MPL Fantasy

Tag: Thomas Tuchel

Tuchel: Maksimalkan Leg Pertama

Vivagoal Liga Champions – Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel mengaku sangat siap melakoni laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions kontra Borussia Dortmund. Bermain di Signal Iduna Park, Rabu (19/2/2020) dinihari WIB, Tuchel menegaskan skuatnya bakal tunjukkan kualitas sebagai calon kuat juara musim ini.

Les Parisiens memang sedang dalam tren oke di sepanjang musim 2019/2020 ini. Superior di kompetisi domestik dengan menduduki puncak klasemen setelah mengoleksi 62 poin dari 25 laga, lajunya di level Eropa juga sangat bagus dengan tak sekalipun tersentuh kekalahan dari 6 pertandingan di fase grup.

Statistik laga tandang Kylian Mbappe dkk juga tidak main-main. Dari 24 laga tandang terakhirnya, PSG mampu 19 kali pulang membawa kemenangan dengan hanya dua kali menderita kekalahan dan tiga sisanya imbang. Total ada 68 gol yang mereka lesakkan ke gawang lawan yang jika dipersentasekan mencapai angka 2.38 per game.

Baca juga: Prediksi Atletico Madrid vs Liverpool: Laga Berpotensi Imbang

Tuchel yang berhasrat membawa PSG lolos dari kutukan 16 besar setelah dua musim beruntun tersingkir di fase ini, bertekad benar-benar memaksimalkan laga leg pertama kali ini demi memudahkan langkah mereka di pertemuan berikutnya yang dilangsungkan di di markas sendiri. 

“Laga ini menjadi terasa sangat istimewa karena digelar di markas Dortmund. Kami harus siap secara mental. Karena ketika anda sudah memasuki tahap ini di Liga Champions, maka sebuah kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal.” ucap Tuchel seperti dilansir dari situs resmi UEFA.

“Leg pertama sangat penting, dan tidak ada laga mudah di kompetisi ini, kami harus menunjukkan kualitas kami untuk mendapatkan hasil bagus disana.” Tuchel menambahkan.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Prediksi Amiens SC vs PSG: Duel Beda Kasta

0

Vivagoal Ligue 1 – PSG dijadwalkan akan bertandang ke Stade de la Licorne, markas Amiens SC pada lanjutan Ligue 1 Prancis pekan ke-25, Sabtu (15/2/2020) malam WIB. PSG tentu lebih di favoritkan untuk memenangkan laga ini mengingat kondisi kedua tim yang sangat timpang.

Di Papan klasemen Liga, PSG begitu kokoh di urutan pertama dengan koleksi 61 poin, unggul 12 angka dari Olympique Marseille yang berada di posisi kedua. Sementara Amiens SC masih terbenam di peringkat ke-19 karena baru punya 20 poin dari 24 pertandingan yang sudah dimainkan.

Baca juga: PSG Bidik Kiper Masa Depan Inggris

Performa kedua tim pun jadi alasan kuat Les Parisiens sangat layak untuk diunggulkan menang di laga malam nanti. Sejak kali terakhir kalah dari Dijon pada 1 November 2019, PSG tak sekalipun kehilangan poin dalam 12 laga berikutnya di ajang Liga.

Bahkan, dalam 11 pertandingan diantaranya, bisa disapu bersih dengan kemenangan dengan hanya ada satu hasil imbang yang didapat, tepatnya saat menghadapi AS Monaco, 13 Januari 2020.

Sementara Amiens SC mendapatkan kemenangan terakhirnya saat menghadapi Brestouis 3 November 2019 lalu. Pada 12 laga berikutnya, Amiens hanya bisa meraih empat hasil imbang dan menderita 8 kekalahan.

Jika merujuk pada head to head kedua tim, dari lima pertandingan terakhir saja, PSG bisa meraih empat kemenangan dan satu sisanya berakhir imbang, dengan menggelontorkan 16 gol dan hanya kebobolan sebanyak tiga gol.

Baca juga: Andai Dipecat PSG, MU dan Bayern Siap Tampung Thomas Tuchel

Derita Amiens bisa kian bertambah setelah pelatih Thomas Tuchel memastikan bakal memainkan skuat terbaiknya, minus Neymar di laga ini. Edinson Cavani yang sedang dalam kepercayaan diri tinggi usai mencetak gol di laga kontra Lyon akhir pekan lalu diyakini bakal ngotot untuk mencetak gol demi menggenapkan koleksi golnya di PSG menjadi 200.

