yang bakal menjadi tuan rumah yakni pada tahun 2024 mendatang.

“Uji kelayakan hasilnya positif dan sepertinya hal yang paling benar adalah terus maju (mencalonkan),”ujar Mooney dilansir The Times.

“Tawaran ini ada didepan mata dan dipimpin sangat baik oleh pihak FA, yang memberikan prestentasi dengan meyakinkan.

Baca Juga: Prediksi Peraih Ballon d’Or Para Legenda Sepakbola. Siapa Pilihan Mereka?

Ia menambahkan kesempatan ini sangat tepat untuk menujukan kredibiltas seluruh tanah Britania dan Irlandia. Sebelumnya, FA pernah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006 dan 2018, namun pada akhirnya gagal.

“Saya akan sangat terkejut jika tidak ada tawaran yang benar-benar kredibel dari Britania Raya dan Irlandia,”tambahnya.

Selain Inggris dan Irlandia, FIFA pun kabarnya telah menerima berbagai tawaran untuk mengajukan tuan rumah Piala Dunia. Diantaranya, Maroko yang mempertimbangkan untuk mengajukan diri bersama Aljazair dan Tunisia.

Selain itu, negara-negara seperti Argentina, Chile, Paraguay, dan Uruguay pun berencana untuk kembali membawa turnamen tertinggi sepakbola ini ke Amerika Selatan.

Selalu update berita bola terbaru hanya di Vivagoal.com

Medali Piala Dunia Tak Cukup untuk Tukar Medali Messi di Barcelona

Vivagoal Liga ChampionsPemain andalan Barcelona, Lionel Messi sudah dianggap sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa karena penampilan cemerlangnya bersama tim Catalan.

Telah diketahui bahwa pemain berkebangsaan Argentina tersebut telah memenangkan 10 gelar La Liga, 6 trofi Copa Del Rey dan 4 trofi Liga Champions setelah mencatat debut di tim utama Barcelona pada 2004 silam.

Akan tetapi keberhasilan di tingkat Internasional sampai saat ini terbukti masih sulit untuk diraih oleh Lionel Messi pada saat Piala Dunia 2022 yang akan dimulai nanti.

Pemain berusia 35 tahun tersebut nyaris memenangkan trofi Piala Dunia pada tahun 2014 bersama timnas Argentina, akan tetapi Lionel Messi CS dikalahkan dengan Timnas Jerman dengan skor tipis 1-0 di partai final.

Lionel Messi juga finis sebagai runner-up Copa Amerika pada tahun 2015 dan 2016. Mereka terpaksa kalah dari Timnas Chili selama kedua kesempatan tersebut.

Baca Juga: Messi Kembali, Suarez Tidak ‘Mandul’ Lagi

Sementara baru-baru ini dengan Messi dan Argentina tereliminasi dari Piala Dunia 2018 di babak 16 besar. Tahun depannya, mereka dikalahkan oleh Timnas Brasil di semifinal Copa Amerika.

Banyak orang yang lantas mengklaim bahwa Messi tidak dapat dianggap lebih unggul dari Diego Maradona yang mana menjadi pahlawan Timnas Argentina saat memenangkan Piala Dunia 1986 kecuali jika Lionel Messi berhasil mendapatkan trofi terkenal tersebut.

Akan tetapi, pemain asal Argentina tersebut menilai bahwa dirinya tidak akan bersedia menukar penghargaan yang diraihnya di klub Barcelona hanya untuk trofi Piala Dunia.

“Jujur saja, saya ingin sekali menjadi juara dunia. namun saya tak memikirkan bahwa saya akan mengubah segala sesuatu yang telah diraih dalam karir sepakbola saya menjadi satu hal,” ucap Messi dilansir dari TyC Sports.

“Ini merupakan apa yang telah diberikan kepada ada diri saya dan Tuhan telah memberikan kepada saya takdir seperti ini. Memang inilah adanya. Saya tidak memimpikan semua yang saya alami setelah hal itu. Di Barcelona jauh lebih besar dari apa yang saya bayangkan,” tegasnya.

