Home Tags PSG
SQUAD
Player Position Nationality Age
STANDINGS
-
Club GP W D L GD Pts
See Complete Standings
FIXTURES

Tag: PSG

PSG Bersiap Angkut Dua Gelandang Inter Milan

Vivagoal – Ligue 1 – Paris Saint-Germain kabarnya memantau situasi untuk bisa memboyong dua pemain Inter Milan, yakni Marcelo Brozovic dan Radja Nainggolan. Keduanya diharapkan bisa gabung sebelum 5 Oktober mendatang.

Dilansir Tuttosport, Radja Nainggolan kini masuk dalam daftar buruan PSG untuk menambah solid lini tengah mereka musim ini. Padahal Nainggolan sendiri kabarnya masih mencoba merayu Cagliari agar kembali mau memboyongnya seperti musim lalu.

Kedatangan Arturo Vidal ke Inter Milan sepertinya bisa membuat Radja Nainggolan semakin ingin hengkang dari Giuseppe Meazza. Memiliki karakteristik permainan yang sama sebagai petarung di lini tengah sepertinya tidak menjadi pilihan Antonio Conte.

Sementara pemain lain yang tengah diincar Les Pariesiens adalah Marcelo Brozovic. Selain PSG, rival mereka AS Monaco dalam beberapa minggu terakhir ini ikut dikaitkan dengan pemain asal Kroasia itu.

Khusus untuk Brozovic, PSG telah menaruh minat padanya sejak awal bulan September ini. Menurut laporan Le 10 Sport, PSG telah bersiap untuk memberikan proposal penawaran yang menarik untuk Inter Milan.

Meski dikaitkan dengan beberapa klub selama musim panas ini, Brozovic diklaim masih ingin bertahan bersama Nerazzurri untuk waktu yang lama. Ia telah bergabung di Inter Milan sejak tahun 2016 saat diboyong dari Dinamo Zagreb.


Baca Juga:


Sepertinya Brozovic maupun Nainggolan diproyeksikan untuk mengisi kekosongan lini tengah PSG, andai salah satu diantara Marco Verratti, Ander Herrera, ataupun Leandro Paredes sedang cedera.

Direktur Olahraga PSG, Leonardo, yang pernah bekerja di Inter Milan bisa saja mendekati salah satu koneksinya demi mendapatkan dua pemain incarannya. Namun sejauh ini kedua pihak sama sekali belum memulai negosiasi terkait Brozovic dan Nainggolan.

Tuttosports lalu menulis jika Antonio Conte saat ini masih mencari kepingan puzzle terakhir untuk menambah kekuatan skuat mereka. Nama N’Golo Kante tetap disebut, walaupun hal itu sulit dilakukan untuk tahun ini.

Tetapi bukan tidak mungkin, jika Inter mendapatkan harga yang sesuai dari PSG untuk Brozovic dan Nainggolan, mereka bisa terus mencoba mencari peluang boyong Kante di musim panas ini. Kante sendiri kabarnya memiliki nilai hingga 60 euro atau sekitar 1 triliun rupiah.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Dituding Rasis, Alvaro Gonzalez dan Neymar Terancam Akan Absen Dalam 10 Laga

0

Vivagoal – Ligue 1 – Perseteruan antara Alvaro Gonzalez dan Neymar ternyata belum juga selesai. Setelah klaim rasis dialamatkan kepada Alvaro, teranyar Neymar juga disebut melakukan tindakan rasis kepada pemain asal Jepang milik Marseille, Hiroki Sakai.

Sebelumnya, Neymar berseteru dengan Alvaro Gonzalez pada laga bertajuk Les Classique antara PSG vs Marseille, 13 September lalu. Di laga itu, Neymar mendapat kartu merah langsung karena kedapatan menempeleng kepala Alvaro. Setelahnya, Neymar lalu curhat bahwa bek Marseille tersebut sudah bertindak rasis kepada dirinya.

Menurut Neymar, Alvaro sudah menyebutnya dengan sebutan monyet. Sebuah analisis dari sejumlah pakar baca bibir di Brasil turut memperkuat tudingan Neymar tersebut.

Kendati begitu, oleh otoritas sepakbola Prancis, Neymar tetap dijatuhi sanksi larangan tampil dua laga karena aksinya menggeplak kepala Alvaro. Di sisi lain, otoritas sepakbola Ligue 1 masih terus menyelidiki klaim rasis yang dialamatkan kepada Alvaro Gonzalez.