“Cavani bermain bagus di Coupe de France, meski sayang tidak mencetak gol. Tapi tidak masalah, karena saya yakin hari Sabtu atau di tengah pekan di Liga Champions, dia akan bisa mencetak gol ke-200 bagi PSG. Kepercayaan dirinya makin meningkat usai membuat gol ke gawang Lyon.” ucap Tuchel seperti dilansir dari situs resmi klub.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Thomas Tuchel Pastikan Neymar Fit dan Akan Main Lawan Dortmund

Vivagoal Liga Champions – Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel memastikan Neymar dalam kondisi baik-baik saja saat ini, dan akan main tengah pekan depan saat PSG menghadapi Borussia Dortmund di babak 16 besar Liga Champions.

Sebagaimana yang diketahui, Neymar mengalami cedera tulang rusuk saat memperkuat Les Parisiens di partai melawan Montpellier awal Februari lalu. Cedera tersebut membuat Neymar sudah absen dalam tiga pertandingan terakhir yang dilakoni PSG di semua kompetisi.

Pada akhir pekan ini, besar kemungkinan, Tuchel belum akan memainkan Neymar saat skuat besutannya bertandang ke markas Amiens SC, Minggu (16/2/2020) dinihari WIB dalam lanjutan laga pekan ke-25 Ligue 1 Prancis.

Baca juga: 10 Stadion Paling Populer di Instagram

“Saya belum tahu apakah dia akan tampil di partai melawan Amiens. Tapi satu hal yang pasti adalah dia akan ikut bersama tim berangkat ke Dortmund pekan depan.” ucap Tuchel seperti dilansir dari laman AFP.

“Benar, dia belum berada dalam kondisi terbaiknya semenjak dua pekan lalu. Tapi saya tetap yakin dia bisa bermain melawan Dortmund.” Tuchel menegaskan.

Sebagai informasi, PSG telah dua kali beruntun selalu tersingkir di babak 16 besar Liga Champions karena ketidakhadiran Neymar. Saat menghadapi Real Madrid di 16 besar Liga Champions musim 2017/2018, Neymar menderita cedera retak tulang metatarsal yang memaksanya absen hingga tiga bulan lamanya.

Di musim 2018/2019 kemarin, PSG kembali harus menerima kenyataan pahit setelah sempat unggul 2-0 di Old Trafford, namun mereka kalah 1-3 saat bermain di kandang sendiri. Lagi-lagi, Neymar gagal jadi pahlawan PSG karena cedera tulang metatarsalnya kambuh.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Andai Dipecat PSG, MU dan Bayern Siap Tampung Thomas Tuchel

0

Vivagoal Ligue 1 – Andai nantinya dipecat Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel sepertinya tidak usah khawatir jadi pengangguran. Sebab, raksasa Premier League, Manchester United dikabarkan siap memberinya kontrak untuk jasanya sebagai pelatih.

Diwartakan oleh Le10Sport, Tuchel yang sudah memasuki musim keduanya melatih di Paris Saint-Germain nasibnya disebut bakal bergantung pada pencapaian Kylian Mbappe dkk di ajang Liga Champions musim ini.

Baca juga: Bantai Dijon, Begini Rahasia PSG

Les Parisiens dijadwalkan menghadapi Borussia Dortmund di babak 16 besar Liga Champions pada 19 Februari dan 12 Maret mendatang. Sebagai informasi, sejak ditunjuk menggantikan Unai Emery 2018 lalu, dalam dua musim terakhir PSG-nya Tuchel selalu mentok di babak 16 besar, usai berturut-turut disingkirkan Real Madrid dan Manchester United.

Hal yang berbeda justru didapat PSG di level kompetisi domestik. Neymar Cs begitu dominan di Ligue 1 Prancis dengan merebut gelar Liga musim kemarin dan saat ini sudah unggul jauh atas pesaing terdekatnya Marseille di papan klasemen.

Kondisi ini tentunya sangat mengecewakan. Pasalnya, PSG kerap digadang-gadang jadi kandidat juara dengan kualitas sekuat yang mereka miliki saat ini. Walau demikian, Tuchel tak usah takut bakal menyandang status pengangguran. Pasalnya, ada sejumlah klub top Eropa yang menaruh minat kepadanya, MU dan Bayern disebut termasuk diantaranya.

Khusus untuk MU, sejak dilatih Ole Gunnar Solskjaer, performa Marcus Rashford dkk masih angin-anginan. Mereka saat ini masih tertahan di peringkat ke-8 klasemen Liga Inggris.

Baca juga: Bak Selebritis Dunia, Ini Rincian Gaji Bintang PSG Setiap Detiknya!

Di sisi lain, Bayern hingga saat ini belum juga memutuskan masa depan Hans-Dieter Flick yang kontraknya bakal habis akhir musim ini. Bayern disebut masih mencari pelatih yang pas untuk menangani Robert Lewandowski Cs.

Menurut kabar yang beredar di media-media Jerman, Bayern sangat yakin dengan track record yang dimiliki Tuchel. Eks pelatih Borussia Dortmund tersebut dianggap bisa mewujudkan ambisi Die Roten jadi penguasa Eropa musim mendatang, membuat mereka dikabarkan siap menawarkan posisi sebagai pelatih menggantikan Hansi Flick.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Bantai Dijon, Begini Rahasia PSG

0

Vivagoal Ligue 1Paris Saint-Germain meraih kemenangan telak  6-1 atas Dijon di laga perempatfinal Coupe de France. Pelatih Les Parisiens, Thomas Tuchel lantas mengungkapkan kunci keberhasilan timnya tersebut. 

Meski menang telak, tapi PSG sejatinya bukan tanpa peralwanan. Di babak pertama, Dijon bahkan memaksa PSG bermain sama kuat 1-1 sebelum akhirnya Mbappe membawa Les Parisiens unggul sesaat sebelum turun minum.

“Kami terlalu berhati-hati di babak pertama, Dijon memulai laga dengan sangat agresif.

Baca Juga:  Bayern Munchen Diultimatum Soal Masa Depan Hans Flick

“Mereka berani mengambil banyak resiko dan tak berhenti melakukan banyak usaha. Namun kami sangat fokus dan menunjukkan reaksi positif di babak,” kata Tuchel. 

Tapi demikian semua berubah usai jeda. PSG tampil gemilang dengan dikomandoi Pablo Sarabio. Menurut Tuchel, anak asuhnya sukses menerapkan kontra strategi dengan menaikan tempo permainan.

“Di babak kedua kami berusaha meningkatkan tempo permainan dan coba memperagakan permainan cepat serta menciptakan banyak ruang. Kami senang karena akhirnya kami bisa mengendalikan permainan,” tambah Tuchel. 

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

PSG Ketar-ketir Jelang Lawan Dortmund di Babak 16 Besar UCL

Vivagoal Liga Champions – Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel mengaku cukup ketakutan jelang duel kontra Borussia Dortmund di babak 16 besar Liga Champions. Tuchel ketar-ketir karena melihat agresivitas lini depan mantan klubnya tersebut yang begitu luar biasa sepanjang tahun 2020 ini.

Pada akhir pekan lalu, Dortmund memang kalah 3-4 saat melawat ke markas Bayer Leverkusen dalam lanjutan kompetisi Bundesliga. Namun keberhasilan Dortmund membuat tiga gol di laga tandang membuat Tuchel tidak tenang jelang duel kedua tim pada 19 Februari mendatang di fase knockout Liga Champions.

Baca juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Menurutnya, meski Dortmund kalah, namun jika dalam performa terbaiknya, Dortmund selalu bisa membuat enam sampai tujuh gol dalam sebuah laga.

“Ya, mereka memang kalah dan kebobolan banyak gol. Tapi saya percaya, Dortmund selalu punya kemampuan untuk mencetak enam hingga tujuh gol. Mereka adalah tim yang sangat kuat dan efektif di depan gawang. Laga nanti bakal jadi pekerjaan berat buat kami.” ucap Tuchel seperti dilansir dari SportBuzzer.

Sebagai informasi, ketakutan Tuchel ini sebenarnya sangat beralasan. Bagaimana tidak, sejak pergantian tahun, Dortmund sudah tiga kali bisa menjejalkan lima gol ke gawang lawan-lawannya dari lima pertandingan. Mereka melakukan itu saat menggilas Augsburg 5-3, FC Koln 5-1 dan terakhir Union Berlin yang dibantai 5-0.

Ketajaman Die Borussen kian menjadi seiring kedatangan Erling Haaland pada bursa transfer paruh musim Januari lalu. Dari 5 laga yang sudah dilakoni, Haaland telah mengoleksi 8 gol. Penyerang 19 tahun itu hanya sekali absen mencetak gol, yakni saat Dortmund kalah dari Leverkusen akhir pekan kemarin.

Baca juga: Unai Emery: Bila Ada VAR, Barcelona Mustahil Kalahkan PSG

Selain Haaland, Jadon Sancho juga sangat patut diwaspadai oleh Tuchel. Sebab, dalam 10 laga terakhir Dortmund, pemain asal Inggris itu hanya sekali gagal membuat gol maupun assist. Total, Sancho sejauh ini sudah punya 9 gol; dan 8 assist dari 10 laga itu.

Selalu update berita bola terbaru seputar Liga Champions hanya di Vivagoal.com

Cetak Gol, Tuchel: Cavani Merupakan Pemain Berkualitas

Vivagoal Ligue 1 Edinson Cavani berhasil mencetak satu gol dalam kemenangan 4-2 Paris Saint-Germain atas Olympique Lyon. Pelatih Les Parisiens, Thomas Tuchel memuji Cavani. Ia menyebut bahwa Cavani merupakan pemain berpengalaman dan berkualitas meski umurnya tak cukup muda.

Sebelumnya, Cavani sempat santer diberitakan sudah tidak betah lagi bermain di Parc des Princes, dan sangat ingin pindah ke Atletico Madrid pada bursa paruh musim Januari 2020 lalu. Namun, transfernya tak kunjung terwujud hingga jendela bursa tutup 31 Januari.

Padahal, Atletico sudah mengajukan tawaran sebanyak tiga kali, dengan proposal terakhir bernilai 15 juta euro. Cavani sendiri diberitakan sudah bersedia dipotong gaji demi bisa pergi ke Spanyol bermain di bawah arahan Diego Simeone. Sayang, PSG tak berminat dengan semua bentuk penawaran Atletico.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay

Pada prosesnya, Cavani sempat diparkir di dua pertandingan PSG, tepatnya saat menghadapi Pau di babak 16 besar Piala Liga Prancis, dan saat PSG bisa menang atas Nantes pada tengah pekan kemarin.

Baru pada laga melawan Lyon, Senin (10/2/2020) dinihari WIB, Cavani dimainkan oleh Thomas Tuchel. Masuk menggantikan Mauro Icardi, baru tiga menit di atas lapangan, Cavani sudah sukses mencatatkan namanya di papan skor sekaligus memantapkan kemenangan PSG 4-2 atas Lyon.

Tuchel sendiri melihat Cavani sepertinya sudah bisa kembali fokus usai gagal pindah ke Atletico. Si pemain sudah menunjukkan sikap yang positif dan berkomitmen penuh untuk kemenangan tim.

“Adanya kompetisi antar pemain sangat bagus buat tim. Kami butuh semua pemain, dan saya selalu katakan itu. Seperti yang anda lihat, Edi juga sudah lebih kuat saat ini karena segalanya sudah jelas setelah bursa tutup. Dia sudah seperti sekarang dalam beberapa hari terakhir.” ucap Tuchel seperti dilansir dari situs resmi klub.

“Edi membuat penampilan yang bagus, dia mencetak gol yang penting. Itu bagus buat dirinya dan tim. Saya selalu sampaikan bahwa kami butuh semua pemain dengan pengalaman dan kualitas seperti Edi.” tutupnya.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Di Maria Komentari Perseteruan Tuchel dengan Mbappe

Vivagoal Ligue 1 –Pilar Paris Saint Germain, Di Maria angkat bicara soal perseteruan Kylian Mbappe dengan pelatih Thomas Tuchel. Pemain asal Argentina tersebut melontarkan kritikan keras pada sikap Mbappe.

Semua bermula kala Mbappe tak terima saat ditarik keluar di laga kontra Montpellier di Parc des Princes, Minggu (2/2/2020) dinihari WIB. Pemain asli Prancis itu marah-marah di pinggir lapangan dan sempat bersitegang dengan pelatih PSG, Thomas Tuchel. 

Meski paham dengan kondisi keduanya, tapi Di Maria berpihak pada Tuchel. Menurutnya, Mbappe harus mengerti para pemain di bench punya kualitas yang bisa memberi hasil terbaik buat Les Parisiens. 

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

“Sangat sulit memang, di PSG tidak ada yang mau diganti. Semua orang ingin bermain, dan itu normal. Kylian Mbappe ingin mencetak gol, tapi pelatih sudah memutuskan bahwa ia harus diganti.

“Ada pemain di bangku cadangan yang ingin masuk dan punya kemampuan, Mbappe harus pahami itu,” ucap Di Maria seperti dilansir dari Soccerway.

Baca Juga: Resmi! Shopee Perpanjang Baktinya Untuk Liga Indonesia

Situasi ini pun membuat beberapa rumor soal kepergian Mbappe dari Paris menyeruak. Sang pemain diisukan akan meninggalkan klub pada musim panas nanti.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Hubungan dengan Tuchel Merenggang, Akankah Mbappe Hengkang?

Vivagoal Ligue 1 –  Hubungan Kylian Mbappe dan Thomas Tuchel sedang memburuk.  Opsi Mbappe untuk hengkang dari Paris Saint-Germain pun menyeruak. 

Semua bermula saat Mbappe menunjukkan perilaku tidak senang saat ditarik keluar dan digantikan oleh Mauro Icardi pada laga kontra Montpellier, Sabtu (1/2) malam WIB.

Rumor beredar Mbappe mulai tak nyaman merumput bersama Les Parisiens. Apalagi sebelumnya Mbappe kerap memuji Liverpool dan seolah ingin meninggalkan Parc des Prince.

Tuchel pun buru-buru meredam gosip tersebut. Dia mengatakan tidak ada krisis dalam tubuh PSG saat ini. Insiden itu hanya hal biasa dalam sebuah pertandingan, dan Mbappe tidak akan berpikir untuk hengkang dari Les Parisiens.

Baca Juga: Keributan Mbappe dan Tuchel Berbuntut Panjang

“Tidak ada krisis, saya tidak berpikir, Mbappe bakal mengambil keuntungan dari situasinya saat ini untuk pergi dari klub.

“ Dia masih terikat kontrak dengan kami, dan saya juga sudah menjelaskan alasan kenapa saya membuat keputusan tuk menariknya keluar.” ucap Tuchel seperti dilansir dari Marca.

Manajemen PSG Turun Tangan

Keributan yang menyeret pemain paling penting di kubu PSG pun membuat manajemen turun tangan. Direktur olahraga PSG, Leonardo diinformasikan sampai harus meredam suasana. 

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

Seusai laga kontra Montpellier, Leonardo langsung memanggil Tuchel dan Mbappe untuk menyelesaikan masalah mereka berdua. Namun hasil dari pertemuan itu tak menghasilkan apa-apa, alias tak memperbaiki hubungan antara Tuchel dan Mbappe.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

Thomas Tuchel Dongkol pada Neymar, Ada Apa?

Vivagoal Ligue 1Pesta ulang tahun Neymar akan segera dilangsungkan pada bulan Februari 2020 ini. Pelatih Paris Saint-Germain, Thomas Tuchel pun mengaku tidak senang dengan rencana tersebut. 

Sudah menjadi kebiasaan buat  Neymar untuk merayakan ulang tahunnya yang jatuh pada tanggal 5 Februari. Perayaan pesta pun selalu digelar secara besar-besaran, bahkan tak jarang mengundang banyak selebritis dunia.

Baca Juga: Hasil Lengkap Ligue 1: PSG Seolah Tanpa Lawan

Rencananya pesta tahun ini akan dilangsungkan pada Rabu (5/2), atau bertepatan dengan jadwal PSG yang harus bertandang ke markas Nantes dalam lanjutan Ligue 1 Prancis pekan ke-23. Karenanya Neymar pun mempercepat perayaan ultahnya menjadi Minggu (2/2) malam waktu setempat.

Kabarnya, pesta kali ini bakal dilangsungkan di sebuah klub malam ternama di kota Paris. Tak cuma semua pemain PSG, beberapa staf kepelatihan termasuk Tuchel juga diundang di pesta ultahnya itu. 

Tuchel Naik Pitam

Bukannya senang, Tuchel justru tidak suka dengan cara Neymar merayakan hari jadinya itu. Menurutnya, pesta yang dirancang akan mengganggu persiapan Les Parisiens dalam mengarungi kompetisi. 

“Perayaan ulang tahun Neymar hari Minggu sebenarnya tidak bagus. Sayangnya, saya bukan ayahnya, pengasuh bahkan agennya. Saya cuma pelatihnya. Stop, saya sudah tidak mau bahas soal itu lagi.

Baca Juga: Susun Tim Terbaik di MPL Liga Fantasi dan Dapatkan GoPay!

“Pesta Neymar malam hari pasti akan selalu mengganggu, dan saya diwajibkan untuk menjaga kebugaran pemain. Saya sangat suka jika hal ini dibahas secara internal. Jika ada yang masalah, saya ingin semua diselesaikan secara internal,”kata Tuchel seperti dilansir dari ESPN.

Selalu update berita bola terbaru seputar Ligue 1 hanya di Vivagoal.com

LATEST NEWS

- Advertisement -

HOT NEWS