Selalu update berita terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Pengganti Simon Harus Yang Sudah Pernah Ke Piala Dunia

Vivagoal – Liga Indonesia – Manajer Timnas Indonesia, AKBP Sumardji, menilai pengganti Simon McMenemy harus benar-benar berkualitas. Bahkan, dia memiliki keinginan pelatih Timnas Indonesia yang baru wajib sudah pernah membawa negara sebelumnya ke Piala Dunia.

Seperti diketahui, nasib Simon McMenemy saat ini memang tengah di ujung tanduk. Rentetan hasil minor yang didapat Timnas Indonesia, termasuk belum bisa mendapat poin di Grup G Kualifikasi Piala Dunia 2022 menjadi alasannya.

Baca juga: Jelang Derby Jatim, Persela Benahi Hal Ini

Kondisi itu diakui oleh Sumardji harus segera diubah. Dia menyebut kalau memang sudah seharusnya ada muka baru yang hadir mengatasi masalah pelik Skuat Garuda.

“Saya mohon maaf, harus ada aura baru, semangat baru. Dalam tim ini harus ada wajah baru yang bisa membawa Timnas Indonesia bangkit. Karena posisinya, psikologis anak-anak sudah tertekan semuanya, sangat berat,” ungkap Sumardji.

Sumardji sendiri berkeinginan siapapun pengganti Simon McMenemy nantinya, harus punya kualitas yang sudah terbukti, Indonesia jangan lagi mencoba-coba karena sudah lama tidak berprestasi.

“Saya beri gambaran, pelatih timnas harus yang pernah bisa membawa negara sebelumnya ke Piala Dunia. Ini pribadi ya. Saya juga sudah sampaikan ke federasi. Kalau orang kan minta maaf, pengamat bicara enak saja, tapi tak merasakan tekanan, saya jujur ​​saja dengan kondisi ini,” pungkas Sumardji.

Selalu update berita terbaru seputar Bola Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

Wenger Bakal Melatih di Piala Dunia 2022!

Vivagoal Berita BolaArsene Wenger meninggalkan Arsenal di akhir musim 2017/18. Total Ia menghabiskan 22 tahun bersama tim asal London Utara itu dan kini siap untuk menuju level internasional.

Sejak saat itu, Wenger pun belum sekalipun melatih tim manapun. Beberapa kali Wenger sempat dikaitkan dengan beberapa tim seperti FC Bayern, Juventus, Newcastle, Real Madrid, hingga Manchster United.

Tetapi menurutnya waktu 22 tahun itu cukup menyita waktu sehari-harinya. Sehingga Wenger memutuskan untuk istirahat sementara.

Ajang Piala Dunia kabarnya menjadi target come back dari Wenger untuk aktif kembali di dunia sepakbola. Belum ada tanda-tanda Ia ingin mengakhiri karirnya sebagai pelatih.

“Saya sanggup menjadi pelatih di Piala Dunia. Saya akan memiliki waktu cukup dari pekerjaan terakhir saya, untuk bisa mempunyai perspetif lain. Tapi saya tidak akan menolak itu,”ujar Wenger dilansir Squawka.

Baca Juga: Arsene Wenger Beberkan Alasan Dirinya Belum Melatih Kembali

Piala Dunia sendiri memang menjadi salah satu ajang yang belum pernah dirasakan Wenger selama menangani tim. Oleh karenanya, Ia menargetkan bisa merasakan atmosfer Piala Dunia sebagai pelatih.

“Saya harus bilang, saya selalu untuk berada di Piala Dunia. Karena saya rasa hal itu merupakan pekerjaan seorang pelatih untuk berada di tempat para pemain terbaik dunia bermain.

“Saya harap bisa kembali bertemu di Qatar tiga tahun lagi,”tambhanya.

Selalu update berita bola terbaru seputar sepak bola dunia hanya di Vivagoal.com

 

Jadwal Piala Dunia Klub Liverpool Resmi Diumumkan, Catat Tanggalnya!

VivagoalBerita Bola – Liverpool akan melakukan perjalanan menuju Qatar pada bulan Desember untuk berpartisipasi dalam Piala Dunia Klub 2019.