Belum juga pihak Ligue 1 mengumumkan hasil investigasinya, kini ada muncul perkembangan terbaru seputar kasus rasisme di laga Les Classique tersebut. Berdasarkan laporan dari Daily Mail, Neymar disebut juga melakukan tindakan rasis ke pemain Marseille asal Jepang, Hiroki Sakai.


Baca Juga:


Dilansir dari laman yang sama, seperti dikutip dari radio Spanyol Cadena COPE, Neymar menghina bek Marseille tersebut  dengan menyebut Hiroki Sakai sebagai, “Chinese s***”.

Perkembangan teranyar terkait tudingan rasis ke Neymar ini bisa jadi akan terus menambah panjang episode perseteruan dua klub top Ligue 1 Prancis ini,dan jika sampai terbukti, baik Alvaro dan Neymar sama-sama terancam sanksi larangan tampil hingga 10 laga.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Ingin Lepas Luka Jovic, Madrid Rekrut Mantan Pemain Veteran PSG

Vivagoal La Liga – Real Madrid dirumorkan berencana melepas Luka Jovic pada musim panas ini. Sebagai penggantinya, Real Madrid disebut mengincar mantan penyerang Paris Saint-Germain, Edinson Cavani.

Sektor lini serang memang menjadi fokus pelatih El Real, Zinedine Zidane pada bursa transfer musim panas ini. Pasalnya, pada kompetisi La Liga Spanyol musim 2019/2020 kemarin, selain Benzema, para penyerang Los Blancos sangat tumpul. Bahkan Sergio Ramos yang notabene adalah seorang bek tengah berhasil menjadi pencetak gol terbanyak kedua di klub.

Dengan kondisi ini, Real Madrid dikabarkan mulai mempertimbangkan memboyong Edinson Cavani yang saat ini berstatus tanpa klub untuk dijadikan amunisi baru mereka musim 2020/2021 ini. Cavani bakal diplot sebagai pengganti Luka Jovic yang disebut-sebut bakal dilepas dengan status pinjaman musim panas ini.

Luka Jovic sendiri sejak didatangkan Madrid pada awal musim kemarin dianggap gagal bersinar karena hanya bisa mencetak dua gol dalam 17 pertandingan di LaLiga bersama Los Blancos. Secara keseluruhan, bomber 22 tahun itu bahkan cuma bisa bikin 2 gol dan 2 assist dalam 26 penampilan di semua ajang.


Baca Juga:


Namun, menurut laporan yang disampaikan Marca, proses negosiasi Madrid dengan pihak Cavani terancam buntu karena tuntutan gaji yang amat tinggi. Penyerang asal Uruguay itu diklaim menuntut gaji mencapai 18 juta euro atau setara Rp 280,8 miliar per musim.

Selain persoalan gaji, hambatan lain yang dihadapi Madrid tuk bisa merealisasikan kedatangan Cavani ke Bernabeu adalah proses kepindahan Jovic ke Milan yang juga masih terkendala.

Dilansir dari SempreMilan, belum suksesnya transfer Jovic karena San Siro karena Milan menuntut ada klausul pembelian permanen di akhir masa peminjaman. Tapi Madrid mau saja mengabulkan permintaan kubu Rossoneri itu, namun sebaliknya mereka juga musti memasukkan klausul buy back untuk transfer Jovic.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Meski Mbappe On Fire di Laga Debutnya, Tuchel Pilih Puji Di Maria

0

Vivagoal – Ligue 1 – Kylian Mbappe yang baru sembuh dari Covid-19 langsung jadi inspirator dalam kemenangan 3-0 PSG atas Nice. Namun pelatih Thomas Tuchel memilih untuk melontarkan pujian buat winger andalannya, Angel Di Maria.

Melakoni pekan keempat Ligue 1 Prancis musim 2020/21, PSG yang bertandang ke Allianz Riviera, markas Nice, Minggu (20/9) malam WIB berhasil pulang membawa pulang poin penuh usai menang dengan skor mencolok tiga gol tanpa balas.

Kylian Mbappe yang baru pulih dari virus Corona dan bisa memperkuat PSG sedari menit pertama, dan langsung menyumbangkan gol melalui titik penalti di menit ke-38. Angel Di Maria lalu menggandakan keunggulan PSG jelang turun minum dengan menyambar bola rebound hasil tendangan Mbappe.

Mbappe yang begitu on fire di laga debutnya musim ini, nyaris mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-75 andai wasit tidak menganulirnya karena dianggap berbau offside. Marquinhos pun menegaskan kemenangan PSG jadi 3-0 usai memaksimalkan umpan Di Maria melalui skema tendangan bebas.

Meski, Mbappe tampil ciamik di laga perdananya bersama PSG musim ini, pelatih Thomas Tuchel memilih untuk memuji peran besar Angel Di Maria dalam kemenangan PSG atas Nice.

Tuchel mengaku takjub dengan performa yang dipertontonkan mantan pemain Manchester United dan Real Madrid tersebut, karena menurutnya, Di Maria sebenarnya baru menjalani satu sesi latihan tapi sukses tampil gemilang di empat laga beruntun Les Parisiens.


Baca Juga:


“Di Maria selalu menunjukkan bahwa dia mampu melakukan hal-hal yang luar biasa. Dia memiliki skill yang penting buat PSG. Dia juga bisa menunjukkan permainan yang sangat bagus dan memperlihatkan bahwa dia bisa membuat perbedaan.” ucap Tuchel dilansir dari Goal International.

“Angel selalu bermain dengan kepercayaan dirinya dan ia begitu lapar untuk terus mencetak gol. Padahal, apa yang dilakukan Angel sebenarnya tidak mudah. Karena dia sudah memainkan empat laga beruntun dan hanya menjalani satu sesi latihan.” jelas Tuchel.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Prediksi Nice vs PSG: Tuan Rumah Optimis Raih Poin Penuh

0

Vivagoal – Ligue 1 – Pertandingan pekan keempat Ligue 1 Prancis musim 2020/21 antara Nice melawan Paris Saint-Germain akan berlangsung pada Minggu (20/9/2020) malam WIB. Dalam kondisi skuad pincang, Les Parisiens diyakini akan kesulitan meraih tiga poin di laga ini.

PSG sejauh ini sudah menelan dua kekalahan dari tiga laga yang sudah dimainkannya di kompetisi Ligue 1 Prancis. Setelah takluk dari tim promosi, Lens di laga pembuka, pasukan Thomas Tuchel dipermalukan musuh abadinya, Marseille usai kalah 0-1 di Parc des Princes dalam laga yang diwarnai 5 kartu merah tersebut.

PSG memang sempat bisa bangkit usai meraih kemenangan tipis 1-0 atas Metz di gameweek ke-3 tengah pekan ini. Namun jelang duel kontra Nice di Allianz Riviera, PSG dipastikan belum akan bisa diperkuat oleh sejumlah pemain andalannya seperti Neymar, Leandro Paredes, Layvin Kurzawa dan Abdou Diallo karena sanksi hukuman kartu merah.

Selain itu, kondisi Thilo Kehrer, Marco Verratti, Julian Bernat serta Kylian Mbappe juga masih diragukan karena faktor cedera dan kondisi kebugaran mereka. Alhasil, Tuchel tinggal berharap pada Angel Di Maria dan Mauro Icardi untuk membombardir lini belakang skuad besutan Patrick Vieira.

“Kemenangan melawan Metz sangat penting buat kami setelah menderita dua kekalahan. Cukup gila jika mengingat kembali hasil dua laga di pekan perdana, karena kami sudah melakukan segalanya untuk menang.” ucap Ander Herrera dilansir dari situs resmi PSG.

“Ujian baru selanjutnya adalah menghadapi Nice. Mereka tim yang bagus dan kami berharap bisa menunjukkan performa yang lebih bagus dengan melakukan persiapan yang baik.” jelas Herrera.


Baca Juga:


Di sisi lain, Nice memang bukan lawan yang dapat diremehkan saat ini. Ketimbang PSG yang baru mengoleksi satu kemenangan dan menempati posisi ke-15 klasemen sementara, Nice sudah mengemas dua kemenangan dan cuma sekali kalah. Hasil ini membawa mereka naik ke posisi tujuh klasemen selisih empat angka dari Rennes yang ada di puncak.

Kendati demikian, Nice dipastikan harus bekerja keras jika ingin merealisasikan target meraup poin penuh di laga ini. Pasalnya, rekor kandang mereka melawan PSG lumayan buruk dengan hanya sekali menang, tiga kali kalah dari empat pertemuan terakhir.

Selain itu, PSG bisa melesakkan 10 gol dari empat lawatannya ke markas Nice. Secara keseluruhan, PSG sudah pasti masih lebih layak untuk difavoritkan menang di laga ini. Terlebih, sejak dibesut Patrick Vieira, Nice belum pernah bisa mengalahkan PSG-nya Thomas Tuchel dalam empat pertemuan terakhir kedua tim.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Meski Tampil Impresif Bersama PSG, Icardi Tak Dipanggil Timnas Argentina, Kenapa?

0

Vivagoal – Ligue 1 – Entah apa yang menjadi dasar pemikiran Lionel Scaloni saat memanggil pemain untuk memperkuat skuad timnas Argentina di laga kualifikasi Piala Dunia 2022 mendatang. Pasalnya, tuk laga melawan Ekuador dan Bolivia, Scaloni enggan memanggil Mauro Icardi yang tampil begitu bagus bersama Paris Saint-Germain.

Baru-baru ini, Lionel Scaloni mengumumkan nama ke-30 pemain yang diikutkan dalam laga timnas Argentina melawan Ekuador pada 8 Oktober 2020 nanti di Stadion Monumental, Buenos Aires, Argentina, dan lima hari setelahnya menghadapi Bolivia di Stadion Hernando Siles.

Untuk melakoni dua laga kualifikasi Piala Dunia di Qatar tersebut, skuat Albiceleste masih dihiasi beberapa pemain lama, diantaranya adalah Lionel Messi, Paulo Dybala, Nicolas Otamendi dan Leandro Paredes. Yang menarik, Scaloni sama sekali tidak menyertakan nama Mauro Icardi.

Padahal sejak memperkuat PSG pada awal musim 2019/20 kemarin, Mauro Icardi sudah tampil sangat bagus bersama klub barunya tersebut. Penyerang berusia 26 tahun itu bahkan lebih dipilih untuk dipermanenkan oleh manajemen Les Parisiens ketimbang memperbaharui kontrak Edinson Cavani yang notabenenya adalah pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah PSG.

Kemudian, Scaloni justru lebih memilih memanggil anak dari pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone yaitu Giovanni Simeone yang bermain di Cagliari. Giovanni sendiri hanya bisa melesakkan 12 gol dari 37 laga yang dimainkannya bersama Cagliari di semua ajang musim kemarin, dan hanya bisa membantu klubnya tersebut finish di peringkat ke-14 klasemen akhir Serie A Italia.


Baca Juga:


Selain itu, Giovanni juga baru mencatatkan enam caps bersama timnas Argentina dengan torehan satu gol. Adapun laga terakhir Giovanni bersama tim tango terjadi pada 8 September 2018 lalu.

Sementara itu, berikut daftar nama pemain yang dipanggil masuk skuad timnas Argentina untuk laga kontra Ekuador dan Bolivia:

Kiper: Agustin Marchesin (FC Porto), Juan Musso (Udinese), Emi Martinez (Aston Villa)

Belakang: Nicolas Otamendi (Manchester City), Nicolas Tagliafico (Ajax), German Pezzella (Fiorentina), Juan Foyth (Tottenham), Renzo Saravia (Internacional), Walter Kannemann (Gremio), Leonardo Balerdi (Marseille), Facundo Medina (Lens), Nehuen Perez (Atletico Madrid)

Tengah: Marcos Acuna (Sevilla), Leandro Paredes (PSG), Giovani lo Celso (Tottenham), Rodrigo de Paul (Udinese), Guido Rodriguez (Real Betis), Nicolas Dominguez (Bologna), Exequiel Palacios (Bayer Leverkusen), Alexis Mac Allister (Brighton), Papu Gomez (Atalanta)

Depan:  Lionel Messi (Barcelona), Paulo Dybala (Juventus), Lautaro Martinez (Inter Milan), Cristian Pavon (LA Galaxy), Lucas Alario (Bayer Leverkusen), Giovanni Simeone (Cagliari), Joaquin Correa (Lazio), Lucas Ocampos (Sevilla), Nicolas Gonzalez (Stuttgart)

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

EA Sports Rilis Rating Pemain PSG, Inter Milan dan Tottenham Hotspur

Vivagoal – IGL – EA Sports merilis rating untuk tiga tim lain yakni PSG, Tottenham dan Inter Milan untuk gim FIFA 21. Ketiga klub tersebut melengkapi 6 tim lain yang sudah dipaparkan ratingnya.

Kehadiran rating dalam tiga tim tersebut bisa dimaikkan di berbagai mode macam casual, ultimate team hingga career mode di berbagai platform macam Xbox One, PlayStation 4 dan PC.  Berbagai pemain yang hadir sudah barang tentu mendapatkan kenaikan, penurunan atau rating yang sama dengan edisi sebelumnya.

Menukil laman Dexerto, inilah daftar rating dari ketiga tim tersebut.

PSG

Pasca merajai kompetisi domestik dan menembus babak final Liga Champoons musim lalu, ada berbagai pemain yang mendapatkan kenaikan rating macam Neymar dan Kylian Mbappe. Sealin dua nama tersebut, berikut adalah daftar rating Les Parisiens di FIFA 21.


Baca Juga:


PSG FIFA 21 Rating

  • Neymar Jr (91)
  • Kylian Mbappe (90)
  • Keylor Navas (87)
  • Angel Di Maria (87)
  • Marco Verratti (86)
  • Mauro Icardi (85)
  • Marquinhos (85)
  • Idrissa Gana Gueye (84)
  • Juan Bernat (83)
  • Presnel Kimpembe (81)
  • Pablo Sarabia (81)
  • Julian Draxler (80)
  • Ander Herrera (79)
  • Leandro Paredes (79)
  • Abdou Diallo (78)
  • Sergio Rico (77)
  • Thilo Kehrer (77)
  • Layvin Kurzawa (77)

PSG Jadi Kubu Paling Menderita Dengan Sanksi Dari Komdis Ligue 1

Vivagoal Ligue 1 – Komisi disiplin Ligue 1 Prancis telah mengeluarkan hukuman untuk kejadian ribut-ribut di laga Paris Saint-Germain vs Marseille. Namun khusus untuk kasus Angel Di Maria dan Alvaro Gonzalez, Ligue 1 belum menentukan sanksi yang akan diberikan.

Sebelumnya, kericuhan sempat terjadi di penghujung laga antara PSG vs Marseille pada lanjutan pekan kedua Ligue 1 di stadion Parc des Princes, Senin (14/9/2020) dinihari WIB. Pada laga yang dimenangkan Marseille dengan skor tipis 1-0 itu, wasit sampai harus mengeluarkan 8 kartu kuning dan 5 lima kartu merah untuk kedua tim.

Dari kubu PSG, Layvin Kurzawa, Neymar dan Leandro Paredes mendapat kartu merah, sementara di pihak Marseille ada Jordan Amavi dan Dario Benedetto yang dihadiahi kartu merah.

Berdasarkan laporan BBC Sport, Komdis Ligue 1 sudah menyelesaikan investigasinya atas kejadian ribut-ribut tersebut dan memutuskan untuk memberikan hukuman larangan tampil sebanyak dua pertandingan kepada Neymar karena terbukti memukul kepala bek Marseille, Alvaro.


Baca Juga:


Di sisi lain, Layvin Kurzawa diskors enam pertandingan karena memancing keributan antara Neymar dan Alvaro, sementara Leandro Paredes yang terlibat konfrontasi dengan Dario Benedetto dihukum dua pertandingan. Untuk Jordan Amavi diskorsing sebanyak tiga laga dan Dario Benedetto musti absen satu pertandingan.

Khusus untuk kasus Angel Di Maria yang dituding meludahi Alvaro, termasuk Alvaro sendiri yang terduga pelaku rasis kepada Neymar, Ligue 1 masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut.

PSG sendiri jadi tim yang paling dirugikan dalam kasus ini. Pasalnya, mereka sudah kehilangan banyak pemain di awal musim 2020/2021 ini. Sebelumnya, Kylian Mbappe, Keylor Navas, Marquinhos dan Mauro Icardi masih belum diketahui kapan bisa tampil usai dinyatakan positif virus Corona.

Adapun Juan Bernat dipastikan bakal absen lama setelah mengalami cedera lutut pasca membela PSG saat mengalahkan Metz 1-0 di pekan ketiga Ligue 1, Kamis (17/9/2020) dinihari WIB.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Gagal Gabung Juve, Dua Klub Ini Langsung Masuk Antrian Suarez

0

Vivagoal – La Liga – Kepindahan Bintang Barcelona, Luis Suarez menuju Juventus tampaknya bakal urung terealisasi. Namun kabar hengkangnya Suarez belum usai, karena dua klub besar Eropa lain kini masuk dalam daftar antrian mendapatkan Suarez.

Mengalami kendala selama proses negosiasi pada akhirnya membuat Suarez gagal untuk merapat ke Kota Turin. Diantaranya, masalah paspor Uni-Eropa yang membuat manajemen Juventus berubah pikiran untuk tidak merekrut Suarez.

Dilansir AS, hal tersebut kini membuka opsi baru bagi Suarez, yakni bertahan di Barcelona atau tetap mencoba hengkang di bursa transfer musim panas ini. Kabarnya dua tim, Atletico Madrid dan Paris Saint-Germain tertarik untuk meminang El Pistolero.

Pelatih Atletico, Diego Simeone secara terbuka telah membuka pintu untuk Suarez bergabung bersama Los Colchoneros. Sementara di PSG, Suarez bisa kembali melakukan reuni dengan mantan rekannya di Barcelona, yakni Neymar Junior.

AS melaporkan Barcelona sebenarnya sedikit keberatan andai Suarez pada akhirnya bertahan di Camp Nou. Suarez sendiri kabarnya memang tidak senang dengan prilaku dari Barca dan tidak mau pergi sebelum mendapatkan gaji secara penuh di akhir masa kontraknya.


Baca Juga:


Hal tersebut berkaitan dengan negosiasi yang dilakukan Barcelona bersama Suarez, agar mau memutuskan kontrkanya. Ini yang kabarnya juga jadi salah satu alasan kenapa Juventus menarik diri dari perburuan Luis Suarez.

AS juga mengklaim jika ingin mendapatkan Suarez, mereka setidaknya harus terlebih dulu menjual satu diantara Alvaro Morata atau Diego Costa. Sehingga mereka bisa memberikan tempat utama pada Suarez dan bisa memberikan gaji yang sesuai dengan keinginan si pemain.

Sedangkan di PSG, sebenarnya Suarez akan lebih mendapatkan persaiangan yang cukup berat karena Les Parisiens telah memiliki Kylian Mbappe atau Mauro Icardi sebagai penyerang utama. Namun jika mau serius, mereka bisa saja meminta bantuan pada Neymar untuk membujuk Suarez.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

Barcelona Temui Jalan Terjal Datangkan Memphis Depay

Vivagoal – La Liga – Klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain diberitakan berminat merekrut penyerang Olympique Lyon, Memphis Depay. Les Parisiens sendiri siap bersaing dengan raksasa La Liga Spanyol, Barcelona yang disebut juga mengincar mantan pemain Manchester United itu.

Beberapa waktu terakhir, nama Memphis Depay santer diisukan akan didatangkan pelatih anyar Barcelona, Ronald Koeman. Penyerang berusia 27 tahun itu masuk dalam daftar pemain buruan Meneer Belanda itu guna menggantikan Luis Suarez yang disebut tidak akan masuk rencana Koeman.

Memphis Depay sendiri memang diketahui adalah anak emas Koeman semasa membesut timnas Belanda. Koeman kerap mempercayakan lini serang De Oranje pada Depay. Depay pun membayar lunas kepercayaan Koeman dengan melesakkan 11 gol dan 11 assist dari 19 caps.

Namun, berdasarkan laporan dari France Football, harapan Koeman untuk memboyong Depay ke Camp Nou sepertinya bakal menghadapi jalan terjal. Pasalnya, runner-up Liga Champions musim 2019/20, PSG diberitakan juga meminati jasa pemain asal Belanda tersebut.

Masih dari sumber yang sama, Les Parisiens punya alasan kuat tuk membawa Depay ke Parc des Princes, yakni Edinson Cavani yang selama ini diandalkan tuk mengisi pos penyerang tengah sudah hengkang setelah kontraknya habis akhir musim kemarin.

Sementara, Eric-Choupo Moting yang kerap dijadikan pelapis juga dipastikan pergi setelah kontraknya habis pada 25 Agustus kemarin. Untuk kedalaman skuat asuhan Thomas Tuchel merengkuh trofi Liga Champions musim 2020/21, PSG butuh tambahan amunisi setelah stok penyerang mereka kini tersisa tinggal tiga saja, yakni Mauro Icardi, Kylian Mbappe dan Neymar.

Depay sendiri langsung angkat bicara terkait spekulasi soal masa depannya ini. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan kemana-mana musim panas ini karena berniat menghabiskan masa kerjanya di Lyon yang tersisa setahun lagi.


Baca Juga:


“Saya tak pernah bilang ingin pergi dari Lyon. Ketika saya mengungkapkan sesuatu, selalu dimaknai lain. Kontrak saya masih tersisa setahun lagi, dan saya adalah kapten tim.” tegas Depay dilansir dari De Telegraaf.

“Kami saat ini punya tim yang sangat bagus, dan itu sudah kami buktikan di Liga Champions. Saya merasa nyaman dengan keadaan saat ini, meski saya punya impian tersendiri, dan saya tidak pernah menyembunyikan soal itu.” pungkasnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar La Liga hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

HOT NEWS