Mereka akan menjadi peserta di babak semifinal karena memenangkan Liga Champions UEFA dan memainkan semifinal pada 18 Desember.Jika Liverpool berhasil mencapai final, akan diadakan pada 21 Desember.

Terdapat tiga pesaing yang telah dikonfirmasi dalam turnamen ini diantaranya adalah tim Meksiko CF Monterrey yang memenuhi syarat sebagai pemenang Liga Champions 2019 CONCACAF, Hienghène Sport dari Kaledonia Baru yang memenangkan Liga Champions 2019 OFC (Konfederasi Sepak Bola Oseania) dan Liverpool yang memenangkan 2019 Liga Champions UEFA secara dramatis.

Konfirmasi peserta dari Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF), Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), dan Konfederasi Sepakbola Amerika Selatan (CONMEBOL) akan ditentukan dalam beberapa bulan ke depan.

Sebuah klub tuan rumah dari Qatar juga akan berpartisipasi dalam turnamen untuk membawa jumlah klub yang berpartisipasi menjadi total 7 klub.

Jika ada klub Qatar memenangkan Liga Champions AFC, mereka akan langsung lanjut ke putaran kedua turnamen. Saat ini, pemegang gelar Qatar Stars League adalah Al Sadd.

Yang mana mereka akan menghadapi Hienghène Sport pada 11 Desember pada pertandingan pembuka. Terdengar nama itu tampak akrab. Pasalnya legenda Barcelona Xavi saat ini mengelola pihak Qatar.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Inggris hanya di Vivagoal.com

Timnas Malaysia Kualifikasi Piala Dunia 2022 Grup G Termasuk Ringan

VivagoalBerita Bola – Para pimpinan sepak bola Malaysia sepertinya sepakat menganggap hasil undian putaran kedua kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia menempatkan Timnas Malaysia di grup yang ringan.

Perlu diketahui  bahwa Timnas Malaysia tergabung di Grup G, yang dianggap seperti miniatur Piala AFF karena ada Indonesia, Thailand, dan Vietnam, ditambah satu negara lagi, yakni Uni Emirat Arab (UEA).

Dalam hal ini, elemen sepak bola di Malaysia menganggap Grup G relatih ringan karena Timnas Negeri Jiran terbebas dari pertemuan dengan negara-negara kuat seperti Jepang, Korea Selatan, Qatar, dan Arab Saudi.

Baca Juga: Kesulitan Timnas Jelang Kualifikasi Piala Dunia Zona Asia

Dalam kualifikasi Grup G, Uni Emirat Arab menjadi tim favorit untuk lolos sebagai juara grup. Sekarang tersisa empat tim, kebertulan semuanya negara ASEAN, bersaing menjadi satu di antara empat runner-up terbaik mendampingi delapan tim juara grup untuk lolos ke putaran ketiga.

Pada kesempatan ini, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) mendesak tim pelatih timnas Malaysia untuk memanfaatkan secara maksimal hasil undian yang tampak ringan tersebut.

“Ini kesempatan emas untuk timnas Malaysia karena kami selalu bermain melawan tim-tim ini, kata Datuk Hamidin Amin, Presiden FAM, diwartakan dari New Straits Times, Jumat (19/7/2019).

“Namun, bukan berarti timnas Malaysia bisa menang dengan mudah,” imbuhnya.

Datuk Hamidin Amin mengatakan bahwa FAM memang belum mengungkap target, akan tetapi Hamidin berharap Timnas Malaysia setidaknya bisa finis di peringkat kedua di Grup G.

“Dalam hal ini, kami akan terus mencoba, namun target utama adalah lolos ke putaran final Piala Asia,” ucapnya.

“Melihat kondisi usai undian, kami akan mencoba berada di peringkat kedua dan kami mengetahui itu tidak mudah.”

“Kami memiliki target karena kami bermain tiga laga kandang dan dua partai tandang. Target kami harus menang paling tidak dalam tiga pertandingan kandang dan satu partai tandang,” jelas Hamidin.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Indonesia hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS